YouTube Facebook Twitter RSS
18 Jan 2019, 0

Hukum

Sidang Tuntutan Pengeroyokan Dan Penganiayaan Zoya Ditunda

Tuesday, 20 March 2018 | View : 136

siarjustisia.com-BEKASI.

Ketua Majelis Hakim Pengadilan Ne‎geri (PN) Bekasi menunda sidang agenda tuntutan terhadap enam terdakwa yang melakukan pengeroyokan dan pembakaran terhadap korban Muhamad Az-zahra alias Zoya (30), Selasa (20/3/2018) petang. Sebanyak enam pelaku menjalani persidangan kasus pengeroyokan dan penganiayaan.

Ketua Majelis Hakim, ‎Musa Arif, menunda pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) pekan depan.

"Penuntut Umum belum siap dengan tuntutan. Tuntutan ditunda satu minggu," ujar Musa Arif di Pengadilan Negeri (PN) Bekasi Kelas 1A Khusus, Jl. Pramuka No.81, Marga Jaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat (Jabar), Selasa (20/3/2018).

Ketua Majelis Hakim meminta kepada JPU agar tidak menunda agenda tuntutan terlalu lama, mengingat vonis harus dibacakan pada Mei mendatang.

Majelis meminta JPU agar menyelesaikan agenda tutntutan dan dibacakan pada Selasa (27/3/2018) pekan depan. "Satu minggu berikutnya pledoi," katanya.

Penasihat Hukum Rosidi, Robinson Samosir, mengaku kecewa dengan penundaan agenda tuntutan sidang kasus pengeroyokan dan penganiayaan terhadap Muhamad Az-zahra alias Zoya (30), Selasa (20/3/2018) petang‎. Bila masih ditunda lagi bakal ada konsekuensi hukumnya.

"Konsekuensinya hukumnya bila terlambat lagi, para terdakwa bisa dibebaskan (secara aturan)," kata Robinson Samosir di Pengadilan Negeri (PN) Bekasi Kelas 1A Khusus, Jalan Pramuka No.81, Marga Jaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat (Jabar), Selasa (20/3/2018).

Dia mengatakan, jadwal yang telah ditetapkan oleh Majelis Hakim‎ PN Bekasi, pembacaan pledoi atau pembelaan dijadwalkan pada 10 April mendatang, setelah agenda pembacaan tuntutan pekan depan, Selasa (27/3/2018).

"‎Berdasarkan SEMA (Surat Edaran Mahkamah Agung), kasus ini harus diputus lima bulan (Mei nanti)," ujarnya.

Kasus ini mulai disidangkan mulai Januari 2018.

Sebelumnya, Pengadilan Negeri (PN) Bekasi, Jawa Barat, menggelar sidang perdana terhadap pelaku pengeroyok dan penganiaya terhadap Muhamad Az-zahra alias Zoya (30), Selasa (23/1/2018) petang.

Sebanyak enam pelaku menjalani sidang perdana dengan membacakan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Para terdakwa adalah ‎Rosidi, Najibullah, Karta, Sabur, Aji dan Alvian, yang didakwa JPU dengan Pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan, Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan Juncto Pasal 55 KUHP tentang turut serta atau membantu terdakwa melakukan tindak pidana pengeroyokan dan penganiayaan terhadap korban Zoya.

"Masing-masing terdakwa didakwa Pasal 170 ayat (1) dan 2, Pasal 351 ayat 351 ayat 1 dan 2, Juncto Pasal 55 ayat 1 KUHP," ujar JPU, Sri Sena, saat membacakan dakwaan di PN Bekasi.

Berdasarkan surat dakwaan JPU, ‎pada Selasa 1 Agustus 2017 di Kampung Muara Bakti, Desa Muara Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, sekitar pukul 16.30 WIB.

Kasus pengeroyokan dan penganiayaan terhadap korban Zoya bermula pada Selasa 1 Agustus 2017 di Kampung Muara Bakti, Desa Muara Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, sekitar pukul 16.30 WIB.

Zoya dituding oleh penjaga musala mencuri alat pengeras suara (amplifier). Oleh penjaga musala kemudian Zoya dikejar dan ditangkap warga sekitar. Pria ini tewas dikeroyok dan dianiaya massa serta tubuhnya dibakar massa.

Para pelaku mempunyai peran masing-masing mulai dari memukul, menendang, hingga membeli Pertamax dan membakar tubuh Zoya. (sp/jos)

See Also

Polda Metro Jaya Bekuk Guru Penyebar Hoax Surat Suara
PT. NKE Dihukum Denda Rp 85,49 Miliar
Polda Jatim Ingatkan VA Bisa Jadi Tersangka
KPK Tahan 2 Mantan Anggota DPRD Sumatera Utara
Polda Jatim Sebut VA Terima 15 Kali Transfer Uang Dari Muncikari
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Usai Diperiksa Polda Jatim, VA Dan AS Minta Maaf
Polda Jatim Ringkus Muncikari Dua Artis Ibu Kota
Polda Jawa Timur Tetapkan 2 Tersangka Prostitusi Online Artis
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Polres Magelang Kota Dalami Motif Tersangka Perusakan Nisan
Perusak Nisan Di 4 TPU Kota Magelang Ditangkap
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Perusakan Nisan Di TPU Kota Magelang Masih Berlanjut
Polres Magelang Selidiki Perusakan Belasan Nisan Di Pemakaman Umum
Pembelian Alat Sekolah SMK Bernilai Ratusan Miliar Di Dinas Pendidikan Prov Jatim Perlu Diperiksa
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
KPK Tetapkan Dirut PT. Rohde And Schwarz Indonesia Sebagai Tersangka
KPK Akan Segera Periksa Saksi Dan Tersangka Suap KONI
KPK Cekal Robert Tantular Ke Luar Negeri
Artis Kembali Ditangkap Terkait Kasus Narkoba
Tim Resmob Dan Tarsius Bitung Lumpuhkan Pencuri Kambuhan
Polres Metro Jakarta Selatan Gali Motif Pembunuh Perempuan Muda Di Kebagusan City
Polres Metro Jakarta Selatan Tangkap Pembunuh Perempuan Muda Di Kebagusan City
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.249.406 Since: 07.04.14 | 0.6123 sec