YouTube Facebook Twitter RSS
19 Feb 2019, 0

Hukum

Polsek Pelabuhan Tanjung Mas Gagalkan Keberangkatan TKI Ilegal Asal Bima

siarjustisia.com-SEMARANG.

Petugas Polsek Pelabuhan Tanjung Mas Semarang berhasil mengamankan 37 warga Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Ke-37 warga Bima ini diamankan saat akan memasuki terminal penumpang pelabuhan.

Senin (5/3/2018), dari ke-37 orang yang diamankan, tiga diantaranya adalah balita yang sengaja dibawa orang tuanya untuk menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Negeri Jiran, Malaysia.

Para calon TKI ini mengaku nekat pergi ke Malaysia setelah mengetahui salah seorang tetangganya sukses menjadi TKI. Alasan ini yang membuat warga Kecamatan Bolo, Bima, Provinsi NTB tersebut berangkat untuk mengadu nasib ke negeri tetangga.

"Saya ingin mengikuti jejak tetangga saya, karena saya melihat dia itu sukses setelah menjadi TKI di Malaysia," kata Diah Safitri warga Bima yang juga merupakan TKI ilegal.

Dari mereka, polisi hanya menemukan dokumen paspor dan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Polisi berencana akan mendalami kasus ini dan membawa 37 calon TKI ilegal ini ke Polda Jawa Tengah.

Seperti diketahui berbagai masalah masih membelit Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang merantau ke negeri orang. Mulai dari terjebak dalam kejahatan perdagangan orang (human trafficking) hingga masalah pengupahan. Tak hanya masalah perdagangan orang, banyak migran atau TKI yang memperoleh upah jauh di bawah ketentuan minimal yang seharusnya mereka terima.

Sebagai informasi, data Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) memperlihatkan terjadi peningkatan kasus yang dialami pekerja migran di Malaysia bila dibandingkan antara tahun 2016 dengan 2017.

Data lainnya menunjukkan meskipun kasus pekerja migran mengalami penurunan dari 2016 ke 2017, namun jumlah kasus yang dialami pekerja migran tetap tinggi. Terlebih data BNP2TKI menunjukkan terjadi peningkatan kasus pekerja migran yang tidak berdokumen (254 orang), kasus over charging (33 orang) dan kasus overstay (33 orang).

Sedangkan data kasus yang masuk ke SBMI menunjukkan sepanjang tahun 2016-2017 terjadi peningkatan kasus pelanggaran kontraktual sebanyak 1501 kasus. Selain kasus kontraktual, tidak sedikit pekerja migran mengalami kasus penganiayaan, trafficking dan sakit.

Selain data dari SBMI, data monitoring media yang dilakukan JBM juga menunjukkan selama tahun 2017 kasus terbanyak yang dialami pekerja migran adalah kasus pekerja migran tidak berdokumen (6.300 kasus), kasus perdagangan orang (1.083 orang) dan kasus pekerja migran yang meninggal dunia (217 orang). (mer/lip)

See Also

KPK Tetapkan Bupati Mesuji Sebagai Tersangka
Bupati Mesuji Ditangkap KPK
KPK Tahan Bupati Mesuji
Dandim 0716/Demak Hadiri Sosialisasi Milenial Road Safety Festival
Polda Metro Jaya Bekuk Guru Penyebar Hoax Surat Suara
PT. NKE Dihukum Denda Rp 85,49 Miliar
Polda Jatim Ingatkan VA Bisa Jadi Tersangka
KPK Tahan 2 Mantan Anggota DPRD Sumatera Utara
Polda Jatim Sebut VA Terima 15 Kali Transfer Uang Dari Muncikari
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Usai Diperiksa Polda Jatim, VA Dan AS Minta Maaf
Polda Jatim Ringkus Muncikari Dua Artis Ibu Kota
Polda Jawa Timur Tetapkan 2 Tersangka Prostitusi Online Artis
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Polres Magelang Kota Dalami Motif Tersangka Perusakan Nisan
Perusak Nisan Di 4 TPU Kota Magelang Ditangkap
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Perusakan Nisan Di TPU Kota Magelang Masih Berlanjut
Polres Magelang Selidiki Perusakan Belasan Nisan Di Pemakaman Umum
Pembelian Alat Sekolah SMK Bernilai Ratusan Miliar Di Dinas Pendidikan Prov Jatim Perlu Diperiksa
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
KPK Tetapkan Dirut PT. Rohde And Schwarz Indonesia Sebagai Tersangka
KPK Akan Segera Periksa Saksi Dan Tersangka Suap KONI
KPK Cekal Robert Tantular Ke Luar Negeri
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.410.814 Since: 07.04.14 | 0.6355 sec