YouTube Facebook Twitter RSS
23 Jul 2018, 0

Hukum

Sidang Tuntutan Pengeroyokan Dan Penganiayaan Zoya Ditunda

Tuesday, 20 March 2018 | View : 80

siarjustisia.com-BEKASI.

Ketua Majelis Hakim Pengadilan Ne‎geri (PN) Bekasi menunda sidang agenda tuntutan terhadap enam terdakwa yang melakukan pengeroyokan dan pembakaran terhadap korban Muhamad Az-zahra alias Zoya (30), Selasa (20/3/2018) petang. Sebanyak enam pelaku menjalani persidangan kasus pengeroyokan dan penganiayaan.

Ketua Majelis Hakim, ‎Musa Arif, menunda pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) pekan depan.

"Penuntut Umum belum siap dengan tuntutan. Tuntutan ditunda satu minggu," ujar Musa Arif di Pengadilan Negeri (PN) Bekasi Kelas 1A Khusus, Jl. Pramuka No.81, Marga Jaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat (Jabar), Selasa (20/3/2018).

Ketua Majelis Hakim meminta kepada JPU agar tidak menunda agenda tuntutan terlalu lama, mengingat vonis harus dibacakan pada Mei mendatang.

Majelis meminta JPU agar menyelesaikan agenda tutntutan dan dibacakan pada Selasa (27/3/2018) pekan depan. "Satu minggu berikutnya pledoi," katanya.

Penasihat Hukum Rosidi, Robinson Samosir, mengaku kecewa dengan penundaan agenda tuntutan sidang kasus pengeroyokan dan penganiayaan terhadap Muhamad Az-zahra alias Zoya (30), Selasa (20/3/2018) petang‎. Bila masih ditunda lagi bakal ada konsekuensi hukumnya.

"Konsekuensinya hukumnya bila terlambat lagi, para terdakwa bisa dibebaskan (secara aturan)," kata Robinson Samosir di Pengadilan Negeri (PN) Bekasi Kelas 1A Khusus, Jalan Pramuka No.81, Marga Jaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat (Jabar), Selasa (20/3/2018).

Dia mengatakan, jadwal yang telah ditetapkan oleh Majelis Hakim‎ PN Bekasi, pembacaan pledoi atau pembelaan dijadwalkan pada 10 April mendatang, setelah agenda pembacaan tuntutan pekan depan, Selasa (27/3/2018).

"‎Berdasarkan SEMA (Surat Edaran Mahkamah Agung), kasus ini harus diputus lima bulan (Mei nanti)," ujarnya.

Kasus ini mulai disidangkan mulai Januari 2018.

Sebelumnya, Pengadilan Negeri (PN) Bekasi, Jawa Barat, menggelar sidang perdana terhadap pelaku pengeroyok dan penganiaya terhadap Muhamad Az-zahra alias Zoya (30), Selasa (23/1/2018) petang.

Sebanyak enam pelaku menjalani sidang perdana dengan membacakan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Para terdakwa adalah ‎Rosidi, Najibullah, Karta, Sabur, Aji dan Alvian, yang didakwa JPU dengan Pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan, Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan Juncto Pasal 55 KUHP tentang turut serta atau membantu terdakwa melakukan tindak pidana pengeroyokan dan penganiayaan terhadap korban Zoya.

"Masing-masing terdakwa didakwa Pasal 170 ayat (1) dan 2, Pasal 351 ayat 351 ayat 1 dan 2, Juncto Pasal 55 ayat 1 KUHP," ujar JPU, Sri Sena, saat membacakan dakwaan di PN Bekasi.

Berdasarkan surat dakwaan JPU, ‎pada Selasa 1 Agustus 2017 di Kampung Muara Bakti, Desa Muara Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, sekitar pukul 16.30 WIB.

Kasus pengeroyokan dan penganiayaan terhadap korban Zoya bermula pada Selasa 1 Agustus 2017 di Kampung Muara Bakti, Desa Muara Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, sekitar pukul 16.30 WIB.

Zoya dituding oleh penjaga musala mencuri alat pengeras suara (amplifier). Oleh penjaga musala kemudian Zoya dikejar dan ditangkap warga sekitar. Pria ini tewas dikeroyok dan dianiaya massa serta tubuhnya dibakar massa.

Para pelaku mempunyai peran masing-masing mulai dari memukul, menendang, hingga membeli Pertamax dan membakar tubuh Zoya. (sp/jos)

See Also

Masyarakat Pulau Pari Kembali Unjuk Rasa PN Jakarta Utara
Densus 88 Antiteror Tahan Satu Keluarga Di Sleman
Penjambret Yang Tewaskan Penumpang Ojol Di Cempaka Putih Terciduk
KPK Geledah Rumah Dinas Gubernur Aceh
Polres Jaktim Terus Buru Penjambret Tewaskan Penumpang Ojol Di Cempaka Putih
Kronologi OTT Gubernur Aceh Dan Bupati Bener Meriah
Gubernur Aceh Ditahan KPK
Gubernur Aceh Jadi Tersangka
KPK Tetapkan Gubernur Aceh Dan Bupati Bener Meriah Sebagai Tersangka
Keppres Pilkada Serentak 27 Juni 2018 Sebagai Hari Libur Nasional
Polda Metro Jaya Kerahkan 41.000 Personel Amankan Pilkada
Jennifer Dunn Divonis 4 Tahun Penjara
Jaksa KPK Tuntut Rita Widyasari Dihukum 15 Tahun Penjara
Densus 88 Antiteror Sergap Terduga Teroris JAD Di Cirebon
Densus 88 Antiteror Lumpuhkan Dua Terduga Teroris Di Depok
Anggota DPRD Kota Bogor Diamankan Polresta Bogor Kota
Polisi Siaga Jaga Sidang Vonis Aman Abdurrahman
Aman Abdurrahman Divonis Hukuman Mati
Polres Manggarai Barat Bekuk Pemerkosa 2 Turis Mancanegara
Babinsa Kodim 0716/Demak Evakuasi Sosok Mayat Berhelm Yang Gantung Diri
Kapolres Bogor Larang Anggotanya Ambil Jatah Libur
Dana BOS Malah Dipakai Beli Buku Yang Jauh Lebih Mahal Daripada Buku Resmi
6 Saksi Penting Kasus BLBI Kembali Dicekal
Buku Penerbit Yang Di Black List Pemerintah Malah Dibagikan Ke Sekolah-sekolah Di Jombang
Dua Bos First Travel Dituntut 20 Tahun Penjara
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.311.440 Since: 07.04.14 | 0.6037 sec