YouTube Facebook Twitter RSS
23 Oct 2018, 0

Internasional

PM Malaysia Mahathir Mohamad Umumkan Gaji Menteri Dipangkas 10 Persen

Wednesday, 23 May 2018 | View : 113

siarjustisia.com-KUALA LUMPUR.

Perdana Menteri (PM) Malaysia ke-7 yang mulai menjabat sejak 10 Mei 2018, Tun Dr. Mahathir bin Mohamad atau lebih dikenal dengan nama Mahathir Mohamad mengumumkan pemangkasan gaji sebesar 10 persen untuk seluruh menteri.

Langkah ini dilakukan untuk mengurangi pembelanjaan pemerintah sebagai upaya untuk mengurangi utang negara yang telah mencapai 1 triliun Ringgit.

Mantan PM Malaysia ke-4 yang pernah menjabat sejak mulai 16 Juli 1981 hingga 31 Oktober 2003 tersebut, Mahathir Mohamad mengatakan, utang nasional mencapai sekitar 65 persen dari GDP.

Sebelumnya, mantan Menteri Perdagangan dan Perindustrian Malaysia masa jabatan 1 Januari 1978-16 Juli 1981, Mahathir Mohamad menyalahkan pemerintahan sebelumnya yang dipimpin oleh Najib Razak, atas membengkaknya utang negara.

"Saya sudah diberitahu bahwa utang kita sebenarnya 1 triliun Ringgit, tetapi hari ini kita bisa mempelajari dan mencari cara untuk mengurangi utang ini," tutur Najib Razak kepada para wartawan.

"Potongannya adalah pada gaji pokok menteri. Ini untuk membantu keuangan negara," ujar mantan Menteri Pertahanan Malaysia masa jabatan 18 Juli 1981-6 Mei 1986, Mahathir Mohamad saat konferensi pers usai memimpin rapat mingguan Kabinetnya yang pertama sejak dilantik menjadi PM pada 10 Mei lalu.

"Ini telah menjadi praktik saya. Saya juga melakukan hal yang sama ketika saya menjadi perdana menteri pada tahun 1981," imbuh mantan anggota Parlemen Malaysia untuk Kota Setar Selatan masa jabatan 25 April 1964-10 Mei 1969, Mahathir Mohamad seperti dilansir media Malaysia, The Star, Rabu (23/5/2018).

Menurut berdasarkan website (situs) resmi Parlemen Malaysia, gaji pokok bulanan sebelum dipangkas pemotongan adalah sebagai berikut:

Perdana Menteri RM 22,827 atau setara dengan US$ 5,700;

Wakil Perdana Menteri RM 18,168;

Menteri RM 14,907;

Wakil Menteri RM 10,848.

Mantan Menteri Pendidikan Malaysia masa jabatan 5 September 1974-31 Desember 1977 tersebut, Mahathir Mohamad juga mengatakan, sejumlah proyek besar juga akan ditinjau ulang dengan kemungkinan akan dihentikan. Keputusan mengenai proyek-proyek tersebut, termasuk proyek kereta berkecepatan tinggi Singapura-Kuala Lumpur, akan diumumkan segera.

Alumnus National University of Singapore (NUS) kelahiran Alor Setar, Kedah yang juga Ketua Koalisi Pakatan Harapan (PPBM) sejak tahun 2016 ini, Mahathir Mohamad juga mengumumkan pembubaran badan-badan yang dianggap tidak perlu, seperti Komisi Transportasi Publik Darat (SPAD), Dewan Profesor Nasional dan Departemen Urusan Khusus (Jasa). (thestar/channelnewsasia)

See Also

Terlibat Skandal Gratifikasi Seks, Pejabat Imigrasi Singapura Diadili
Teleskop NASA Temukan 2 Planet Baru
Najib Razak Ditahan SPRM
Mantan PM Malaysia Ditahan
Najib Razak Ditahan KPK Malaysia
3 Kapal Perang Jepang Bersandar Di Pelabuhan Tanjung Priok
NASA Klaim Planet Proxima Centauri B Bisa Dihuni
Harun Yahya Tuduh Penangkapan Dirinya Konspirasi Inggris
Harun Yahya Ditangkap Kepolisian Turki
Eks Navy Seal Tewas Dalam Evakuasi Tim Sepak Bola Dari Gua Thailan
Pelaku Penembakan Brutal Staf Capital Gazette Ditangkap
Penembakan Staf Koran Capital Gazette
Seorang Ayah Tendang Dan Tinju Anak Sendiri Ditangkap
Turki Adakan Pemilu Hari Ini
Arab Saudi Resmi Mencabut Larangan Perempuan Menyetir
Gempa Guncang Osaka
Inggris Permudah Pengajuan Visa Bagi Pelajar Indonesia
Amerika Serikat Keluar Dari Dewan HAM PBB
Suriah Berhasil Usir ISIS
Satgas Malaysia Akan Selidiki Skandal Mega Korupsi 1MDB
Malaysia Ringkus 7 Anggota Terduga Jaringan IS
Sekolah Di Ghouta Timur Dihantam Rudal
Pasar Di Suriah Dihantam Roket
Arab Saudi Dan Inggris Tandatangani Kesepakatan Pembelian Jet Tempur
Kementerian Pertanian Cegah Rock Melon Australia Masuk Indonesia
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.812.532 Since: 07.04.14 | 0.6138 sec