YouTube Facebook Twitter RSS
21 Feb 2019, 0

Hukum

Mantan Kepala Pengamanan Rutan Pekanbaru Divonis 2 Tahun Penjara

Tuesday, 13 February 2018 | View : 242
Tags : Pekanbaru

siarjustisia.com-PEKANBARU.

Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru memvonis 3 pegawai Rutan Sialang Bungkuk, Pekanbaru, Provinsi Riau. Vonis paling tinggi dalam kasus pungli ini 2 tahun penjara.

Sidang ini digelar di PN Pekanbaru, Selasa (13/2/2018) sore dengan ketua majelis hakim Dahlia Panjaitan. Ketiga terdakwa ialah, Taufik, Muhammad Kurniawan dan Riko Rizki. 

Vonis tertinggi diberikan kepada Taufik yang menjabat sebagai Kepala Pengamanan Rutan Klas II B Pekanbaru. Taufik divonis dua tahun penjara dengan denda Rp 50 juta subsider satu bulan kurungan.

Untuk dua pegawai Rutan lainnya, Kurniawan dan Rizki divonis lebih ringan dari Taufik. Keduanya divonis satu tahun enam bulan penjara serta denda Rp 50 juta subsider satu bulan kurungan.

Majelis hakim menilai, ketiga terdakwa terbukti melanggar Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan korupsi. Vonis hakim ini lebih ringan dari tuntutan jaksa.

Untuk terdakwa Taufik, jaksa menuntut lima tahun enam bulan penjara. Jaksa juga menuntut membayar denda Rp 200 juta subsider empat bulan kurungan.

Pada dua terdakwa lainnya, Kurniawan dan Rizki dituntut empat tahun enam bulan penjara dengan denda Rp 200 juta subsider empat bulan kurungan.

Dalam putusan ini, Rizki dan Kurniawan menerima putusan hakim."Kami menilai putusan majelis hakim sudah adil. Sehingga tidak melakukan upaya hukum banding," kata Refi Yulianto kuasa hukum kedua terdakwa.

Sedangkan JPU dalam putusan ini menyatakan pikir-pikir. "Kami pikir-pikir," kata JPU, M. Amin dan Oka Regina.

Sebagaimana diketahui, Rutan Sialang Bungkuk pada Mei 2017 terjadi kerusuhan. Seratusan Napi dan tahanan melarikan diri. Mereka marah karena menjadi korban pungli yang dilakukan para sipir. Ruang tahanan yang sudah over kapasitas dijadikan dagangan para sipir.

Seperti diberitakan sebelumnya, Polda Riau menetapkan dua orang pegawai Rutan Kelas II B, Sialang Bungkuk, Pekanbaru sebagai tersangka dugaan pungutan liar (pungli). Keduanya diduga memungut uang kepada tahanan/napi yang ingin pindah blok.

"Berdasarkan alat bukti yang ada, maka penyidik menetapkan 2 orang petugas Rutan Pekanbaru sebagai tersangka," ujar Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol. Guntur Aryo Tejo kepada awak media, Jumat (19/5/2017).

Dua pegawai rutan yang menajdi tersangka berinisial RR dan MK. Mereka merupakan pegawai yang bertugas untuk pengamanan rutan.

"Dari sejumlah alat bukti yang ada, mereka ini melakukan pungli terhadap penghuni rutan. Mereka menerima pungli dengan sistem transfer ke rekening," kata Kombes Pol. Guntur Aryo Tejo.

Tim penyidik, ditegaskan Kombes Pol. Guntur Aryo Tejo memiliki bukti-bukti transfer uang ke rekening milik dua tersangka. Transfer uang yang diduga terkait pungli sudah terjadi dalam 6 bulan terakhir.

"Jadi saksi yang mengirim uang ini ada, bukti transfer juga ada. Semua alat bukti lengkap," kata Kombes Pol. Guntur Aryo Tejo.

"Soal ditahan atau tidak, itu nanti tergantung penyidiknya. Karena kita terus mengembangkan kasus pungli ini," imbuhnya.

Pungli ini menurut Kombes Pol. Guntur Aryo Tejo dilakukan kedua pegawai terhadap penghuni rutan yang ingin pindah blok. Pungli dilakukan bagi mereka yang ingin pindah dari blok tahanan yang padat ke blok yang lebih longgar.

"Nilai punglinya bervariasi, namun yang pasti angkanya jutaan. Kalau lamanya ya mungkin sudah lama. Yang terpenting mereka sudah tersangka dalam kasus pungli ini," ujar Kombes Pol. Guntur Aryo Tejo.

Polisi kembali menahan satu orang tersangka kasus pungutan liar (pungli) di Rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru. Penahanan itu dilakukan terhadap eks Kepala Pengamanan Rutan Sialang Bungkuk.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol. Guntur Aryo Tejo menjelaskan, penahanan terhadap eks Kepala Pengamanan Rutan (KPR), Taufik berdasarkan surat perintah penahanan No 14/VI/2017/Dit Reskrimsus Polda Riau 6 Juni 2017.

"Penahanan dilakukan di Rutan Polda Riau. Tersangka ditahan usai menjalani pemeriksaan tadi sore," kata Kombes Pol. Guntur Aryo Tejo kepada awak media, Selasa (6/6/2017).

Taufik dijadikan tersangka berdasarkan keterangan dua tersangka pegawai Rutan Sialang Bungkuk yakni Ripo dan Kurniawan. Dua tersangka ini telah lebih dulu ditahan sejak dua pekan lalu.

Masih menurut Guntur, tersangka Taufik dikenakan pasal 12 e atau 12 huruf a dan atau Pasal 11 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan korupsi.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya ratusan tahanan Rutan Pekanbaru kabur. Para tahanan dan napi tak tahan dengan kondisi sel yang padat. 

Kondisi tersebut dimanfaatkan pegawai rutan melakukan pungli untuk proses pindah sel. Dalam proses pemindahan para tahanan ke sel yang sedikit lebih longgar, pegawai rutan meminta uang pindah jutaan rupiah. (det/jos)

See Also

KPK Tetapkan Bupati Mesuji Sebagai Tersangka
Bupati Mesuji Ditangkap KPK
KPK Tahan Bupati Mesuji
Dandim 0716/Demak Hadiri Sosialisasi Milenial Road Safety Festival
Polda Metro Jaya Bekuk Guru Penyebar Hoax Surat Suara
PT. NKE Dihukum Denda Rp 85,49 Miliar
Polda Jatim Ingatkan VA Bisa Jadi Tersangka
KPK Tahan 2 Mantan Anggota DPRD Sumatera Utara
Polda Jatim Sebut VA Terima 15 Kali Transfer Uang Dari Muncikari
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Usai Diperiksa Polda Jatim, VA Dan AS Minta Maaf
Polda Jatim Ringkus Muncikari Dua Artis Ibu Kota
Polda Jawa Timur Tetapkan 2 Tersangka Prostitusi Online Artis
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Polres Magelang Kota Dalami Motif Tersangka Perusakan Nisan
Perusak Nisan Di 4 TPU Kota Magelang Ditangkap
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Perusakan Nisan Di TPU Kota Magelang Masih Berlanjut
Polres Magelang Selidiki Perusakan Belasan Nisan Di Pemakaman Umum
Pembelian Alat Sekolah SMK Bernilai Ratusan Miliar Di Dinas Pendidikan Prov Jatim Perlu Diperiksa
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
KPK Tetapkan Dirut PT. Rohde And Schwarz Indonesia Sebagai Tersangka
KPK Akan Segera Periksa Saksi Dan Tersangka Suap KONI
KPK Cekal Robert Tantular Ke Luar Negeri
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.424.111 Since: 07.04.14 | 0.6517 sec