YouTube Facebook Twitter RSS
25 Jun 2018, 0

Hukum

BNN Telusuri TPPU Bandar Sabu 51,4 Kg

Friday, 16 March 2018 | View : 156

siarjustisia.com-JAKARTA.

Sindikat narkoba internasional berhasil dibongkar Badan Narkotika Nasional (BNN). Saat penangkapan pada Kamis (15/3/2018) kemarin, BNN mengamankan 51,4 kilogram sabu. Ada 51,4 kg sabu yang disita dari 2 koper. Barang haram itu dibungkus dalam kemasan teh Cina dan dimasukkan ke dalam 2 koper.

"Barang bukti 50 kg di dua koper, tapi itu masih perkiraan, belum dihitung," ujar Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN Brigjen Pol. Irwanto saat dimintai konfirmasi awak media, Kamis (15/3/2018).

Ada dua orang yang membawa sabu dalam koper ini, salah satunya berkewarganegaraan asing. Keduanya sudah dibuntuti tim hingga akhirnya ditangkap di dekat pintu air Ancol.

"Ada perlawanan (dari pelaku) WNA Taiwan, diambil tindakan tegas karena sempat nyebur ke air," sambung Brigjen Pol. Irwanto.

Deputi Pemberantasan BNN Irjen Pol. Drs. Arman Depari menyebut total sabu yang disita 51,4 kg. Sabu itu dikemas dalam bungkus teh kemudian dimasukkan ke dalam 2 koper.

Peristiwa penyergapan itu dilakukan pada Kamis (15/3/2018) pukul 20.30 WIB di Jalan Lodan Raya, Pintu Air Ancol, Jakarta Utara. Ada 3 orang yang diamankan, tetapi seorang di antaranya mengaku sebagai sopir taksi online dan tidak tahu tentang sabu tersebut.

"Setelah diketahui mobil untuk membawa. Saat dilakukan pemeriksaan kendaraan pengangkut ditemukan 2 koper berisi narkotik jenis sabu yang jumlahnya jika ditotal secara keseluruhan kurang lebih 51,4 kg. Ada 3 orang yang ditangkap," kata Irjen Pol. Drs. Arman Depari saat konferensi pers di Apartemen Taman Anggrek, Jakarta Barat, Jumat (16/3/2018).

Mantan Kapolda Kepulauan Riau tersebut, Irjen Pol. Drs. Arman Depari menyebut 2 dari 3 orang yang diamankan yaitu bernama Sadikin dan Huang. Keduanya dicurigai BNN sebagai pelaku.

Sadikin disebut memiliki KTP tetapi BNN curiga pria itu bukanlah Warga Negara Indonesia (WNI). Sedangkan, Huang disebut sebagai warga negara Taiwan dan ditembak saat penyergapan karena melawan.

"Sadikin warga negara Indonesia. Ini belum terklarifikasi karena kecurigaan kami yang bersangkutan bukan WNI tapi punya KTP Indonesia. Nanti dilakukan cross check," ujar Irjen Pol. Drs. Arman Depari.

"Kedua, Huang ini warga negara Taiwan. Ini yang ditugaskan untuk menerima, menyimpan dan sekaligus nanti untuk mendistribusikan narkoba sesuai dengan permintaan atau sesuai dengan pasar yang akan didistribusikan," sambung Irjen Pol. Drs. Arman Depari.

Mantan WaDir Reskrim Polda Sumatera Utara (Sumut), Irjen Pol. Drs. Arman Depari menyebut Huang ditembak karena melawan ketika dibawa dari lokasi penyergapan di Ancol menuju ke Apartemen Taman Anggrek untuk upaya penggeledahan lebih lanjut. Huang kemudian tewas di Rumah Sakit (RS) Polri Kepolisian Pusat/Bhayangkara Tk. I. Raden Said Sukanto, Jl. Raya Bogor, RT01/RW05, Kramat Jati, Jakarta Timur.

"Hasil penggeledahan yang kita lakukan di tempat ini. Kita menemukan barang bukti lain bukan narkotika, tapi ini memberi gambaran pada kita sesuai hasil penyelidikan kita selama ini bahwa sindikat ini sudah berkali-kali melakukan aktivitas seperti," ujar Irjen Pol. Drs. Arman Depari.

BNN menyatakan bandar narkoba bernama Sadikin yang ditangkap di Jalan Lodan, Ancol Jakarta Utara sempat mencoba kabur dengan lompat ke sungai. Namun berhasil ditangkap oleh petugas.

"Pada saat penangkapan, di daerah Jalan Lodan, kedua orang tersebut, Sadikin dan Huang (Huang Jhong Wei) mencoba melarikan diri. Sadikin sempat lari dan nyebur masuk ke dalam kali, kemudian diberikan tembakan peringatan. Yang satu lagi juga berusaha lari tapi bisa ditangkap," kata Deputi Pemberantasan BNN Irjen Pol. Drs. Arman Depari di Apartemen Taman Anggrek, Jakarta Barat, Jumat (15/3/2018).

Huang sendiri merupakan warga negara Taiwan. Ia tewas ditembak petugas karena melawan saat dilakukan pengembangan.

Dalam proses pengembangan, Irjen Pol. Drs. Arman Depari menyatakan tim BNN melakukan penggeledahan di Apartemen Taman Anggrek tower 8 unit 22G dan 26A sekitar pukul 22.30 WIB. Hasilnya tim menemukan sejumlah berkas, buku tabungan dan lainnya.

"Ini memberi gambaran pada kita sesuai hasil penyelidikan kita selama ini bahwa sindikat ini sudah berkali-kali melakukan aktivitas seperti ini. Paling tidak dalam catatan yang kita temukan 2 atau 3 kali. Ternyata orang asing yang mengendalikan sindikat ini sudah berganti sebanyak 2 atau 3 kali," ucap mantan Kasat Serse Polda Riau yang lulusan Akpol 1985 itu.

Di tempat yang sama, Dirjen Bea Cukai Heru Pambudi menyebut sabu yang didapatkan itu masuk ke Indonesia dari Surabaya. Heru Pambudi menyebut apabila tidak diungkap BNN, sabu seberat 51,4 kg itu bisa dikonsumsi 250 ribu orang.

"Masuk lewat Surabaya. Diberitahu impor mesin tapi kita bisa tangkap. Kalau 51,4 kg ini nggak ditangkap ini dikonsumsi 250 ribu orang," pungkas Heru Pambudi.

See Also

Densus 88 Antiteror Sergap Terduga Teroris JAD Di Cirebon
Densus 88 Antiteror Lumpuhkan Dua Terduga Teroris Di Depok
Anggota DPRD Kota Bogor Diamankan Polresta Bogor Kota
Polisi Siaga Jaga Sidang Vonis Aman Abdurrahman
Aman Abdurrahman Divonis Hukuman Mati
Polres Manggarai Barat Bekuk Pemerkosa 2 Turis Mancanegara
Babinsa Kodim 0716/Demak Evakuasi Sosok Mayat Berhelm Yang Gantung Diri
Kapolres Bogor Larang Anggotanya Ambil Jatah Libur
Dana BOS Malah Dipakai Beli Buku Yang Jauh Lebih Mahal Daripada Buku Resmi
6 Saksi Penting Kasus BLBI Kembali Dicekal
Buku Penerbit Yang Di Black List Pemerintah Malah Dibagikan Ke Sekolah-sekolah Di Jombang
Dua Bos First Travel Dituntut 20 Tahun Penjara
Mabes Polri Sebut Operasi Keselamatan Lalulintas Berhasil
4 Pegawai Bank Jatim Sudah Jadi Terdakwa
Dokter Bimanesh Sutarjo Bantah Kesaksian Kepala IGD RS Permata Hijau
BPOM Minta Importir Tarik Sarden Kaleng Terindikasi Mengandung Cacing
Ketua RT Yang Telanjangi Dua Sejoli Dituntut 7 Tahun Penjara
KPK Geledah Rumah Wali Kota Malang
Peran Pelaku Skimming ATM Bank
Cara Sindikat Skimming ATM Bank Jalankan Aksinya
Pembobol Skimming ATM Bank Sudah Bobol 64 Bank Di Dunia
Polda Metro Jaya Bekuk 5 Pembobol Skimming ATM Bank
BNN Sita Sabu 51.4 Kg Dari Bandar Narkoba Di Ancol
JD Resmi Jadi Penghuni Rutan
BNN Sergap 3 Bandar Narkoba Di Ancol
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.174.160 Since: 07.04.14 | 0.5989 sec