YouTube Facebook Twitter RSS
24 May 2018, 0

Internasional

Kurdi Irak Tahan 4.000 Ekstremis

Wednesday, 07 February 2018 | View : 59
Tags : Irak, Kurdi

siarjustisia.com-ARBIL.

Pihak berwenang di Kurdistan Irak pada Selasa (6/2/2018) mengatakan bahwa mereka telah menahan sekitar 4.000 tersangka anggota kelompok ekstremis, termasuk orang asing, dalam beberapa tahun terakhir.

Mereka termasuk sekitar 1.000 ekstremis yang menyerah selama pertempuran untuk merebut Hawija, kata pejabat Irak Kurdi Dindar Zibari kepada wartawan seperti dilaporkan AFP.

Dia mengatakan bahwa 350 orang yang ditahan di Irak Utara, yang mengaku bergabung dengan kelompok teroris Negara Islam Suriah dan Irak (ISIS) atau Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) atau Negara Islam atau Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) atau Islamic State (IS) atau The Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL) atau Islamic State of Iraq and Syria atau Islamic State of Iraq and al-Sham (ISIS) yang lebih dikenal dengan Islamic State (IS) atau Negara Islam (IS) sudah dipindahkan dari Kota Kirkuk ke penjara yang dikelola Kurdi.

Kelompok Pengawas HAM mengatakan pada Desember bahwa ratusan tahanan yang ditahan oleh pihak berwenang Kurdi Irak di Kirkuk dikhawatirkan telah "dipaksa menghilang".

"Nama semua tahanan ini diserahkan ke PBB dan Komite Palang Merah Internasional, tetapi mereka tidak memberi tahu keluarga dari 350 orang," kata Zibari.

Dia tidak menyebutkan jumlah orang asing di antara mereka yang ditangkap, tetapi mengatakan beberapa dari mereka sudah dipulangkan, termasuk seorang wartawan Jepang yang ditahan pada 2016 karena dicurigai memiliki hubungan dengan kelompok teroris Negara Islam Suriah dan Irak (ISIS) atau Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) atau Negara Islam atau Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) atau Islamic State (IS) atau The Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL) atau Islamic State of Iraq and Syria atau Islamic State of Iraq and al-Sham (ISIS) yang lebih dikenal dengan Islamic State (IS) atau Negara Islam (IS).

Pasukan keamanan dari daerah otonomi Kurdi di Irak Utara telah memainkan peran penting dalam perang melawan kelompok teroris Negara Islam Suriah dan Irak (ISIS) atau Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) atau Negara Islam atau Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) atau Islamic State (IS) atau The Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL) atau Islamic State of Iraq and Syria atau Islamic State of Iraq and al-Sham (ISIS) yang lebih dikenal dengan Islamic State (IS) atau Negara Islam (IS), demikian seperti dikutip dari laporan AFP. (afp)

See Also

PM Malaysia Mahathir Mohamad Umumkan Gaji Menteri Dipangkas 10 Persen
Suriah Berhasil Usir ISIS
Satgas Malaysia Akan Selidiki Skandal Mega Korupsi 1MDB
Malaysia Ringkus 7 Anggota Terduga Jaringan IS
Sekolah Di Ghouta Timur Dihantam Rudal
Pasar Di Suriah Dihantam Roket
Arab Saudi Dan Inggris Tandatangani Kesepakatan Pembelian Jet Tempur
Kementerian Pertanian Cegah Rock Melon Australia Masuk Indonesia
Presiden Suriah Tegaskan Serangan Di Ghouta Timur Akan Terus Berlanjut
Skandal Seks Wakil PM Australia Dan Staf Picu Usulan Larangan
Hujan Salju Tebal Lumpuhkan Paris
PBB Selidiki Dugaan Penggunaan Senjata Kimia Di Suriah
Kereta Tabrak Ke Kereta Di Amerika Serikat
Lima Tempat Romantis Rayakan Valentine Di Perth
Fosil Dinosaurus Baru Ditemukan Di Gurun Mesir
Pemimpin Oposisi Zimbabwe Tewas Dalam Kecelakaan Helikopter Di Amerika Serikat
2 WNI Sandera Abu Sayyaf Dibebaskan
Bom Ganda Bunuh Diri Tewaskan 38 Orang Di Baghdad
Myanmar Bebaskan Dua Jurnalis Asing
Serangan Gereja Di Kairo Tewaskan 10 Orang
Stasiun Kereta Baru Di Yerusalem Akan Dinamai Donald John Trump
Ledakan Di Kantor Berita Afghanistan
Israel Pesan Ratusan Jet Temput Berteknologi Mutakhir
Kaisar Jepang Akihito Berulang Tahun
128 Negara Anggota PBB Tolak Keputusan Donald Trump Tentang Yerusalem
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.012.303 Since: 07.04.14 | 0.5818 sec