YouTube Facebook Twitter RSS
25 Jun 2018, 0

Hukum

Polsek Pelabuhan Tanjung Mas Gagalkan Keberangkatan TKI Ilegal Asal Bima

siarjustisia.com-SEMARANG.

Petugas Polsek Pelabuhan Tanjung Mas Semarang berhasil mengamankan 37 warga Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Ke-37 warga Bima ini diamankan saat akan memasuki terminal penumpang pelabuhan.

Senin (5/3/2018), dari ke-37 orang yang diamankan, tiga diantaranya adalah balita yang sengaja dibawa orang tuanya untuk menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Negeri Jiran, Malaysia.

Para calon TKI ini mengaku nekat pergi ke Malaysia setelah mengetahui salah seorang tetangganya sukses menjadi TKI. Alasan ini yang membuat warga Kecamatan Bolo, Bima, Provinsi NTB tersebut berangkat untuk mengadu nasib ke negeri tetangga.

"Saya ingin mengikuti jejak tetangga saya, karena saya melihat dia itu sukses setelah menjadi TKI di Malaysia," kata Diah Safitri warga Bima yang juga merupakan TKI ilegal.

Dari mereka, polisi hanya menemukan dokumen paspor dan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Polisi berencana akan mendalami kasus ini dan membawa 37 calon TKI ilegal ini ke Polda Jawa Tengah.

Seperti diketahui berbagai masalah masih membelit Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang merantau ke negeri orang. Mulai dari terjebak dalam kejahatan perdagangan orang (human trafficking) hingga masalah pengupahan. Tak hanya masalah perdagangan orang, banyak migran atau TKI yang memperoleh upah jauh di bawah ketentuan minimal yang seharusnya mereka terima.

Sebagai informasi, data Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) memperlihatkan terjadi peningkatan kasus yang dialami pekerja migran di Malaysia bila dibandingkan antara tahun 2016 dengan 2017.

Data lainnya menunjukkan meskipun kasus pekerja migran mengalami penurunan dari 2016 ke 2017, namun jumlah kasus yang dialami pekerja migran tetap tinggi. Terlebih data BNP2TKI menunjukkan terjadi peningkatan kasus pekerja migran yang tidak berdokumen (254 orang), kasus over charging (33 orang) dan kasus overstay (33 orang).

Sedangkan data kasus yang masuk ke SBMI menunjukkan sepanjang tahun 2016-2017 terjadi peningkatan kasus pelanggaran kontraktual sebanyak 1501 kasus. Selain kasus kontraktual, tidak sedikit pekerja migran mengalami kasus penganiayaan, trafficking dan sakit.

Selain data dari SBMI, data monitoring media yang dilakukan JBM juga menunjukkan selama tahun 2017 kasus terbanyak yang dialami pekerja migran adalah kasus pekerja migran tidak berdokumen (6.300 kasus), kasus perdagangan orang (1.083 orang) dan kasus pekerja migran yang meninggal dunia (217 orang). (mer/lip)

See Also

Densus 88 Antiteror Sergap Terduga Teroris JAD Di Cirebon
Densus 88 Antiteror Lumpuhkan Dua Terduga Teroris Di Depok
Anggota DPRD Kota Bogor Diamankan Polresta Bogor Kota
Polisi Siaga Jaga Sidang Vonis Aman Abdurrahman
Aman Abdurrahman Divonis Hukuman Mati
Polres Manggarai Barat Bekuk Pemerkosa 2 Turis Mancanegara
Babinsa Kodim 0716/Demak Evakuasi Sosok Mayat Berhelm Yang Gantung Diri
Kapolres Bogor Larang Anggotanya Ambil Jatah Libur
Dana BOS Malah Dipakai Beli Buku Yang Jauh Lebih Mahal Daripada Buku Resmi
6 Saksi Penting Kasus BLBI Kembali Dicekal
Buku Penerbit Yang Di Black List Pemerintah Malah Dibagikan Ke Sekolah-sekolah Di Jombang
Dua Bos First Travel Dituntut 20 Tahun Penjara
Mabes Polri Sebut Operasi Keselamatan Lalulintas Berhasil
4 Pegawai Bank Jatim Sudah Jadi Terdakwa
Dokter Bimanesh Sutarjo Bantah Kesaksian Kepala IGD RS Permata Hijau
BPOM Minta Importir Tarik Sarden Kaleng Terindikasi Mengandung Cacing
Ketua RT Yang Telanjangi Dua Sejoli Dituntut 7 Tahun Penjara
KPK Geledah Rumah Wali Kota Malang
Peran Pelaku Skimming ATM Bank
Cara Sindikat Skimming ATM Bank Jalankan Aksinya
Pembobol Skimming ATM Bank Sudah Bobol 64 Bank Di Dunia
Polda Metro Jaya Bekuk 5 Pembobol Skimming ATM Bank
BNN Sita Sabu 51.4 Kg Dari Bandar Narkoba Di Ancol
BNN Telusuri TPPU Bandar Sabu 51,4 Kg
JD Resmi Jadi Penghuni Rutan
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.174.089 Since: 07.04.14 | 0.5886 sec