YouTube Facebook Twitter RSS
29 Feb 2020, 0

Ekonomi

Pasar Saham Australia Dibuka Turun Tajam

Tuesday, 06 February 2018 | View : 303

siarjustisia.com-SYDNEY.

Pasar saham Australia turun tajam pada awal perdagangan Selasa (6/2/2018), setelah indeks AS mengalami kerugian terbesar satu hari dalam sejarah.

Pada pukul 10.30 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 164,20 poin atau 2,72 persen pada 5.862,00 poin, sementara indeks All Ordinaries yang lebih luas turun 170,70 poin atau 2,79 persen menjadi 5.957,70 poin.

"Intinya, kami bereaksi terhadap aksi jual global dalam ekuitas, dan menurut saya itu semua tentang pengembalian," kata kepala analis pasar CMC Markets, Ric Spooner.

"Dengan menggunakan teknik penilaian standar, beberapa pasar di seluruh dunia telah melampaui valuasi rata-rata selama beberapa tahun terakhir, dan valuasi tersebut cenderung didasarkan pada imbal hasil obligasi dan imbal hasil obligasi terus meningkat."

Perhatian bagi para investor menurut Spooner, adalah jika inflasi dan imbal hasil obligasi terus meningkat dan di atas ekspektasi, maka valuasi ekuitas akan menurun.

"Ada berbagai cara agar kembali ke rata-rata valuasi bisa terjadi di pasar," Spooner menjelaskan.

"Salah satu cara sangat lambat, dengan tetap mantap dan meningkatkan pendapatan untuk mengurangi valuasi."

"Cara lain adalah turun lurus ke bawah lift dan itulah yang terjadi saat ini."

Di sektor finansial, bank-bank besar Australia merosot, dengan Commonwealth Bank turun 2,54 persen, Westpac Bank turun 3,07 persen, National Australia Bank turun 2,40 persen dan ANZ turun 2,47 persen.

Saham-saham pertambangan mengalami tekanan, dengan BHP turun 2,69 persen, Rio Tinto turun 2,16 persen, Fortescue Metals turun 1,20 persen dan Newcrest Mining turun 1,15 persen.

Produsen minyak dan gas juga lebih rendah, dengan Woodside Petroleum turun 3,90 persen, Santos turun 5,12 persen dan Oil Search turun 3,65 persen.

Jaringan supermarket terbesar di Australia juga tergelincir, dengan Wesfarmers Limited merosot 3,18 persen dan Woolworths Limited berkurang 2,31 persen.

Sementara itu, raksasa telekomunikasi Telstra Corporation Ltd. kehilangan 2,35 persen, maskapai nasional Qantas Airlines Limited turun 2,64 persen dan perusahaan biomedis CSL merosot 3,54 persen.

See Also

Bursa Asia Ditutup Menguat
Harga Emas Berbalik Menguat Didukung Data Ekonomi AS
Ketegangan Geopolitik Mereda, Harga Minyak Turun
Mari Elka Pangestu Ditunjuk Jadi Direktur Bank Dunia
Qantas Australia Tetap Pegang Gelar Maskapai Teraman Di Dunia
Merger Peugeot Dan Fiat-Chrysler Jadi Pabrikan Mobil Ke-4 Terbesar Dunia
Dow Jones Dan S&P Melemah, Nasdaq Menguat
Turunkan Angka Pengangguran, BLKK Al Mawaddah Melatih 48 Tenaga Kompeten
Bursa Asia Ditutup Naik
Bursa Asia Ditutup Naik
Perang Dagang Sebabkan AS-China Sama-sama Rugi
McDonalds Pecat CEO Steve Easterbrook
Bursa Asia Dalam Tren Positif
Bursa Eropa Dibuka Positif
Kristalina Georgieva Dipilih Sebagai Direktur Pelaksana IMF
Jerman Tawarkan Pinjaman Untuk Perusahaan Agen Perjalanan Inggris Thomas Cook
Perusahaan Pariwisata Inggris Thomas Cook Bangkrut
24 Aplikasi Android Berbahaya
CEO Nissan Motor Co Ltd Mengundurkan Diri
Sony Akan Rilis Edisi Khusus Walkman
Bursa Asia Di Zona Positif
Bursa Asia Berguguran
The Fed Siap Buyback Jika China Lepas Obligasi AS
TNI Ajak Warga Untuk Beternak Sapi
TNI Dorong Warga Sasaran TMMD Budidaya Blewah
jQuery Slider

Comments

Archives :2020201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 9.287.073 Since: 07.04.14 | 0.6796 sec