YouTube Facebook Twitter RSS
22 May 2019, 0

Internasional

Amerika Serikat Tidak Akui Pemilu Venezuela

Monday, 21 May 2018 | View : 218

siarjustisia.com-BUENOS AIRES.

Pemerintah Amerika Serikat (AS) di Washington District of Columbia (DC). tidak mengakui hasil pemilihan presiden (pilpres) Venezuela, yang digelar pada Minggu (20/5/2018) atau Senin (21/5/2018) WIB. Hal itu diungkapkan Wakil Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Joseph Sullivan kepada wartawan.

Pemerintah Gedung Putih, Amerika Serikat (AS) akan mempertimbangkan pemberlakuan sanksi minyak terhadap Venezuela. Selain itu, AS juga akan membahas hasil pemilihan umum Venezuela pada pertemuan G20 di Buenos Aires, Argentina, Senin (21/5/2018).

Presiden Venezuela yang menjabat mulai sejak 19 April 2013, Nicolas Maduro Moros (55 tahun) terpilih kembali menjadi pemimpin enam tahun ke depan dalam pemilihan umum, yang diboikot kelompok oposisi. "Kami harus memastikan bahwa tindakan kami sesuai dengan tujuan, yaitu menyasar pejabat korup dan bukan rakyat Venezuela," kata John Joseph Sullivan seperti dilansir Reuters.

AS tidak ingin menghancurkan Venezuela sehingga proses pemulihan semakin sulit setelah demokrasi kembali ditegakkan.

John Joseph Sullivan mengatakan sanksi terkait aktivitas minyak di Venezuela sebagai kebijakan yang signifikan. Hal ini telah dipertimbangkan secara aktif. (reuters/ant)

See Also

Mantan PM Australia Bob Hawke Wafat
Filipina Tarik Dubes Dan Konsul Dari Kanada
17 Tentara Niger Tewas Diserang Teroris
Laut China Selatan Tegang
Presiden AS Pecat Direktur Dinas Rahasia
Kapal China Dekati Pulau Filipina
Pangkalan Militer Yaman Diserang Gerakan Houthi
Penutupan Pelayanan Pemerintah AS
Ketua Bank Sentral AS Ingatkan Dampak Negatif Penutupan Berkepanjangan Pemerintah
Raja Malaysia Mengundurkan Diri
Thailand Dilanda Badai Pabuk
Warga Kelas Menengah Australia Akan Kian Sulit Dapat Kredit Perumahan
Donald Trump Kunjungi Militer AS Di Irak
Kota Surabaya Raih Guangzhou Awards 2018
Dubes Indonesia Untuk Arab Saudi Benarkan Rilis Soal Rizieq Shihab Darinya
Dunia Kembali Dihantui Era Perang Dingin
2 Negara Eropa Kecam Rencana Amerika Serikat Keluar Dari Perjanjian INF
Rusia Tuding Amerika Serikat Bermain Kasar
Presiden AS Batalkan Perjanjian Nuklir 1987 Dengan Rusia
Terlibat Skandal Gratifikasi Seks, Pejabat Imigrasi Singapura Diadili
Teleskop NASA Temukan 2 Planet Baru
Najib Razak Ditahan SPRM
Mantan PM Malaysia Ditahan
Najib Razak Ditahan KPK Malaysia
3 Kapal Perang Jepang Bersandar Di Pelabuhan Tanjung Priok
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.832.019 Since: 07.04.14 | 0.5701 sec