YouTube Facebook Twitter RSS
18 Nov 2018, 0

Olahraga

Andrei Adistia/Hendra Aprida Gunawan Juara Ganda Putra Vietnam Open 2014

siarjustisia.com-HO CHI MINH CITY.

Pasangan ganda putra, Andrei Adistia dan Hendra Aprida Gunawan berhasil menjadi kampiun di ajang turnamen bulu tangkis Yonex Sunrise Vietnam Open (Vietnam Terbuka) Grand Prix (GP) 2014 yang berlangsung di Stadion Phan Dinh Phung, Tan Binh Sports Center, Ho Chi Minh City, Vietnam, Minggu (7/9/2014) sore waktu setempat.

Pada laga terakhir tersebut, di nomor ganda putra, di final ganda putra, Indonesia menempatkan Andrei Adistia/Hendra Aprida Gunawan yang bertemu pasangan Jepang Kenta Kazuno/Kazushi Yamada.

Pasangan unggulan ketujuh di turnamen berhadiah US$ 50.000 ini di babak final yang berlangsung di Tan Binh Sports Center menaklukan ganda putra asal Jepang yakni Kenta Kazuno dan Kazushi Yamada yang merupakan unggulan kedelapan. Pertandingan panas kedua ganda putra Asia ini berlangsung selama tiga game dan 53 menit. Pasangan Andrei Adistia/Hendra Aprida Gunawan harus bermain hingga tiga set sebelum membukukan gelar keempat untuk Indonesia usai menghentikan perlawanan pasangan Jepang Kenta Kazuno/Kazushi Yamada dengan skor 15-21, 23-21, 21-17 dalam waktu 53 menit.

Pada nomor ganda putra pasangan Andrei Adistia/Hendra Aprida Gunawan yang menempati unggulan ketujuh melangkah ke final setelah menang atas rekannya pasangan Indonesia Yohanes Rendy Sugiarto/Afiat Yuris Wirawan 21-13 dan 22-20 di babak semifinal.

Pada perempat final sebelum melaju ke semifinal, pasangan ganda putra asal Indonesia ini, Yohanes Rendy Sugiarto/Afiat Yuris Wirawan menang atas pasangan Chinese Taipei (Taiwan)  Kai Liang Chang/Yi Neng Su dengan rubber game yakni  25-27, 21-7, dan 21-7.

Sebelumnya, pada babak perempat final turnamen bulutangkis Yonex Sunrise Vietnam Open Grand Prix Gold 2014, pasangan ganda putra Indonesia yang merupakan unggulan ke-7,  Andrei Adistia/Hendra Aprida Gunawan menyingkirkan unggulan pertama, Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira/Ade Yusuf rubber game dengan skor akhir  21-16, 13-21, 21-17.

Pada partai puncak pasangan Andrei Adistia/Hendra Aprida Gunawan menghadapi unggulan kedelapan dari Jepang Kento Kazuno/Kazushi Yamada. Sementara itu, Kenta Kazuno/Kazushi Yamada menyingkirkan unggulan kelima dari pasangan Indonesia lainnya, Ronald Alexander/Alfian Eko Prasetyo dengan skor 21-16 dan 21-16.

Sebelumnya, pada babak perempat final turnamen bulutangkis Yonex Sunrise Vietnam Open Grand Prix Gold 2014, pasangan ganda putra Indonesia yang adalah unggulan ke-5, Ronald Alexander/Alfian Eko Prasetya menghentikan perlawanan rekan senegeranya, Alvent Yulianto Chandra/Yonathan Suryatama Dasuki dengan skor 21-14, 21-18.

Pada babak perempat final, pasangan ganda putra  asal Jepang merupakan unggulan ke-8,  Kenta Kazuno/Kazushi Yamada menundukkan pasangan dari Chinese Taipei unggulan ke-3,  Po Jui Huang/Ching Yao Lu dengan skor 21-13, 21-19.

Pasangan Andrei Adistia dan Hendra Aprida Gunawan lebih dulu kalah di game pertama saat menghadapi pasangan ganda putra negeri matahari terbit. Pertarungan sempat sama kuat ketika kedua pasangan bermain dengan skor yang sama imbang pada poin-poin 5, 6, 7, 8, 9, 10, 13 dan 14, Kenta Kazuno dan Kazushi Yamada baru bisa keluar dari kejaran pasangan Andrei Adistia dan Hendra Aprida Gunawan di poin 15-15 dimana pasangan dari negeri Matahari Terbit ini kemudian menambah 6 angka beruntun dan menang 21-15.

Pasangan Andrei Adistia dan Hendra Aprida Gunawan kemudian merebut game kedua setelah mereka tampil tenang di poin-poin kritis. Tertinggal 20-18 di akhir babak kedua, mereka mampu membuat skor imbang 20-20 dan memaksakan deuce. Kesempatan emas itu tak disia-siakan keduanya dimana pasangan Indonesia akhirnya menang 23-21.

Di game terakhir, pasangan Andrei Adistia dan Hendra Aprida Gunawan yang merupakan juara di ajang Yonex Chinese Taipei Open Grand Prix Gold 2014 langsung on fire. Pasangan Andrei Adistia/Hendra Aprida Gunawan menutup pesta Indonesia lewat kemenangan atas Kenta Kazuno/Kazushi Yamada asal Jepang.

Kombinasi senior dan junior ini unggul 6-3 dan terus memetik angka untuk interval 11-6. Unggul 17-13, Andrei Adistia dan Hendra Aprida Gunawan menjauh di angka 19-13. Ganda Putra Indonesia ini akhirnya menang 21-17 dan berhak kembali naik kepodium juara. (jos)

See Also

Hempaskan UEA 1-0, Indonesia U-19 Melaju Ke Perempat Final
Presiden Joko Widodo Dan Petinggi Negara Ikut Pecahkan Rekor Dunia Poco-Poco
Pemecahan Rekor Dunia Poco-Poco
Dandim 0716/Demak Ajak Danramil Beserta Perwira Staf Untuk Bertanding Bola Voli
Kodim 0716/Demak Dan Polres Siap Amankan Pengambilan Api Abadi Di Mrapen
Menko PMK Bilang Manfaatkan Asian Games 2018 Untuk Tingkatkan UKM, Ekonomi, Dan Parawisata
Muhammad Zohri Juarai Lari 100 Meter Putra Kejuaraan Dunia Atletik U-20
Kalahkan Inggris 2-1, Kuda Hitam Kroasia Bikin Kejutan Maju Ke Final
Kalahkan Belgia Skor Tipis 1-0, Prancis Capai Final Piala Dunia 2018
Dandim 0716/Demak Bersama Kapolres Buka Turnamen Usia Dini Se-Jateng Dan DIY
Kento Momota Rebut Gelar Indonesia Terbuka Untuk Kedua Kalinya
Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo Raih Gelar Indonesia Terbuka 2018
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir Juara Indonesia Terbuka 2018
Hempaskan Tuan Rumah 4-3 Lewat Adu Penalti, Kroasia Capai Semi Final
Tekuk Swedia 2-0, Inggris Melaju Ke Semi Final
Tenggelamkan Brazil 2-1, Belgia Maju Ke Semi Final
Prancis Maju Ke Semi Final Setelah Menang Telak 2-0 Atas Uruguay
Kemenpora Sosialisasikan ASIAN Games Di Kudus
TNI-Polri Bersinergi Dengan Bermain Bola Bersama Forkopimcam Dan Lurah Se-Kecamatan Demak
KONI Demak Akan Gelar Lomba Panahan Tingkat Provinsi
Singkirkan Argentina 4-3, Prancis Maju Ke Perempat Final
Belgia Menang Tipis 1-0 Atas Inggris
Tunisia Tundukkan Panama 2-1
Prajurit Kodim 0716/Demak Bina Kemampuan Dengan Lari Jalan
Senegal Takluk Dari Kolombia 0-1
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.971.314 Since: 07.04.14 | 0.6479 sec