YouTube Facebook Twitter RSS
21 Sep 2018, 0

Nusantara

Nahkoda KM Sinar Bangun Diamankan

Thursday, 21 June 2018 | View : 182

siarjustisia.com-PARAPAT.

Kapal Motor (KM) Sinar Bangun tenggelam dalam pelayaran dari Simanindo, Samosir, menuju Tigaras, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Senin (18/6/2018) sore. Kapal kayu itu diduga mengangkut lebih dari 200 penumpang plus puluhan sepeda motor sebelum terbalik dan tenggelam.

Ada kejanggalan yang ditemukan polisi terkait tenggelamnya Kapal Motor (KM) Sinar Bangun di perairan Danau Toba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Senin (18/6/2018) sore.

Nahkoda kapal itu ternyata berada di darat saat musibah terjadi. "Ada yang aneh dalam pengungkapan kasus tenggelamnya KM Sinar Bangun ini. Nama nahkoda tidak ditemukan dalam daftar korban selamat maupun yang hilang. Dia berada di darat," beber Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Simalungun AKBP Marudut Liberty Panjaitan kepada wartawan, Rabu (20/6/2018).

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Simalungun, AKBP Marudut Liberty Panjaitan menegaskan, nahkoda Kapal Motor (KM) Sinar Bangun sudah diamankan atas kasus kapal tenggelam yang banyak merenggut korban jiwa tersebut.

"Saya tidak bisa menyampaikan keberadaan nakhoda kapal tersebut. Bila diberitahukan justru bisa menimbulkan amukan massa," ujar Kapolres Simalungun di Pelabuhan Tigaras di Parapat, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Rabu (20/6/2018).

Mantan Dit Samapta Polda Metro Jaya ini mengatakan, sudah tiga penumpang yang ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa, satu di antaranya ditemukan di hari pertama saat musibah kapal itu tenggelam dan dua jenazah lagi ditemukan tim gabungan dalam pencarian hari ini.

"Nahkoda kapal ini diamankan karena kita menilai sesuatu yang aneh, sebab dalam daftar korban yang hilang maupun selamat, justru namanya tidak ditemukan. Setelah dicari informasi ternyata berada di darat dan kita amankan," papar Perwira Menengah kelahiran Pematangsiantar tahun 1973 tersebut.

Namun, Kapolres tidak menjelaskan lebih rinci identitas nakhoda kapal yang dengan sengaja memasukkan penumpang dalam jumlah sebanyak-banyaknya itu demi mendapatkan keuntungan besar.

Setelah ditelusuri, nahkoda berinisial TS, warga Desa Simarmata, Simanindo, Samosir, Sumut ternyata tidak mengemudikan kapalnya. Dia meminjamkan angkutan air itu kepada orang lain.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari sejumlah perwira kepolisian, nahkoda kapal KM Sinar Bangun itu bernama Tua Sagala. Identitas nakhoda itu juga dibenarkan oleh warga yang bertetanggaan dengan nahkoda kapal itu di Simanindo, Kabupaten Samosir.

Namun, AKBP Marudut Liberty Panjaitan enggan membeberkan di mana TS saat ini diamankan. Dia beralasan hal itu untuk menjaga keamanan yang bersangkutan, sekaligus untuk memudahkan pemeriksaan.

"Kami tidak bisa memberitahukan keberadaannya. Kalau kami beritahukan, bisa saja terjadi amuk massa," ucap mantan Kapolsek Kelapa Gading itu.

Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) pada tahun 1997 ini pun belum bersedia membeberkan identitas orang yang benar-benar mengemudikan KM Sinar Bangun saat musibah terjadi. Dia pun tidak mau merinci apakah yang bersangkutan termasuk korban selamat atau masih dinyatakan hilang.

Mantan Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Kalimantan Timur ini mengatakan, ada unsur kelalaian yang membuat polisi turun melakukan investigasi atas musibah kapal tenggelam tersebut. Pertama, sesuai sertifikasi Kapal Motor (KM) Sinar Bangun dengan berat 17gross ton yang hanya mampu menampung 40 penumpang.

"Kemudian, untuk spesifikasi kapal sesuai sertifikat memiliki panjang 17 meter, lebar 4 meter dan tingginya 1,5 meter. Fakta yang ditemukan justru tidak sesuai karena tinggi kapal mencapai 3 lantai. Kendaraan bermotor yang diangkut ada 60 unit," jelas mantan Polisi Perairan dan Udara (Polairud) ini.

Menurutnya, kapal itu juga tidak dilengkapi jaket penyelamat, perahu karet, maupun sekoci. Investigasi ini masih terus dilakukan. Alumnus Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) Angkatan 41 ini menyatakan polisi berkoordinasi dengan KNKT masih melakukan penyelidikan kasus tenggelamnya KM Sinar Bangun. Namun, fokus saat ini masih pencarian para korban. Untuk saat ini kita juga fokus melakukan pencarian korban yang hilang di perairan Danau Toba. "Selanjutnya, kami melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab tenggelamnya kapal," pungkas mantan Komandan Kapal Tipe A di Direktorat Kepolisian Perairan Babinkam Mabes Polri, AKBP Marudut Liberty Panjaitan.

Pihak Polda Sumut menegaskan, jumlah yang ditemukan baru 21 orang.

"Yang sudah ditemukan 21 orang, 18 orang selamat dan 3 orang meninggal dunia," ungkap AKBP Mangantar Pardamean Nainggolan, Kasubbid Penerangan Masyarakat (Penmas) Bidang Humas Polda Sumut sekitar pukul 22.13 WIB. (mer/sp)

See Also

Polisi Sebut Mobilnya Berhenti Mendadak Soal Al Ghazali Pingsan
TNI AL Bentuk Tim Selidiki Kebakaran KRI Rencong 622
Kronologi Terbakar Dan Tenggelamnya KRI Rencong 622
TNI AL Sebut Seluruh Awak KRI Rencong 622 Selamat
Mahasiswa Diminta Tumbuhkan Budaya Menulis
Tim Mahad Aly TBS Lakukan Pengukuran Arah Kiblat
MA. TBS Salurkan Donasi Melalui LAZISNU Dan BPDB
MA AL Ahrom Dapat Wasbang Dari Danramil 09/Karangtengah
Dandim 0716/Demak Hadiri Apel Kehormatan Dan Malam Renungan Suci Di TMP Cahaya Ratna Bintarum
Babinsa Jungpasir Bersama Warga Binaannya Lakukan Doa Bersama Menjelang HUT RI Ke-73
Upacara Detik-Detik Proklamasi Peringatan HUT RI Ke-73 Di Demak
Upacara Penurunan Bendera HUT RI Ke-73 Di Alun-Alun Simpang Enam Demak
Dandim 0716/Demak Berikan Penghargaan Kepada 4 Babinsa Teladan
Kodim 0716/Demak Cek Kesediaan Pangan Di Wilayah Binaan
Babinsa Koramil 01/Demak Kota Bantu Pembuatan Gapura
Peringatan HUT Pramuka Ke-57
Pengukuhan Paskibraka Demak
Kodim 0716/Demak Meriahkan HUT Kemerdekaan RI Ke-73 Dengan Berbagai Lomba Tradisional
Kodim 0716/Demak Dan Polres Kirim Bantuan Ke Lombok
Batuud Koramil 10/Guntur Hadiri Lokakarya Mini Kesehatan
Tingkatkan Kemampuan Menembak, Kodim 0716/Demak Lakukan Perbaikan Lapangan Tembak
Apel Akbar HUT Ke-73 Dan Peringatan Hari Pramuka Ke-57 Kwartir Cabang Demak Digelar
Danramil 09/Karangtengah Sebagai Pembina Upacara Pembukaan Jambore
Danramil 11/Sayung Berikan Materi Wasbang Dan Bela Negara Kepada Anggota Banser
Lombok Diguncang Gempa Lagi 6,2 Skala Richter
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.615.765 Since: 07.04.14 | 0.6058 sec