YouTube Facebook Twitter RSS
25 Mar 2019, 0

Hukum

KPK Perpanjang Masa Penahanan Marianus Sae

Tuesday, 08 May 2018 | View : 131

siarjustisia.com-JAKARTA.

Lembaga antirasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa penahanan Bupati Kabupaten Ngada non-aktif, Marianus Sae. Bupati Ngada non-aktif, Marianus Sae, nampaknya harus lebih lama mendekam di sel tahanan KPK. Di hari ulang tahunnya ke-56 yang jatuh hari ini, tim penyidik KPK memutuskan memperpanjang penahanan Marianus Sae yang telah menyandang status tersangka kasus dugaan suap pemulusan proyek infrastruktur di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Juru bicara (Jubir) KPK, Febri Diansyah mengatakan, masa penahanan Marianus Sae diperpanjang selama 30 hari ke depan terhitung sejak 13 Mei 2018. Dengan demikian, Cagub NTT tersebut bakal mendekam di sel tahanan setidaknya hingga 11 Juni 2018.

"Hari ini, penyidik melakukan perpanjangan penahanan selama 30 hari mulai tanggal 13 Mei 2018 sampai 11 Juni 2018 untuk tersangka MSA (Marianus Sae)," kata Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Selasa (8/5/2018).

Saat akan diperiksa tim penyidik hari ini, Marianus Sae terlihat sempat dipeluk seorang wanita. Pelukan itu diterima Marianus Sae saat turun dari mobil tahanan di pelataran Gedung Merah Putih KPK, Jl. Kuningan Persada Kavling 4, RT01/RW06, Guntur, Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Diketahui, Marianus Sae bersama Direktur PT. Sinar 99 Permai, Wilhelmus Iwan Ulumbu ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait proyek infrastruktur di lingkungan Pemkab Ngada. Dalam kurun waktu sejak akhir 2017 hingga awal 2018 saja, Wilhelmus Iwan Ulumbu memberikan suap sebesar Rp 4,1 miliar baik secara tunai maupun transfer ke rekening bank yang kartu ATM-nya diserahkan kepada Marianus Sae.

Untuk 2018 ini, Marianus Sae telah menjanjikan kepada Wilhelmus Iwan Ulumbu untuk mendapat sejumlah proyek. Setidaknya, Wilhelmus Iwan Ulumbu bakal mendapat sekitar tujuh proyek pembangunan jalan maupun jembatan senilai Rp 54 miliar.

Atas tindak pidana yang diduga dilakukannya, Marianus Sae selaku tersangka penerima suap disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sementara itu, Wilhelmus Iwan Ulumbu yang ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap dijerat dengan Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (sp)

See Also

KPK Tetapkan Direktur PT. Krakatau Steel Tersangka Suap
KPK Amankan 6 Orang Dalam OTT Krakatau Steel
KPK OTT Direktur Produksi Dan Teknologi PT. Krakatau Steel
KPK Tetapkan Bupati Mesuji Sebagai Tersangka
Bupati Mesuji Ditangkap KPK
KPK Tahan Bupati Mesuji
Dandim 0716/Demak Hadiri Sosialisasi Milenial Road Safety Festival
Polda Metro Jaya Bekuk Guru Penyebar Hoax Surat Suara
PT. NKE Dihukum Denda Rp 85,49 Miliar
Polda Jatim Ingatkan VA Bisa Jadi Tersangka
KPK Tahan 2 Mantan Anggota DPRD Sumatera Utara
Polda Jatim Sebut VA Terima 15 Kali Transfer Uang Dari Muncikari
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Usai Diperiksa Polda Jatim, VA Dan AS Minta Maaf
Polda Jatim Ringkus Muncikari Dua Artis Ibu Kota
Polda Jawa Timur Tetapkan 2 Tersangka Prostitusi Online Artis
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Polres Magelang Kota Dalami Motif Tersangka Perusakan Nisan
Perusak Nisan Di 4 TPU Kota Magelang Ditangkap
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Perusakan Nisan Di TPU Kota Magelang Masih Berlanjut
Polres Magelang Selidiki Perusakan Belasan Nisan Di Pemakaman Umum
Pembelian Alat Sekolah SMK Bernilai Ratusan Miliar Di Dinas Pendidikan Prov Jatim Perlu Diperiksa
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.570.903 Since: 07.04.14 | 0.6059 sec