YouTube Facebook Twitter RSS
19 May 2019, 0

Hukum

Kapolri Sebut Isu Ulama Di Medsos Ada 3 Yang Benar

Sunday, 04 March 2018 | View : 5045

siarjustisia.com-JAKARTA.

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi (Jend. Pol.) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D. membeberkan hasil penyelidikan terhadap isu penyerangan ulama yang marak di media sosial. Dari 45 isu penyerangan ulama yang terdeteksi ternyata hanya tiga peristiwa yang benar-benar terjadi di lapangan.

Mabes Polri memang membentuk Satgas untuk menyelidiki isu sensitif ini. Irjen Pol. Gatot Eddy Pramono, yang menjabat sebagai Sahlisosek Kapolri, duduk sebagai Kasatgas.

Irjen Pol. Gatot Eddy Pramono dan tim telah bekerja sejak dua pekan lalu dengan turun ke lapangan. Mereka ke Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan sejumlah tempat lain.

“Ada temuan 45 isu penyerangan ulama. Dari 45 itu ternyata hanya tiga yang benar ada peristiwanya. Korbannya adalah ulama atau pengurus Masjid di Jawa Timur satu, di Jawa Barat dua," ungkap mantan Kapolda Papua periode 21 September 2012-16 Juli 2014, Jend. Pol. Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D. dalam acara di Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Tarbiyah-Perti), di SMK Islam Perti, Jalan Tawakal Raya, Jakarta Barat, Sabtu (3/3/2018).

Para pelaku penyerangan tersebut juga sudah ditangkap polisi.

Ternyata, mantan Kapolda Metro Jaya periode 12 Juni 2015-16 Maret 2016, Jend. Pol. Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D. melanjutkan, dari tes kejiwaan menunjukkan pelaku penyerangan memang mengalami gangguan jiwa dan penyerangan itu terjadi secara spontan.

Lalu, masih kata mantan Kapolres Serang Polda Banten tahun 2005 tersebut, Jend. Pol. Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D., temuan kedua, dari pendalaman ditemukan bila isu penyerangan ulama di empat lokasi yakni dua lokasi di Jawa Barat yaitu di Cicalengka dan Ciamis; Kediri, Jawa Timur; dan Balikpapan, Kalimantan Timur ternyata hanyalah rekayasa.

“Kita menyelidiki dan melakukan rekonstruksi ulang, ternyata kejadian itu hanya rekayasa. Keempatnya telah mengakui bahwa kejadian itu rekayasa. Pelaku juga sudah mengaku di publik, di media. Alasan mereka ingin mendapat perhatian karena kekurangan ekonomi,” terang mantan Koorsespri Kapolda Metro Jaya periode 2002-2003, Jend. Pol. Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D.

Temuan ketiga adalah penyerangan memang terjadi tetapi itu terhadap masyarakat umum. Namun di medsos dipelintir disebut sebagai penyerangan terhadap ulama.

"Intinya tidak ada penyerangan terhadap ulama secara masif dan terstruktur. Itu tidak pernah terjadi di lapangan. Namun, ada pihak yang menciptakan isu itu seolah terencana dan mengkambinghitamkan kelompok tertentu,” tambah mantan Kasat Serse Keamanan Negara Reserse Polda Metro Jaya periode 2003-2005.

Polisi juga telah menemukan titik terang siapa yang menyebarkan isu penyerangan ulama. Mereka adalah kelompok MCA (Muslim Cyber Army) dan kelompok eks Saracen yang juga telah dibekuk polisi.

“Nanti Senin (5/3/2018) Irjen Gatot akan merilis secara resmi bersama timnya," pungkas mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) periode 16 Maret 2016-13 Juli 2016, Jend. Pol. Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D. (bs)

See Also

Densus 88 Antiteror Tangkap 29 Terduga Teroris Berencana Ledakkan Bom
Sepanjang Tahun 2019, Polri Tangkap 68 Terduga Teroris Jaringan JAD
KPK Geledah Kantor Ditjen PSDKP
KPK Geledah Kantor PT. Daya Radar Utama
KPK Lelang Rumah Mewah Mantan Ketua DPRD Dan Bupati Bangkalan
Dukun Cabul Di Garut Diancam 15 Tahun Bui
Kalapas Dan 13 Petugas Lapas Nusakambangan Dicopot
Ketua Umum AKKMI Pertanyakan KSOP Mengutip PNBP
Keberadaan Lembaga KSOP Dinilai Masih Perlu Payung Hukum
AKKMI Soroti Legalitas Kantor Syahbandar Dan Otoritas Pelabuhan
AKKMI Dan APDHI Selenggarakan Seminar Nasional Pertanyakan Keamanan & Keselamatan Pelayaran
Syahbandar Miliki Peran Penting Dalam Mendukung Keamanan Dan Keselamatan Pelayaran
Pembentukan Syahbandar Utama & KSOP Disoroti
Legalitas KSOP Di Seluruh Pelabuhan Dipertanyakan
KPK Panggil Setya Novanto Sebagai Saksi
KPK Periksa Staf Khusus Menteri Agama
KPK Periksa Direktur SDM Adhi Karya
KPK Tetapkan Mantan Sekda Malang Sebagai Tersangka
Mantan Sekda Malang Ditahan KPK
Peras Mantan Petinggi Polri, Hukuman Sisca Dewi Diperberat
KPK Periksa GM Adhi Karya
KPK Tetapkan Direktur PT. Krakatau Steel Tersangka Suap
KPK Amankan 6 Orang Dalam OTT Krakatau Steel
KPK OTT Direktur Produksi Dan Teknologi PT. Krakatau Steel
KPK Tetapkan Bupati Mesuji Sebagai Tersangka
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.815.124 Since: 07.04.14 | 0.5741 sec