YouTube Facebook Twitter RSS
21 Oct 2018, 0

Hukum

Polres Serang Bekuk Penyelundup Baby Lobster

Wednesday, 23 May 2018 | View : 98

siarjustisia.com-SERANG.

Penyelundupan baby lobster atau benur atau benih lobster digagalkan oleh jajaran Polres Serang, Provinsi Banten. Sebanyak 31 box dengan isi 250 ribu benur atau benih lobster senilai Rp 3,7 miliar diamankan saat akan diselundupkan menuju Lampung.

Kapolres Serang Kota AKBP Komarudin mengatakan, 5 kurir ditangkap pada hari ini, Rabu (23/5/2018) pukul 05.00 WIB di Jl. Ayip Usman, Kp. Kebaharan Dukuh, Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang, Kota Serang, Provinsi Banten.

Saat itu, dua mobi jenis L 300 dengan nomor polisi BE 9432 NM dan BE 9096 DT dicurigai membawa barang ilegal. Saat ditanya, kurir inisial MH dan ST ternyata membawa benur atau benih lobster.

Tidak berapa lama, polisi kemudian mengamankan TM pengendara mobil A 1427 AW berisi 6 box benur. SB pengendara Toyota Innova A 1038 AK berisi 7 box benur dan AM pengendara mobil A 1412 BB berisi 6 box benur. Dari keterangan kelimanya, benur atau benih lobster ini diambil dari wilayah Cisolok, Sukabumi.

"Ada total 31 box yang kami perkirakan ada 250 ribu bibit lobster. Jika harga perekor Rp 15 ribu, maka diperkirakan ini senilai Rp 3,7 miliar," ujar AKBP Komarudin dalam keterangannya di MaPolres Serang, Jl. Jenderal Ahmad Yani No.64, Cipare, Kecamatan Serang, Kota Serang, Provinsi Banten.

Kapolres Serang Kota, AKBP Komarudin mengatakan, harga Rp 15 ribu/bibit ini adalah harga yang diambil dari para nelayan. Jika sudah dijual ke pihak luar, maka benur ini bisa sampai Rp 30-40 ribu. Ia menduga, baby lobster ini akan diekspor ke Vietnam.

"Informasi dari para kurir yang ditahan, mereka hanya menerima order untuk dikirim ke Lampung, alamat pun tidak diketahui karena akan dijemput. Makanya, kita akan koordinasi dengan Krimsus Polda Banten dan Polda Lampung," paparnya.

Untuk mengelabui penegak hukum, para kurir juga melakukan beberapa kali pemindahan benur. Jadi, setelah dari Sukabumi, di Serang mereka sebetulnya akan memindahkan benur ke mobil lainnya. Tapi, sebelum melakukan pemindahan, mereka terlanjur tertangkap.

"Modusnya ini beberapa kali pemindahan, jadi ada 3 trip dari Cisolok dijemput di Serang, kemudian ke Lampung," terang AKBP Komarudin.

Saat ini, kurir yang ditahan yaitu MH, ST TM, SB, AM masih dalam pemeriksaan kepolisian. Kepolisian juga masih mengembangkan kasus ini termasuk kepada penyalur benur. Apalagi, jual beli benur dilarang dan ilegal.

See Also

Polisi Limpahkan Berkas Perkara Mantan Wali Kota Depok Ke Kejaksaan
Rekayasa Lalin Di KPU Saat Pengundian Nomor Urut Capres Cawapres
KPK Perpanjang Masa Penahanan Idrus Marham
Kombes Pol. Panca Putra Simanjuntak Jadi Direktur Penyidikan KPK
Kapolda Jambi Bongkar Peredaran Narkoba Dari Aceh Ke Kota-kota Di Sumatera Dan Jawa
Kasus Korupsi Massal DPRD Sumut, KPK Sita Lagi Uang Suap
KPK Periksa Dirjen Minerba
KPK Cegah Bos Borneo Lumbung Energi Ke Luar Negeri
Tim Resmob Polda Kalbar Ringkus Preman Penganiaya Penjaga Toko Arloji
Kongres Advokat Indonesia Tuntut Bebaskan Julius Lobiua
Masyarakat Pulau Pari Kembali Unjuk Rasa PN Jakarta Utara
Densus 88 Antiteror Tahan Satu Keluarga Di Sleman
Penjambret Yang Tewaskan Penumpang Ojol Di Cempaka Putih Terciduk
KPK Geledah Rumah Dinas Gubernur Aceh
Polres Jaktim Terus Buru Penjambret Tewaskan Penumpang Ojol Di Cempaka Putih
Kronologi OTT Gubernur Aceh Dan Bupati Bener Meriah
Gubernur Aceh Ditahan KPK
Gubernur Aceh Jadi Tersangka
KPK Tetapkan Gubernur Aceh Dan Bupati Bener Meriah Sebagai Tersangka
Keppres Pilkada Serentak 27 Juni 2018 Sebagai Hari Libur Nasional
Polda Metro Jaya Kerahkan 41.000 Personel Amankan Pilkada
Jennifer Dunn Divonis 4 Tahun Penjara
Jaksa KPK Tuntut Rita Widyasari Dihukum 15 Tahun Penjara
Densus 88 Antiteror Sergap Terduga Teroris JAD Di Cirebon
Densus 88 Antiteror Lumpuhkan Dua Terduga Teroris Di Depok
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.798.431 Since: 07.04.14 | 0.6029 sec