YouTube Facebook Twitter RSS
19 Aug 2019, 0

Internasional

Arab Saudi Resmi Mencabut Larangan Perempuan Menyetir

Sunday, 24 June 2018 | View : 291
Tags : Arab Saudi

siarjustisia.com-RIYADH.

Larangan mengemudikan mobil bagi perempuan Arab Saudi akhirnya resmi dihapus pada hari ini (24/6) setelah berpuluh-puluh tahun diterapkan.

Penghapusan tersebut diumumkan September lalu dan Arab Saudi untuk pertama kalinya menerbitkan surat izin mengemudi bagi perempuan awal bulan ini. Diperkirakan akan ada 2.000 perempuan yang mengajukan SIM setelah larangan ini dicabut.

Sebelum larangan itu dicabut, Arab Saudi adalah satu-satunya negara di dunia di mana perempuan tidak boleh menyetir dan banyak keluarga yang terpaksa menyewa sopir.

Setelah didesak para aktivis, larangan tersebut akhirnya dicabut. Namun, ada delapan aktivis hak perempuan yang ditahan dan menghadapi pengadilan antiteror di mana mereka bisa dikenakan hukuman penjara yang panjang, menurut kelompok HAM Amnesty. Amnesty juga menuntut reformasi undang-undang yang lebih luas untuk memberikan kebebasan lebih bagi perempuan yang menjadi subyek undang-undang perwalian laki-laki.

Namun, perempuan di Saudi belum bebas sepenuhnya. Di negara konservatif ini mereka belum bebas berpergian, menikah, cerai atau bahkan meninggalkan penjara tanpa izin saudara laki-laki.

Pencabutan larangan menyetir adalah bagian dari rencana Pangeran Mohammed bin Salman yang ingin mereformasi Saudi. Dia ingi pada tahun 2030, Saudi tidak lagi bergantung pada minyak dan masyarakatnya lebih terbuka.

Meski demikian, ada juga masyarakat, terutama kaum pria, yang tidak menyetujui pencabutan larangan ini. Di media sosial muncul tagar "kamu tidak akan menyetir". (bbc)

See Also

Presiden AS Harap Presiden China Temui Pendemo Hong Kong
Hong Kong Menghangat
Uskup Melbourne Peter Comensoli Pilih Masuk Penjara Dibanding Bocorkan Pengakuan Dosa Jemaat
Survei Sebut Advokat Australia Dan Selandia Baru Alami Kecemasan Dan Depresi
Jerman Bersiap Dihantam Gelombang Panas
Perempuan Lempar Telur Ke PM Australia Dihukum Kerja Sosial 18 Bulan
Kelompok Triad Hong Kong Diduga Terlibat Penyerbuan Stasiun MRT Yuen Long
Boris Johnson Terpilih Sebagai PM Inggris Baru
Menlu Inggris Ancam Iran
Michelle Obama Terpilih Sebagai Wanita Paling Dikagumi Di Dunia
Mantan PM Australia Bob Hawke Wafat
Filipina Tarik Dubes Dan Konsul Dari Kanada
17 Tentara Niger Tewas Diserang Teroris
Laut China Selatan Tegang
Presiden AS Pecat Direktur Dinas Rahasia
Kapal China Dekati Pulau Filipina
Pangkalan Militer Yaman Diserang Gerakan Houthi
Penutupan Pelayanan Pemerintah AS
Ketua Bank Sentral AS Ingatkan Dampak Negatif Penutupan Berkepanjangan Pemerintah
Raja Malaysia Mengundurkan Diri
Thailand Dilanda Badai Pabuk
Warga Kelas Menengah Australia Akan Kian Sulit Dapat Kredit Perumahan
Donald Trump Kunjungi Militer AS Di Irak
Kota Surabaya Raih Guangzhou Awards 2018
Dubes Indonesia Untuk Arab Saudi Benarkan Rilis Soal Rizieq Shihab Darinya
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 8.261.817 Since: 07.04.14 | 0.6427 sec