YouTube Facebook Twitter RSS
24 Jun 2018, 0

Hukum

KPK Hibahkan Aset Rampasan Muhammad Nazaruddin Kepada Polri

Wednesday, 07 March 2018 | View : 55

siarjustisia.com-JAKARTA.

Lembaga antirasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menghibahkan sejumlah aset hasil rampasan dari perkara korupsi yang telah berkekuatan hukum tetap atau inkracht. Kali ini, KPK menghibahkan dua bidang tanah dan bangunan hasil rampasan dari mantan Bendahara Umum (Bendum) Partai Demokrat (PD), Muhammad Nazaruddin kepada Mabes Polri.

Dua bidang tanah dan bangunan yang berada di Jalan Wijaya, Graha Puri Blok C Nomor 15, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan dengan nilai sekitar Rp 12,4 miliar ini rencananya bakal dimanfaatkan oleh Bareskrim Polri.

"(Bangunan itu) diserahkan dan akan digunakan oleh Bareskrim Polri untuk mendukung pelaksanaan tugas penegakan hukum," kata Jubir KPK, Febri Diansyah di Gedung KPK, Jl. Kuningan Persada Kavling K4, RT01/RW06, Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (7/3/2018).

Selain aset hasil rampasan Muhammad Nazaruddin, KPK juga bakal menghibahkan satu unit mobil Kijang Innova tahun 2010 hasil rampasan dari perkara mantan Bupati Bangkalan, RKH Fuad Amin Imron kepada Polri. Rencananya mobil tersebut akan dipergunakan oleh Polres Tana Toraja‎, Sulawesi Selatan.

Febri Diansyah mengatakan, aset-aset milik koruptor ini bakal diserahkan KPK kepada Polri saat acara Rapat Kerja Tekhnis (Rakernis) Bareskrim Mabes Polri 2018, di Hotel Mercure Convention Centre Ancol, Jl. Pantai Indah Ancol, RW10, Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, pada Kamis (8/3/2018) besok.

"Direncanakan ada pimpinan (KPK) besok yang akan hadir dalam penyerahan," tutur Febri Diansyah.

Dikatakan, hibah aset hasil rampasan dari koruptor yang telah menjadi milik negara ini sesuai keputusan Menteri Keuangan. Sebelumnya, KPK juga telah menghibahkan sejumlah aset yang merupakan rampasan dari perkara korupsi ke sejumlah lembaga negara.

Pada Agustus 2017, KPK menyerahkan barang rampasan perkara Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Muhammad Nazaruddin berupa tanah dan bangunan di Jalan Warung Buncit Raya Nomor 21 dan 26, Pancoran, Jakarta Selatan, senilai Rp 24,5 miliar kepada Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). KPK juga menghibahkan sejumlah aset berupa bidang tanah hasil rampasan dari perkara mantan Bupati Karawang Ade Swara dan istrinya Nurlatifah. Aset sitaan dari TPPU pasangan suami istri itu diserahkan ke Badan Pusat Statistik (BPS). (bs)

See Also

Densus 88 Antiteror Sergap Terduga Teroris JAD Di Cirebon
Densus 88 Antiteror Lumpuhkan Dua Terduga Teroris Di Depok
Anggota DPRD Kota Bogor Diamankan Polresta Bogor Kota
Polisi Siaga Jaga Sidang Vonis Aman Abdurrahman
Aman Abdurrahman Divonis Hukuman Mati
Polres Manggarai Barat Bekuk Pemerkosa 2 Turis Mancanegara
Babinsa Kodim 0716/Demak Evakuasi Sosok Mayat Berhelm Yang Gantung Diri
Kapolres Bogor Larang Anggotanya Ambil Jatah Libur
Dana BOS Malah Dipakai Beli Buku Yang Jauh Lebih Mahal Daripada Buku Resmi
6 Saksi Penting Kasus BLBI Kembali Dicekal
Buku Penerbit Yang Di Black List Pemerintah Malah Dibagikan Ke Sekolah-sekolah Di Jombang
Dua Bos First Travel Dituntut 20 Tahun Penjara
Mabes Polri Sebut Operasi Keselamatan Lalulintas Berhasil
4 Pegawai Bank Jatim Sudah Jadi Terdakwa
Dokter Bimanesh Sutarjo Bantah Kesaksian Kepala IGD RS Permata Hijau
BPOM Minta Importir Tarik Sarden Kaleng Terindikasi Mengandung Cacing
Ketua RT Yang Telanjangi Dua Sejoli Dituntut 7 Tahun Penjara
KPK Geledah Rumah Wali Kota Malang
Peran Pelaku Skimming ATM Bank
Cara Sindikat Skimming ATM Bank Jalankan Aksinya
Pembobol Skimming ATM Bank Sudah Bobol 64 Bank Di Dunia
Polda Metro Jaya Bekuk 5 Pembobol Skimming ATM Bank
BNN Sita Sabu 51.4 Kg Dari Bandar Narkoba Di Ancol
BNN Telusuri TPPU Bandar Sabu 51,4 Kg
JD Resmi Jadi Penghuni Rutan
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.171.783 Since: 07.04.14 | 0.6185 sec