YouTube Facebook Twitter RSS
19 May 2019, 0

Hukum

BNN Telusuri TPPU Bandar Sabu 51,4 Kg

Friday, 16 March 2018 | View : 336

siarjustisia.com-JAKARTA.

Sindikat narkoba internasional berhasil dibongkar Badan Narkotika Nasional (BNN). Saat penangkapan pada Kamis (15/3/2018) kemarin, BNN mengamankan 51,4 kilogram sabu. Ada 51,4 kg sabu yang disita dari 2 koper. Barang haram itu dibungkus dalam kemasan teh Cina dan dimasukkan ke dalam 2 koper.

"Barang bukti 50 kg di dua koper, tapi itu masih perkiraan, belum dihitung," ujar Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN Brigjen Pol. Irwanto saat dimintai konfirmasi awak media, Kamis (15/3/2018).

Ada dua orang yang membawa sabu dalam koper ini, salah satunya berkewarganegaraan asing. Keduanya sudah dibuntuti tim hingga akhirnya ditangkap di dekat pintu air Ancol.

"Ada perlawanan (dari pelaku) WNA Taiwan, diambil tindakan tegas karena sempat nyebur ke air," sambung Brigjen Pol. Irwanto.

Deputi Pemberantasan BNN Irjen Pol. Drs. Arman Depari menyebut total sabu yang disita 51,4 kg. Sabu itu dikemas dalam bungkus teh kemudian dimasukkan ke dalam 2 koper.

Peristiwa penyergapan itu dilakukan pada Kamis (15/3/2018) pukul 20.30 WIB di Jalan Lodan Raya, Pintu Air Ancol, Jakarta Utara. Ada 3 orang yang diamankan, tetapi seorang di antaranya mengaku sebagai sopir taksi online dan tidak tahu tentang sabu tersebut.

"Setelah diketahui mobil untuk membawa. Saat dilakukan pemeriksaan kendaraan pengangkut ditemukan 2 koper berisi narkotik jenis sabu yang jumlahnya jika ditotal secara keseluruhan kurang lebih 51,4 kg. Ada 3 orang yang ditangkap," kata Irjen Pol. Drs. Arman Depari saat konferensi pers di Apartemen Taman Anggrek, Jakarta Barat, Jumat (16/3/2018).

Mantan Kapolda Kepulauan Riau tersebut, Irjen Pol. Drs. Arman Depari menyebut 2 dari 3 orang yang diamankan yaitu bernama Sadikin dan Huang. Keduanya dicurigai BNN sebagai pelaku.

Sadikin disebut memiliki KTP tetapi BNN curiga pria itu bukanlah Warga Negara Indonesia (WNI). Sedangkan, Huang disebut sebagai warga negara Taiwan dan ditembak saat penyergapan karena melawan.

"Sadikin warga negara Indonesia. Ini belum terklarifikasi karena kecurigaan kami yang bersangkutan bukan WNI tapi punya KTP Indonesia. Nanti dilakukan cross check," ujar Irjen Pol. Drs. Arman Depari.

"Kedua, Huang ini warga negara Taiwan. Ini yang ditugaskan untuk menerima, menyimpan dan sekaligus nanti untuk mendistribusikan narkoba sesuai dengan permintaan atau sesuai dengan pasar yang akan didistribusikan," sambung Irjen Pol. Drs. Arman Depari.

Mantan WaDir Reskrim Polda Sumatera Utara (Sumut), Irjen Pol. Drs. Arman Depari menyebut Huang ditembak karena melawan ketika dibawa dari lokasi penyergapan di Ancol menuju ke Apartemen Taman Anggrek untuk upaya penggeledahan lebih lanjut. Huang kemudian tewas di Rumah Sakit (RS) Polri Kepolisian Pusat/Bhayangkara Tk. I. Raden Said Sukanto, Jl. Raya Bogor, RT01/RW05, Kramat Jati, Jakarta Timur.

"Hasil penggeledahan yang kita lakukan di tempat ini. Kita menemukan barang bukti lain bukan narkotika, tapi ini memberi gambaran pada kita sesuai hasil penyelidikan kita selama ini bahwa sindikat ini sudah berkali-kali melakukan aktivitas seperti," ujar Irjen Pol. Drs. Arman Depari.

BNN menyatakan bandar narkoba bernama Sadikin yang ditangkap di Jalan Lodan, Ancol Jakarta Utara sempat mencoba kabur dengan lompat ke sungai. Namun berhasil ditangkap oleh petugas.

"Pada saat penangkapan, di daerah Jalan Lodan, kedua orang tersebut, Sadikin dan Huang (Huang Jhong Wei) mencoba melarikan diri. Sadikin sempat lari dan nyebur masuk ke dalam kali, kemudian diberikan tembakan peringatan. Yang satu lagi juga berusaha lari tapi bisa ditangkap," kata Deputi Pemberantasan BNN Irjen Pol. Drs. Arman Depari di Apartemen Taman Anggrek, Jakarta Barat, Jumat (15/3/2018).

Huang sendiri merupakan warga negara Taiwan. Ia tewas ditembak petugas karena melawan saat dilakukan pengembangan.

Dalam proses pengembangan, Irjen Pol. Drs. Arman Depari menyatakan tim BNN melakukan penggeledahan di Apartemen Taman Anggrek tower 8 unit 22G dan 26A sekitar pukul 22.30 WIB. Hasilnya tim menemukan sejumlah berkas, buku tabungan dan lainnya.

"Ini memberi gambaran pada kita sesuai hasil penyelidikan kita selama ini bahwa sindikat ini sudah berkali-kali melakukan aktivitas seperti ini. Paling tidak dalam catatan yang kita temukan 2 atau 3 kali. Ternyata orang asing yang mengendalikan sindikat ini sudah berganti sebanyak 2 atau 3 kali," ucap mantan Kasat Serse Polda Riau yang lulusan Akpol 1985 itu.

Di tempat yang sama, Dirjen Bea Cukai Heru Pambudi menyebut sabu yang didapatkan itu masuk ke Indonesia dari Surabaya. Heru Pambudi menyebut apabila tidak diungkap BNN, sabu seberat 51,4 kg itu bisa dikonsumsi 250 ribu orang.

"Masuk lewat Surabaya. Diberitahu impor mesin tapi kita bisa tangkap. Kalau 51,4 kg ini nggak ditangkap ini dikonsumsi 250 ribu orang," pungkas Heru Pambudi.

See Also

Densus 88 Antiteror Tangkap 29 Terduga Teroris Berencana Ledakkan Bom
Sepanjang Tahun 2019, Polri Tangkap 68 Terduga Teroris Jaringan JAD
KPK Geledah Kantor Ditjen PSDKP
KPK Geledah Kantor PT. Daya Radar Utama
KPK Lelang Rumah Mewah Mantan Ketua DPRD Dan Bupati Bangkalan
Dukun Cabul Di Garut Diancam 15 Tahun Bui
Kalapas Dan 13 Petugas Lapas Nusakambangan Dicopot
Ketua Umum AKKMI Pertanyakan KSOP Mengutip PNBP
Keberadaan Lembaga KSOP Dinilai Masih Perlu Payung Hukum
AKKMI Soroti Legalitas Kantor Syahbandar Dan Otoritas Pelabuhan
AKKMI Dan APDHI Selenggarakan Seminar Nasional Pertanyakan Keamanan & Keselamatan Pelayaran
Syahbandar Miliki Peran Penting Dalam Mendukung Keamanan Dan Keselamatan Pelayaran
Pembentukan Syahbandar Utama & KSOP Disoroti
Legalitas KSOP Di Seluruh Pelabuhan Dipertanyakan
KPK Panggil Setya Novanto Sebagai Saksi
KPK Periksa Staf Khusus Menteri Agama
KPK Periksa Direktur SDM Adhi Karya
KPK Tetapkan Mantan Sekda Malang Sebagai Tersangka
Mantan Sekda Malang Ditahan KPK
Peras Mantan Petinggi Polri, Hukuman Sisca Dewi Diperberat
KPK Periksa GM Adhi Karya
KPK Tetapkan Direktur PT. Krakatau Steel Tersangka Suap
KPK Amankan 6 Orang Dalam OTT Krakatau Steel
KPK OTT Direktur Produksi Dan Teknologi PT. Krakatau Steel
KPK Tetapkan Bupati Mesuji Sebagai Tersangka
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.815.127 Since: 07.04.14 | 0.5665 sec