YouTube Facebook Twitter RSS
19 Jan 2019, 0

Hukum

Polres Kudus Ciduk 5 Orang Pengedar Uang Palsu

Thursday, 15 March 2018 | View : 218
Tags : Kudus

siarjustisia.com-KUDUS.

Polres Kudus menangkap 5 orang pengedar uang palsu. Dari tangan mereka disita uang palsu senilai jutaan rupiah. 

"Ada 5 pelaku diringkus. Mereka dapat uang palsu dari Surabaya," ungkas Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning di kantornya, MaPolres Kudus, Jl. Jenderal Sudirman No.78, Kramat, Kota Kudus, Kabupaten Kudus, Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Kamis (15/3/2018).

Uang palsu yang disita dari pelaku sebesar Rp 6 juta terdiri dari 69 lembar pecahan uang palsu. Sedangkan total yang terlanjur beredar di Kudus ada 240 lembar dengan total pecahan uang palsu senilai Rp 24 juta.

Kelima pelaku adalah Eko Purwanto (35 tahun) warga Klumpit, Kecamatan Gebog, Kudus; Aswati (41 tahun) warga Ngembal Kulon, Jati, Kudus; Risky Pamungkas (21 tahun) warga Klumpit, Gebog; Muhammad Sumardi (27 tahun) warga Singocandi, Kota; dan Suripan (59 tahun) warga Kedungdowo, Kaliwungu, Kudus.

Penangkapannya bermula saat tersangka Eko Purwanto dan Aswati tertangkap dengan uang palsu 48 lembar. Rinciannya 40 lembar dari Eko Purwanto, dan 8 lembar dari Aswati. Polisi segera melakukan pengembangan lain. Hasilnya Risky Pamungkas, Muhammad Sumardi, dan Suripan dibekuk di Pasar Dawe, Kudus, Kabupaten Kudus, Provinsi Jawa Tengah (Jateng) pada 5 Maret 2018.

Selain uang palsu yang disita, mereka telah beroperasi mengedarkan uang palsu sebesar Rp 24 juta selama sekitar 1 bulan terakhir. Dengan sasarannya di pasar-pasar tradisional.

Dia berharap agar warga waspada dengan maraknya uang palsu. Sebab saat ini ada Rp 24 juta uang palsu yang sudah beredar.

"Saya imbau kepada masyarakat untuk hati-hati saat bertransaksi di pasar. Terutama saat menerima atau menggunakan uang pecahan Rp 100 ribu," bebernya.

Suripan, pelaku utama mengatakan, dia mendapatkan uang palsu dari rekannya di Surabaya. Dia menukar uang asli Rp 5 juta, dapat uang palsu senilai Rp 15 juta.

"Saya sudah bertransaksi uang palsu 2 kali membeli uang. Totalnya Rp 30 juta, sejak 1 bulan terakhir," papar Suripan.

Aswati, pelaku lain, mengatakan, dia terlibat karena diajak Suripan. Sebab, dia sedang mempunyai utang banyak. "Saya punya utang banyak. Makanya saya mau saat disuruh edarkan uang palsu. Saya tahu kalau itu uang palsu," ujar dia. (det)

See Also

Polda Metro Jaya Bekuk Guru Penyebar Hoax Surat Suara
PT. NKE Dihukum Denda Rp 85,49 Miliar
Polda Jatim Ingatkan VA Bisa Jadi Tersangka
KPK Tahan 2 Mantan Anggota DPRD Sumatera Utara
Polda Jatim Sebut VA Terima 15 Kali Transfer Uang Dari Muncikari
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Usai Diperiksa Polda Jatim, VA Dan AS Minta Maaf
Polda Jatim Ringkus Muncikari Dua Artis Ibu Kota
Polda Jawa Timur Tetapkan 2 Tersangka Prostitusi Online Artis
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Polres Magelang Kota Dalami Motif Tersangka Perusakan Nisan
Perusak Nisan Di 4 TPU Kota Magelang Ditangkap
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Perusakan Nisan Di TPU Kota Magelang Masih Berlanjut
Polres Magelang Selidiki Perusakan Belasan Nisan Di Pemakaman Umum
Pembelian Alat Sekolah SMK Bernilai Ratusan Miliar Di Dinas Pendidikan Prov Jatim Perlu Diperiksa
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
KPK Tetapkan Dirut PT. Rohde And Schwarz Indonesia Sebagai Tersangka
KPK Akan Segera Periksa Saksi Dan Tersangka Suap KONI
KPK Cekal Robert Tantular Ke Luar Negeri
Artis Kembali Ditangkap Terkait Kasus Narkoba
Tim Resmob Dan Tarsius Bitung Lumpuhkan Pencuri Kambuhan
Polres Metro Jakarta Selatan Gali Motif Pembunuh Perempuan Muda Di Kebagusan City
Polres Metro Jakarta Selatan Tangkap Pembunuh Perempuan Muda Di Kebagusan City
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.252.826 Since: 07.04.14 | 0.6175 sec