YouTube Facebook Twitter RSS
19 Oct 2018, 0

Hukum

Kapolri Sebut Isu Ulama Di Medsos Ada 3 Yang Benar

Sunday, 04 March 2018 | View : 4921

siarjustisia.com-JAKARTA.

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi (Jend. Pol.) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D. membeberkan hasil penyelidikan terhadap isu penyerangan ulama yang marak di media sosial. Dari 45 isu penyerangan ulama yang terdeteksi ternyata hanya tiga peristiwa yang benar-benar terjadi di lapangan.

Mabes Polri memang membentuk Satgas untuk menyelidiki isu sensitif ini. Irjen Pol. Gatot Eddy Pramono, yang menjabat sebagai Sahlisosek Kapolri, duduk sebagai Kasatgas.

Irjen Pol. Gatot Eddy Pramono dan tim telah bekerja sejak dua pekan lalu dengan turun ke lapangan. Mereka ke Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan sejumlah tempat lain.

“Ada temuan 45 isu penyerangan ulama. Dari 45 itu ternyata hanya tiga yang benar ada peristiwanya. Korbannya adalah ulama atau pengurus Masjid di Jawa Timur satu, di Jawa Barat dua," ungkap mantan Kapolda Papua periode 21 September 2012-16 Juli 2014, Jend. Pol. Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D. dalam acara di Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Tarbiyah-Perti), di SMK Islam Perti, Jalan Tawakal Raya, Jakarta Barat, Sabtu (3/3/2018).

Para pelaku penyerangan tersebut juga sudah ditangkap polisi.

Ternyata, mantan Kapolda Metro Jaya periode 12 Juni 2015-16 Maret 2016, Jend. Pol. Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D. melanjutkan, dari tes kejiwaan menunjukkan pelaku penyerangan memang mengalami gangguan jiwa dan penyerangan itu terjadi secara spontan.

Lalu, masih kata mantan Kapolres Serang Polda Banten tahun 2005 tersebut, Jend. Pol. Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D., temuan kedua, dari pendalaman ditemukan bila isu penyerangan ulama di empat lokasi yakni dua lokasi di Jawa Barat yaitu di Cicalengka dan Ciamis; Kediri, Jawa Timur; dan Balikpapan, Kalimantan Timur ternyata hanyalah rekayasa.

“Kita menyelidiki dan melakukan rekonstruksi ulang, ternyata kejadian itu hanya rekayasa. Keempatnya telah mengakui bahwa kejadian itu rekayasa. Pelaku juga sudah mengaku di publik, di media. Alasan mereka ingin mendapat perhatian karena kekurangan ekonomi,” terang mantan Koorsespri Kapolda Metro Jaya periode 2002-2003, Jend. Pol. Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D.

Temuan ketiga adalah penyerangan memang terjadi tetapi itu terhadap masyarakat umum. Namun di medsos dipelintir disebut sebagai penyerangan terhadap ulama.

"Intinya tidak ada penyerangan terhadap ulama secara masif dan terstruktur. Itu tidak pernah terjadi di lapangan. Namun, ada pihak yang menciptakan isu itu seolah terencana dan mengkambinghitamkan kelompok tertentu,” tambah mantan Kasat Serse Keamanan Negara Reserse Polda Metro Jaya periode 2003-2005.

Polisi juga telah menemukan titik terang siapa yang menyebarkan isu penyerangan ulama. Mereka adalah kelompok MCA (Muslim Cyber Army) dan kelompok eks Saracen yang juga telah dibekuk polisi.

“Nanti Senin (5/3/2018) Irjen Gatot akan merilis secara resmi bersama timnya," pungkas mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) periode 16 Maret 2016-13 Juli 2016, Jend. Pol. Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D. (bs)

See Also

Polisi Limpahkan Berkas Perkara Mantan Wali Kota Depok Ke Kejaksaan
Rekayasa Lalin Di KPU Saat Pengundian Nomor Urut Capres Cawapres
KPK Perpanjang Masa Penahanan Idrus Marham
Kombes Pol. Panca Putra Simanjuntak Jadi Direktur Penyidikan KPK
Kapolda Jambi Bongkar Peredaran Narkoba Dari Aceh Ke Kota-kota Di Sumatera Dan Jawa
Kasus Korupsi Massal DPRD Sumut, KPK Sita Lagi Uang Suap
KPK Periksa Dirjen Minerba
KPK Cegah Bos Borneo Lumbung Energi Ke Luar Negeri
Tim Resmob Polda Kalbar Ringkus Preman Penganiaya Penjaga Toko Arloji
Kongres Advokat Indonesia Tuntut Bebaskan Julius Lobiua
Masyarakat Pulau Pari Kembali Unjuk Rasa PN Jakarta Utara
Densus 88 Antiteror Tahan Satu Keluarga Di Sleman
Penjambret Yang Tewaskan Penumpang Ojol Di Cempaka Putih Terciduk
KPK Geledah Rumah Dinas Gubernur Aceh
Polres Jaktim Terus Buru Penjambret Tewaskan Penumpang Ojol Di Cempaka Putih
Kronologi OTT Gubernur Aceh Dan Bupati Bener Meriah
Gubernur Aceh Ditahan KPK
Gubernur Aceh Jadi Tersangka
KPK Tetapkan Gubernur Aceh Dan Bupati Bener Meriah Sebagai Tersangka
Keppres Pilkada Serentak 27 Juni 2018 Sebagai Hari Libur Nasional
Polda Metro Jaya Kerahkan 41.000 Personel Amankan Pilkada
Jennifer Dunn Divonis 4 Tahun Penjara
Jaksa KPK Tuntut Rita Widyasari Dihukum 15 Tahun Penjara
Densus 88 Antiteror Sergap Terduga Teroris JAD Di Cirebon
Densus 88 Antiteror Lumpuhkan Dua Terduga Teroris Di Depok
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.783.770 Since: 07.04.14 | 0.5984 sec