YouTube Facebook Twitter RSS
18 Nov 2018, 0

Nusantara

Partai Gerindra Sebut Lembaga Survei Tak Diperlukan Dalam Pemilukada Melalui DPRD

siarjustisia.com-JAKARTA.

Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) akhirnya angkat bicara mengenai keinginan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ir. Basuki Tjahaja Purnama, M.M. yang akrab disapa ‘Ahok’ keluar dari partai tersebut. Ancaman Basuki Tjahaja Purnama itu dipicu wacana Pemilukada melalui DPRD.

Partai Gerindra menyatakan kebebasan berpendapat tiap kadernya. Hal itu disampaikan Anggota Panitia Kerja Rancangan Undang-Undang Pemilihan Umum Kepala Daerah (RUU Pemilukada) dari Fraksi Partai Gerindra yang juga Wasekjen Gerindra Rindoko Dahono Wingit, S.H., M.Hum. menyikapi pernyataan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang mengancam keluar dari Partai Gerindra.

“Itu hak dia mau masuk dan keluar di Gerindra. Kita kan dukung Ahok jadi DKI 2 (Wakil Gubernur),” tegas Wasekjen Gerindra Rindoko Dahono Wingit, S.H., M.Hum. di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (9/9/2014).

Pernyataan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang juga kader Gerindra itu dipicu sikap partainya yang memilih Pemilukada melalui DPRD. "Jangan enggak cocok lalu pindah partai. Ahok itu sahabat saya. Di awal-awal Gerindra yang usung Ahok jadi DKI 2 lalu naik jadi DKI 1,” tandas Rindoko Dahono Wingit di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (9/9/2014).

Rindoko Dahono Wingit mengatakan harapan Partai Gerindra agar Basuki Tjahaja Purnama memperjuangkan kepentingan rakyat. Anggota Komisi II DPR RI itu juga melihat Basuki Tjahaja Purnama cukup sukses dalam memimpin Ibu Kota. Menurut Rindoko Dahono Wingit, internal Partai Gerindra sangat demokratis terhadap perbedaan pendapat. Tetapi tidak perlu keluar dari partai. "Kalau begitu. Ini kekanak-kanakkan, kalau perbedaan di parlemen itu dinamika,” pungkas anggota Komisi II DPR RI itu.

Rindoko Dahono Wingit mengatakan pihaknya tidak memberikan sanksi kepada Basuki Tjahaja Purnama terkait pernyataannya. Sebab, berbeda pendapat merupakan hal yang wajar. Namun perlu diingat Basuki Tjahaja Purnama, tambah Rindoko Dahono Wingit, bahwa keputusan mengenai RUU Pemilukada berada di DPR RI. “Cukup bagus berbeda pendapat tapi ada batasannya. Saya mengimbau Ahok tetap di Gerindra,” tuturnya.

Rindoko Dahono Wingit mengungkapkan bahwa sikap Partai Gerindra memilih Pemilukada lewat DPRD sudah melalui pembahasan di internal partai. "Ini kan kita lihat latar belakangnya pileg dan pilpres se-Indonesia, nanti 5 sampai 10 tahun bisa juga pilkada langsung,” papar Rindoko Dahono Wingit.

Anggota Panitia Kerja Rancangan Undang-Undang Pemilihan Umum Kepala Daerah (RUU Pemilukada) dari Fraksi Partai Gerindra Rindoko Dahono Wingit menyatakan, ada banyak keuntungan dengan digelarnya pemilukada melalui DPRD.

Rindoko Dahono Wingit menyebutkan situasi dan kondisi pemerintahan depan memerlukan biaya dan dana yang tidak sedikit. Sehingga penghematan Pemilukada diperlukan. "Dengan Pemilukada lewat parlemen dapat dihemat Rp 60 triliun,” terangnya.

Selain efektif dan menghemat anggaran, pemilukada melalui DPRD juga dianggapnya tak akan diganggu kehadiran lembaga survei yang sering menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat.

"Tidak diperlukan lagi lembaga survei yang selama ini memengaruhi, seolah-olah menjadi lembaga tandingan KPU dan menentukan siapa yang menang," papar Rindoko Dahono Wingit di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (9/9/2014).

Rindoko Dahono Wingit menjelaskan, dalam pengamatannya, kehadiran lembaga survei sering kali membuat suasana semakin keruh. Lembaga survei mengeluarkan hasil survei yang berbeda, tetapi mengklaim paling akurat sehingga publik bingung dengan kondisi sebenarnya.

"Bukan berarti kita tidak suka lembaga survei, tapi sudah jadi rahasia bersama, kita bisa pesan survei, yang menang bisa kalah, yang kalah bisa dimenangkan," ujarnya.

Rindoko Dahono Wingit menegaskan, Partai Gerindra tetap konsisten dengan pilihannya mendukung pemilukada (Gubernur, Bupati, dan Wali Kota) melalui DPRD.

Partai Gerindra juga ia sebut mendukung usulan itu setelah melakukan evaluasi dan banyaknya energi yang tersedot dari penyelenggaraan pemilukada secara langsung. (kom/jos)

See Also

Dandim 0716/Demak Ajak Peserta Sarasehan Untuk Menjaga Keutuhan NKRI
Batuud Koramil 13/Karangawen Hadiri Mujahadah Al Aurodul Jamiah Di Desa Bumirejo
Babinsa 09/Karangtengah Pererat Sinergitas Dengan Perangkat Desa
Kepedulian Babinsa 12/Mranggen Terhadap Generasi Penerus Bangsa
Ratusan Saka Wira Kartika Dikukuhkan Dandim 0716/Demak
Bupati Demak Buka Secara Resmi Apel Akbar Pengukuhan Saka Wira Kartika
Babinsa 05/Mijen Ajak Warga Binaannya Laksanakan Jumat Bersih
Babinsa 06/Wedung Ajak Para Santri Untuk Berdisiplin Dan Berjiwa Nasionalisme
Sasaran Non Fisik TMMD Tingkatkan Rasa Nasionalisme
Tim Kopaska AL Temukan Benda Diduga Mesin Lion Air JT 610
Danramil 07/Gajah Sambangi Keluarga Korban Kecelakaan Lion Air JT 610
Kegiatan Rutin Apel Pagi Kodim 0716/Demak Dilanjutkan Pemeliharaan Pangkalan
Dandim 0716/Demak Pimpin Upacara Sertijab Danramil 02/Bonang
Babinsa Kodim 0716/Demak Peringati Hari Sumpah Pemuda Berikan Wawasan Kebangsaan
Presiden Joko Widodo Resmi Gratiskan Tarif Tol Suramadu
Lepas Santri Ke Luar Negeri Di Momentum Hari Santri
Gerbang Tol Pejompongan Terbakar
Isi Lengkap Deklarasi Dukungan Jaringan Gusdurian Kepada Joko Widodo-Maruf Amin
Anies Baswedan Resmi Cabut Izin Prinsip Pembangunan Pulau Reklamasi
Polisi Sebut Mobilnya Berhenti Mendadak Soal Al Ghazali Pingsan
TNI AL Bentuk Tim Selidiki Kebakaran KRI Rencong 622
Kronologi Terbakar Dan Tenggelamnya KRI Rencong 622
TNI AL Sebut Seluruh Awak KRI Rencong 622 Selamat
Mahasiswa Diminta Tumbuhkan Budaya Menulis
Tim Mahad Aly TBS Lakukan Pengukuran Arah Kiblat
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.970.405 Since: 07.04.14 | 0.6614 sec