YouTube Facebook Twitter RSS
19 Dec 2018, 0

Hukum

Polres Serang Bekuk Penyelundup Baby Lobster

Wednesday, 23 May 2018 | View : 176

siarjustisia.com-SERANG.

Penyelundupan baby lobster atau benur atau benih lobster digagalkan oleh jajaran Polres Serang, Provinsi Banten. Sebanyak 31 box dengan isi 250 ribu benur atau benih lobster senilai Rp 3,7 miliar diamankan saat akan diselundupkan menuju Lampung.

Kapolres Serang Kota AKBP Komarudin mengatakan, 5 kurir ditangkap pada hari ini, Rabu (23/5/2018) pukul 05.00 WIB di Jl. Ayip Usman, Kp. Kebaharan Dukuh, Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang, Kota Serang, Provinsi Banten.

Saat itu, dua mobi jenis L 300 dengan nomor polisi BE 9432 NM dan BE 9096 DT dicurigai membawa barang ilegal. Saat ditanya, kurir inisial MH dan ST ternyata membawa benur atau benih lobster.

Tidak berapa lama, polisi kemudian mengamankan TM pengendara mobil A 1427 AW berisi 6 box benur. SB pengendara Toyota Innova A 1038 AK berisi 7 box benur dan AM pengendara mobil A 1412 BB berisi 6 box benur. Dari keterangan kelimanya, benur atau benih lobster ini diambil dari wilayah Cisolok, Sukabumi.

"Ada total 31 box yang kami perkirakan ada 250 ribu bibit lobster. Jika harga perekor Rp 15 ribu, maka diperkirakan ini senilai Rp 3,7 miliar," ujar AKBP Komarudin dalam keterangannya di MaPolres Serang, Jl. Jenderal Ahmad Yani No.64, Cipare, Kecamatan Serang, Kota Serang, Provinsi Banten.

Kapolres Serang Kota, AKBP Komarudin mengatakan, harga Rp 15 ribu/bibit ini adalah harga yang diambil dari para nelayan. Jika sudah dijual ke pihak luar, maka benur ini bisa sampai Rp 30-40 ribu. Ia menduga, baby lobster ini akan diekspor ke Vietnam.

"Informasi dari para kurir yang ditahan, mereka hanya menerima order untuk dikirim ke Lampung, alamat pun tidak diketahui karena akan dijemput. Makanya, kita akan koordinasi dengan Krimsus Polda Banten dan Polda Lampung," paparnya.

Untuk mengelabui penegak hukum, para kurir juga melakukan beberapa kali pemindahan benur. Jadi, setelah dari Sukabumi, di Serang mereka sebetulnya akan memindahkan benur ke mobil lainnya. Tapi, sebelum melakukan pemindahan, mereka terlanjur tertangkap.

"Modusnya ini beberapa kali pemindahan, jadi ada 3 trip dari Cisolok dijemput di Serang, kemudian ke Lampung," terang AKBP Komarudin.

Saat ini, kurir yang ditahan yaitu MH, ST TM, SB, AM masih dalam pemeriksaan kepolisian. Kepolisian juga masih mengembangkan kasus ini termasuk kepada penyalur benur. Apalagi, jual beli benur dilarang dan ilegal.

See Also

Pembunuh Keji Sopir Taksi Online Divonis 10 Tahun Penjara
KPK Tetapkan Mantan Pejabat Kemendagri Tersangka Korupsi 2 Gedung IPDN
KPK Pelajari Pengajuan JC Budi Mulya
Kemendes Didorong Bentuk Sekretariat Bersama Penanganan Masalah Dana Desa
Kapolri Kukuhkan Polda DIY Jadi Tipe A
KPK Periksa Petinggi Anak Usaha PT. PLN (Persero)
KPK Periksa Corporate Communication PT. PLN (Persero)
KPK Dalami Rekaman Percakapan Idrus Marham Dan Eni Maulani Saragih
Mabes Polri Selidiki Motif Penyerangan Polsek Metro Penjaringan
Sidang Lanjutan Julius Lobiua Mendengarkan 2 Keterangan Ahli
KPK Tahan Wakil Ketua DPR RI
KPK Usut Penggunaan Uang Korupsi Bupati Lampung Selatan
Kasus TPPU Bupati Lampung Selatan, KPK Sita 16 Bidang Tanah
Kronologi OTT DPRD Kalimantan Tengah
KPK OTT Anggota DPRD Kalteng
Bupati Cirebon Setelah Diperiksa Ditahan KPK
KPK Tetapkan Bupati Cirebon Tersangka
KPK Tangkap Bupati Cirebon
KPK Perpanjang Masa Penahanan Bupati Lampung Selatan Nonaktif
Uang Pengganti E-KTP, KPK Sita Rp 862 Juta Dari Setya Novanto
Keterangan Ahli Ketua DPD KAI DKI Jakarta Pada Sidang Lanjutan Julius Lobiua
TNI AL Ringkus Pelaku Narkoba Di Tanjung Ahus
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 506 Gram Narkoba
Polisi Limpahkan Berkas Perkara Mantan Wali Kota Depok Ke Kejaksaan
Rekayasa Lalin Di KPU Saat Pengundian Nomor Urut Capres Cawapres
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.119.719 Since: 07.04.14 | 0.5878 sec