YouTube Facebook Twitter RSS
23 Aug 2019, 0

Internasional

Gempa Guncang Osaka

Wednesday, 20 June 2018 | View : 276
Tags : Gempa, Jepang, Osaka

siarjustisia.com-OSAKA.

Sebuah gempa melanda Osaka, Jepang pada Senin (18/6/2018) pagi hari. Sejauh ini, dua orang diduga tewas dan 41 lainnya terluka.

Dinas Kebakaran dan Manajemen Bencana mengatakan dua orang korban diduga meninggal dunia karena pemeriksaan awal menunjukkan tidak ada tanda-tanda vital. Media setempat melaporkan salah satu korban diduga adalah anak perempuan berusia 9 tahun yang terperangkap di sekolah.

Otoritas Jepang tidak mengonfirmasi kematian setelah dilakukan pemeriksaan di rumah sakit.

Jumlah korban tewas dalam gempa yang mengguncang Osaka, Jepang pada Senin (18/6/2018) terus bertambah menjadi lima orang, dan sekitar 370 orang mengalami luka-luka. Demikian disampaikan para pejabat pada Selasa (19/6/2018), seraya mendesak supaya warga meningkatkan kewaspadaan terhadap terjadinya tanah longsor menjelang hujan yang turun dengan lebat.

“Korban kelima adalah seorang pria berusia 66 tahun yang ditemukan meninggal dunia, pada Selasa, di bawah tumpukan sejumlah buku dan CD di rumahnya,” ujar juru bicara pemerintah setempat.

Sementara itu, korban lainnya adalah seorang anak perempuan berusia 9 tahun. Korban diketahui meninggal dunia karena tertimpa dinding sekolahnya yang runtuh ketika terjadi gempa berkekuatan 5,3 Skala Richter (SR). Ada pula korban tewas lainnya, yakni dua pria dan seorang wanita, yang mana semuanya berusia sekitar 80 tahunan. Mereka meninggal dunia karena terperangkap di bawah dinding atau perabotan.

“Pemerintah akan terus berupaya untuk menyelamatkan orang-orang,” kata juru bicara utama pemerintah Yoshihide Suga kepada wartawan, seraya menambahkan belum ada lagi laporan orang hilang.

Menurut Yoshihide Suga, para pejabat akan melakukan “semua yang kami bisa” untuk segera memulihkan aliran pasokan gas dan air bersih ke rumah-rumah yang terputus pasca gempa.

Di sisi lain, Badan Meteorologi Jepang memperingatkan mengenai hujan lebat yang diprediksi terjadi di Osaka pada Selasa (19/6/2018) dan Rabu (20/6/2018). Hujan lebat dapat menyebabkan bencana tanah longsor di wilayah tersebut karena guncangan gempa yang sempat terjadi berpotensi menyebabkan tanah-tanah menjadi renggang.

Suga juga meminta warga untuk waspada dan mengatakan : “Bencana longsor mungkin terjadi di wilayah yang mengalami getaran kuat, meskipun turun hujan ringan.”

Lembaga cuaca melaporkan, kawasan itu dapat mengalami curah hujan sebanyak 50 milimeter pada Rabu (20/6/2018) pagi dan hingga 100 milimeter dalam 24 jam setelahnya hingga Kamis (21/6/2018) pagi.

“Biasanya kami tidak mengeluarkan peringatan disertai tingkat hujan ini, tetapi setelah gempa maka hujan yang turun dapat menyebabkan tanah longsor, banjir dan meluapnya aliran sungai,” kata salah seorang pejabat, Masakatsu Oya kepada AFP.

Pihak berwenang juga telah memperingatkan kemungkinan terjadinya gempa susulan yang kuat pada pekan mendatang dan khususnya dalam dua hingga tiga hari ke depan.

Badan meteorologi meyebutkan gempa susulan berkekuatan 4 Skala Richter (SR) menghantam wilayah itu Selasa (19/6/2018) pagi.

“Aliran listrik yang padam akibat gempa sudah dapat dipulihkan, tetapi untuk memulihkan pasokan gas dan air akan memakan waktu lebih lama,” ujar para pejabat.

Menurut Badan Meteorologi Jepang, gempa berskala 6,1 SR terjadi pada pukul 8.00 pagi dengan pusat gempa sekitar 9,7 km di bawah tanah. Gempa menyebabkan kaca-kaca bangunan pecah dan gedung-gedung roboh.

Pemerintah Jepang belum menerima adanya laporan kerusakan besar. Akibat gempa, layanan kereta subway dan kereta peluru di Osaka dihentikan sementara. (afp)

See Also

Presiden AS Harap Presiden China Temui Pendemo Hong Kong
Hong Kong Menghangat
Uskup Melbourne Peter Comensoli Pilih Masuk Penjara Dibanding Bocorkan Pengakuan Dosa Jemaat
Survei Sebut Advokat Australia Dan Selandia Baru Alami Kecemasan Dan Depresi
Jerman Bersiap Dihantam Gelombang Panas
Perempuan Lempar Telur Ke PM Australia Dihukum Kerja Sosial 18 Bulan
Kelompok Triad Hong Kong Diduga Terlibat Penyerbuan Stasiun MRT Yuen Long
Boris Johnson Terpilih Sebagai PM Inggris Baru
Menlu Inggris Ancam Iran
Michelle Obama Terpilih Sebagai Wanita Paling Dikagumi Di Dunia
Mantan PM Australia Bob Hawke Wafat
Filipina Tarik Dubes Dan Konsul Dari Kanada
17 Tentara Niger Tewas Diserang Teroris
Laut China Selatan Tegang
Presiden AS Pecat Direktur Dinas Rahasia
Kapal China Dekati Pulau Filipina
Pangkalan Militer Yaman Diserang Gerakan Houthi
Penutupan Pelayanan Pemerintah AS
Ketua Bank Sentral AS Ingatkan Dampak Negatif Penutupan Berkepanjangan Pemerintah
Raja Malaysia Mengundurkan Diri
Thailand Dilanda Badai Pabuk
Warga Kelas Menengah Australia Akan Kian Sulit Dapat Kredit Perumahan
Donald Trump Kunjungi Militer AS Di Irak
Kota Surabaya Raih Guangzhou Awards 2018
Dubes Indonesia Untuk Arab Saudi Benarkan Rilis Soal Rizieq Shihab Darinya
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 8.284.043 Since: 07.04.14 | 0.6152 sec