YouTube Facebook Twitter RSS
17 Jul 2019, 0

Nusantara

Partai Gerindra Sebut Lembaga Survei Tak Diperlukan Dalam Pemilukada Melalui DPRD

siarjustisia.com-JAKARTA.

Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) akhirnya angkat bicara mengenai keinginan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ir. Basuki Tjahaja Purnama, M.M. yang akrab disapa ‘Ahok’ keluar dari partai tersebut. Ancaman Basuki Tjahaja Purnama itu dipicu wacana Pemilukada melalui DPRD.

Partai Gerindra menyatakan kebebasan berpendapat tiap kadernya. Hal itu disampaikan Anggota Panitia Kerja Rancangan Undang-Undang Pemilihan Umum Kepala Daerah (RUU Pemilukada) dari Fraksi Partai Gerindra yang juga Wasekjen Gerindra Rindoko Dahono Wingit, S.H., M.Hum. menyikapi pernyataan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang mengancam keluar dari Partai Gerindra.

“Itu hak dia mau masuk dan keluar di Gerindra. Kita kan dukung Ahok jadi DKI 2 (Wakil Gubernur),” tegas Wasekjen Gerindra Rindoko Dahono Wingit, S.H., M.Hum. di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (9/9/2014).

Pernyataan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang juga kader Gerindra itu dipicu sikap partainya yang memilih Pemilukada melalui DPRD. "Jangan enggak cocok lalu pindah partai. Ahok itu sahabat saya. Di awal-awal Gerindra yang usung Ahok jadi DKI 2 lalu naik jadi DKI 1,” tandas Rindoko Dahono Wingit di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (9/9/2014).

Rindoko Dahono Wingit mengatakan harapan Partai Gerindra agar Basuki Tjahaja Purnama memperjuangkan kepentingan rakyat. Anggota Komisi II DPR RI itu juga melihat Basuki Tjahaja Purnama cukup sukses dalam memimpin Ibu Kota. Menurut Rindoko Dahono Wingit, internal Partai Gerindra sangat demokratis terhadap perbedaan pendapat. Tetapi tidak perlu keluar dari partai. "Kalau begitu. Ini kekanak-kanakkan, kalau perbedaan di parlemen itu dinamika,” pungkas anggota Komisi II DPR RI itu.

Rindoko Dahono Wingit mengatakan pihaknya tidak memberikan sanksi kepada Basuki Tjahaja Purnama terkait pernyataannya. Sebab, berbeda pendapat merupakan hal yang wajar. Namun perlu diingat Basuki Tjahaja Purnama, tambah Rindoko Dahono Wingit, bahwa keputusan mengenai RUU Pemilukada berada di DPR RI. “Cukup bagus berbeda pendapat tapi ada batasannya. Saya mengimbau Ahok tetap di Gerindra,” tuturnya.

Rindoko Dahono Wingit mengungkapkan bahwa sikap Partai Gerindra memilih Pemilukada lewat DPRD sudah melalui pembahasan di internal partai. "Ini kan kita lihat latar belakangnya pileg dan pilpres se-Indonesia, nanti 5 sampai 10 tahun bisa juga pilkada langsung,” papar Rindoko Dahono Wingit.

Anggota Panitia Kerja Rancangan Undang-Undang Pemilihan Umum Kepala Daerah (RUU Pemilukada) dari Fraksi Partai Gerindra Rindoko Dahono Wingit menyatakan, ada banyak keuntungan dengan digelarnya pemilukada melalui DPRD.

Rindoko Dahono Wingit menyebutkan situasi dan kondisi pemerintahan depan memerlukan biaya dan dana yang tidak sedikit. Sehingga penghematan Pemilukada diperlukan. "Dengan Pemilukada lewat parlemen dapat dihemat Rp 60 triliun,” terangnya.

Selain efektif dan menghemat anggaran, pemilukada melalui DPRD juga dianggapnya tak akan diganggu kehadiran lembaga survei yang sering menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat.

"Tidak diperlukan lagi lembaga survei yang selama ini memengaruhi, seolah-olah menjadi lembaga tandingan KPU dan menentukan siapa yang menang," papar Rindoko Dahono Wingit di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (9/9/2014).

Rindoko Dahono Wingit menjelaskan, dalam pengamatannya, kehadiran lembaga survei sering kali membuat suasana semakin keruh. Lembaga survei mengeluarkan hasil survei yang berbeda, tetapi mengklaim paling akurat sehingga publik bingung dengan kondisi sebenarnya.

"Bukan berarti kita tidak suka lembaga survei, tapi sudah jadi rahasia bersama, kita bisa pesan survei, yang menang bisa kalah, yang kalah bisa dimenangkan," ujarnya.

Rindoko Dahono Wingit menegaskan, Partai Gerindra tetap konsisten dengan pilihannya mendukung pemilukada (Gubernur, Bupati, dan Wali Kota) melalui DPRD.

Partai Gerindra juga ia sebut mendukung usulan itu setelah melakukan evaluasi dan banyaknya energi yang tersedot dari penyelenggaraan pemilukada secara langsung. (kom/jos)

See Also

Ritme Pekerjaan TMMD Terus Meningkat
Dandim 0716/Demak Matangkan Acara Pembukaan TMMD
Lestarikan Tradisi Leluhur Di TMMD Reg Ke-105 Kodim 0716/Demak
Senyum Bahagia Bapak Nur Rochman Yang Rumahnya Akan Dibedah Di TMMD
Rumahnya Akan Dirobohkan, Mbah Warsini Bahagia
Danramil 01/Demak Kota Terjun Langsung Pasang Patok
Satgas TMMD Beri Motivasi Anak Atlet Sepak Bola
Tentara Akan Ciptakan Bangunan Berkualitas
Jelang Pembukaan TMMD, Bersama Warga TNI Kodim 0716/Demak Gelar Kerja Bhakti Bersama
Datangkan Bego Untuk Permak Lokasi Upacara Pembukaan TMMD Kodim 0716/Demak
Terus Dimatangkan, Persiapan Pembukaan TMMD Kodim 0716/Demak
Penentuan Warga Penerima Rehab RTLH Dijamin Selektif
Dansatgas TMMD Yang Dekat Dengan Warga
Berharap Ada Over Prestasi Di TMMD Kalikondang
Ternyata Pak Tentara Orangnya Ramah
Keakraban Warga Dan Satgas TMMD Terus Meningkat
Jaga Semangat TMMD Masih Panjang
TNI Wartawan Diminta Jaga Kesehatan Saat Handle Berita TMMD
TNI Dan Warga Adu Ilmu Operasional Molen
Demi Sukses TMMD, Ketua RW Rela Jadi Distributor Snack
Rakitan Besi Untuk Jalan TMMD Terus Dipersiapkan
Di Lokasi TMMD, Berat Sama Dipikul TNI Dan Warga
Santri Akan Total Bantu TMMD Hingga Tuntas
Dagangan Bakso Saya Laris Manis Sejak Ada TMMD
Bina Anak-Anak Desa TMMD Saat Berkesenian
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 8.097.526 Since: 07.04.14 | 0.5758 sec