YouTube Facebook Twitter RSS
17 Oct 2018, 0

Hot News

Pendiri Matahari Group Ditemukan Meninggal Di Sungai Ciliwung

Saturday, 10 March 2018 | View : 151

siarjustisia.com-BOGOR.

Pengusaha sekaligus pendiri Matahari Group Hari Darmawan (77 tahun) ditemukan meninggal di Sungai Ciliwung, Cisarua, Bogor, Provinsi Jawa Barat (Jabar) pada Sabtu (10/3/2018) sekitar pukul 06.30 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media, Hari Darmawan tengah berada di vilanya di Cisarua. Namun sekitar pukul 21.30 WIB Jumat (9/3/2018), Hari Darmawan tidak berada di tempat.

Pada Sabtu (10/3/2018), Tim SAR dibantu warga sekitar menemukan Hari Darmawan dalam kondisi tak bernyawa di sungai di dekat Hotel Lokawiratama, Cisarua, kawasan Puncak.

Belum diketahui penyebab tewasnya pendiri Matahari Group tersebut.

Kasubag Humas Polres Bogor, AKP Ita Puspitalena dalam keteranganya menuturkan, Hari dinyatakan hilang pada Jumat (9/3/2018) malam. "Sebelumnya Jumat malam, Pak Hari Darmawan mengatakan mau ke vila yang di dekat sungai, tetapi setelah stafnya pergi mengambil minum dan kembali tiba-tiba Bapak Hari Darmawan sudah tidak ada," kata AKP Ita Puspitalena, Sabtu (10/3/2018).

Mendengar kabar itu, dilakukan pengecekan ke lokasi. Sejumlah karyawan dan tim SAR rafting TWM melakukan penyisiran sungai menggunakan perahu karet. Akhirnya, jenazah Hari Darmawan ditemukan di Sungai Ciliwung dengan jarak sekitar 100 meter dari lokasi diduga hilangnya korban.

"Sekitar jam 06.30 WIB Sabtu, tim menyisir kali. Saat berada di kali antara Lokawiratama, Desa Leuwimalang dan Desa Jogjogan, tim melihat sesosok mayat dalam keadaan tengkurap dan tersangkut batu. Selanjutnya jenazah diamankan dan dibawa ke kediamannya di daerah Cilember, Kecamatan Cisarua," kata AKP Ita Puspitalena.

Untuk kepentingan medis, tambah dia, jenazah dibawa ke RSUD Ciawi untuk diautopsi.

Polisi saat ini masih memeriksa beberapa saksi dan mengumpulkan bukti-bukti di lokasi kejadian.

Humas Taman Wisata Matahari, Teja Purwadi membenarkan kabar duka tersebut. "Iya, kabar meninggal (Hari Darmawan) itu benar. Saya mendapat kabar meninggalnya pagi tadi," kata Teja Purwadi, saat dikonfirmasi Sabtu (10/3/2018).

Meski demikian, Teja Purwadi tidak dapat memberikan keterangan lebih lanjut. Dia hanya mengungkapkan, saat ini, jenazah Hari masih di RSUD Ciawi, Bogor. "Terkait kematian atau lainnya saya tidak bisa jawab, mungkin itu dari keluarga saja. Yang jelas kabar itu benar dan sekarang ada di RSUD Ciawi," tandasnya.

Hari Darmawan dikenal sebagai pendiri Matahari Departement Store, perusahaan ritel dengan jaringan yang tersebar di seluruh Indonesia.

Hari Darmawan memulai usahanya sejak saat usia 19 tahun, tak lama setelah ia menikah dengan Anna Janti. Saat itu, Hari Darmawan diberi toko kecil bernama “Micky Mouse” di Pasar Baru, Jakarta Pusat oleh mertuanya. Toko itu terinspirasi nama tokoh komik di Disney Amerika. Toko Mickey Mouse menjual baju impor dan serta baju buatan istrinya yang kemudian diberi merk MM Fashion.

Pada tahun 1968, salah satu kompetitornya toko baju De Zion bangkrut. Peluang ini diambil Hari Darmawan dengan membeli toko tersebut. Ia mengubah nama toko De Zion yang artinya 'Matahari' menjadi Toko Matahari.

Delapan tahun kemudian, Hari Darmawan mulai membuka cabang tokonya di luar Jakarta yang diberi nama Sinar Matahari. Di tokonya tersebut, ia menjual beraneka ragam produk dari pakaian, alat elektronik, perhiasan, sepatu, kosmetik peralatan tulis hingga obat-obatan.

Matahari Department Store milik Hari Darmawan berkembang sebagai toko serba ada modern dan nyaris tanpa saingan pada tahun 1990-an. Masa itu dikenal sebagai masa keemasan dari Matahari Department Store. Pada tahun 1991, Hari Darmawan berekspansi dengan membuka Supermarket Super Bazaar. Supermarket ini kemudian berganti nama menjadi Matahari Supermarket.

Hari Darmawan kemudian bekerja sama dengan Leisure & Allied Industries dari Australia membuka wahana bermain Timezone pada tahun 1994.

Tahun 1996 saat Matahari Department Store berada di puncak popularitas, Hari Darmawan menjual sebagian besar saham Matahari Department Store ke Lippo Group.

Saat ini Matahari Department Store berada di bawah naungan Lippo Group.

Pria kelahiran 27 Mei 1940 di Makassar ini juga dikenal sebagai pemilik tempat wisata Taman Wisata Matahari, Cilember, Provinsi Jawa Barat (Jabar). Pendirian Taman Wisata Matahari di Cilember, Puncak, adalah salah satu bentuk pengabdian Hari Darmawan yang telah bertempat tinggal di daerah Cilember sejak 1975 ini terpanggil untuk berbuat sesuatu dalam memajukan kampung halamannya. (bs)

See Also

Presiden Jokowi Sampaikan Belasungkawa Untuk Korban KM Sinar Bangun
Pernyataan Presiden Jokowi Terkait Musibah KM Sinar Bangun Di Perairan Danau Toba
Dandim 0716/Demak Tarling Perdana Bersama Bupati
Kodim 0716/Demak Dan GP Ansor Milik Warga Demak
Tangkal Radikalisme, Babinsa Bangun Komunikasi Dengan GP Ansor
Menangkal Gerakan Radikal Teroris Kaum Perempuan: Belajar Dari Sunan Kudus
Selamat Jalan Bang Indra Sahnun Lubis
Kasubdit Regident Ditlantas Polda Jabar Meninggal Dunia
Perdana Menteri Jepang Bubarkan Majelis Rendah Parlemen
Press Release MESANIH Pelayanan Jasa Online Berbasis Budaya Lokal
Kodim 0721/Blora Gelar Doa Bersama 171717
Kodim 0716/Demak Gelar Doa Bersama Pada 171717
Doa Bersama 171717 Demi Keutuhan NKRI
Dandim 0721/Blora Ajak Warga Blora Doa Bersama
Rektor UMK Tegaskan Tolak Narkoba Dan Paham Radikal
Dandim 0716/Demak Tangkal Radikalisme Lewat Mujahadah
Rotasi Sejumlah Perwira Tinggi Dan Perwira Menengah Di Tubuh Polri
PAN Walk Out Dari Paripurna RUU Pemilu
Kodim 0716/Demak Kehilangan Putra Terbaik Bangsa
Julia Perez Meninggal
Ulama NU KH Hasyim Muzadi Wafat Kamis Pagi
Kapolri Beri Penghargaan Ke 5 Kapolres Terbaik
Pengambilan Sumpah 64 Advokat Peradin Oleh PT Banten
Marie Muhammad Berpulang
Rakerda KAI DPD DKI Jakarta: Equality Before The Law, Jangan Ada Lagi Suap Dan Pungli
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.775.237 Since: 07.04.14 | 0.6021 sec