YouTube Facebook Twitter RSS
21 Sep 2018, 0

Hukum

Jennifer Dunn Divonis 4 Tahun Penjara

Tuesday, 26 June 2018 | View : 52

siarjustisia.com-JAKARTA.

Sidang vonis kasus narkoba yang menyeret artis peran Jennifer Dunn alias Jeje binti Howard Dunn digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl. Ampera Raya No.133, RT05/RW10, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada hari Senin (25/6/2018).

Artis peran tersebut, Jennifer Dunn divonis empat tahun penjara dan denda sebesar Rp 800 Juta oleh Majelis Hakim Pengadilan Jakarta Selatan, Senin (25/6/2018). Vonis tersebut akan dipotong penangkapan dan penahanan yang telah dijalankan Jennifer Dunn.

Hakim Ketua, Riyadi Sunindyo Florentinus itu menjatuhkan vonis terhadap wanita kelahiran Jakarta, 10 Oktober 1989 itu dengan hukuman 4 tahun penjara dengan denda Rp 800 juta.

"Menyatakan terdakwa Jennifer Dunn terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana percobaan atau permufakatan jahat atau melawan hukum, memiliki, menyimpan atau menyediakan narkotika golongan satu," tutur Ketua Majelis Hakim Riyadi Sunindyo Florentinus di ruang Sidang Utama Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl. Ampera Raya No.133, RT05/RW10, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (25/6/2018) sore.

"Menjatuhkan hukuman pidana terhadap terdakwa Jennifer Dunn dengan hukuman penjara selama empat tahun dan menjatuhkan denda terhadap terdakwa sebesar Rp 800 juta. Apabila tidak dibayar maka diganti dengan hukuman penjara selama dua bulan," lanjutnya.

"Mengadili menyatakan Jennifer Dunn terbukti secara percobaan melawan hukum, menyediakan, menjatuhkan pidana dan oleh karena pidana 4 tahun penjara dan denda Rp 800 juta jika tak dipenuhi dilanjutkan dua bulan ditetapkan dipotong masa penahanan," tambah Hakim Riyadi Sunindyo Florentinus saat membacakan vonis terhadap Jennifer Dunn.

Vonis tersebut dipotong masa penangkapan dan penahanan yang sudah dijalani Jennifer Dunn.

"Menetapkan masa penangkapan dan penahanan dikurangkan seutuhnya dari pidana yang dijatuhkan," kata Ketua Majelis Hakim Riyadi Sunindyo Florentinus.

Vonis ini lebih berat dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntut wanita yang karib disapa Jeje itu untuk dihukum selama delapan bulan penjara dipotong masa tahanan.

Jennifer Dunn didakwa melanggar pasal berlapis. Dalam dakwaan pertama atau dakwaan primer, Jeje panggilan akrab Jennifer Dunn dinilai tanpa hak atau melawan hukum karena menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan narkotika golongan satu dalam bentuk bukan tanaman. "Perbuatan terdakwa tersebut diatur dan diancam pidana dalam Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika," ujar Jaksa Penuntut Umum (JPU) Nova Puspitasari dalam sidang itu.

Dalam dakwaan subsider pertama, Jeje dinilai melanggar Pasal 112 ayat (1) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Berdasarkan pasal tersebut, Jeje didakwa melakukan percobaan atau permufakatan jahat, tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan narkotika golongan 1 bukan tanaman. Terakhir, dalam dakwaan subsider kedua atau lebih subsider, Jeje didakwa melanggar Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Sebelum menjatuhkan vonis pada artis peran Jennifer Dunn, Ketua Majelis Hakim Riyadi Sunindyo Florentinus mengungkap dua hal yang memberatkan hukuman Jennifer Dunn. Yang pertama, Jennifer Dunn dinilai sudah beberapa kali terlibat kasus narkoba. "Yang memberatkan, terdakwa pernah dihukum dengan narkotika. Dan sebelum nya juga sudah bersinggungan dengan narkoba," ujar Ketua Majelis Hakim Riyadi Sunindyo Florentinus di Ruang Sidang Utama, Pengadilan Jakarta Selatan, Jl. Ampera Raya No.133, RT05/RW10, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (25/6/2018). Berikutnya, sebagai publik figur Jennifer Dunn yang dikenal masyarakat dinilai memberikan contoh yang buruk. "Melihat animo media di persidangan, terdakwa mengaku sebagai ibu rumah tangga, tetapi semua orang dianggap tahu bahwa terdakwa adalah publik figur," jelas Hakim Riyadi Sunindyo Florentinus.

"Maka dengan perbuatan terdakwa yang berhubungan dengan narkotika, dikhawatirkan menjadi contoh yang tidak baik di masyarakat," imbuh Hakim Riyadi Sunindyo Florentinus.

Tak hanya hal-hal yang memberatkan, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan juga mengungkap hal yang meringankan dari persidangan Jennifer. "Hal meringankan, terdakwa bersikap sopan di persidangan, terdakwa menyesali perbuatannya, terdakwa mempunyai tanggungan berupa suami dan juga anak," papar Hakim Riyadi Sunindyo Florentinus.

Putusan itu jelas saja membuat kaget Jennifer Dunn dan pengunjung yang hadir dalam ruang Pengadilan Jakarta Selatan. Lantaran Jaksa yang menjerat Jennifer Dunn dengan Pasal 127 ayat (1) huruf a tentang narkoba pada persidangan 26 Mei 2018 hanya menuntut hukuman 8 bulan penjara. Namun dalam persidangan tersebut, Hakim menggunakan Pasal 112 jo Pasal 132 Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009, tentang penyalahgunaan narkoba yang menurut hakim Jennifer Dunn terbukti melanggar pasal tersebut.

Usai pembacaan vonis, Jennifer Dunn dan kuasa hukumnya langsung berdiskusi tentang proses hukum lanjutan lainnya. Namun, setelah berkonsultasi, Jennifer Dunn melalui kuasa hukumnya, Pieter Ell mengungkapkan akan pikir-pikir dahulu terkait vonis penjara 4 tahun dan denda Rp 800 juta yang dijatuhkan kepadanya.

Pihaknya pun memutuskan untuk pikir-pikir terkait putusan tersebut. Terkait putusan ini, pihak Jennifer Dunn memutuskan untuk memikirkannya hingga tujuh hari kedepan. "Setelah berkonsultasi, kami akan pikir-pikir terlebih dahulu," tandas Pieter Ell mewakili Jennifer Dunn.

Jennifer Dunn sendiri bungkam terkait dengan vonis yang diterimanya itu. Pasalnya setelah sidang ditutup oleh Majelis Hakim, Jennifer Dunn langsung berdiri dan berjalan menghampiri pihak kepolisian yang mengawalnya tanpa sepatah katapun terucap.

Dari raut wajahnya, Jennifer Dunn sendiri terlihat sedih dengan putusan Majelis Hakim terkait kasus narkoba yang menyeretnya kali ini.

Untuk diketahui, Jennifer Dunn ditangkap oleh penyidik Polda Metro Jaya di kediamannya di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Minggu (31/12/2017) sekitar pukul 17.30 WIB. Ia diduga telah melakukan penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

See Also

KPK Perpanjang Masa Penahanan Idrus Marham
Kombes Pol. Panca Putra Simanjuntak Jadi Direktur Penyidikan KPK
Kapolda Jambi Bongkar Peredaran Narkoba Dari Aceh Ke Kota-kota Di Sumatera Dan Jawa
Kasus Korupsi Massal DPRD Sumut, KPK Sita Lagi Uang Suap
KPK Periksa Dirjen Minerba
KPK Cegah Bos Borneo Lumbung Energi Ke Luar Negeri
Tim Resmob Polda Kalbar Ringkus Preman Penganiaya Penjaga Toko Arloji
Kongres Advokat Indonesia Tuntut Bebaskan Julius Lobiua
Masyarakat Pulau Pari Kembali Unjuk Rasa PN Jakarta Utara
Densus 88 Antiteror Tahan Satu Keluarga Di Sleman
Penjambret Yang Tewaskan Penumpang Ojol Di Cempaka Putih Terciduk
KPK Geledah Rumah Dinas Gubernur Aceh
Polres Jaktim Terus Buru Penjambret Tewaskan Penumpang Ojol Di Cempaka Putih
Kronologi OTT Gubernur Aceh Dan Bupati Bener Meriah
Gubernur Aceh Ditahan KPK
Gubernur Aceh Jadi Tersangka
KPK Tetapkan Gubernur Aceh Dan Bupati Bener Meriah Sebagai Tersangka
Keppres Pilkada Serentak 27 Juni 2018 Sebagai Hari Libur Nasional
Polda Metro Jaya Kerahkan 41.000 Personel Amankan Pilkada
Jaksa KPK Tuntut Rita Widyasari Dihukum 15 Tahun Penjara
Densus 88 Antiteror Sergap Terduga Teroris JAD Di Cirebon
Densus 88 Antiteror Lumpuhkan Dua Terduga Teroris Di Depok
Anggota DPRD Kota Bogor Diamankan Polresta Bogor Kota
Polisi Siaga Jaga Sidang Vonis Aman Abdurrahman
Aman Abdurrahman Divonis Hukuman Mati
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.613.115 Since: 07.04.14 | 0.6005 sec