YouTube Facebook Twitter RSS
25 Jun 2018, 0

Hukum

KPK Perpanjang Masa Penahanan Marianus Sae

Tuesday, 08 May 2018 | View : 29

siarjustisia.com-JAKARTA.

Lembaga antirasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa penahanan Bupati Kabupaten Ngada non-aktif, Marianus Sae. Bupati Ngada non-aktif, Marianus Sae, nampaknya harus lebih lama mendekam di sel tahanan KPK. Di hari ulang tahunnya ke-56 yang jatuh hari ini, tim penyidik KPK memutuskan memperpanjang penahanan Marianus Sae yang telah menyandang status tersangka kasus dugaan suap pemulusan proyek infrastruktur di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Juru bicara (Jubir) KPK, Febri Diansyah mengatakan, masa penahanan Marianus Sae diperpanjang selama 30 hari ke depan terhitung sejak 13 Mei 2018. Dengan demikian, Cagub NTT tersebut bakal mendekam di sel tahanan setidaknya hingga 11 Juni 2018.

"Hari ini, penyidik melakukan perpanjangan penahanan selama 30 hari mulai tanggal 13 Mei 2018 sampai 11 Juni 2018 untuk tersangka MSA (Marianus Sae)," kata Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Selasa (8/5/2018).

Saat akan diperiksa tim penyidik hari ini, Marianus Sae terlihat sempat dipeluk seorang wanita. Pelukan itu diterima Marianus Sae saat turun dari mobil tahanan di pelataran Gedung Merah Putih KPK, Jl. Kuningan Persada Kavling 4, RT01/RW06, Guntur, Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Diketahui, Marianus Sae bersama Direktur PT. Sinar 99 Permai, Wilhelmus Iwan Ulumbu ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait proyek infrastruktur di lingkungan Pemkab Ngada. Dalam kurun waktu sejak akhir 2017 hingga awal 2018 saja, Wilhelmus Iwan Ulumbu memberikan suap sebesar Rp 4,1 miliar baik secara tunai maupun transfer ke rekening bank yang kartu ATM-nya diserahkan kepada Marianus Sae.

Untuk 2018 ini, Marianus Sae telah menjanjikan kepada Wilhelmus Iwan Ulumbu untuk mendapat sejumlah proyek. Setidaknya, Wilhelmus Iwan Ulumbu bakal mendapat sekitar tujuh proyek pembangunan jalan maupun jembatan senilai Rp 54 miliar.

Atas tindak pidana yang diduga dilakukannya, Marianus Sae selaku tersangka penerima suap disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sementara itu, Wilhelmus Iwan Ulumbu yang ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap dijerat dengan Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (sp)

See Also

Densus 88 Antiteror Sergap Terduga Teroris JAD Di Cirebon
Densus 88 Antiteror Lumpuhkan Dua Terduga Teroris Di Depok
Anggota DPRD Kota Bogor Diamankan Polresta Bogor Kota
Polisi Siaga Jaga Sidang Vonis Aman Abdurrahman
Aman Abdurrahman Divonis Hukuman Mati
Polres Manggarai Barat Bekuk Pemerkosa 2 Turis Mancanegara
Babinsa Kodim 0716/Demak Evakuasi Sosok Mayat Berhelm Yang Gantung Diri
Kapolres Bogor Larang Anggotanya Ambil Jatah Libur
Dana BOS Malah Dipakai Beli Buku Yang Jauh Lebih Mahal Daripada Buku Resmi
6 Saksi Penting Kasus BLBI Kembali Dicekal
Buku Penerbit Yang Di Black List Pemerintah Malah Dibagikan Ke Sekolah-sekolah Di Jombang
Dua Bos First Travel Dituntut 20 Tahun Penjara
Mabes Polri Sebut Operasi Keselamatan Lalulintas Berhasil
4 Pegawai Bank Jatim Sudah Jadi Terdakwa
Dokter Bimanesh Sutarjo Bantah Kesaksian Kepala IGD RS Permata Hijau
BPOM Minta Importir Tarik Sarden Kaleng Terindikasi Mengandung Cacing
Ketua RT Yang Telanjangi Dua Sejoli Dituntut 7 Tahun Penjara
KPK Geledah Rumah Wali Kota Malang
Peran Pelaku Skimming ATM Bank
Cara Sindikat Skimming ATM Bank Jalankan Aksinya
Pembobol Skimming ATM Bank Sudah Bobol 64 Bank Di Dunia
Polda Metro Jaya Bekuk 5 Pembobol Skimming ATM Bank
BNN Sita Sabu 51.4 Kg Dari Bandar Narkoba Di Ancol
BNN Telusuri TPPU Bandar Sabu 51,4 Kg
JD Resmi Jadi Penghuni Rutan
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.174.126 Since: 07.04.14 | 0.5897 sec