YouTube Facebook Twitter RSS
22 May 2019, 0

Hukum

Polres Kudus Ciduk 5 Orang Pengedar Uang Palsu

Thursday, 15 March 2018 | View : 291
Tags : Kudus

siarjustisia.com-KUDUS.

Polres Kudus menangkap 5 orang pengedar uang palsu. Dari tangan mereka disita uang palsu senilai jutaan rupiah. 

"Ada 5 pelaku diringkus. Mereka dapat uang palsu dari Surabaya," ungkas Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning di kantornya, MaPolres Kudus, Jl. Jenderal Sudirman No.78, Kramat, Kota Kudus, Kabupaten Kudus, Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Kamis (15/3/2018).

Uang palsu yang disita dari pelaku sebesar Rp 6 juta terdiri dari 69 lembar pecahan uang palsu. Sedangkan total yang terlanjur beredar di Kudus ada 240 lembar dengan total pecahan uang palsu senilai Rp 24 juta.

Kelima pelaku adalah Eko Purwanto (35 tahun) warga Klumpit, Kecamatan Gebog, Kudus; Aswati (41 tahun) warga Ngembal Kulon, Jati, Kudus; Risky Pamungkas (21 tahun) warga Klumpit, Gebog; Muhammad Sumardi (27 tahun) warga Singocandi, Kota; dan Suripan (59 tahun) warga Kedungdowo, Kaliwungu, Kudus.

Penangkapannya bermula saat tersangka Eko Purwanto dan Aswati tertangkap dengan uang palsu 48 lembar. Rinciannya 40 lembar dari Eko Purwanto, dan 8 lembar dari Aswati. Polisi segera melakukan pengembangan lain. Hasilnya Risky Pamungkas, Muhammad Sumardi, dan Suripan dibekuk di Pasar Dawe, Kudus, Kabupaten Kudus, Provinsi Jawa Tengah (Jateng) pada 5 Maret 2018.

Selain uang palsu yang disita, mereka telah beroperasi mengedarkan uang palsu sebesar Rp 24 juta selama sekitar 1 bulan terakhir. Dengan sasarannya di pasar-pasar tradisional.

Dia berharap agar warga waspada dengan maraknya uang palsu. Sebab saat ini ada Rp 24 juta uang palsu yang sudah beredar.

"Saya imbau kepada masyarakat untuk hati-hati saat bertransaksi di pasar. Terutama saat menerima atau menggunakan uang pecahan Rp 100 ribu," bebernya.

Suripan, pelaku utama mengatakan, dia mendapatkan uang palsu dari rekannya di Surabaya. Dia menukar uang asli Rp 5 juta, dapat uang palsu senilai Rp 15 juta.

"Saya sudah bertransaksi uang palsu 2 kali membeli uang. Totalnya Rp 30 juta, sejak 1 bulan terakhir," papar Suripan.

Aswati, pelaku lain, mengatakan, dia terlibat karena diajak Suripan. Sebab, dia sedang mempunyai utang banyak. "Saya punya utang banyak. Makanya saya mau saat disuruh edarkan uang palsu. Saya tahu kalau itu uang palsu," ujar dia. (det)

See Also

Densus 88 Antiteror Tangkap 29 Terduga Teroris Berencana Ledakkan Bom
Sepanjang Tahun 2019, Polri Tangkap 68 Terduga Teroris Jaringan JAD
KPK Geledah Kantor Ditjen PSDKP
KPK Geledah Kantor PT. Daya Radar Utama
KPK Lelang Rumah Mewah Mantan Ketua DPRD Dan Bupati Bangkalan
Dukun Cabul Di Garut Diancam 15 Tahun Bui
Kalapas Dan 13 Petugas Lapas Nusakambangan Dicopot
Ketua Umum AKKMI Pertanyakan KSOP Mengutip PNBP
Keberadaan Lembaga KSOP Dinilai Masih Perlu Payung Hukum
AKKMI Soroti Legalitas Kantor Syahbandar Dan Otoritas Pelabuhan
AKKMI Dan APDHI Selenggarakan Seminar Nasional Pertanyakan Keamanan & Keselamatan Pelayaran
Syahbandar Miliki Peran Penting Dalam Mendukung Keamanan Dan Keselamatan Pelayaran
Pembentukan Syahbandar Utama & KSOP Disoroti
Legalitas KSOP Di Seluruh Pelabuhan Dipertanyakan
KPK Panggil Setya Novanto Sebagai Saksi
KPK Periksa Staf Khusus Menteri Agama
KPK Periksa Direktur SDM Adhi Karya
KPK Tetapkan Mantan Sekda Malang Sebagai Tersangka
Mantan Sekda Malang Ditahan KPK
Peras Mantan Petinggi Polri, Hukuman Sisca Dewi Diperberat
KPK Periksa GM Adhi Karya
KPK Tetapkan Direktur PT. Krakatau Steel Tersangka Suap
KPK Amankan 6 Orang Dalam OTT Krakatau Steel
KPK OTT Direktur Produksi Dan Teknologi PT. Krakatau Steel
KPK Tetapkan Bupati Mesuji Sebagai Tersangka
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.832.647 Since: 07.04.14 | 0.5873 sec