YouTube Facebook Twitter RSS
19 Nov 2018, 0

Hukum

Permohonan Justice Collaborator Mantan Auditor BPK Ditolak KPK

Tuesday, 13 February 2018 | View : 106
Tags : Bpk, Kpk

siarjustisia.com-JAKARTA.

Permohonan menjadi justice collaborator atau saksi pelaku yang bekerja sama oleh mantan Auditor BPK Ali Sadli ditolak lembaga antirasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurut jaksa, Ali Sadli tidak terbuka menjelaskan soal uang Rp 240 juta yang diterima dari pejabat Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, Transmigrasi (Kemendes PDTT).

"Bahwa apa yang diterangkan oleh terdakwa di depan persidangan, menurut hemat kami, masih sebatas sebagai bahan pertimbangan faktor yang meringankan hukuman saja. Karena ternyata, berdasarkan fakta persidangan, terdakwa menerangkan tidak mengetahui sama sekali perihal mengapa kemudian ada angka Rp 250 juta guna diserahkan kepada terdakwa dan saksi Rochmadi Saptogiri sebagaimana disampaikan saksi Choirul Anam kepada saksi Sugito," ujar Jaksa pada KPK saat membacakan surat tuntutan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jl. Bungur Besar Raya No.24, 26, 28, RT01/RW01, Gunung Sahari Selatan, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (12/2/2018).

"Yang dengan demikian terdakwa tidak mengungkap informasi suatu tindak pidana yang dilakukan pihak lain yang terlibat dalam perkara a quo maupun perkara tindak pidana korupsi lainnya sehingga kami berpendapat permohonan JC tersebut patut untuk tidak dikabulkan," sambung jaksa.

Meski begitu, jaksa berpendapat Ali Sadli bukan merupakan pelaku utama dalam kasus suap opini WTP Kemendes PDTT. Jaksa juga menilai selama di persidangan Ali Sadli berterus terang saat memberikan keterangan.

"Bahwa benar terdakwa, menurut hemat kami, bukanlah pelaku utama. Bahwa benar terdakwa berterus terang dan terbuka memberikan keterangan di persidangan, baik sebagai saksi maupun terdakwa," jelas jaksa.

Dalam kasus ini Ali Sadli didakwa bersama-sama dengan Rochmadi Saptogiri menerima uang suap senilai Rp 240 juta dari Kemendes PDTT terkait pemberian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Uang suap itu diterima dari Irjen Kemendes PDTT Sugito melalui Kepala Bagian TU dan Keuangan Inspektorat Kemendes Jarot Budi Prabowo.

Ali Sadli juga diduga menerima gratifikasi senilai Rp 10,5 miliar, USD 80 ribu, dan mobil Mini Cooper tipe S F57 Cabrio. Gratifikasi itu disebut jaksa diterima dari sejumlah pihak.

Atas perbuatannya, Ali Sadli disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a dan Pasal B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 64 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Kemudian Pasal 3 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). (det)

See Also

KPK Dalami Rekaman Percakapan Idrus Marham Dan Eni Maulani Saragih
Mabes Polri Selidiki Motif Penyerangan Polsek Metro Penjaringan
Sidang Lanjutan Julius Lobiua Mendengarkan 2 Keterangan Ahli
KPK Tahan Wakil Ketua DPR RI
KPK Usut Penggunaan Uang Korupsi Bupati Lampung Selatan
Kasus TPPU Bupati Lampung Selatan, KPK Sita 16 Bidang Tanah
Kronologi OTT DPRD Kalimantan Tengah
KPK OTT Anggota DPRD Kalteng
Bupati Cirebon Setelah Diperiksa Ditahan KPK
KPK Tetapkan Bupati Cirebon Tersangka
KPK Tangkap Bupati Cirebon
KPK Perpanjang Masa Penahanan Bupati Lampung Selatan Nonaktif
Uang Pengganti E-KTP, KPK Sita Rp 862 Juta Dari Setya Novanto
Keterangan Ahli Ketua DPD KAI DKI Jakarta Pada Sidang Lanjutan Julius Lobiua
TNI AL Ringkus Pelaku Narkoba Di Tanjung Ahus
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 506 Gram Narkoba
Polisi Limpahkan Berkas Perkara Mantan Wali Kota Depok Ke Kejaksaan
Rekayasa Lalin Di KPU Saat Pengundian Nomor Urut Capres Cawapres
KPK Perpanjang Masa Penahanan Idrus Marham
Kombes Pol. Panca Putra Simanjuntak Jadi Direktur Penyidikan KPK
Kapolda Jambi Bongkar Peredaran Narkoba Dari Aceh Ke Kota-kota Di Sumatera Dan Jawa
Kasus Korupsi Massal DPRD Sumut, KPK Sita Lagi Uang Suap
KPK Periksa Dirjen Minerba
KPK Cegah Bos Borneo Lumbung Energi Ke Luar Negeri
Tim Resmob Polda Kalbar Ringkus Preman Penganiaya Penjaga Toko Arloji
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.974.288 Since: 07.04.14 | 0.6153 sec