YouTube Facebook Twitter RSS
21 Sep 2018, 0

Hukum

Anggota DPRD Kota Bogor Diamankan Polresta Bogor Kota

Saturday, 23 June 2018 | View : 85

siarjustisia.com-BOGOR.

Polresta Bogor Kota akhirnya berhasil menangkap anggota Komisi A DPRD Kota Bogor dari Partai Amanat Nasional (PAN) Rd. Kosasih Saputra setelah menyandang status Daftar Pencarian Orang (DPO) selama setahun. Rd. Kosasih Saputra merupakan terduga dalam kasus penipuan dengan kerugian Rp 180 juta.

Kasatreskrim Polresta Bogor Kota, Komisaris Polisi (Kompol) Agah Sonjaya saat dikonfirmasi mengungkapkan, anggota DPRD Kota Bogor aktif periode 2014-2019 itu, berhasil dibekuk Polisi saat berada di rumahnya di kawasan Perumahan River Side, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat (Jabar) pada Senin (18/6/2018) kemarin.

“Saat kita tangkap, tersangka tidak melawan. Saat itu suasana usai lebaran, jadi tersangka ada di rumahnya,” papar Kompol Agah Sonjaya, Sabtu (23/6/2018).

Setelah berhasil dibekuk, politikus PAN itu langsung dijebloskan ke Rumah Tahanan (Rutan) Polresta Bogor Kota, Jalan KS Tubun, Kedung Halang, Bogor Utara Kota Bogor. Penahanan dilakukan selama 20 hari kedepan dan akan diperpanjang.

“Sedang dalam proses penyidikan, untuk penahanan terhitung 20 hari kedepan, tetapi bisa nanti diperpanjang. Berkas-berkasnya juga sedang disiapkan,” jelasnya.

Atas penangkapan salah satu anggota legislatif itu, Kompol Agah Sonjaya mengatakan, pihaknya sudah mengirimkan surat resmi pemberitahuan penahanan kepada Ketua DPRD Kota Bogor bernomor B/1758/VI/RES.3.5/2018/Reskrim.

Tersangka diduga telah melakukan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dengan cara pegawai negeri atau penyelenggara Negara yang menerima pemberian atau janji  dengan maksud supaya pegawai negeri atau penyelenggara Negara itu berbuat atau tidak berbuat  sesuatu dalam jabatannya yang bertentangan dengan kewajibannya atau menerima hadiah atau janji. Padahal  patut diduga bahwa janji atau hadiah diberikan karena pikiran  orang yang memberikan hadiah  atau janji tersebut  ada hubungan dengan jabatannya sesuai dengan Pasal 5 ayat (2) Subsider Pasal 11 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Tersangka diduga telah melakukan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dengan menjanjikan sejumlah proyek kepada pihak ketiga dengan memanfaatkan kedudukan atas jabatannya sebagai anggota DPRD Kota Bogor yang notabene selaku penyelenggara negara.

“Kami menindakalanjuti laporan yang ada, dan sampai saat ini, sejak tersangka di tahan, belum ada laporan tambahan apapun yang menyangkut tersangka,” tandasnya.

Sebelumnya, anggota Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor, Kosasih Saputra masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Kepolisian Resor Bogor Kota. Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Achmad Choerudin mengatakan, Kosasih Saputra resmi masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) pada akhir tahun lalu. Polresta Bogor Kota tak berhasil melacak keberadaan Kosasih Saputra. “Kami sudah berusaha untuk mencari tapi belum dapat. DPO-nya sudah kami terbitkan, itu untuk selamanya,” jelasnya kepada awak media, Senin (12/3/2018).

Polisi telah menetapkan Kosasih Saputra sebagai tersangka dalam kasus penipuan. Anggota Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) itu ditetapkan sebagai tersangka kasus penipuan proyek fiktif. Untuk diketahui, Tahun 2017 lalu, anggota Komisi A DPRD Kota Bogor, Kosasih Saputra ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Bogor Kota terkait kasus proyek fiktif. Dia meminta uang Rp 180 juta kepada seorang kontraktor dengan janji memberi sejumlah proyek di dinas dan SKPD di Kota Bogor. Namun proyek yang dijanjikan itu tidak kunjung dipenuhi. Kontraktor itu akhirnya melaporkan Rd. Kosasih Saputra ke Polresta Bogor Kota pada 2017 lalu.

See Also

KPK Perpanjang Masa Penahanan Idrus Marham
Kombes Pol. Panca Putra Simanjuntak Jadi Direktur Penyidikan KPK
Kapolda Jambi Bongkar Peredaran Narkoba Dari Aceh Ke Kota-kota Di Sumatera Dan Jawa
Kasus Korupsi Massal DPRD Sumut, KPK Sita Lagi Uang Suap
KPK Periksa Dirjen Minerba
KPK Cegah Bos Borneo Lumbung Energi Ke Luar Negeri
Tim Resmob Polda Kalbar Ringkus Preman Penganiaya Penjaga Toko Arloji
Kongres Advokat Indonesia Tuntut Bebaskan Julius Lobiua
Masyarakat Pulau Pari Kembali Unjuk Rasa PN Jakarta Utara
Densus 88 Antiteror Tahan Satu Keluarga Di Sleman
Penjambret Yang Tewaskan Penumpang Ojol Di Cempaka Putih Terciduk
KPK Geledah Rumah Dinas Gubernur Aceh
Polres Jaktim Terus Buru Penjambret Tewaskan Penumpang Ojol Di Cempaka Putih
Kronologi OTT Gubernur Aceh Dan Bupati Bener Meriah
Gubernur Aceh Ditahan KPK
Gubernur Aceh Jadi Tersangka
KPK Tetapkan Gubernur Aceh Dan Bupati Bener Meriah Sebagai Tersangka
Keppres Pilkada Serentak 27 Juni 2018 Sebagai Hari Libur Nasional
Polda Metro Jaya Kerahkan 41.000 Personel Amankan Pilkada
Jennifer Dunn Divonis 4 Tahun Penjara
Jaksa KPK Tuntut Rita Widyasari Dihukum 15 Tahun Penjara
Densus 88 Antiteror Sergap Terduga Teroris JAD Di Cirebon
Densus 88 Antiteror Lumpuhkan Dua Terduga Teroris Di Depok
Polisi Siaga Jaga Sidang Vonis Aman Abdurrahman
Aman Abdurrahman Divonis Hukuman Mati
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.613.881 Since: 07.04.14 | 0.5978 sec