YouTube Facebook Twitter RSS
15 Aug 2018, 0

Hukum

Polres Kudus Ciduk 5 Orang Pengedar Uang Palsu

Thursday, 15 March 2018 | View : 125
Tags : Kudus

siarjustisia.com-KUDUS.

Polres Kudus menangkap 5 orang pengedar uang palsu. Dari tangan mereka disita uang palsu senilai jutaan rupiah. 

"Ada 5 pelaku diringkus. Mereka dapat uang palsu dari Surabaya," ungkas Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning di kantornya, MaPolres Kudus, Jl. Jenderal Sudirman No.78, Kramat, Kota Kudus, Kabupaten Kudus, Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Kamis (15/3/2018).

Uang palsu yang disita dari pelaku sebesar Rp 6 juta terdiri dari 69 lembar pecahan uang palsu. Sedangkan total yang terlanjur beredar di Kudus ada 240 lembar dengan total pecahan uang palsu senilai Rp 24 juta.

Kelima pelaku adalah Eko Purwanto (35 tahun) warga Klumpit, Kecamatan Gebog, Kudus; Aswati (41 tahun) warga Ngembal Kulon, Jati, Kudus; Risky Pamungkas (21 tahun) warga Klumpit, Gebog; Muhammad Sumardi (27 tahun) warga Singocandi, Kota; dan Suripan (59 tahun) warga Kedungdowo, Kaliwungu, Kudus.

Penangkapannya bermula saat tersangka Eko Purwanto dan Aswati tertangkap dengan uang palsu 48 lembar. Rinciannya 40 lembar dari Eko Purwanto, dan 8 lembar dari Aswati. Polisi segera melakukan pengembangan lain. Hasilnya Risky Pamungkas, Muhammad Sumardi, dan Suripan dibekuk di Pasar Dawe, Kudus, Kabupaten Kudus, Provinsi Jawa Tengah (Jateng) pada 5 Maret 2018.

Selain uang palsu yang disita, mereka telah beroperasi mengedarkan uang palsu sebesar Rp 24 juta selama sekitar 1 bulan terakhir. Dengan sasarannya di pasar-pasar tradisional.

Dia berharap agar warga waspada dengan maraknya uang palsu. Sebab saat ini ada Rp 24 juta uang palsu yang sudah beredar.

"Saya imbau kepada masyarakat untuk hati-hati saat bertransaksi di pasar. Terutama saat menerima atau menggunakan uang pecahan Rp 100 ribu," bebernya.

Suripan, pelaku utama mengatakan, dia mendapatkan uang palsu dari rekannya di Surabaya. Dia menukar uang asli Rp 5 juta, dapat uang palsu senilai Rp 15 juta.

"Saya sudah bertransaksi uang palsu 2 kali membeli uang. Totalnya Rp 30 juta, sejak 1 bulan terakhir," papar Suripan.

Aswati, pelaku lain, mengatakan, dia terlibat karena diajak Suripan. Sebab, dia sedang mempunyai utang banyak. "Saya punya utang banyak. Makanya saya mau saat disuruh edarkan uang palsu. Saya tahu kalau itu uang palsu," ujar dia. (det)

See Also

Tim Resmob Polda Kalbar Ringkus Preman Penganiaya Penjaga Toko Arloji
Kongres Advokat Indonesia Tuntut Bebaskan Julius Lobiua
Masyarakat Pulau Pari Kembali Unjuk Rasa PN Jakarta Utara
Densus 88 Antiteror Tahan Satu Keluarga Di Sleman
Penjambret Yang Tewaskan Penumpang Ojol Di Cempaka Putih Terciduk
KPK Geledah Rumah Dinas Gubernur Aceh
Polres Jaktim Terus Buru Penjambret Tewaskan Penumpang Ojol Di Cempaka Putih
Kronologi OTT Gubernur Aceh Dan Bupati Bener Meriah
Gubernur Aceh Ditahan KPK
Gubernur Aceh Jadi Tersangka
KPK Tetapkan Gubernur Aceh Dan Bupati Bener Meriah Sebagai Tersangka
Keppres Pilkada Serentak 27 Juni 2018 Sebagai Hari Libur Nasional
Polda Metro Jaya Kerahkan 41.000 Personel Amankan Pilkada
Jennifer Dunn Divonis 4 Tahun Penjara
Jaksa KPK Tuntut Rita Widyasari Dihukum 15 Tahun Penjara
Densus 88 Antiteror Sergap Terduga Teroris JAD Di Cirebon
Densus 88 Antiteror Lumpuhkan Dua Terduga Teroris Di Depok
Anggota DPRD Kota Bogor Diamankan Polresta Bogor Kota
Polisi Siaga Jaga Sidang Vonis Aman Abdurrahman
Aman Abdurrahman Divonis Hukuman Mati
Polres Manggarai Barat Bekuk Pemerkosa 2 Turis Mancanegara
Babinsa Kodim 0716/Demak Evakuasi Sosok Mayat Berhelm Yang Gantung Diri
Kapolres Bogor Larang Anggotanya Ambil Jatah Libur
Dana BOS Malah Dipakai Beli Buku Yang Jauh Lebih Mahal Daripada Buku Resmi
6 Saksi Penting Kasus BLBI Kembali Dicekal
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.429.400 Since: 07.04.14 | 0.618 sec