YouTube Facebook Twitter RSS
26 Mar 2019, 0

Hukum

Polisi Siaga Jaga Sidang Vonis Aman Abdurrahman

Friday, 22 June 2018 | View : 176

siarjustisia.com-JAKARTA.

Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Selatan, siap melakukan pengamanan terkait sidang vonis terdakwa Oman Rochman alias Abu Sulaiman alias Aman Abdurrahman tentang kasus dugaan terorisme, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya No.133, RT05/RW10, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (22/6/2018).

Polres Metro Jakarta Selatan dibantu Polda Metro Jaya dan TNI, melakukan pengamanan ketat pada sidang vonis terdakwa Aman Abdurrahman terkait kasus tindak pidana terorisme, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya No.133, RT05/RW10, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (22/6/2018).

"Jadi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, besok jam 8.30 WIB, akan dilaksanakan sidang lanjutan terhadap tersangka teroris Aman Abdurrahman. Jadi dari pengamanan sudah kita siapkan, sekitar 400 personel sudah kami siagakan untuk besok," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol.) Raden Prabowo Argo Yuwono, S.IK., M.Hum., Kamis (21/6/2018).

Dikatakan, pola pengamanan sidang vonis kemungkinan sama dengan sidang-sidang sebelumnya. Polisi akan melakukan pengamanan di luar, sekitar gedung PN Jakarta Selatan dan di dalam ruangan sidang.

"Yang terpenting bahwa kepolisian dari Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Selatan siap untuk mengamankan jalannya sidang dari pada Aman Abdurrahman," ungkapnya.

Menyoal apakah sidang lainnya akan dihentikan seperti sebelumnya, Kombes Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono menyampaikan, hal itu merupakan kewenangan pengadilan.

"Semuanya kan itu wewenang pengadilan. Kalau polisi kan mengamankan saja. Apa pun keputusan hakim dan sidang kami amankan," katanya.

Tak hanya mengerahkan ratusan personel dengan senjata lengkap, polisi juga menyiagakan penembak jitu atau sniper di beberapa titik.

"Sniper juga kami tempatkan untuk mengawasi gerak-gerik dari luar, sudut kanan dan kiri, kami siagakan ya," ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol.) Indra Jafar, S.IK., M.Si. di PN Jakarta Selatan, Jumat (22/6/2018).

Sebanyak 450 personel polisi melakukan penjagaan ketat di lokasi persidangan. Sebanyak 450 personel polisi dikerahkan untuk melakukan pengamanan sidang Aman Abdurrahman yang terbagi dalam empat ring.

Dikatakan, sebanyak 450 personel dikerahkan untuk melakukan pengamanan sidang yang dibagi dalam empat ring. Mulai dari luar gedung PN Jakarta Selatan, pintu gerbang, di sekitar ruangan sidang, dan di dalam ruangan sidang.

"Kami bagi empat ring. Kami awasi semua pergerakan aktivitas orang di sini," ungkapnya.

"Kemarin sudah kami perketat, tapi hari ini kami maksimalkan kembali. Semua jumlah 450 personel, kita bagi empat ring. Tempat yang kemarin masih kosong kami sudah isi, antisipasi," jelas Kapolres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol.) Indra Jafar, S.IK., M.Si.

Ia menyampaikan, PN Jakarta Selatan tidak menggelar sidang-sidang lain pada pagi hari ini. Nanti setelah sidang Aman selesai, baru sidang lain akan digelar.

"Pagi ini sidang hanya satu dan tidak ada sidang lain, tempat harus steril. Walau sidang terbuka untuk umum, tapi barang tidak boleh masuk semua. Di samping itu arahan KPI sudah cukup jelas, pertama demi kewibawaan majelis itu sendiri, kedua demi keamanan dari pada perangkat persidangan termasuk saksi, yang ketiga untuk menghindari menyebarnya ideologi," ungkapnya.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol.) Indra Jafar, S.IK., M.Si. mengatakan, pengamanan sidang vonis terdakwa Aman Abdurrahman terkait kasus tindak pidana teroris, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, berjalan lancar.

"Alhamdulillah pengamanan yang kita dilakukan dari pagi hari, bahkan dari tadi malam (persiapan) sampai siang ini berjalan dengan lancar. Proses persidangan mulai dari awal sampai terakhir ini, semuanya berjalan lancar. Itu memang yang kita inginkan, betul-betul hakim tidak terganggu, semua pihak tidak terganggu," ujar Kombes Pol. Indra Jafar, S.IK., M.Si, di PN Jakarta Selatan, Jumat (22/6/2018).

Sementara itu, awak media dilarang melakukan siaran langsung jalannya persidangan. Nanti, sebelum pembacaan putusan sidang akan direhat dan pewarta dapat kembali melakukan peliputan.

Ia menyampaikan, permohonan maaf kepada wartawan yang dibatasi dalam peliputan karena memang dasarnya untuk mengantisipsi hal yang tidak diinginkan.

"Karena memang ada hal-hal yang sangat mendasar yang mungkin rekan-rekan tidak mengerti, yang memang kita harus antisipasi, termasuk dari pihak pengadilan juga harus diantisipasi. Itu saja, tidak ada tujuan lain," bebernya.

Berdasarkan pantauan awak media, personel polisi nampak melakukan pengamanan mulai dari jalan luar gedung PN Jakarta Selatan. Semua pengunjung diperiksa secara ketat sebelum masuk ke dalam pintu gerbang.

Anggota Brimob membawa senjata laras panjang juga melakukan penjagaan di depan pintu masuk PN Jakarta Selatan. Termasuk di depan pintu dan di dalam Ruang Sidang Utama Prof. H. Oemar Seno Adji.

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, mengagendakan menggelar sidang vonis terdakwa Aman Abdurrahman terkait kasus terorisme, setelah Hari Raya Idul Fitri atau tanggal 22 Juni 2018 besok.

"Mengingat ada hari libur, maka sidang putusan akan dibacakan usai Lebaran. Jadi untuk putusan, setelah bermusyawarah, Insya Allah kami bacakan pada hari Jumat 22 Juni 2018, pada pukul 09.00 WIB," ujar Ketua Majelis Hakim Akhmad Zaini, di Ruang Sidang Utama Prof. H. Oemar Seno Adji, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya No.133, RT05/RW10, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (30/5/2018) lalu.

Pada sidang sebelumnya, Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU), menuntut terdakwa Aman Abdurrahman terkait kasus terorisme dengan hukuman mati, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Pentolan Jamaah Anshorut Daulah (JAD) itu, diduga melanggar Pasal 14 Juncto Pasal 6 Perppu Nomor 1 Tahun 2002 yang telah ditetapkan menjadi Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme sebagaimana dakwaan kesatu primer. Sementara dakwaan kedua primer, melanggar Pasal 14 Juncto Pasal 7 Perppu Nomor 1 Tahun 2002 yang telah ditetapkan menjadi Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

Aman diduga sebagai aktor di balik pengeboman di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, tahun 2016 lalu. Selain itu, dia juga terlibat kasus teror Bom Gereja Oikumene di Samarinda tahun 2016, Bom Kampung Melayu Jakarta Timur tahun 2017, serta dua penyerangan terhadap polisi di Medan dan Bima tahun 2017.

See Also

KPK Tetapkan Direktur PT. Krakatau Steel Tersangka Suap
KPK Amankan 6 Orang Dalam OTT Krakatau Steel
KPK OTT Direktur Produksi Dan Teknologi PT. Krakatau Steel
KPK Tetapkan Bupati Mesuji Sebagai Tersangka
Bupati Mesuji Ditangkap KPK
KPK Tahan Bupati Mesuji
Dandim 0716/Demak Hadiri Sosialisasi Milenial Road Safety Festival
Polda Metro Jaya Bekuk Guru Penyebar Hoax Surat Suara
PT. NKE Dihukum Denda Rp 85,49 Miliar
Polda Jatim Ingatkan VA Bisa Jadi Tersangka
KPK Tahan 2 Mantan Anggota DPRD Sumatera Utara
Polda Jatim Sebut VA Terima 15 Kali Transfer Uang Dari Muncikari
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Usai Diperiksa Polda Jatim, VA Dan AS Minta Maaf
Polda Jatim Ringkus Muncikari Dua Artis Ibu Kota
Polda Jawa Timur Tetapkan 2 Tersangka Prostitusi Online Artis
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Polres Magelang Kota Dalami Motif Tersangka Perusakan Nisan
Perusak Nisan Di 4 TPU Kota Magelang Ditangkap
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Perusakan Nisan Di TPU Kota Magelang Masih Berlanjut
Polres Magelang Selidiki Perusakan Belasan Nisan Di Pemakaman Umum
Pembelian Alat Sekolah SMK Bernilai Ratusan Miliar Di Dinas Pendidikan Prov Jatim Perlu Diperiksa
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.578.314 Since: 07.04.14 | 0.5997 sec