YouTube Facebook Twitter RSS
25 Mar 2019, 0

Hukum

Cara Sindikat Skimming ATM Bank Jalankan Aksinya

Saturday, 17 March 2018 | View : 226

siarjustisia.com-JAKARTA.

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya, berhasil membongkar sindikat pelaku pembobol rekening nasabah salah satu bank pemerintah dengan modus skimming jaringan internasional. Kelima orang yang ditangkap berbagi peran dalam menjalankan aksi kejahatan.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol.) Dr. Nico Afinta Karo-karo, S.IK., S.H., M.H. mengatakan, Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil membekuk lima orang tersangka. Kelima tersangka itu atas nama Caitanovici Andrean Stepan (Rumania), Raul Kalai alias Lucian Meagu (Rumania), Ionel Robert Lupu (Rumania), Ferenc Hugyec (Hungaria), dan Milah Karmilah (WNI).

"Kami menangkap lima orang, empat WNA (Warga Negara Asing) dan satu WNI (Warga Negara Indonesia). Empat WNA terdiri dari tiga orang warga negara Rumania, satu orang Hungaria," ungkap mantan Kapolrestabes Medan, Kombes Pol. Dr. Nico Afinta Karo-karo, S.IK., S.H., M.H., Sabtu (17/3/2018).

Dikatakan mantan Kepala Unit Sumdaling Ditkrimsus Polda Metro Jaya pada tahun 2006 tersebut, dalam menjalankan aksinya, para tersangka berbagi peran menjadi tiga kelompok dalam melaksanakan kejahatan mencuri uang nasabah bank dengan metode skimming.

"Pertama adalah kelompok penyedia alat. Mereka sudah menyediakan alat-alat mulai dari software-nya, hardware serta kamera, kemudian melalui alat skimming dimasukan. Alat ini berasal dari luar negeri dan dimasukkan ke dalam negeri," beber mantan WaDirreskrimum Polda Metro Jaya pada tahun 2011 itu, Kombes Pol. Dr. Nico Afinta Karo-karo, S.IK., S.H., M.H.

Mantan Kabagbindik Sespimma Sespim Polri Lemdikpol pada tahun 2016 ini melanjutkan, kedua adalah kelompok operasional yang bertugas memasang alat. Mereka akan memantau sejumlah titik ATM yang dinilai bisa dipasangi alat dengan aman. Pelaku juga melihat situasi dan jam untuk menentukan sasaran sebelum akhirnya alat skimming dipasang.

"Kemudian yang ketiga adalah kelompok yang mengambil uang, dan selanjutnya ditransfer. Kelompok ketiga ini setelah mendapatkan data dari ATM yang sudah dipasang alat, kemudian mereka memindahkannya ke kartu-kartu lain. Jadi data dipindahkan ke kartu," papar mantan WaKasat Reskrim Polwiltabes Semarang pada tahun 2004 tersebut.

"Jadi alat ini dipasang sehingga apabila seseorang memasukkan nomor PIN-nya, begitu kartu dimasukkan data itu terekam. Maka kalau kita memasukkan PIN kadang-kadang kan kita menutupi, gunanya seperti itu," tambah mantan Kepala Subdit III Umum/Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada tahun 2008 tersebut.

Mantan Kanit Ekonomi Ditreskrim Polda Jawa Tengah (Jateng) pada tahun 2003 ini menjelaskan, polisi juga menyita baterai yang digunakan agar alat yang dipasang dapat bekerja cukup lama. Kemudian, laptop yang digunakan untuk memindahkan data.

"Data-data yang sudah masuk digunakan ke dalam hard disk,dimasukkan ke dalam komputer," tandas mantan Kepala Subdit V Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada tahun 2006 tersebut, Kombes Pol. Dr. Nico Afinta Karo-karo, S.IK., S.H., M.H. (bs)

See Also

KPK Tetapkan Direktur PT. Krakatau Steel Tersangka Suap
KPK Amankan 6 Orang Dalam OTT Krakatau Steel
KPK OTT Direktur Produksi Dan Teknologi PT. Krakatau Steel
KPK Tetapkan Bupati Mesuji Sebagai Tersangka
Bupati Mesuji Ditangkap KPK
KPK Tahan Bupati Mesuji
Dandim 0716/Demak Hadiri Sosialisasi Milenial Road Safety Festival
Polda Metro Jaya Bekuk Guru Penyebar Hoax Surat Suara
PT. NKE Dihukum Denda Rp 85,49 Miliar
Polda Jatim Ingatkan VA Bisa Jadi Tersangka
KPK Tahan 2 Mantan Anggota DPRD Sumatera Utara
Polda Jatim Sebut VA Terima 15 Kali Transfer Uang Dari Muncikari
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Usai Diperiksa Polda Jatim, VA Dan AS Minta Maaf
Polda Jatim Ringkus Muncikari Dua Artis Ibu Kota
Polda Jawa Timur Tetapkan 2 Tersangka Prostitusi Online Artis
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Polres Magelang Kota Dalami Motif Tersangka Perusakan Nisan
Perusak Nisan Di 4 TPU Kota Magelang Ditangkap
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Perusakan Nisan Di TPU Kota Magelang Masih Berlanjut
Polres Magelang Selidiki Perusakan Belasan Nisan Di Pemakaman Umum
Pembelian Alat Sekolah SMK Bernilai Ratusan Miliar Di Dinas Pendidikan Prov Jatim Perlu Diperiksa
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.570.856 Since: 07.04.14 | 0.5996 sec