YouTube Facebook Twitter RSS
20 Feb 2018, 0

Internasional

Kurdi Irak Tahan 4.000 Ekstremis

Wednesday, 07 February 2018 | View : 14
Tags : Irak, Kurdi

siarjustisia.com-ARBIL.

Pihak berwenang di Kurdistan Irak pada Selasa (6/2/2018) mengatakan bahwa mereka telah menahan sekitar 4.000 tersangka anggota kelompok ekstremis, termasuk orang asing, dalam beberapa tahun terakhir.

Mereka termasuk sekitar 1.000 ekstremis yang menyerah selama pertempuran untuk merebut Hawija, kata pejabat Irak Kurdi Dindar Zibari kepada wartawan seperti dilaporkan AFP.

Dia mengatakan bahwa 350 orang yang ditahan di Irak Utara, yang mengaku bergabung dengan kelompok teroris Negara Islam Suriah dan Irak (ISIS) atau Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) atau Negara Islam atau Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) atau Islamic State (IS) atau The Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL) atau Islamic State of Iraq and Syria atau Islamic State of Iraq and al-Sham (ISIS) yang lebih dikenal dengan Islamic State (IS) atau Negara Islam (IS) sudah dipindahkan dari Kota Kirkuk ke penjara yang dikelola Kurdi.

Kelompok Pengawas HAM mengatakan pada Desember bahwa ratusan tahanan yang ditahan oleh pihak berwenang Kurdi Irak di Kirkuk dikhawatirkan telah "dipaksa menghilang".

"Nama semua tahanan ini diserahkan ke PBB dan Komite Palang Merah Internasional, tetapi mereka tidak memberi tahu keluarga dari 350 orang," kata Zibari.

Dia tidak menyebutkan jumlah orang asing di antara mereka yang ditangkap, tetapi mengatakan beberapa dari mereka sudah dipulangkan, termasuk seorang wartawan Jepang yang ditahan pada 2016 karena dicurigai memiliki hubungan dengan kelompok teroris Negara Islam Suriah dan Irak (ISIS) atau Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) atau Negara Islam atau Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) atau Islamic State (IS) atau The Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL) atau Islamic State of Iraq and Syria atau Islamic State of Iraq and al-Sham (ISIS) yang lebih dikenal dengan Islamic State (IS) atau Negara Islam (IS).

Pasukan keamanan dari daerah otonomi Kurdi di Irak Utara telah memainkan peran penting dalam perang melawan kelompok teroris Negara Islam Suriah dan Irak (ISIS) atau Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) atau Negara Islam atau Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) atau Islamic State (IS) atau The Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL) atau Islamic State of Iraq and Syria atau Islamic State of Iraq and al-Sham (ISIS) yang lebih dikenal dengan Islamic State (IS) atau Negara Islam (IS), demikian seperti dikutip dari laporan AFP. (afp)

See Also

Skandal Seks Wakil PM Australia Dan Staf Picu Usulan Larangan
Hujan Salju Tebal Lumpuhkan Paris
PBB Selidiki Dugaan Penggunaan Senjata Kimia Di Suriah
Kereta Tabrak Ke Kereta Di Amerika Serikat
Lima Tempat Romantis Rayakan Valentine Di Perth
Fosil Dinosaurus Baru Ditemukan Di Gurun Mesir
Pemimpin Oposisi Zimbabwe Tewas Dalam Kecelakaan Helikopter Di Amerika Serikat
2 WNI Sandera Abu Sayyaf Dibebaskan
Bom Ganda Bunuh Diri Tewaskan 38 Orang Di Baghdad
Myanmar Bebaskan Dua Jurnalis Asing
Serangan Gereja Di Kairo Tewaskan 10 Orang
Stasiun Kereta Baru Di Yerusalem Akan Dinamai Donald John Trump
Ledakan Di Kantor Berita Afghanistan
Israel Pesan Ratusan Jet Temput Berteknologi Mutakhir
Kaisar Jepang Akihito Berulang Tahun
128 Negara Anggota PBB Tolak Keputusan Donald Trump Tentang Yerusalem
Tekanan Berat Bintang K-pop Shinee Kim Jong-hyun
Wakil PM Inggris Diminta Mundur Terkait Skandal Pornografi
Turki Sesalkan Veto AS Soal Yerusalem
Perwakilan Nahdlatul Ulama Dan Wahid Foundation Temui Dubes Amerika Serikat
Parlemen Australia Setuju Pernikahan Sesama Jenis
Pidato Lengkap Donald Trump Saat Akui Yerusalem Ibu Kota Israel
Amerika Serikat Segera Memulai Proses Pemindahan Kedubesnya
Inggris Tidak Setuju Dengan Keputusan AS Soal Jerusalem
Amerika Serikat Akan Memulai Rencana Pemindahan Kedutaan Besarnya
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 5.390.043 Since: 07.04.14 | 0.7123 sec