YouTube Facebook Twitter RSS
16 Aug 2018, 0

Nusantara

Presiden Joko Widodo Terima Driver Ojek Online Di Istana

Tuesday, 27 March 2018 | View : 171

siarjustisia.com-JAKARTA.

Massa driver  ojek online (ojol) melakukan long march menuju depan Istana. Massa driver ojek online (ojol) sudah berkumpul di depan Istana. Mereka berdemonstrasi menuntut rasionalisasi tarif ojol. Pendemo menuntut rasionalisasi tarif ojek online dari pemerintah dan meminta legalitas angkutan online kendaraan roda dua.

"Kita menjadi sapi perah sistem kapitalisme perusahaan Grab, Uber, Go-Jek, kemudian sistem ketidakadilan pemerintah yang tidak mengakui kita soal regulasi," kata orator dengan pengeras suara di dekat Taman Pandang Istana, Selasa (27/3/2018).

Driver ojol ini terus menyuarakan tuntutan agar memperoleh keadilan. Driver ojol menyuarakan tuntutan soal rasionalisasi tarif ojol. Massa juga menuntut legalitas angkutan online kendaraan roda dua. Selain soal rasionalisasi tarif ojol, massa menuntut legalitas angkutan online kendaraan roda dua.

"Ojol bersatu tak bisa dikalahkan," teriak massa.

Massa driver ojek online (ojol) masih berdemonstrasi di depan Istana.

Satu mobil komando dengan pengeras suara menyemangati massa yang melakukan long march sambil menyanyikan lagu 'Indonesia Raya'. Orator dari mobil komando juga terus menyuarakan tuntutan soal regulasi ojek online.

Perwakilan pendemo disebut diterima perwakilan Istana.

"Kita doakan teman-teman kita yang masuk ke Istana semoga negosiasi soal regulasi dikabulkan," kata orator dari mobil komando di dekat Istana, Selasa (27/3/2018).

Pantauan awak media, pendemo melakukan long march dari depan Gedung Kominfo, Jl. Medan Merdeka Barat, menuju depan Istana. Mereka memenuhi ruas jalan tersebut.

Massa saat ini memenuhi Taman Pandang Istana. Jalan Medan Merdeka Barat ke arah Bundaran HI tersendat.

Aksi driver ojol ini dijaga ketat kepolisian. Penjagaan ketat dilakukan polisi di lokasi. Kendaraan taktis, seperti water cannon, juga sudah bersiaga di sekitar lokasi unjuk rasa.

Barikade polisi dengan kendaraan taktis water cannon disiagakan. Barikade polisi masih menjaga aksi driver ojol.

Kawat berduri juga dipasang untuk membatasi peserta aksi. Kawat berduri juga dipasang di area depan Istana pada pukul 11.19 WIB.

Situasi di lokasi sempat 'memanas' saat sejumlah driver ojol melintas dari arah Istana ke Jl. Gajah Mada. Pendemo berteriak meminta driver ojol ikut aksi.

Presiden RI ke-7, Ir. H. Joko Widodo yang akrab disapa "Jokowi" menemui driver  ojek online (ojol) di Istana siang tadi.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima perwakilan pengemudi ojek online (ojol) yang berunjuk rasa di Istana Merdeka, Jakarta. Presiden Jokowi menerima 5 orang perwakilan driver ojol. Jokowi mendengarkan langsung keluhan dari pengemudi ojek.

Kepala Negara Jokowi didampingi Menteri Sekretaris Negara Prof. Dr. Pratikno, M.Soc.Sc., Menteri Perhubungan Ir. Budi Karya Sumadi dan Kepala Staf Kepresidenan Indonesia ke-3, Jend. TNI (Purn.) Dr. Moeldoko, S.I.P. dalam pertemuan itu.

Mantan Wali Kota Surakarta ke-16 masa jabatan 28 Juli 2005-1 Oktober 2012 tersebut, Joko Widodo (Jokowi) mengatakan para pengemudi tersebut menyampaikan keluhan mengenai perang tarif antar aplikator ojek online.

"Ya ketemu. Intinya mereka menyampaikan kesulitan mengenai tarif yang, perang tarif antar aplikator," kata mantan Gubernur DKI Jakarta ke-16 masa jabatan 15 Oktober 2012-16 Oktober 2014, Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Selasa (27/3/2018).

Untuk itu, Kepala Negara Jokowi memerintahkan Menteri Perhubungan Ir. Budi Karya Sumadi dan Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Rudiantara, S.Stat., M.B.A. mengumpulkan para pemilik aplikasi ojek online. Jokowi meminta segera dicari solusinya.

"Tadi saya perintahkan kepada Menhub, Menkominfo untuk besok mengumpulkan aplikator-aplikator. Diundang plus termasuk graber-grabernya (pengemudi) diajak bicara. Intinya dicari jalan tengah agar tidak merugikan," kata alumnus Universitas Gadjah Mada (UGM) itu, Jokowi.

Terkait dengan tarif, Presiden yang mulai menjabat sejak 20 Oktober 2014 tersebut, Jokowi mengatakan memang harus ada patokan untuk tarif bawah dan atas. Namun dia belum bisa memastikan apakah keinginanannya itu bisa direalisasikan atau tidak. Tergantung pertemuan nanti. "Besok, dibicarakan dulu. Tapi menurut saya memang harus ada patokan harga bawah, harga atas. Mungkin ke situ, tapi belum. Besok akan diputuskan setelah pertemuan itu dilakukan," pungkas mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

See Also

Lombok Diguncang Gempa Lagi 6,2 Skala Richter
Peduli Gempa Lombok, Siswa MA NU TBS Gelar Istighasah
TNI-Polri Kirim Bantuan Ke Daerah Gempa Di Lombok
Gempa Susulan Kembali Terjadi Di Lombok
PT. PLN (Persero) Upayakan Listrik Menyala Di Kepulauan Gili Lombok
Dandim 0716/Demak Tutup TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2018
Bhabinkamtibmas Dan Babinsa 03/Wonosalam Bersinergi Amankan Apitan
Terasa Kompak, Babinsa Dan Bhabinkamtibmas Mijen Ramaikan Lomba 17-An
Dialog Interaktif Dandim 0716/Demak Bersama Forkopimda Menyambut HUT RI Ke-73
Babinsa 06/Wedung Rela Bagikan Air Bersih Dari Rumah Ke Rumah
Mahasiswa UMK Ikuti Agri-Relationship ASEAN Universities Network
Partai Hanura Ajukan Sengketa Pendaftaran Bacaleg Ke Bawaslu
Guna Matangkan Penutupan TMMD Kodim 0716/Demak Gelar Rakor
Jelang HUT RI Ke-73, Babinsa Latih Paskibraka
Acungan Tangan Mungil Rizki Ajukan Pertanyaan Bagaimana Cara Menjadi TNI Pak Babinsa?
Babinsa Kodim 0716/Demak Bersama Bhabinkamtibmas Turut Serta Pelatihan Ketrampilan
Untuk Pecahkan Rekor MURI, Kodim 0716/Demak Latihan Senam Gemu Famire
UMK Didorong Buka Korean Corner
Al-Jalsah Ula Ma Had Aly TBS
Peran Aktif Babinsa 06/Wedung Terhadap Generasi Penerus
Dandim 0716/Demak Hadiri Pembukaan Manasik Haji II Dan Pelepasan Calon Jemaah Haji Demak
30 Peserta Diklat Pim IV Dapat Materi Wasbang
Kunjungan Tim Wasev Sterad Bidang Komsos Ke Kodim 0716/Demak
Sosok Anak Pedagang Gorengan Yang Ingin Jadi Jenderal
Babinsa Koramil 09/Karangtengah Seleksi Calon Paskibra
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.433.255 Since: 07.04.14 | 0.6135 sec