YouTube Facebook Twitter RSS
24 Apr 2019, 0

Internasional

Hujan Salju Tebal Lumpuhkan Paris

Thursday, 08 February 2018 | View : 265

siarjustisia.com-PARIS.

Wilayah Kota Paris, Prancis, diselimuti salju tebal.

Hujan salju yang sangat lebat telah melumpuhkan Paris, Prancis.

Lebih lanjut, akibat dari salju tebal ini, sistem transportasi di Paris menjadi kacau. Salju lebat menyebabkan terganggunya transportasi publik di Paris dan wilayah sekitarnya.

Semua layanan transportasi berhenti. Kondisi ini juga membuat ratusan orang yang terjebak di jalanan licin penuh es, harus meninggalkan mobil-mobil mereka untuk tidur di pusat-pusat darurat semalam.

Seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (7/2/2018), jalan-jalan di Paris dan sekitarnya tertutup salju hingga setebal 12 cm. Sejumlah trem dan jalur kereta komuter pun berhenti beroperasi. Begitu pula dengan layanan bus yang nyaris dihentikan seluruhnya.

Otoritas setempat telah membuka 46 pusat penampungan di Paris untuk lebih dari 600 orang yang terjebak hujan salju. Sekitar 700 orang lainnya terpaksa bermalam di di stasiun kereta Montparnasse dan Austerlitz di Paris, Prancis. Sekitar 230 orang juga harus menginap di bandara Orly. 

Pada Rabu (7/2/2018) pagi waktu setempat, operasional masih terganggu di bandara Charles de Gaulle dan bandara Orly di Paris. Sejumlah penerbangan masih mengalami penundaan dan para pelancong tertahan di bandara.

Saat ini upaya evakuasi masih berlangsung untuk sekitar 1.500 hingga 2.000 orang yang terjebak di jalan raya di Selatan Paris. Para pengendara pun geram karena seharusnya jalanan tersebut ditutup lebih awal.

"Kita sedang berhadapan dengan situasi yang luar biasa," ujar juru bicara Kementerian Dalam Negeri Prancis, Frederic de Lanouvelle seraya menyerukan warga untuk tidak menggunakan kendaraan mereka saat ini.

Namun, tetap ada warga yang memanfaatkan momen ini untuk 'berekreasi'. Ada yang bermain ski hingga bermain salju.

Salju tebal yang melanda Paris menjadi 'berkah' tersendiri bagi para pemain ski. Mereka dengan asyiknya menyusuri sudut-sudut jalanan di Kota Paris.

Seperti dilansir AFP, Kamis (8/2/2018), sejumlah pemain ski meluncur di jalan-jalan berbukit Montmartre di Paris pada hari Rabu (7/2/2018). Mereka sempat bermain ski sekitar satu jam di lokasi.

"Saljunya cukup bagus, sedikit halus. Tidak sehebat saat tahun 2010, tapi tahun 2010 bersejarah," ujar Gilles, pendiri Montmartre Ski Club.

"Situasinya rumit, bahkan cukup luar biasa," jelas Jubir Kementerian Dalam Negeri Prancis Frederic de Lanouvelle kepada radio France Info seperti dilansir CNN, Kamis (8/2/2018).

Akibat dari salju tebal ini, transportasi di Ibu Kota Prancis itu, Paris terganggu. Lanouvelle juga meminta kepada para sopir untuk tak mengoperasikan kendaraannya.

"Kami meminta sopir untuk tidak menggunakan mobil mereka pagi ini," kata Lanouvelle.

Otoritas setempat membuka penampungan darurat untuk warga sekitar. Otoritas setempat telah membuka 46 pusat penampungan di Paris untuk lebih dari 600 orang yang terjebak hujan salju. Lanouvelle menjelaskan, ada 46 penampungan darurat yang dibuka bagi para tuna wisma dan warga lainnya yang terperangkap salju. Penampungan itu berkapasitas sekitar 1.000 orang.

Sementara itu, beberapa orang lainnya berlindung di stasiun dan bandara. Sekitar 700 orang lainnya terpaksa bermalam di di stasiun kereta Montparnasse dan Austerlitz di Paris. Sekitar 230 orang juga harus menginap di bandara Orly.

Sekitar 2.500 staf layanan darurat dikerahkan. (afp/cnn)

See Also

Laut China Selatan Tegang
Presiden AS Pecat Direktur Dinas Rahasia
Kapal China Dekati Pulau Filipina
Pangkalan Militer Yaman Diserang Gerakan Houthi
Penutupan Pelayanan Pemerintah AS
Ketua Bank Sentral AS Ingatkan Dampak Negatif Penutupan Berkepanjangan Pemerintah
Raja Malaysia Mengundurkan Diri
Thailand Dilanda Badai Pabuk
Warga Kelas Menengah Australia Akan Kian Sulit Dapat Kredit Perumahan
Donald Trump Kunjungi Militer AS Di Irak
Kota Surabaya Raih Guangzhou Awards 2018
Dubes Indonesia Untuk Arab Saudi Benarkan Rilis Soal Rizieq Shihab Darinya
Dunia Kembali Dihantui Era Perang Dingin
2 Negara Eropa Kecam Rencana Amerika Serikat Keluar Dari Perjanjian INF
Rusia Tuding Amerika Serikat Bermain Kasar
Presiden AS Batalkan Perjanjian Nuklir 1987 Dengan Rusia
Terlibat Skandal Gratifikasi Seks, Pejabat Imigrasi Singapura Diadili
Teleskop NASA Temukan 2 Planet Baru
Najib Razak Ditahan SPRM
Mantan PM Malaysia Ditahan
Najib Razak Ditahan KPK Malaysia
3 Kapal Perang Jepang Bersandar Di Pelabuhan Tanjung Priok
NASA Klaim Planet Proxima Centauri B Bisa Dihuni
Harun Yahya Tuduh Penangkapan Dirinya Konspirasi Inggris
Harun Yahya Ditangkap Kepolisian Turki
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.704.895 Since: 07.04.14 | 0.5973 sec