YouTube Facebook Twitter RSS
23 Apr 2018, 0

Hukum

Sidang Tuntutan Pengeroyokan Dan Penganiayaan Zoya Ditunda

Tuesday, 20 March 2018 | View : 21

siarjustisia.com-BEKASI.

Ketua Majelis Hakim Pengadilan Ne‎geri (PN) Bekasi menunda sidang agenda tuntutan terhadap enam terdakwa yang melakukan pengeroyokan dan pembakaran terhadap korban Muhamad Az-zahra alias Zoya (30), Selasa (20/3/2018) petang. Sebanyak enam pelaku menjalani persidangan kasus pengeroyokan dan penganiayaan.

Ketua Majelis Hakim, ‎Musa Arif, menunda pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) pekan depan.

"Penuntut Umum belum siap dengan tuntutan. Tuntutan ditunda satu minggu," ujar Musa Arif di Pengadilan Negeri (PN) Bekasi Kelas 1A Khusus, Jl. Pramuka No.81, Marga Jaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat (Jabar), Selasa (20/3/2018).

Ketua Majelis Hakim meminta kepada JPU agar tidak menunda agenda tuntutan terlalu lama, mengingat vonis harus dibacakan pada Mei mendatang.

Majelis meminta JPU agar menyelesaikan agenda tutntutan dan dibacakan pada Selasa (27/3/2018) pekan depan. "Satu minggu berikutnya pledoi," katanya.

Penasihat Hukum Rosidi, Robinson Samosir, mengaku kecewa dengan penundaan agenda tuntutan sidang kasus pengeroyokan dan penganiayaan terhadap Muhamad Az-zahra alias Zoya (30), Selasa (20/3/2018) petang‎. Bila masih ditunda lagi bakal ada konsekuensi hukumnya.

"Konsekuensinya hukumnya bila terlambat lagi, para terdakwa bisa dibebaskan (secara aturan)," kata Robinson Samosir di Pengadilan Negeri (PN) Bekasi Kelas 1A Khusus, Jalan Pramuka No.81, Marga Jaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat (Jabar), Selasa (20/3/2018).

Dia mengatakan, jadwal yang telah ditetapkan oleh Majelis Hakim‎ PN Bekasi, pembacaan pledoi atau pembelaan dijadwalkan pada 10 April mendatang, setelah agenda pembacaan tuntutan pekan depan, Selasa (27/3/2018).

"‎Berdasarkan SEMA (Surat Edaran Mahkamah Agung), kasus ini harus diputus lima bulan (Mei nanti)," ujarnya.

Kasus ini mulai disidangkan mulai Januari 2018.

Sebelumnya, Pengadilan Negeri (PN) Bekasi, Jawa Barat, menggelar sidang perdana terhadap pelaku pengeroyok dan penganiaya terhadap Muhamad Az-zahra alias Zoya (30), Selasa (23/1/2018) petang.

Sebanyak enam pelaku menjalani sidang perdana dengan membacakan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Para terdakwa adalah ‎Rosidi, Najibullah, Karta, Sabur, Aji dan Alvian, yang didakwa JPU dengan Pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan, Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan Juncto Pasal 55 KUHP tentang turut serta atau membantu terdakwa melakukan tindak pidana pengeroyokan dan penganiayaan terhadap korban Zoya.

"Masing-masing terdakwa didakwa Pasal 170 ayat (1) dan 2, Pasal 351 ayat 351 ayat 1 dan 2, Juncto Pasal 55 ayat 1 KUHP," ujar JPU, Sri Sena, saat membacakan dakwaan di PN Bekasi.

Berdasarkan surat dakwaan JPU, ‎pada Selasa 1 Agustus 2017 di Kampung Muara Bakti, Desa Muara Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, sekitar pukul 16.30 WIB.

Kasus pengeroyokan dan penganiayaan terhadap korban Zoya bermula pada Selasa 1 Agustus 2017 di Kampung Muara Bakti, Desa Muara Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, sekitar pukul 16.30 WIB.

Zoya dituding oleh penjaga musala mencuri alat pengeras suara (amplifier). Oleh penjaga musala kemudian Zoya dikejar dan ditangkap warga sekitar. Pria ini tewas dikeroyok dan dianiaya massa serta tubuhnya dibakar massa.

Para pelaku mempunyai peran masing-masing mulai dari memukul, menendang, hingga membeli Pertamax dan membakar tubuh Zoya. (sp/jos)

See Also

Mabes Polri Sebut Operasi Keselamatan Lalulintas Berhasil
4 Pegawai Bank Jatim Sudah Jadi Terdakwa
Dokter Bimanesh Sutarjo Bantah Kesaksian Kepala IGD RS Permata Hijau
BPOM Minta Importir Tarik Sarden Kaleng Terindikasi Mengandung Cacing
Ketua RT Yang Telanjangi Dua Sejoli Dituntut 7 Tahun Penjara
KPK Geledah Rumah Wali Kota Malang
Peran Pelaku Skimming ATM Bank
Cara Sindikat Skimming ATM Bank Jalankan Aksinya
Pembobol Skimming ATM Bank Sudah Bobol 64 Bank Di Dunia
Polda Metro Jaya Bekuk 5 Pembobol Skimming ATM Bank
BNN Sita Sabu 51.4 Kg Dari Bandar Narkoba Di Ancol
BNN Telusuri TPPU Bandar Sabu 51,4 Kg
JD Resmi Jadi Penghuni Rutan
BNN Sergap 3 Bandar Narkoba Di Ancol
Hakim Senior Terjaring OTT Rp 30 Juta
Polres Kudus Ciduk 5 Orang Pengedar Uang Palsu
KPK Jerat Cagub Maluku Utara
KPK Periksa Isteri Bos PT. MRA
Hacker Surabaya Black Hat Telah Retas 600 Situs
Kapolri Pastikan Kapolsek Selingkuhi Isteri Bawahan Dicopot
KPU Akan Gelar Pleno Bahas Putusan Bawaslu
PBB Tunggu Sikap KPU Untuk Banding Putusan Bawaslu
PBNU Desak Presiden Joko Widodo Beri Grasi Untuk KH Nur Aziz
Kapolri Takut Pidatonya Dipelintir Dan Diviralkan
Kapolri Sebut Isu Ulama Di Medsos Ada 3 Yang Benar
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 5.797.217 Since: 07.04.14 | 0.6111 sec