YouTube Facebook Twitter RSS
19 Jan 2019, 0

Hukum

Kapolri Sebut Isu Ulama Di Medsos Ada 3 Yang Benar

Sunday, 04 March 2018 | View : 4977

siarjustisia.com-JAKARTA.

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi (Jend. Pol.) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D. membeberkan hasil penyelidikan terhadap isu penyerangan ulama yang marak di media sosial. Dari 45 isu penyerangan ulama yang terdeteksi ternyata hanya tiga peristiwa yang benar-benar terjadi di lapangan.

Mabes Polri memang membentuk Satgas untuk menyelidiki isu sensitif ini. Irjen Pol. Gatot Eddy Pramono, yang menjabat sebagai Sahlisosek Kapolri, duduk sebagai Kasatgas.

Irjen Pol. Gatot Eddy Pramono dan tim telah bekerja sejak dua pekan lalu dengan turun ke lapangan. Mereka ke Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan sejumlah tempat lain.

“Ada temuan 45 isu penyerangan ulama. Dari 45 itu ternyata hanya tiga yang benar ada peristiwanya. Korbannya adalah ulama atau pengurus Masjid di Jawa Timur satu, di Jawa Barat dua," ungkap mantan Kapolda Papua periode 21 September 2012-16 Juli 2014, Jend. Pol. Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D. dalam acara di Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Tarbiyah-Perti), di SMK Islam Perti, Jalan Tawakal Raya, Jakarta Barat, Sabtu (3/3/2018).

Para pelaku penyerangan tersebut juga sudah ditangkap polisi.

Ternyata, mantan Kapolda Metro Jaya periode 12 Juni 2015-16 Maret 2016, Jend. Pol. Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D. melanjutkan, dari tes kejiwaan menunjukkan pelaku penyerangan memang mengalami gangguan jiwa dan penyerangan itu terjadi secara spontan.

Lalu, masih kata mantan Kapolres Serang Polda Banten tahun 2005 tersebut, Jend. Pol. Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D., temuan kedua, dari pendalaman ditemukan bila isu penyerangan ulama di empat lokasi yakni dua lokasi di Jawa Barat yaitu di Cicalengka dan Ciamis; Kediri, Jawa Timur; dan Balikpapan, Kalimantan Timur ternyata hanyalah rekayasa.

“Kita menyelidiki dan melakukan rekonstruksi ulang, ternyata kejadian itu hanya rekayasa. Keempatnya telah mengakui bahwa kejadian itu rekayasa. Pelaku juga sudah mengaku di publik, di media. Alasan mereka ingin mendapat perhatian karena kekurangan ekonomi,” terang mantan Koorsespri Kapolda Metro Jaya periode 2002-2003, Jend. Pol. Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D.

Temuan ketiga adalah penyerangan memang terjadi tetapi itu terhadap masyarakat umum. Namun di medsos dipelintir disebut sebagai penyerangan terhadap ulama.

"Intinya tidak ada penyerangan terhadap ulama secara masif dan terstruktur. Itu tidak pernah terjadi di lapangan. Namun, ada pihak yang menciptakan isu itu seolah terencana dan mengkambinghitamkan kelompok tertentu,” tambah mantan Kasat Serse Keamanan Negara Reserse Polda Metro Jaya periode 2003-2005.

Polisi juga telah menemukan titik terang siapa yang menyebarkan isu penyerangan ulama. Mereka adalah kelompok MCA (Muslim Cyber Army) dan kelompok eks Saracen yang juga telah dibekuk polisi.

“Nanti Senin (5/3/2018) Irjen Gatot akan merilis secara resmi bersama timnya," pungkas mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) periode 16 Maret 2016-13 Juli 2016, Jend. Pol. Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D. (bs)

See Also

Polda Metro Jaya Bekuk Guru Penyebar Hoax Surat Suara
PT. NKE Dihukum Denda Rp 85,49 Miliar
Polda Jatim Ingatkan VA Bisa Jadi Tersangka
KPK Tahan 2 Mantan Anggota DPRD Sumatera Utara
Polda Jatim Sebut VA Terima 15 Kali Transfer Uang Dari Muncikari
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Usai Diperiksa Polda Jatim, VA Dan AS Minta Maaf
Polda Jatim Ringkus Muncikari Dua Artis Ibu Kota
Polda Jawa Timur Tetapkan 2 Tersangka Prostitusi Online Artis
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Polres Magelang Kota Dalami Motif Tersangka Perusakan Nisan
Perusak Nisan Di 4 TPU Kota Magelang Ditangkap
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Perusakan Nisan Di TPU Kota Magelang Masih Berlanjut
Polres Magelang Selidiki Perusakan Belasan Nisan Di Pemakaman Umum
Pembelian Alat Sekolah SMK Bernilai Ratusan Miliar Di Dinas Pendidikan Prov Jatim Perlu Diperiksa
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
KPK Tetapkan Dirut PT. Rohde And Schwarz Indonesia Sebagai Tersangka
KPK Akan Segera Periksa Saksi Dan Tersangka Suap KONI
KPK Cekal Robert Tantular Ke Luar Negeri
Artis Kembali Ditangkap Terkait Kasus Narkoba
Tim Resmob Dan Tarsius Bitung Lumpuhkan Pencuri Kambuhan
Polres Metro Jakarta Selatan Gali Motif Pembunuh Perempuan Muda Di Kebagusan City
Polres Metro Jakarta Selatan Tangkap Pembunuh Perempuan Muda Di Kebagusan City
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.252.845 Since: 07.04.14 | 0.6036 sec