YouTube Facebook Twitter RSS
25 Jun 2018, 0

Hukum

Polda Metro Jaya Bekuk 5 Pembobol Skimming ATM Bank

Friday, 16 March 2018 | View : 110

siarjustisia.com-JAKARTA.

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, berhasil menangkap lima orang sindikat pelaku pembobol rekening nasabah bank dengan modus skimming jaringan internasional.

Polda Metro Jaya menangkap lima orang, terkait kasus dugaan pembobolan rekening nasabah Bank Rakyat Indonesia (BRI) dengan modus skimming. Polda Metro Jaya berhasil menangkap lima orang pelaku skimming yang diduga membobol saldo puluhan nasabah Bank Rakyat Indonesia (BRI) di sejumlah wilayah.

Petugas Kepolisian meringkus para pelaku di DE PARK Cluster Kayu Putih Blok AB 6 Nomor 3 Serpong Tangerang Banten, Bohemia Vilage 1 Nomor 57 Serpong Tangerang, Hotel Grand Serpong Tangerang, dan Hotel De Max Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol.) Raden Prabowo Argo Yuwono, S.IK., M.Hum. mengatakan, setelah melakukan penyelidikan selama satu pekan, kelima tersangka ditangkap di lokasi berbeda, di Tangerang, dan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kejadian ini berawal dari puluhan nasabah BRI Unit Ngadiluwih, Kediri, Jawa Timur yang melaporkan kehilangan uang secara misterius dari bank BRI. Uang tabungan milik nasabah itu tiba-tiba berkurang dengan variasi antara Rp 500 ribu, Rp 4 juta, bahkan ada yang mencapai Rp 10 juta.

Empat tersangka merupakan Warga Negara Asing (WNA), sementara itu, satu tersangka Warga Negara Indonesia (WNI). Polisi membekuk lima pelaku yang terdiri atas tiga Warga Negara Rumania, seorang Warga Negara Hungaria, dan seorang Warga Negara Indonesia (WNI), pada Jumat (16/3/2018). "Iya benar. Sudah tertangkap ada lima orang, Warga Negara Asing (WNA)," tutur mantan Kabid Humas Polda Jatim pada tahun 2015, Kombes Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono, S.IK., M.Hum., Jumat (16/3).

Kelima tersangka pelaku itu yakni atas nama Caitanovici Andrean Stepan (Rumania), Raul Kalai alias Lucian Meagu (Rumania), Ionel Robert Lupu (Rumania), Ferenc Hugyec (Hunggaria), dan serta seorang WNI Milah Karmilah asal Bandung.

Menyoal bagaimana modusnya, mantan Kapolres Nunukan Polda Kaltim pada tahun 2010 itu, Kombes Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono, S.IK., M.Hum. menyampaikan, penyidik akan menjelaskannya pada jumpa pers, Sabtu (17/3/2018) besok.

"Nanti lebih jelasnya akan dirilis besok. Ini sedang diproses. Jaringan internasional," ungkap mantan WaKapolres Takalar Polda Sulsel pada tahun 2003 itu.

Ada 64 bank yang menjadi korban dengan kerugian mencapai miliaran rupiah.

"Ada 64 bank di dalam negeri dan luar negeri yang jadi korban. Untuk total (kerugian) belum dapat pasti, yang terpenting miliaran rupiah," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol.) Raden Prabowo Argo Yuwono, S.IK., M.Hum., Sabtu (17/3/2018).

Dikatakan, Polda Metro Jaya telah berkali-kali berhasil mengungkap kasus tindak kejahatan pencurian dana nasabah melalui modus skimming.

"Ini tidak bosan-bosannya tersangka dari luar negeri ini ke Indonesia. Jangan sampai negara kita 'dijajah' oleh para penikmat ini, yang melakukan tindak pidana di Indonesia. Makanya kita melakukan penangkapan, dan kita akan melakukan penyidikan sampai semua pelaku ditangkap," ungkap mantan Kapuskodal Ops Polres Tabanan Polda Bali pada tahun 1997 tersebut.

Mantan Kasat Serse Polres Buleleng Polda Bali pada tahun 1996, Kombes Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono, S.IK., M.Hum. menyampaikan, pengungkapan sindikat skimming ini bermula dari adanya laporan dari pihak bank terkait berkurangnya dana nasabah padahal tidak bertransaksi.

"Dengan adanya laporan itu, kemudian Polda Metro Jaya menurunkan tim mengungkap siap pelakunya. Ada lima orang ditangkap (CAS -Rumania-, RK -Rumania, IRL -Rumania-, FH -Hungaria, dan MK -Indonesia-)," papar mantan Ka Sub Dit Bin Ops Dit Pol Air Polda Kaltim pada tahun 2008.

Kepala Unit IV Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Polisi (AKP) Rovan Richard Mahenu menyebutkan saat ini kelima pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif.

Mantan Kaur Bin Ops (KBO) Sat Serse Polres Kupang Polda Nusra pada tahun 1993 ini mengimbau, kepada para nasabah bank agar berhati-hati dan tetap waspada ketika mengambil uang atau bertransaksi perbankan lewat mesin ATM.

"Kami juga berharap dari pihak perbankan sendiri untuk mengevaluasi jangan sampai bahwa ini mudah dimanfaatkan pihak tertentu untuk melakukan kegiatan pidana," tandas mantan Kabag Binlat Ro Ops Polda Kaltim pada tahun 2009 itu.

Pada pengungkapan kasus itu, polisi juga menyita sejumlah barang bukti satu buah deepskimmer, satu encoder, tiga spy cam, 1.447 buah kartu ATM yang telah diisi dengan data curian, 21 kartu ATM member card, dua buku pasport, 6 SD Card merek Sundisk, 4mulut ATM (Bezel), satu laptop, dan lainnya. (bs/jos)

See Also

Densus 88 Antiteror Sergap Terduga Teroris JAD Di Cirebon
Densus 88 Antiteror Lumpuhkan Dua Terduga Teroris Di Depok
Anggota DPRD Kota Bogor Diamankan Polresta Bogor Kota
Polisi Siaga Jaga Sidang Vonis Aman Abdurrahman
Aman Abdurrahman Divonis Hukuman Mati
Polres Manggarai Barat Bekuk Pemerkosa 2 Turis Mancanegara
Babinsa Kodim 0716/Demak Evakuasi Sosok Mayat Berhelm Yang Gantung Diri
Kapolres Bogor Larang Anggotanya Ambil Jatah Libur
Dana BOS Malah Dipakai Beli Buku Yang Jauh Lebih Mahal Daripada Buku Resmi
6 Saksi Penting Kasus BLBI Kembali Dicekal
Buku Penerbit Yang Di Black List Pemerintah Malah Dibagikan Ke Sekolah-sekolah Di Jombang
Dua Bos First Travel Dituntut 20 Tahun Penjara
Mabes Polri Sebut Operasi Keselamatan Lalulintas Berhasil
4 Pegawai Bank Jatim Sudah Jadi Terdakwa
Dokter Bimanesh Sutarjo Bantah Kesaksian Kepala IGD RS Permata Hijau
BPOM Minta Importir Tarik Sarden Kaleng Terindikasi Mengandung Cacing
Ketua RT Yang Telanjangi Dua Sejoli Dituntut 7 Tahun Penjara
KPK Geledah Rumah Wali Kota Malang
Peran Pelaku Skimming ATM Bank
Cara Sindikat Skimming ATM Bank Jalankan Aksinya
Pembobol Skimming ATM Bank Sudah Bobol 64 Bank Di Dunia
BNN Sita Sabu 51.4 Kg Dari Bandar Narkoba Di Ancol
BNN Telusuri TPPU Bandar Sabu 51,4 Kg
JD Resmi Jadi Penghuni Rutan
BNN Sergap 3 Bandar Narkoba Di Ancol
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.174.151 Since: 07.04.14 | 0.5918 sec