YouTube Facebook Twitter RSS
20 Feb 2018, 0

Hukum

Dokter Bimanesh Sutarjo Diperiksa KPK

Wednesday, 31 January 2018 | View : 18

siarjustisia.com-JAKARTA.

Penyidik lembaga antirasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa dr Bimanesh Sutarjo terkait kasus hilangnya Setya Novanto. Dokter Bimanesh Sutarjo hanya membisu soal agenda pemeriksaannya hari ini.

Dokter Bimanesh Sutarjo tiba di KPK, Jalan Kuningan Persada Kavling K4, RT01/RW06, Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (31/1/2018) pukul 13.02 WIB. Bimanesh tampak menenteng kain berwarna hitam yang tampak seperti jaket, di tangan kanannya.

Dia tidak membawa buku atau catatan yang kerap dibawa saat diperiksa oleh KPK. Bimanesh juga konsisten menutup mulut sembari berjalan masuk ke lobi dalam KPK. Dia kemudian langsung menuju ruang pemeriksaan di lantai 2.

Kedatangan Bimanesh tak berselang lama dari Setya Novanto yang tiba lebih dulu pada 12.45 WIB. Namun, Setya Novanto diperiksa sebagai saksi untuk eks Direktur Utama (Dirut) PT. Quadra Solution Anang Sugiana Sudihardjo.

Kasus yang menjerat dr. Bimanesh Sutarjo bermula dari peristiwa menghilangnya Setya Novanto pada 15 November 2017 ketika tim KPK mendatangi rumahnya. Selang sehari atau tepatnya pada 16 November 2017, Setya Novanto dikabarkan mengalami kecelakaan dan menjalani perawatan di RS Medika Permata Hijau, Jl. Raya Kebayoran Lama No.64, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Dokter Bimanesh Sutarjo merupakan dokter yang menangani Setya Novanto ketika mengalami kecelakaan pada 16 November 2017 saat dicari KPK. Baik Bimanesh maupun Fredrich Yunadi diduga memanipulasi data rekam medis Setya Novanto untuk menghindari panggilan penyidik KPK.

Tak ada keterangan apa pun yang disampaikan dr Bimanesh Sutarjo setelah menjalani pemeriksaan di KPK. Dokter yang menangani Setya Novanto ketika mengalami kecelakaan itu hanya diam.

Sebelumnya, dr. Bimanesh Sutarjo, Kamis (25/1/2018) menjalani pemeriksaan soal hilangnya Setya Novanto pada 16 November 2017. Dia keluar dari ruang pemeriksaan pada pukul 18.28 WIB, Kamis (25/1/2018), setelah menjalani pemeriksaan selama kurang lebih 5 jam.

Namun, ketika ditanya tentang pemeriksaannya terutama tentang sangkaan KPK soal manipulasi rekam medis Setya Novanto, Bimanesh hanya diam. Dia terus berjalan menuju mobil tahanan yang mengantarnya kembali ke rumah tahanan (rutan). Tampak sejumlah buku dan jaket berwarna hitam ditentengnya.

Kabiro Humas KPK Febri Diansyah sebelumnya menyebut Bimanesh diperiksa sebagai tersangka hari ini. Namun Febri Diansyah belum menyebutkan apa saja materi pemeriksaan untuk Bimanesh.

Akhirnya KPK menetapkan 2 orang tersangka yaitu Fredrich Yunadi dan dr Bimanesh Sutarjo. Dalam kasus hilangnya Setya Novanto, ada 2 tersangka yang telah ditetapkan KPK. Selain Bimanesh, Fredrich Yunadi telah berstatus tersangka.

Keduanya diduga merintangi proses penyidikan kasus korupsi e-KTP dengan tersangka Setya Novanto. Tim KPK melakukan penyelidikan dan memperoleh indikasi adanya upaya menghalang-halangi proses penyidikan Setya Novanto di balik peristiwa hilangnya Setya Novanto itu.

Sementara itu, Setya Novanto saat ini telah berstatus terdakwa dan menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta. (det)

See Also

Menghindari Proses E-Katalog LKPP, Pembelian Komputer Sekolah Berpotensi Terjadi Korupsi
Kodim 0716/Demak Dukung Pemerintah Perangi Narkoba
KPK OTT Di Subang
Gunakan Narkoba, Fachri Albar Dicokok Polres Metro Jakarta Selatan
Penyuluhan Hukum Dari Kumdam IV/Diponegoro
Bupati Halmahera Timur Bantah Terima Suap
KPK Tahan Pengusaha Pemberi Suap Bupati Ngada
Sopir Bus Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Di Tanjakan Emen
KPK Tahan Bupati Halmahera Timur
KPK Tetapkan Bupati Halmahera Timur Sebagai Tersangka Suap
Polri Sebut Penyelidikan Ambruknya Selasar Tower II BEI Selesai
Polri Optimistis Pilkada Serentak 2018 Aman
39 Calon Kepala Daerah Tak Laporkan Hartanya Ke KPK
Satgas Nusantara Polri Dinginkan Pilkada Serentak 2018
Polisi Dalami Kasus Ambruknya Selasar BEI
Kapolres Karawang Instruksikan Tembak Mati Penjahat Jalanan
Kronologi Ambruknya Balkon Gedung Bursa Efek Indonesia Versi Polisi
Polres Metro Jakarta Barat Bentuk Satgasus Usut Kasus Mandek Di Tahun 2017
Polda Metro Jaya Buru Pemasok Narkoba Untuk Tio Pakusadewo
Ayah Korban Paedofil Jadi Tersangka Pengeroyok
Andi Narogong Divonis 8 Tahun Penjara
Koordinator Laboratorium Sabu Likuid Diskotek MG Club International Menyerahkan Diri
Pelaku Percobaan Penculikan Bocah Di ITC Kuningan Menyerahkan Diri
Siswa Korban Pengeroyokan Teman Sekelas Alami Trauma
KPK Rencanakan Panggil Kembali Dua Anak Setya Novanto
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 5.390.002 Since: 07.04.14 | 0.709 sec