YouTube Facebook Twitter RSS
20 Feb 2018, 0

Internasional

Kereta Tabrak Ke Kereta Di Amerika Serikat

Monday, 05 February 2018 | View : 8

siarjustisia.com-CAYCE.

Sebuah kereta penumpang Amtrak salah masuk jalur untuk kemudian menabrak dengan kereta angkutan barang yang sedang dalam posisi diam di South Carolina, Minggu (4/2/2018) waktu AS, untuk kemudian menewaskan dua awaknya dan melukai paling sedikit 116 penumpang.

Kereta penumpang yang mengangkut 139 penumpang dan delapan awak, sedang dalam perjalanan pada rute New York-Miami ketika bertumbukan dengan kereta barang CSX sampai kemudian tergelindir, kata Amtrak.

Para penyelidik dari Badan Keselamatan Transportasi Nasional NTSB sudah berada di Cayce, South Carolina, di mana Amtrak Train 91 yang mengangkut 139 penumpang dan delapan awak ke Miami dari New York, menabrak kereta barang CSX Corp pukul 2:35 dini hari waktu setempat atau sekitar 16.35 WIB dan tergelincir di dekat Columbia, Ibu Kota negara bagian South Carolina.

Juru mesin Amtrak Michael Kempf (54) yang merupakan warga Savannah, Georgia, dan masinis Michael Cella (36) dari Orange Park, Florida, menjadi dua korban tewas dalam insiden ini, kata Margareth Fisher dari Lexington County Coroner dalam jumpa pers. 

Proses otopsi sedang berjalan, sambung dia seperti dikutip Reuters. Dua dari 116 korban luka tengah dalam kondisi kritis.

"Sepertinya Amtrak ada di jalur yang salah," kata Gubernur South Carolina Henry McMaster kepada wartawan.

Dia menyatakan saat insiden tidak ada seorang pun berada di kereta barang.  "Di area itu ada tiga jalur kereta, dan kereta barang sedang parkir di jalur angkut atas jalur pinggir, dan bukanlah kereta utam," kata McMaster.

"Mengerikan sekali melihatnya," kata dia. "Lokomotif pertama kereta barang robek, sebaliknya lokomotif tunggal kereta penumpang hampir tak utuh lagi."

Presiden Amerika Serikat (AS) ke-45, Donald John Trump telah diberi tahu mengenai tabrakan kereta Amtrak di South Carolina yang menewaskan dua orang dan melukai paling sedikit 116 penumpang, Minggu dini hari waktu AS.

Presiden terus dikabari soal ini, kata Gedung Putih seperti dikutip Reuters.

Gedung Putih menyatakan, "Belasungkawa dan doa kami untuk semua pihak yang terdampak insiden ini". (reuters)

See Also

Skandal Seks Wakil PM Australia Dan Staf Picu Usulan Larangan
Hujan Salju Tebal Lumpuhkan Paris
PBB Selidiki Dugaan Penggunaan Senjata Kimia Di Suriah
Kurdi Irak Tahan 4.000 Ekstremis
Lima Tempat Romantis Rayakan Valentine Di Perth
Fosil Dinosaurus Baru Ditemukan Di Gurun Mesir
Pemimpin Oposisi Zimbabwe Tewas Dalam Kecelakaan Helikopter Di Amerika Serikat
2 WNI Sandera Abu Sayyaf Dibebaskan
Bom Ganda Bunuh Diri Tewaskan 38 Orang Di Baghdad
Myanmar Bebaskan Dua Jurnalis Asing
Serangan Gereja Di Kairo Tewaskan 10 Orang
Stasiun Kereta Baru Di Yerusalem Akan Dinamai Donald John Trump
Ledakan Di Kantor Berita Afghanistan
Israel Pesan Ratusan Jet Temput Berteknologi Mutakhir
Kaisar Jepang Akihito Berulang Tahun
128 Negara Anggota PBB Tolak Keputusan Donald Trump Tentang Yerusalem
Tekanan Berat Bintang K-pop Shinee Kim Jong-hyun
Wakil PM Inggris Diminta Mundur Terkait Skandal Pornografi
Turki Sesalkan Veto AS Soal Yerusalem
Perwakilan Nahdlatul Ulama Dan Wahid Foundation Temui Dubes Amerika Serikat
Parlemen Australia Setuju Pernikahan Sesama Jenis
Pidato Lengkap Donald Trump Saat Akui Yerusalem Ibu Kota Israel
Amerika Serikat Segera Memulai Proses Pemindahan Kedubesnya
Inggris Tidak Setuju Dengan Keputusan AS Soal Jerusalem
Amerika Serikat Akan Memulai Rencana Pemindahan Kedutaan Besarnya
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 5.390.045 Since: 07.04.14 | 0.7157 sec