YouTube Facebook Twitter RSS
19 Nov 2018, 0

Internasional

Inggris Permudah Pengajuan Visa Bagi Pelajar Indonesia

Wednesday, 20 June 2018 | View : 73
Tags : Inggris

siarjustisia.com-LONDON.

Pemerintah Inggris mengeluarkan kebijakan untuk mempermudah proses pengajuan visa bagi pelajar Indonesia, dengan mengurangi beberapa dokumen yang wajib diberikan bagi calon pelajar yang masuk dalam kategori visa Tier 4.

Menurut keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu (20/6/2018), perubahan tersebut akan berlaku terhitung dari tanggal 6 Juli.

Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Moazzam Malik, mengatakan, dengan adanya perubahan tersebut, para pelajar Indonesia yang hendak menuntut ilmu ke Inggris tak lagi diwajibkan untuk menyediakan dokumen bukti keuangan, kualifikasi pendidikan atau ijazah, serta kemampuan berbahasa Inggris untuk dapat memproses permintaan visa pelajar mereka.

"Penyederhanaan proses permintaan visa Inggris bagi pelajar Indonesia ini merupakan berita yang sangat baik, terutama bagi ribuan anak muda Indonesia yang hendak memulai tahun ajaran mereka pada musim semi mendatang, serta bagi siapa saja yang berniat untuk belajar di Inggris di masa yang akan datang," kata Dubes Moazzam.

Perubahan tersebut, lanjut Moazzam, juga akan membebaskan pelajar Indonesia yang berada diluar negeri untuk tetap memproses visa mereka dan menikmati kemudahan itu.

Menurut Dubes Moazzam, Inggris memang mempermudah jalan para pelajar Indonesia yang ingin mendapatkan pendidikan berkualitas di negaranya.

"Saya bangga akan kualitas pendidikan di Inggris dan sektor pendidikan kami terus menerus menarik pelajar paling cerdas dan terbaik dari Indonesia. Saya juga berterimakasih untuk kontribusi yang telah mereka buat di Inggris," katanya lagi.

Sampai dengan Maret 2018, tercatat bahwa Inggris telah mengeluarkan kurang lebih 2.500 visa pelajar dengan kategori Tier 4 bagi pelajar Indonesia. (ant)

See Also

Dubes Indonesia Untuk Arab Saudi Benarkan Rilis Soal Rizieq Shihab Darinya
Dunia Kembali Dihantui Era Perang Dingin
2 Negara Eropa Kecam Rencana Amerika Serikat Keluar Dari Perjanjian INF
Rusia Tuding Amerika Serikat Bermain Kasar
Presiden AS Batalkan Perjanjian Nuklir 1987 Dengan Rusia
Terlibat Skandal Gratifikasi Seks, Pejabat Imigrasi Singapura Diadili
Teleskop NASA Temukan 2 Planet Baru
Najib Razak Ditahan SPRM
Mantan PM Malaysia Ditahan
Najib Razak Ditahan KPK Malaysia
3 Kapal Perang Jepang Bersandar Di Pelabuhan Tanjung Priok
NASA Klaim Planet Proxima Centauri B Bisa Dihuni
Harun Yahya Tuduh Penangkapan Dirinya Konspirasi Inggris
Harun Yahya Ditangkap Kepolisian Turki
Eks Navy Seal Tewas Dalam Evakuasi Tim Sepak Bola Dari Gua Thailan
Pelaku Penembakan Brutal Staf Capital Gazette Ditangkap
Penembakan Staf Koran Capital Gazette
Seorang Ayah Tendang Dan Tinju Anak Sendiri Ditangkap
Turki Adakan Pemilu Hari Ini
Arab Saudi Resmi Mencabut Larangan Perempuan Menyetir
Gempa Guncang Osaka
Amerika Serikat Keluar Dari Dewan HAM PBB
PM Malaysia Mahathir Mohamad Umumkan Gaji Menteri Dipangkas 10 Persen
Suriah Berhasil Usir ISIS
Satgas Malaysia Akan Selidiki Skandal Mega Korupsi 1MDB
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.973.863 Since: 07.04.14 | 0.6222 sec