YouTube Facebook Twitter RSS
21 Feb 2018, 0

Internasional

Pemimpin Oposisi Zimbabwe Tewas Dalam Kecelakaan Helikopter Di Amerika Serikat

Saturday, 20 January 2018 | View : 26

siarjustisia.com-SANTA FE.

Pemimpin oposisi Zimbabwe yang diasingkan sekaligus politikus kelahiran Rusape, Zimbabwe, Roy Leslie Bennett, dan empat orang lainnya tewas dalam sebuah kecelakaan helikopter di sebuah wilayah terpencil di bagian Utara negara bagian New Mexico, kata pejabat dan partai politiknya.

Kecelakaan helikopter pribadi jenis Huey itu terjadi di daerah terjal di dekat Raton, New Mexico, negara bagian yang terletak di bagian Selatan Amerika Serikat (AS) pada Rabu (17/1/2018) malam dan menewaskan Roy Bennett (60 tahun) bersama dengan istrinya, Heather Bennett (55 tahun), James Coleman Dodd (57 tahun) dari Colorado, Charles Ryland Burnett (61 tahun) dari Texas dan Paul Cobb (67 tahun) dari Texas, kata Polisi Negara Bagian New Mexico.

Roy Bennett, mantan bendahara umum partai oposisi MDC, adalah tokoh penting dalam politik Zimbabwe dan menjalani hukuman penjara di bawah mantan Presiden Zimbabwe ke-2 Robert Gabriel Mugabe. Dia baru-baru ini mengatakan kepada CNN bahwa negaranya tidak akan pernah lagi membiarkan dirinya diperintah oleh sebuah kediktatoran.

"Roy adalah pejuang yang tegas dan berkomitmen untuk perubahan demokratis di Zimbabwe," kata MDC dalam sebuah pernyataan.

Partai tersebut menggambarkan Roy Bennett sebagai politisi akar rumput karismatik dan petani sukses di Distrik Chimanimani di negara bagian tersebut. Dia fasih berbahasa Zimbabwe Shona, katanya, dan telah membantu ratusan penduduk desa miskin membayar uang sekolah untuk anak-anak mereka.

Meskipun berkulit putih, Roy Bennett memperjuangkan hak-hak orang Zimbabwe kulit hitam, kata partai tersebut, dan mendapat julukan "Pachedu," sebuah kata Shona yang diterjemahkan sebagai "bersama" atau "satu dari kita."

Dewan Keselamatan Transportasi Nasional mengatakan sedang menyelidiki kecelakaan 15 mil atau 24 km sebelah Timur Raton itu. Demikian diberitakan Reuters. (reuters/cnn)

See Also

Skandal Seks Wakil PM Australia Dan Staf Picu Usulan Larangan
Hujan Salju Tebal Lumpuhkan Paris
PBB Selidiki Dugaan Penggunaan Senjata Kimia Di Suriah
Kurdi Irak Tahan 4.000 Ekstremis
Kereta Tabrak Ke Kereta Di Amerika Serikat
Lima Tempat Romantis Rayakan Valentine Di Perth
Fosil Dinosaurus Baru Ditemukan Di Gurun Mesir
2 WNI Sandera Abu Sayyaf Dibebaskan
Bom Ganda Bunuh Diri Tewaskan 38 Orang Di Baghdad
Myanmar Bebaskan Dua Jurnalis Asing
Serangan Gereja Di Kairo Tewaskan 10 Orang
Stasiun Kereta Baru Di Yerusalem Akan Dinamai Donald John Trump
Ledakan Di Kantor Berita Afghanistan
Israel Pesan Ratusan Jet Temput Berteknologi Mutakhir
Kaisar Jepang Akihito Berulang Tahun
128 Negara Anggota PBB Tolak Keputusan Donald Trump Tentang Yerusalem
Tekanan Berat Bintang K-pop Shinee Kim Jong-hyun
Wakil PM Inggris Diminta Mundur Terkait Skandal Pornografi
Turki Sesalkan Veto AS Soal Yerusalem
Perwakilan Nahdlatul Ulama Dan Wahid Foundation Temui Dubes Amerika Serikat
Parlemen Australia Setuju Pernikahan Sesama Jenis
Pidato Lengkap Donald Trump Saat Akui Yerusalem Ibu Kota Israel
Amerika Serikat Segera Memulai Proses Pemindahan Kedubesnya
Inggris Tidak Setuju Dengan Keputusan AS Soal Jerusalem
Amerika Serikat Akan Memulai Rencana Pemindahan Kedutaan Besarnya
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 5.397.332 Since: 07.04.14 | 0.6917 sec