YouTube Facebook Twitter RSS
20 Feb 2018, 0

Hukum

Permohonan Justice Collaborator Mantan Auditor BPK Ditolak KPK

Tuesday, 13 February 2018 | View : 10
Tags : Bpk, Kpk

siarjustisia.com-JAKARTA.

Permohonan menjadi justice collaborator atau saksi pelaku yang bekerja sama oleh mantan Auditor BPK Ali Sadli ditolak lembaga antirasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurut jaksa, Ali Sadli tidak terbuka menjelaskan soal uang Rp 240 juta yang diterima dari pejabat Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, Transmigrasi (Kemendes PDTT).

"Bahwa apa yang diterangkan oleh terdakwa di depan persidangan, menurut hemat kami, masih sebatas sebagai bahan pertimbangan faktor yang meringankan hukuman saja. Karena ternyata, berdasarkan fakta persidangan, terdakwa menerangkan tidak mengetahui sama sekali perihal mengapa kemudian ada angka Rp 250 juta guna diserahkan kepada terdakwa dan saksi Rochmadi Saptogiri sebagaimana disampaikan saksi Choirul Anam kepada saksi Sugito," ujar Jaksa pada KPK saat membacakan surat tuntutan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jl. Bungur Besar Raya No.24, 26, 28, RT01/RW01, Gunung Sahari Selatan, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (12/2/2018).

"Yang dengan demikian terdakwa tidak mengungkap informasi suatu tindak pidana yang dilakukan pihak lain yang terlibat dalam perkara a quo maupun perkara tindak pidana korupsi lainnya sehingga kami berpendapat permohonan JC tersebut patut untuk tidak dikabulkan," sambung jaksa.

Meski begitu, jaksa berpendapat Ali Sadli bukan merupakan pelaku utama dalam kasus suap opini WTP Kemendes PDTT. Jaksa juga menilai selama di persidangan Ali Sadli berterus terang saat memberikan keterangan.

"Bahwa benar terdakwa, menurut hemat kami, bukanlah pelaku utama. Bahwa benar terdakwa berterus terang dan terbuka memberikan keterangan di persidangan, baik sebagai saksi maupun terdakwa," jelas jaksa.

Dalam kasus ini Ali Sadli didakwa bersama-sama dengan Rochmadi Saptogiri menerima uang suap senilai Rp 240 juta dari Kemendes PDTT terkait pemberian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Uang suap itu diterima dari Irjen Kemendes PDTT Sugito melalui Kepala Bagian TU dan Keuangan Inspektorat Kemendes Jarot Budi Prabowo.

Ali Sadli juga diduga menerima gratifikasi senilai Rp 10,5 miliar, USD 80 ribu, dan mobil Mini Cooper tipe S F57 Cabrio. Gratifikasi itu disebut jaksa diterima dari sejumlah pihak.

Atas perbuatannya, Ali Sadli disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a dan Pasal B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 64 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Kemudian Pasal 3 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). (det)

See Also

Menghindari Proses E-Katalog LKPP, Pembelian Komputer Sekolah Berpotensi Terjadi Korupsi
Kodim 0716/Demak Dukung Pemerintah Perangi Narkoba
KPK OTT Di Subang
Gunakan Narkoba, Fachri Albar Dicokok Polres Metro Jakarta Selatan
Penyuluhan Hukum Dari Kumdam IV/Diponegoro
Bupati Halmahera Timur Bantah Terima Suap
KPK Tahan Pengusaha Pemberi Suap Bupati Ngada
Sopir Bus Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Di Tanjakan Emen
KPK Tahan Bupati Halmahera Timur
KPK Tetapkan Bupati Halmahera Timur Sebagai Tersangka Suap
Dokter Bimanesh Sutarjo Diperiksa KPK
Polri Sebut Penyelidikan Ambruknya Selasar Tower II BEI Selesai
Polri Optimistis Pilkada Serentak 2018 Aman
39 Calon Kepala Daerah Tak Laporkan Hartanya Ke KPK
Satgas Nusantara Polri Dinginkan Pilkada Serentak 2018
Polisi Dalami Kasus Ambruknya Selasar BEI
Kapolres Karawang Instruksikan Tembak Mati Penjahat Jalanan
Kronologi Ambruknya Balkon Gedung Bursa Efek Indonesia Versi Polisi
Polres Metro Jakarta Barat Bentuk Satgasus Usut Kasus Mandek Di Tahun 2017
Polda Metro Jaya Buru Pemasok Narkoba Untuk Tio Pakusadewo
Ayah Korban Paedofil Jadi Tersangka Pengeroyok
Andi Narogong Divonis 8 Tahun Penjara
Koordinator Laboratorium Sabu Likuid Diskotek MG Club International Menyerahkan Diri
Pelaku Percobaan Penculikan Bocah Di ITC Kuningan Menyerahkan Diri
Siswa Korban Pengeroyokan Teman Sekelas Alami Trauma
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 5.389.953 Since: 07.04.14 | 0.7256 sec