YouTube Facebook Twitter RSS
16 Nov 2018, 0

Nusantara

Basarnas Telah Mengetahui Lokasi Tenggelamnya KM Sinar Bangun

Saturday, 23 June 2018 | View : 96

siarjustisia.com-SIMALUNGUN.

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) memperluas pencarian terhadap 184 penumpang Kapal Motor (KM) Sinar Bangun yang tenggelam setelah berangkat dari Pelabuhan Simanindo, Kabupaten Samosir, menuju Pelabuhan Tigaras di Parapat, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

"Pencarian dilakukan sejauh 10 sampai 20 kilometer (km) ke bagian kiri dan kanan bibir Danau Toba. Ini dilakukan guna memastikan apakah ada di antara korban yang timbul ke permukaan," ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Medan, Budiawan, Jumat (22/6/2018).

Pencarian tidak saja melibatkan tim Basarnas. Tapi juga denjaka dan para penyelam profesional.

Budiawan mengatakan upaya pencarian seluruh korban yang hilang setelah kapal tenggelam, juga melibatkan Detasemen Jalamangkara (Denjaka), Batalion Intai Amfibi (Taifib) dan Komando Pasukan Katak (Kopaska). Mereka dikerahkan ke Danau Toba.

Selain menyisir pinggir danau untuk mencari korban, tim SAR juga melakukan penyelaman di sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi tenggelamnya kapal. "Semua tim gabungan ini bersama-sama melakukan pencarian pada titik tenggelamnya KM Sinar Bangun. Dalam pencarian ini, kita juga menggunakan alat scan sonar dan multibeam side scan sonar. Kita juga berkoordinasi dengan nakhoda KMP Sumut II yang mengevakuasi beberapa penumpang," paparnya.

Menurutnya, KMP Sumut II berada pada posisi berdekatan saat KM Sinar Bangun tenggelam di Danau Toba. Saat itu, KMP Sumut II mengevakuasi beberapa penumpang KM Sinar Bangun di perairan Danau Toba. Posisi kapal tenggelam berada 2 mil dari titik koordinat pencarian sebelumnya.

Menurut data Basarnas hingga Jumat (22/6/2018) pagi 184 orang masih dinyatakan hilang. Pencarian baru menemukan empat korban tewas dan 19 orang yang selamat.

Basarnas menyatakan titik letak badan kapal KM Sinar Bangun telah ditemukan. Berdasarkan pemantauan dengan alat remote underwater vehicle yang dikerahkan tim pencari kapal titik lokasi KM Sinar Bangun berkisar 2 mil dari perkiraan semula lokasi tenggelamnya kapal. (tri/bs)

See Also

Dandim 0716/Demak Ajak Peserta Sarasehan Untuk Menjaga Keutuhan NKRI
Batuud Koramil 13/Karangawen Hadiri Mujahadah Al Aurodul Jamiah Di Desa Bumirejo
Babinsa 09/Karangtengah Pererat Sinergitas Dengan Perangkat Desa
Kepedulian Babinsa 12/Mranggen Terhadap Generasi Penerus Bangsa
Ratusan Saka Wira Kartika Dikukuhkan Dandim 0716/Demak
Bupati Demak Buka Secara Resmi Apel Akbar Pengukuhan Saka Wira Kartika
Babinsa 05/Mijen Ajak Warga Binaannya Laksanakan Jumat Bersih
Babinsa 06/Wedung Ajak Para Santri Untuk Berdisiplin Dan Berjiwa Nasionalisme
Sasaran Non Fisik TMMD Tingkatkan Rasa Nasionalisme
Tim Kopaska AL Temukan Benda Diduga Mesin Lion Air JT 610
Danramil 07/Gajah Sambangi Keluarga Korban Kecelakaan Lion Air JT 610
Kegiatan Rutin Apel Pagi Kodim 0716/Demak Dilanjutkan Pemeliharaan Pangkalan
Dandim 0716/Demak Pimpin Upacara Sertijab Danramil 02/Bonang
Babinsa Kodim 0716/Demak Peringati Hari Sumpah Pemuda Berikan Wawasan Kebangsaan
Presiden Joko Widodo Resmi Gratiskan Tarif Tol Suramadu
Lepas Santri Ke Luar Negeri Di Momentum Hari Santri
Gerbang Tol Pejompongan Terbakar
Isi Lengkap Deklarasi Dukungan Jaringan Gusdurian Kepada Joko Widodo-Maruf Amin
Anies Baswedan Resmi Cabut Izin Prinsip Pembangunan Pulau Reklamasi
Polisi Sebut Mobilnya Berhenti Mendadak Soal Al Ghazali Pingsan
TNI AL Bentuk Tim Selidiki Kebakaran KRI Rencong 622
Kronologi Terbakar Dan Tenggelamnya KRI Rencong 622
TNI AL Sebut Seluruh Awak KRI Rencong 622 Selamat
Mahasiswa Diminta Tumbuhkan Budaya Menulis
Tim Mahad Aly TBS Lakukan Pengukuran Arah Kiblat
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.960.130 Since: 07.04.14 | 0.7561 sec