YouTube Facebook Twitter RSS
19 Feb 2019, 0

Nusantara

Pencarian Korban KM Sinar Bangun Terkendala Kedalaman Danau Toba

Thursday, 21 June 2018 | View : 282

siarjustisia.com-SIMALUNGUN.

Kedalaman perairan Danau Toba di wilayah Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menjadi penghalang bagi tim penyelam untuk mencari para korban Kapal Motor (KM) Sinar Bangun yang tenggelam.

"Kemampuan daya selam personel dan alat (pendeteksi) terbatas," kata Kepala Kantor SAR Medan, Budiawan, usai apel tim gabungan di Pelabuhan Tiga Ras Simalungun yang menjadi posko Tim, Kamis (21/6/2018).

Kedalaman lokasi yang diperhitungkan tempat tenggelamnya kapal penumpang KM Sinar Bangun diperkirakan mencapai mencapai 460 meter, sementara kemampuan daya jelajah alat di angka 350 meter.

Pada pencarian korban hari ke empat, tim SAR menurunkan alat jelajah kedalaman air berkemamouan sampai 600 meter dari Pushidrosal TNI AL.

Tingkat kedinginan air Danau Toba juga menjadi kendala bagi penyelam, sehingga daya selam dibatasi sedalam 50 meter.

Upaya pencarian juga dilakukan di atas permukaan air mengerahkan 200 dari 366 personel tim gabungan dan memberdayakan 10 perahu karet, motor air dan kapal partisipasi warga setempat.

Sasaran pencarian di Timur Laut Selatan sesuai arah angin dengan radius 6-10 kilometer dari koordinat titik tenggelamnya kapal.

Masyarakat yang tinggal di pinggiran Danau Toba menilai, para korban Kapal Motor (KM) Sinar Bangun di perairan Danau Toba, yang tenggelam saat melaju dari Pelabuhan Simanindo, Kabupaten Samosir menuju Pelabuhan Tigaras di Kabupaten Simalungun, Sumut tipis kemungkinan ditemukan dalam kondisi selamat.

"Bukan bermaksud melampaui kekuasaan pencipta, namun bila sudah memasuki hari ketiga pencarian, maka peluang ditemukan dalam kondisi hidup sangat tipis. Kita semua mengharapkan adanya mukjizat," ujar salah seorang warga Parapat, Leonardus Simbolon (45 tahun), Rabu (20/6/2018).

Apalagi kata Leonardus Simbolon kondisi air danau sangat dingin pada malam dan pagi hari. Masyarakat sekitar sudah merasakan semua itu. "Kondisi angin kencang dan hujan yang turun setiap malam semakin mempersulit korban untuk bisa bertahan selama di perairan Danau Toba. Orang yang pintar berenang sekalipun belum tentu sanggup hidup di perairan Danau Toba selama dua sampai tiga hari ke depan," katanya.

Hal senada diungkapkan Agustinus Parapat (50 tahun), saat ditemui di Pelabuhan Tigaras. Tokoh masyarakat itu menyampaikan, hanya mukjizat Tuhan yang bisa menyelamatkan korban KM Sinar Bangun, yang sudah tiga hari berada di perairan Danau Toba.

"Untuk bisa menemukan seluruh korban hilang saja sudah sangat bersyukur. Banyak kejadian di Danau Toba, jenazahnya justru tidak pernah ditemukan sampai sekarang. Kami juga merasakan duka yang dialami keluarga korban. Namun, begitulah situasi dan kondisi jika musibah di Danau Toba," sebutnya.

Data di posko bencana, sejumlah 192 penumpang sesuai laporan pihak keluarga belum ditemukan, 18 selamat dan tiga meninggal. (sp/ant)

See Also

Gunung Karangetang Semburkan Lava
Peringatan Hari Lahir Ke-93 Madrasah Tasywiquth Thullab Salafiyah Kudus
Babinsa 12/Mranggen Bersama Bhabinkamtibmas Dan Masyarakat Berjibaku Memadamkan Api
Mengingat Masa Kecil, Kapolres Demak Bernostalgia Di Koramil 09/Karangtengah
Hilangkan Penat, Dandim 0716/Demak Ajak Para Perwira Jajaran Rekreasi Mancing Mania
Koramil 06/Wedung Bersama Polsek Bersinergi Dengan DPUPPE Berikan Rasa Aman Pengguna Jalan
Kodim 0716/Demak Terima Kunjungan Tim Dalwas Binsat Kodam IV/Diponegoro
Bawaslu Gelar Bawaslu Goes To School Di MA NU TBS
Dandim 0716/Demak Apresiasi Kesigapan Babinsa 01/Kota Bersihkan Pohon Tumbang
Dengan Cepat Babinsa 13/Karangawen Bantu Evakuasi Orang Yang Meninggal
Angin Puting Beliung Rusak Beberapa Rumah, Babinsa 11/Sayung Siap Bantu Warga
Prajurit Kodim 0716/Demak Bersama Polri Ciptakan Sinergitas Dalam Segala Hal
Bahagianya Kapolres Demak Saat Mendapat Jaket Doreng
Babinsa 12/Mranggen Himbau Para Pemuda Untuk Tidak Balap Liar
Bersama Perangkat Desa, Babinsa 11/Sayung Bantu Evakuasi Rumah Warga Yang Dihempas Angin
Jelang Pesta Demokrasi, Babinsa Bersama Bhabinkamtibmas Tingkatkan Disiplin Linmas
Danramil 06/Wedung Hadiri Rapat Penerimaan Mahasiswa KKN Dari Unisnu Jepara
Dekat Dengan Rakyat, Babinsa 11/Sayung Hadiri Lelayu Warga Yang Meninggal Di Desa Binaan
Babinsa 13/Karangawen Gandeng Dinas Pengairan Monitoring Debit Air Sungai
Antisipasi Bencana Alam, Babinsa 02/Bonang Rutin Pantau Tanggul Dan Sungai
Tingkatkan Kemampuan Prajurit, Kodim 0716/Demak Laksanakan Latihan Bongkar Pasang Senjata
Babinsa 12/Mranggen Hadiri Silaturahmi Bersama Perangkat Desa Dan Pimpinan Ponpes Girikusumo
Dandim 0716/Demak Pimpin Sertijab Pasiops
Babinsa 11/Sayung Hadiri Sosialisasi Program Indonesia Sehat Pendekatan Keluarga
Wujudkan Sinergitas, Kapolres Demak Sempatkan Diri Berkunjung Ke Koramil 04/Dempet
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.410.737 Since: 07.04.14 | 0.6442 sec