YouTube Facebook Twitter RSS
21 Sep 2018, 0

Hukum

KPK Hibahkan Aset Rampasan Muhammad Nazaruddin Kepada Polri

Wednesday, 07 March 2018 | View : 86

siarjustisia.com-JAKARTA.

Lembaga antirasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menghibahkan sejumlah aset hasil rampasan dari perkara korupsi yang telah berkekuatan hukum tetap atau inkracht. Kali ini, KPK menghibahkan dua bidang tanah dan bangunan hasil rampasan dari mantan Bendahara Umum (Bendum) Partai Demokrat (PD), Muhammad Nazaruddin kepada Mabes Polri.

Dua bidang tanah dan bangunan yang berada di Jalan Wijaya, Graha Puri Blok C Nomor 15, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan dengan nilai sekitar Rp 12,4 miliar ini rencananya bakal dimanfaatkan oleh Bareskrim Polri.

"(Bangunan itu) diserahkan dan akan digunakan oleh Bareskrim Polri untuk mendukung pelaksanaan tugas penegakan hukum," kata Jubir KPK, Febri Diansyah di Gedung KPK, Jl. Kuningan Persada Kavling K4, RT01/RW06, Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (7/3/2018).

Selain aset hasil rampasan Muhammad Nazaruddin, KPK juga bakal menghibahkan satu unit mobil Kijang Innova tahun 2010 hasil rampasan dari perkara mantan Bupati Bangkalan, RKH Fuad Amin Imron kepada Polri. Rencananya mobil tersebut akan dipergunakan oleh Polres Tana Toraja‎, Sulawesi Selatan.

Febri Diansyah mengatakan, aset-aset milik koruptor ini bakal diserahkan KPK kepada Polri saat acara Rapat Kerja Tekhnis (Rakernis) Bareskrim Mabes Polri 2018, di Hotel Mercure Convention Centre Ancol, Jl. Pantai Indah Ancol, RW10, Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, pada Kamis (8/3/2018) besok.

"Direncanakan ada pimpinan (KPK) besok yang akan hadir dalam penyerahan," tutur Febri Diansyah.

Dikatakan, hibah aset hasil rampasan dari koruptor yang telah menjadi milik negara ini sesuai keputusan Menteri Keuangan. Sebelumnya, KPK juga telah menghibahkan sejumlah aset yang merupakan rampasan dari perkara korupsi ke sejumlah lembaga negara.

Pada Agustus 2017, KPK menyerahkan barang rampasan perkara Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Muhammad Nazaruddin berupa tanah dan bangunan di Jalan Warung Buncit Raya Nomor 21 dan 26, Pancoran, Jakarta Selatan, senilai Rp 24,5 miliar kepada Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). KPK juga menghibahkan sejumlah aset berupa bidang tanah hasil rampasan dari perkara mantan Bupati Karawang Ade Swara dan istrinya Nurlatifah. Aset sitaan dari TPPU pasangan suami istri itu diserahkan ke Badan Pusat Statistik (BPS). (bs)

See Also

KPK Perpanjang Masa Penahanan Idrus Marham
Kombes Pol. Panca Putra Simanjuntak Jadi Direktur Penyidikan KPK
Kapolda Jambi Bongkar Peredaran Narkoba Dari Aceh Ke Kota-kota Di Sumatera Dan Jawa
Kasus Korupsi Massal DPRD Sumut, KPK Sita Lagi Uang Suap
KPK Periksa Dirjen Minerba
KPK Cegah Bos Borneo Lumbung Energi Ke Luar Negeri
Tim Resmob Polda Kalbar Ringkus Preman Penganiaya Penjaga Toko Arloji
Kongres Advokat Indonesia Tuntut Bebaskan Julius Lobiua
Masyarakat Pulau Pari Kembali Unjuk Rasa PN Jakarta Utara
Densus 88 Antiteror Tahan Satu Keluarga Di Sleman
Penjambret Yang Tewaskan Penumpang Ojol Di Cempaka Putih Terciduk
KPK Geledah Rumah Dinas Gubernur Aceh
Polres Jaktim Terus Buru Penjambret Tewaskan Penumpang Ojol Di Cempaka Putih
Kronologi OTT Gubernur Aceh Dan Bupati Bener Meriah
Gubernur Aceh Ditahan KPK
Gubernur Aceh Jadi Tersangka
KPK Tetapkan Gubernur Aceh Dan Bupati Bener Meriah Sebagai Tersangka
Keppres Pilkada Serentak 27 Juni 2018 Sebagai Hari Libur Nasional
Polda Metro Jaya Kerahkan 41.000 Personel Amankan Pilkada
Jennifer Dunn Divonis 4 Tahun Penjara
Jaksa KPK Tuntut Rita Widyasari Dihukum 15 Tahun Penjara
Densus 88 Antiteror Sergap Terduga Teroris JAD Di Cirebon
Densus 88 Antiteror Lumpuhkan Dua Terduga Teroris Di Depok
Anggota DPRD Kota Bogor Diamankan Polresta Bogor Kota
Polisi Siaga Jaga Sidang Vonis Aman Abdurrahman
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.614.297 Since: 07.04.14 | 0.6199 sec