YouTube Facebook Twitter RSS
17 Feb 2019, 0

Ekonomi

Pasar Saham Australia Dibuka Turun Tajam

Tuesday, 06 February 2018 | View : 169

siarjustisia.com-SYDNEY.

Pasar saham Australia turun tajam pada awal perdagangan Selasa (6/2/2018), setelah indeks AS mengalami kerugian terbesar satu hari dalam sejarah.

Pada pukul 10.30 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 164,20 poin atau 2,72 persen pada 5.862,00 poin, sementara indeks All Ordinaries yang lebih luas turun 170,70 poin atau 2,79 persen menjadi 5.957,70 poin.

"Intinya, kami bereaksi terhadap aksi jual global dalam ekuitas, dan menurut saya itu semua tentang pengembalian," kata kepala analis pasar CMC Markets, Ric Spooner.

"Dengan menggunakan teknik penilaian standar, beberapa pasar di seluruh dunia telah melampaui valuasi rata-rata selama beberapa tahun terakhir, dan valuasi tersebut cenderung didasarkan pada imbal hasil obligasi dan imbal hasil obligasi terus meningkat."

Perhatian bagi para investor menurut Spooner, adalah jika inflasi dan imbal hasil obligasi terus meningkat dan di atas ekspektasi, maka valuasi ekuitas akan menurun.

"Ada berbagai cara agar kembali ke rata-rata valuasi bisa terjadi di pasar," Spooner menjelaskan.

"Salah satu cara sangat lambat, dengan tetap mantap dan meningkatkan pendapatan untuk mengurangi valuasi."

"Cara lain adalah turun lurus ke bawah lift dan itulah yang terjadi saat ini."

Di sektor finansial, bank-bank besar Australia merosot, dengan Commonwealth Bank turun 2,54 persen, Westpac Bank turun 3,07 persen, National Australia Bank turun 2,40 persen dan ANZ turun 2,47 persen.

Saham-saham pertambangan mengalami tekanan, dengan BHP turun 2,69 persen, Rio Tinto turun 2,16 persen, Fortescue Metals turun 1,20 persen dan Newcrest Mining turun 1,15 persen.

Produsen minyak dan gas juga lebih rendah, dengan Woodside Petroleum turun 3,90 persen, Santos turun 5,12 persen dan Oil Search turun 3,65 persen.

Jaringan supermarket terbesar di Australia juga tergelincir, dengan Wesfarmers Limited merosot 3,18 persen dan Woolworths Limited berkurang 2,31 persen.

Sementara itu, raksasa telekomunikasi Telstra Corporation Ltd. kehilangan 2,35 persen, maskapai nasional Qantas Airlines Limited turun 2,64 persen dan perusahaan biomedis CSL merosot 3,54 persen.

See Also

Tingkatkan Harga Yang Maksimal, Babinsa 13/Karangawen Bantu Petani Jemur Hasil Panen
Bantu Percepatan Pembangunan, Danramil 01/Demak Kota Hadiri Musrembangdes
Babinsa 09/Karangtengah Beri Motivasi Kepada Para Petambak Bandeng
Tingkatkan Motivasi Petani Swasembada Pajale, Babinsa 13/Karangawen Bantu Panen Jagung
Babinsa 01/Demak Dampingi Program Kotaku Di Desa Mulyorejo
Antisipasi Kelangkaan Dan Kestabilan Harga Pupuk, Babinsa 12/Mranggen Cek Langsung
Wall Street Menguat
Semangat Babinsa Koramil 09/Karangtengah Dampingi Panen Perdana MT I
Bersama Warga, Babinsa 06/Wedung Siap Sukseskan Swasembada Pangan
Kontrol Hasil Panen, Babinsa 03/Wonosalam Lakukan Pengubinan Padi
Mendesa Klaim Bank Dunia Contoh Indonesia Terkait Penganggaran Dana Desa
Mulai Hari Ini Harga Pertamina Dex, Dexlite, Pertamax, Pertalite Turun
Babinsa 09/Karangtengah Dampingi Pembangunan RTLH
Bursa Asia Dan AS Menguat
Bursa Asia Ditutup Melemah Disusul Bursa Eropa Dibuka Tergerus
Menko Maritim Sebut Bandara Kulonprogo Mulai Layani Penerbangan April 2019
Babinsa 06/Wedung Lakukan Pemantauan Penyemaian Bibit Tanam Padi
Babinsa 09/Karangtengah Pastikan Harga Sembako Di Pasar Masih Relatif Stabil
Percepat Masa Tanam, Babinsa 09/Karangtengah Giat Dampingi Petani
Babinsa 05/Mijen Tunjukkan Peran Aktif Babinsa Terhadap Swasembada Pangan
Tak Kenal Lelah, Babinsa Koramil 07/Gajah Bantu Petani Siangi Rumput
Ciptakan Hubungan Yang Harmonis, Babinsa 01/Rembang Terjun Langsung Ke Lahan Pertanian
Babinsa Pos Koramil Kebonagung Memotivasi Petani Dalam Menggarap Sawah
Babinsa 12/Mranggen Ikuti Sosialisasi Budidaya Sapi Potong
Babinsa 01/Demak Kota Bantu Percepatan Pertumbuhan Padi
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.404.887 Since: 07.04.14 | 0.6277 sec