YouTube Facebook Twitter RSS
21 Feb 2018, 0

Olahraga

Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto Juara Malaysia Masters 2018

Sunday, 21 January 2018 | View : 27

siarjustisia.com-KUALA LUMPUR.

Pasangan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto sukses menjuarai turnamen bulu tangkis Malaysia Masters 2018 di Axiata Arena, Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, yang juga menjadi gelar perdana mereka di rangkaian Turnamen Dunia format baru oleh Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF).

Berdasarkan laman BWF yang dipantau di Jakarta, Minggu (21/1/2018), dalam partai final turnamen level 4 (Super 500) itu, Fajar/Rian mampu merebut gelar juara setelah memenangkan duel dengan pasangan tuan rumah Goh V Shem/Tan Wee Kiong setelah menelan kekalahan di gim pertama.

Partai final ini memang tidak mudah bagi Fajar/Rian. Selepas bermain ketat di awal gim pertama bahkan memimpin perolehan poin, 6-2 dan 8-7, poin mereka akhirnya tersusul karena faktor kesalahan sendiri dan membuat Goh/Tan membalikan kedudukan menjadi 14-8.

Berbagai usaha dilakukan duet Indonesia tersebut untuk kembali menyalip perolehan poin duet Malaysia. Namun seakan usaha pasangan Indonesia tak berarti, Goh/Tan mampu terus melaju dan memenangkan gim perdana 21-14.

Berbekal kemenangan di gim pertama, membuat pasangan Goh/Tan langsung tancap gas dengan mencetak enam poin tanpa balas di awal laga.

Dalam keadaan tertinggal 0-6 di awal laga, perlahan Fajar/Rian mengejar dan mampu mempertipis defisit poin tinggal satu angka 10-11. Akan tetapi Goh/Tan memupusan kembali harapan pasangan Indonesia dengan kembali menjauh 16-11 dan 18-13.

Menjadi harapan satu-satunya Merah Putih untuk merengkuh gelar di Malaysia, nampaknya menjadi dorongan semangat tersendiri bagi Fajar/Rian untuk tak menyerah.

Merekapun mampu mematahkan prediksi kekalahan yang menyelimuti mereka ketika tertinggal 13-18 tanpa disangka-sangka mereka mampu kembali mengejar bahkan membalikan keadaan hingga 20-18.

Tak mau kemenangan di depan matanya hilang, pasangan Malaysia mengetatkan kembali "ikat pinggang". Akhirnya mereka mampu mengejar 20-20 yang memaksa gim kedua ini berjalan lebih panjang.

Tapi momentum Fajar/Rian belum berakhir. Meski bermain ketat jelang akhir laga dan kembali disamakan 21-21 setelah lebih sempat memimpin terlebih dahulu, pasangan Indonesia berhasil memenangkan gim kedua 24-22 untuk memaksakan pemenang ditentukan oleh gim penentuan.

Kemenangan di gim kedua itu, menjadi pelecut semangat bagi Fajar/Rian untuk meraih gelar di turnamen berhadiah total 350 ribu dolar AS tersebut.

Goh/Tan sendiri seperti kehilangan harapan atas kegagalan mereka di gim kedua.

Terus tertinggal sejak awal gim pamungkas, duet Malaysia tak mampu lagi menghentikan laju kencang poin Fajar/Rian hingga pasangan Indonesia itu memastikan kemenangan cukup telah 21-13, lewat cocoran Fajar di depan net saat mengantisipasi servis Tan yang akhirnya jatuh di depan lapangan permainan pasangan Malaysia.

Sebelumnya, pasangan ganda putra Indonesia tersebut, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto sukses melangkah ke partai final turnamen bulu tangkis Malaysia Masters 2018.

Berdasarkan laman resmi Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) yang dipantau di Jakarta, Sabtu (20/1/2018), duet Indonesia tersebut mengamankan tiket partai puncak selepas menumbangkan duet Denmark berstatus unggulan lima turnamen, Mads Conrad-Petersen/Mads Pieler Kolding, di semifinal.

Pasangan non unggulan ini memenangi pertandingan di Axiata Arena, Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, setelah berhasil membalikkan keadaan dari kekalahan game pertama, dengan skor akhir 15-21, 21-16, 21-17.

Di game pertama, poin Fajar/Rian sebenarnya terus unggul pada awal laga. Namun, ketika kedudukan 8-5, duo Mads itu mampu mengejar dan membalikkan keadaan dengan mencetak enam poin tanpa balas untuk mengubah kedudukan 11-8.

Dalam keadaan tertinggal, Fajar/Rian terus mengejar perolehan poin duet Denmark dan mampu mendekati hingga defisit satu angka saja 12-13, 13-14. Akan tetapi, Petersen/Kolding mampu kembali menjauh dan tidak mampu lagi dibendung duet Indonesia untuk memastikan kemenangannya di awal pertarungan ini.

Tak mau mengulagi kesalahan di gim pertama, Fajar/Rian langsung tancap gas di awal gim kedua. Mereka terus mendominasi jalannya pertandingan di fase awal gim penentuan bagi kedua pasangan ini.

Akan tetapi, Petersen/Kolding tak tinggal diam mereka terus berusaha mengejar dan berhasil menyamakan kedudukan 8-8.

Ketika kedudukan kembali imbang 10-10, momentum bagi duet Indonesia akhirnya datang. Mereka berhasil melaju dengan mencetak enam angka tak berbalas.

Walau berusaha sekuatnya, perolehan Fajar/Rian tak mampu lagi dikejar duet Denmark yang harus menerima kenyataan pertandingan dilanjutkan ke gim ketiga.

Sama-sama ingin menjaga peluang kemenangan, di gim pamungkas ini kedua pasangan bermain cukup ketat. Dua kali hasil imbang di awal laga 2-2 dan 4-4, jarak poin kedua pasangan terjaga di sekitar dua hingga tiga angka.

Akan tetapi, gim ini sepertinya menjadi partainya Fajar/Rian, selepas memimpin perolehan poin di jeda interval 11-7, poin pasangan Indonesia ini terus berada di depan duet Denmark.

Berbagai usaha dilakukan Petersen/Kolding untuk mengejar ketertinggalan atau setidaknya menjaga jarak poin agar tetap membuntuti duet Indonesia.

Akan tetapi usaha mereka harus terhenti ketika cocoran Fajar yang mengarah ke sisi kiri dalam, pertahanan duet Denmark, tak mampu diantisipasi oleh Kolding yang memastikan pasangan Indonesia selangkah lagi merengkuh gelar juara turnamen level 4 (Super 500 Tur Dunia) tersebut.

Hasil yang diraih Fajar/Rian ini sendiri, sekaligus membalas hasil minor pasangan yang kini berperingkat 16 dunia itu, di Indonesia Terbuka 2016 lalu. Kala itu, Fajar/Rian harus menyerah 21-19, 14-21, 25-27.

Di partai final sendiri, Fajar/Rian menunggu lawan hasil dari pemenang laga antara duet Taiwan unggulan delapan, Chen Hung Ling/Wang Chi-Lin, dengan wakil Malaysia Goh V Shem/Tan Wee Kiong.

Jika bertemu duet Malaysia, Fajar/Rian akan menjalani pertemuan perdana dengan duet Negeri Jiran itu. Sedangkan jika melawan duet Taiwan, akan menjadi perjumpaan ketiga mereka dalam turnamen profesional.

Dari catatan pertandingan baik Fajar/Rian maupun Chen/Wang sama-sama telah mengumpulkan satu kemenangan dari dua pertemuan mereka. (ant)

See Also

Upacara Pembukaan Popda Kabupaten Demak
Manchester City Hajar Leicester City 5-1
Kodim 0716/Demak Pupuk Kebersamaan Dengan Olahraga Bersama BPBD Demak
PSIS Pindah Kandang Ke Sleman
Ronald Koeman Resmi Latih Timnas Belanda
Rutinitas Yang Menyehatkan Bagi Prajurit
Dr. Sandey Sebut Olahraga Menyatukan Semua
Gocek Si Kulit Bundar Antara Kodim 0716/Demak Dan Polres Demak
Jaga Kebugaran Tubuh Anggota Kodim 0716/Demak Laksanakan Senam Pagi
Koramil 05/Mijen Lakukan Aerobik Bersama
Anggota Kodim 0716/Demak Laksanakan Latihan Yong Moo Do
Tokoh Taekwondo Indonesia Resmi Sandang Sabuk Tertinggi
Barcelona Hantam Real Madrid 3-0
Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo Ciptakan Sejarah Di Dubai
Rusia Lawan Arab Saudi Awali Piala Dunia 2018
Hasil Undian Pembagian Grup Piala Dunia 2018
Ryan Giggs Jadi Direktur Akademi Sepakbola Di Vietnam
Marc Marquez Juarai MotoGP Australia
Lewis Hamilton Juara Grand Prix F1 Di AS
Hasil Lengkap Kualifikasi MotoGP Australia
Daftar Negara Sudah Lolos Ke Piala Dunia 2018
Anggota Kodim 0716/Demak Tak Lupa Olahraga
Semangat Aerobik Serdadu Demak
Semangat Ibu Persit Senam Di MaKodim 0716/Demak
UMK Kirim Dua Atlet Di Pomnas 2017
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 5.397.340 Since: 07.04.14 | 0.7596 sec