YouTube Facebook Twitter RSS
20 Feb 2018, 0

Hukum

Sopir Bus Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Di Tanjakan Emen

Tuesday, 13 February 2018 | View : 16

siarjustisia.com-JAKARTA.

Kepolisian telah menetapkan sopir bus dalam insiden kecelakaan bus di Tanjakan Emen, Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat (Jabar) sebagai tersangka, karena dinilai lalai dalam mengendarai kendaraan sehingga mengakibatkan sebanyak 27 orang meninggal dunia.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Pol. Drs. Setyo Wasisto, S.H. ‎mengemukakan kepolisian juga tengah melakukan pemeriksaan terhadap perusahaan bus bernama PO Premium Passion tersebut untuk menetapkan tersangka lain.

Keterangan dari PO Premium Passion tersebut dinilai sangat penting untuk mencari tahu kondisi kendaraan yang digunakan, sehingga mengakibatkan kecelakaan di Tanjakan Emen, Subang, Provinsi Jawa Barat (Jabar).

"Sopirnya sudah kami tetapkan sebagai tersangka. Berikutnya perusahaan bus itu juga akan kami periksa untuk mengetahui kondisi bus yang telah digunakan hingga kecelakaan itu," tuturnya, Selasa (13/2/2018).

Lulusan Akpol 1984 yang berpengalaman dalam bidang intel ini, Irjen Pol. Drs. Setyo Wasisto, S.H. memastikan dalam waktu dekat ini PO Premium Passion tersebut akan segera diperiksa. Kendati demikian, mantan WaDirpolitik Baintelkam Polri ini belum dapat memastikan apakah pemilik perusahaan bus tersebut ‎akan ditetapkan sebagai tersangka atau tidak.

"Kita belum bisa berandai-andai apakah akan ditetapkan sebagai tersangka atau tidak. Kita lihat nanti setelah diperiksa ya," pungkas mantan Dirkamneg Baintelkam Polri pada tahun 2012 tersebut.

Sebelumnya, kecelakaan maut terjadi di Tanjakan Emen, Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat (Jabar). Bus yang bernomor polisi F 7959 AA tersebut terlibat kecelakaan dengan sepeda motor. Bus pariwisata yang berisi sejumlah penumpang mengalami kecelakaan sekitar pukul 17.00 WIB. Akibatnya, sejumlah korban tewas berserakan di lokasi kejadian  (kab/jos)

See Also

Menghindari Proses E-Katalog LKPP, Pembelian Komputer Sekolah Berpotensi Terjadi Korupsi
Kodim 0716/Demak Dukung Pemerintah Perangi Narkoba
KPK OTT Di Subang
Gunakan Narkoba, Fachri Albar Dicokok Polres Metro Jakarta Selatan
Penyuluhan Hukum Dari Kumdam IV/Diponegoro
Bupati Halmahera Timur Bantah Terima Suap
KPK Tahan Pengusaha Pemberi Suap Bupati Ngada
KPK Tahan Bupati Halmahera Timur
KPK Tetapkan Bupati Halmahera Timur Sebagai Tersangka Suap
Dokter Bimanesh Sutarjo Diperiksa KPK
Polri Sebut Penyelidikan Ambruknya Selasar Tower II BEI Selesai
Polri Optimistis Pilkada Serentak 2018 Aman
39 Calon Kepala Daerah Tak Laporkan Hartanya Ke KPK
Satgas Nusantara Polri Dinginkan Pilkada Serentak 2018
Polisi Dalami Kasus Ambruknya Selasar BEI
Kapolres Karawang Instruksikan Tembak Mati Penjahat Jalanan
Kronologi Ambruknya Balkon Gedung Bursa Efek Indonesia Versi Polisi
Polres Metro Jakarta Barat Bentuk Satgasus Usut Kasus Mandek Di Tahun 2017
Polda Metro Jaya Buru Pemasok Narkoba Untuk Tio Pakusadewo
Ayah Korban Paedofil Jadi Tersangka Pengeroyok
Andi Narogong Divonis 8 Tahun Penjara
Koordinator Laboratorium Sabu Likuid Diskotek MG Club International Menyerahkan Diri
Pelaku Percobaan Penculikan Bocah Di ITC Kuningan Menyerahkan Diri
Siswa Korban Pengeroyokan Teman Sekelas Alami Trauma
KPK Rencanakan Panggil Kembali Dua Anak Setya Novanto
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 5.389.949 Since: 07.04.14 | 0.6901 sec