YouTube Facebook Twitter RSS
25 Jun 2018, 0

Hukum

Cara Sindikat Skimming ATM Bank Jalankan Aksinya

Saturday, 17 March 2018 | View : 102

siarjustisia.com-JAKARTA.

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya, berhasil membongkar sindikat pelaku pembobol rekening nasabah salah satu bank pemerintah dengan modus skimming jaringan internasional. Kelima orang yang ditangkap berbagi peran dalam menjalankan aksi kejahatan.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol.) Dr. Nico Afinta Karo-karo, S.IK., S.H., M.H. mengatakan, Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil membekuk lima orang tersangka. Kelima tersangka itu atas nama Caitanovici Andrean Stepan (Rumania), Raul Kalai alias Lucian Meagu (Rumania), Ionel Robert Lupu (Rumania), Ferenc Hugyec (Hungaria), dan Milah Karmilah (WNI).

"Kami menangkap lima orang, empat WNA (Warga Negara Asing) dan satu WNI (Warga Negara Indonesia). Empat WNA terdiri dari tiga orang warga negara Rumania, satu orang Hungaria," ungkap mantan Kapolrestabes Medan, Kombes Pol. Dr. Nico Afinta Karo-karo, S.IK., S.H., M.H., Sabtu (17/3/2018).

Dikatakan mantan Kepala Unit Sumdaling Ditkrimsus Polda Metro Jaya pada tahun 2006 tersebut, dalam menjalankan aksinya, para tersangka berbagi peran menjadi tiga kelompok dalam melaksanakan kejahatan mencuri uang nasabah bank dengan metode skimming.

"Pertama adalah kelompok penyedia alat. Mereka sudah menyediakan alat-alat mulai dari software-nya, hardware serta kamera, kemudian melalui alat skimming dimasukan. Alat ini berasal dari luar negeri dan dimasukkan ke dalam negeri," beber mantan WaDirreskrimum Polda Metro Jaya pada tahun 2011 itu, Kombes Pol. Dr. Nico Afinta Karo-karo, S.IK., S.H., M.H.

Mantan Kabagbindik Sespimma Sespim Polri Lemdikpol pada tahun 2016 ini melanjutkan, kedua adalah kelompok operasional yang bertugas memasang alat. Mereka akan memantau sejumlah titik ATM yang dinilai bisa dipasangi alat dengan aman. Pelaku juga melihat situasi dan jam untuk menentukan sasaran sebelum akhirnya alat skimming dipasang.

"Kemudian yang ketiga adalah kelompok yang mengambil uang, dan selanjutnya ditransfer. Kelompok ketiga ini setelah mendapatkan data dari ATM yang sudah dipasang alat, kemudian mereka memindahkannya ke kartu-kartu lain. Jadi data dipindahkan ke kartu," papar mantan WaKasat Reskrim Polwiltabes Semarang pada tahun 2004 tersebut.

"Jadi alat ini dipasang sehingga apabila seseorang memasukkan nomor PIN-nya, begitu kartu dimasukkan data itu terekam. Maka kalau kita memasukkan PIN kadang-kadang kan kita menutupi, gunanya seperti itu," tambah mantan Kepala Subdit III Umum/Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada tahun 2008 tersebut.

Mantan Kanit Ekonomi Ditreskrim Polda Jawa Tengah (Jateng) pada tahun 2003 ini menjelaskan, polisi juga menyita baterai yang digunakan agar alat yang dipasang dapat bekerja cukup lama. Kemudian, laptop yang digunakan untuk memindahkan data.

"Data-data yang sudah masuk digunakan ke dalam hard disk,dimasukkan ke dalam komputer," tandas mantan Kepala Subdit V Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada tahun 2006 tersebut, Kombes Pol. Dr. Nico Afinta Karo-karo, S.IK., S.H., M.H. (bs)

See Also

Densus 88 Antiteror Sergap Terduga Teroris JAD Di Cirebon
Densus 88 Antiteror Lumpuhkan Dua Terduga Teroris Di Depok
Anggota DPRD Kota Bogor Diamankan Polresta Bogor Kota
Polisi Siaga Jaga Sidang Vonis Aman Abdurrahman
Aman Abdurrahman Divonis Hukuman Mati
Polres Manggarai Barat Bekuk Pemerkosa 2 Turis Mancanegara
Babinsa Kodim 0716/Demak Evakuasi Sosok Mayat Berhelm Yang Gantung Diri
Kapolres Bogor Larang Anggotanya Ambil Jatah Libur
Dana BOS Malah Dipakai Beli Buku Yang Jauh Lebih Mahal Daripada Buku Resmi
6 Saksi Penting Kasus BLBI Kembali Dicekal
Buku Penerbit Yang Di Black List Pemerintah Malah Dibagikan Ke Sekolah-sekolah Di Jombang
Dua Bos First Travel Dituntut 20 Tahun Penjara
Mabes Polri Sebut Operasi Keselamatan Lalulintas Berhasil
4 Pegawai Bank Jatim Sudah Jadi Terdakwa
Dokter Bimanesh Sutarjo Bantah Kesaksian Kepala IGD RS Permata Hijau
BPOM Minta Importir Tarik Sarden Kaleng Terindikasi Mengandung Cacing
Ketua RT Yang Telanjangi Dua Sejoli Dituntut 7 Tahun Penjara
KPK Geledah Rumah Wali Kota Malang
Peran Pelaku Skimming ATM Bank
Pembobol Skimming ATM Bank Sudah Bobol 64 Bank Di Dunia
Polda Metro Jaya Bekuk 5 Pembobol Skimming ATM Bank
BNN Sita Sabu 51.4 Kg Dari Bandar Narkoba Di Ancol
BNN Telusuri TPPU Bandar Sabu 51,4 Kg
JD Resmi Jadi Penghuni Rutan
BNN Sergap 3 Bandar Narkoba Di Ancol
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.174.150 Since: 07.04.14 | 0.6025 sec