YouTube Facebook Twitter RSS
19 Oct 2018, 0

Internasional

2 WNI Sandera Abu Sayyaf Dibebaskan

Saturday, 20 January 2018 | View : 165

siarjustisia.com-JAKARTA.

Menteri Luar Negeri Indonesia ke-17 yang mulai menjabat sejak 27 Oktober 2014, Retno Lestari Priansari Marsudi mengatakan dua WNI yang disandera kelompok Abu Sayyaf yang berbasis di Jolo, Sulu, Filipina, akhirnya bisa dibebaskan. Dua orang itu merupakan bagian dari lima WNI yang disandera di Filipina Selatan.

"Pada 4 Januari kemarin, saya juga lakukan pertemuan dengan Presiden Duterte di Davao City dan di pertemuan tersebut saya juga angkat kembali masih ada lima sandera WNI di Filipina Selatan. Tadi malam kontak, kontak, kontak, akhirnya kita dapatkan informasi bahwa dua sandera Indonesia atas nama Lautu bin La Ali dan La Hadi bin La Adi (dibebaskan)," beber mantan Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Belanda pada tahun 2012 itu, Retno Lestari Priansari Marsudi di Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (20/1/2018).

Mantan Duta Besar Indonesia untuk Norwegia dan Islandia pada tahun 2005, Retno Lestari Priansari Marsudi menyebut dua WNI yang dibebaskan itu disandera sejak November 2016.

Mantan Sekretaris Satu Bidang Ekonomi periode 1997-2001 di Kedutaan Besar RI di Den Haag, Belanda tersebut, Retno Lestari Priansari Marsudi mengaku sudah berkomunikasi dengan keluarga para sandera yang tinggal di Malaysia.

"Keduanya WNI asal Wakatobi yang diculik kelompok ASG, yang diculik pada November 2016, tepatnya tanggal 5 November 2016, di perairan Sabah, dapat dibebaskan. Tiga hari setelah penculikan itu saya sudah berada di Malaysia karena mereka kapalnya adalah kapal Malaysia, bertemu dengan istri dan keluarganya untuk menjelaskan mengenai upaya yang dilakukan pemerintah. Tadi pagi tim kami sudah komunikasi dengan keluarga mengenai pembebasan," papar mantan Direktur Jenderal Eropa dan Amerika, Retno Lestari Priansari Marsudi.

Saat ini kedua WNI itu masih berada di Filipina untuk pemeriksaan kesehatan sebelum dipulangkan ke Tanah Air.

Alumnus Haagse Hogeschool, Retno Lestari Priansari Marsudi mengapresiasi kerja sama dari pihak Filipina dalam upaya pembebasan ini.

"Saat ini dua WNI itu sedang berada di pangkalan joint task force di Sulu Filipina Selatan dan kita menunggu saat mereka berdua ditransfer di Zamboanga," ucap alumnus Universitas Gadjah Mada Yogyakarta ini, Retno Lestari Priansari Marsudi.

"Tadi dini hari saya kontak konjen di Davao City sama minta untuk segera merapat ke Zamboanga. Tadi pagi kira-kira pukul 10.00 waktu setempat konjen merapat. Kontak dengan Filipina sudah dan kami sampaikan apresiasi atas kerja sama, ada proses pengecekan kesehatan dan akan dipulangkan secepatnya," pungkas mantan Direktur Eropa Barat pada tahun 2003 itu.

Pada September 2017, Kementerian Luar Negeri juga memulangkan dua WNI yang disandera kelompok Abu Sayyaf juga dikenal sebagai Al Harakat Al Islamiyya itu ke keluarga. Saat itu disebut masih ada lima WNI lainnya yang masih disandera oleh kelompok milisi yang berbasis di sekitar kepulauan Selatan Filipina, Jolo, Basilan, dan Mindanao itu. (det)

See Also

Terlibat Skandal Gratifikasi Seks, Pejabat Imigrasi Singapura Diadili
Teleskop NASA Temukan 2 Planet Baru
Najib Razak Ditahan SPRM
Mantan PM Malaysia Ditahan
Najib Razak Ditahan KPK Malaysia
3 Kapal Perang Jepang Bersandar Di Pelabuhan Tanjung Priok
NASA Klaim Planet Proxima Centauri B Bisa Dihuni
Harun Yahya Tuduh Penangkapan Dirinya Konspirasi Inggris
Harun Yahya Ditangkap Kepolisian Turki
Eks Navy Seal Tewas Dalam Evakuasi Tim Sepak Bola Dari Gua Thailan
Pelaku Penembakan Brutal Staf Capital Gazette Ditangkap
Penembakan Staf Koran Capital Gazette
Seorang Ayah Tendang Dan Tinju Anak Sendiri Ditangkap
Turki Adakan Pemilu Hari Ini
Arab Saudi Resmi Mencabut Larangan Perempuan Menyetir
Gempa Guncang Osaka
Inggris Permudah Pengajuan Visa Bagi Pelajar Indonesia
Amerika Serikat Keluar Dari Dewan HAM PBB
PM Malaysia Mahathir Mohamad Umumkan Gaji Menteri Dipangkas 10 Persen
Suriah Berhasil Usir ISIS
Satgas Malaysia Akan Selidiki Skandal Mega Korupsi 1MDB
Malaysia Ringkus 7 Anggota Terduga Jaringan IS
Sekolah Di Ghouta Timur Dihantam Rudal
Pasar Di Suriah Dihantam Roket
Arab Saudi Dan Inggris Tandatangani Kesepakatan Pembelian Jet Tempur
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.785.742 Since: 07.04.14 | 0.6001 sec