YouTube Facebook Twitter RSS
23 Aug 2019, 0

Internasional

PM Malaysia Mahathir Mohamad Umumkan Gaji Menteri Dipangkas 10 Persen

Wednesday, 23 May 2018 | View : 433

siarjustisia.com-KUALA LUMPUR.

Perdana Menteri (PM) Malaysia ke-7 yang mulai menjabat sejak 10 Mei 2018, Tun Dr. Mahathir bin Mohamad atau lebih dikenal dengan nama Mahathir Mohamad mengumumkan pemangkasan gaji sebesar 10 persen untuk seluruh menteri.

Langkah ini dilakukan untuk mengurangi pembelanjaan pemerintah sebagai upaya untuk mengurangi utang negara yang telah mencapai 1 triliun Ringgit.

Mantan PM Malaysia ke-4 yang pernah menjabat sejak mulai 16 Juli 1981 hingga 31 Oktober 2003 tersebut, Mahathir Mohamad mengatakan, utang nasional mencapai sekitar 65 persen dari GDP.

Sebelumnya, mantan Menteri Perdagangan dan Perindustrian Malaysia masa jabatan 1 Januari 1978-16 Juli 1981, Mahathir Mohamad menyalahkan pemerintahan sebelumnya yang dipimpin oleh Najib Razak, atas membengkaknya utang negara.

"Saya sudah diberitahu bahwa utang kita sebenarnya 1 triliun Ringgit, tetapi hari ini kita bisa mempelajari dan mencari cara untuk mengurangi utang ini," tutur Najib Razak kepada para wartawan.

"Potongannya adalah pada gaji pokok menteri. Ini untuk membantu keuangan negara," ujar mantan Menteri Pertahanan Malaysia masa jabatan 18 Juli 1981-6 Mei 1986, Mahathir Mohamad saat konferensi pers usai memimpin rapat mingguan Kabinetnya yang pertama sejak dilantik menjadi PM pada 10 Mei lalu.

"Ini telah menjadi praktik saya. Saya juga melakukan hal yang sama ketika saya menjadi perdana menteri pada tahun 1981," imbuh mantan anggota Parlemen Malaysia untuk Kota Setar Selatan masa jabatan 25 April 1964-10 Mei 1969, Mahathir Mohamad seperti dilansir media Malaysia, The Star, Rabu (23/5/2018).

Menurut berdasarkan website (situs) resmi Parlemen Malaysia, gaji pokok bulanan sebelum dipangkas pemotongan adalah sebagai berikut:

Perdana Menteri RM 22,827 atau setara dengan US$ 5,700;

Wakil Perdana Menteri RM 18,168;

Menteri RM 14,907;

Wakil Menteri RM 10,848.

Mantan Menteri Pendidikan Malaysia masa jabatan 5 September 1974-31 Desember 1977 tersebut, Mahathir Mohamad juga mengatakan, sejumlah proyek besar juga akan ditinjau ulang dengan kemungkinan akan dihentikan. Keputusan mengenai proyek-proyek tersebut, termasuk proyek kereta berkecepatan tinggi Singapura-Kuala Lumpur, akan diumumkan segera.

Alumnus National University of Singapore (NUS) kelahiran Alor Setar, Kedah yang juga Ketua Koalisi Pakatan Harapan (PPBM) sejak tahun 2016 ini, Mahathir Mohamad juga mengumumkan pembubaran badan-badan yang dianggap tidak perlu, seperti Komisi Transportasi Publik Darat (SPAD), Dewan Profesor Nasional dan Departemen Urusan Khusus (Jasa). (thestar/channelnewsasia)

See Also

Presiden AS Harap Presiden China Temui Pendemo Hong Kong
Hong Kong Menghangat
Uskup Melbourne Peter Comensoli Pilih Masuk Penjara Dibanding Bocorkan Pengakuan Dosa Jemaat
Survei Sebut Advokat Australia Dan Selandia Baru Alami Kecemasan Dan Depresi
Jerman Bersiap Dihantam Gelombang Panas
Perempuan Lempar Telur Ke PM Australia Dihukum Kerja Sosial 18 Bulan
Kelompok Triad Hong Kong Diduga Terlibat Penyerbuan Stasiun MRT Yuen Long
Boris Johnson Terpilih Sebagai PM Inggris Baru
Menlu Inggris Ancam Iran
Michelle Obama Terpilih Sebagai Wanita Paling Dikagumi Di Dunia
Mantan PM Australia Bob Hawke Wafat
Filipina Tarik Dubes Dan Konsul Dari Kanada
17 Tentara Niger Tewas Diserang Teroris
Laut China Selatan Tegang
Presiden AS Pecat Direktur Dinas Rahasia
Kapal China Dekati Pulau Filipina
Pangkalan Militer Yaman Diserang Gerakan Houthi
Penutupan Pelayanan Pemerintah AS
Ketua Bank Sentral AS Ingatkan Dampak Negatif Penutupan Berkepanjangan Pemerintah
Raja Malaysia Mengundurkan Diri
Thailand Dilanda Badai Pabuk
Warga Kelas Menengah Australia Akan Kian Sulit Dapat Kredit Perumahan
Donald Trump Kunjungi Militer AS Di Irak
Kota Surabaya Raih Guangzhou Awards 2018
Dubes Indonesia Untuk Arab Saudi Benarkan Rilis Soal Rizieq Shihab Darinya
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 8.284.129 Since: 07.04.14 | 1.0965 sec