YouTube Facebook Twitter RSS
19 Nov 2018, 0

Hukum

Fachri Albar Divonis 7 Bulan Rehabilitasi

Tuesday, 10 July 2018 | View : 58

siarjustisia.com-JAKARTA.

Kasus penyalahgunaan narkoba yang menyeret aktor Fachri Albar akhirnya diputus oleh Hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, hari ini.

Dalam putusannya, Ketua Majelis Hakim, Asiadi Sembiring menjatuhkan hukuman 7 bulan menjalani rehabilitasi kepada suami Renata Kusmanto itu karena dianggap melanggar Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, serta Pasal 60 ayat (5) Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1997 tentang psikotropika.

"Menghukum terdakwa Fachri Albar untuk memerintahkan menjalani rehabilitasi medis dan sosial selama tujuh bulan di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO), Cibubur, Jakarta Timur," ujar Ketua Majelis Hakim, Asiadi Sembiring dalam putusannya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl. Ampera Raya No.133, RT05/RW10, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (10/7/2018).

Majelis Hakim juga memerintahkan agar barang bukti yang didapatkan saat penangkapan Fachri Albar yakni satu kotak plastik bekas permen karet yang di dalamnya terdapat satu buah puntung ganja sisa pakai seberat 0,125 gram, 1 bungkus klip transparan berisikan narkotika jenis sabu-sabu seberat 0,55 gram, dan 13 butir psikotropika jenis nitrazepam dan satu butir psikotropika jenis aprazolam agar segera dimusnahkan.

"Memerintahkan kepada pihak yang berwajib tentang barang bukti yang diamankan dirampas untuk dimusnahkan. Membebankan biaya perkara kepada terdakwa sebesar Rp 5000," tandasnya.

Putusan Fachri Albar sendiri lebih ringan ketimbang tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang meninginkan Majelis Hakim menghukum Fachri Albar dengan hukuman 9 bulan rehablitasi potong masa tahanan.

Fachri Albar sendiri ditangkap di kediamannya di Serenia Hills, Cirendeu, Ciputat Timur, Tangerang Selatan pada 14 Pebruari 2018. Dari tangan putra legenda rock, Ahmad Albar itu, polisi mengamankan satu klip sabu seberat 0,32 gram, satu klip ganja seberat 0,32 gram, 1 calmlet, 13 dumolid, dan alat isap. (bs)

See Also

KPK Dalami Rekaman Percakapan Idrus Marham Dan Eni Maulani Saragih
Mabes Polri Selidiki Motif Penyerangan Polsek Metro Penjaringan
Sidang Lanjutan Julius Lobiua Mendengarkan 2 Keterangan Ahli
KPK Tahan Wakil Ketua DPR RI
KPK Usut Penggunaan Uang Korupsi Bupati Lampung Selatan
Kasus TPPU Bupati Lampung Selatan, KPK Sita 16 Bidang Tanah
Kronologi OTT DPRD Kalimantan Tengah
KPK OTT Anggota DPRD Kalteng
Bupati Cirebon Setelah Diperiksa Ditahan KPK
KPK Tetapkan Bupati Cirebon Tersangka
KPK Tangkap Bupati Cirebon
KPK Perpanjang Masa Penahanan Bupati Lampung Selatan Nonaktif
Uang Pengganti E-KTP, KPK Sita Rp 862 Juta Dari Setya Novanto
Keterangan Ahli Ketua DPD KAI DKI Jakarta Pada Sidang Lanjutan Julius Lobiua
TNI AL Ringkus Pelaku Narkoba Di Tanjung Ahus
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 506 Gram Narkoba
Polisi Limpahkan Berkas Perkara Mantan Wali Kota Depok Ke Kejaksaan
Rekayasa Lalin Di KPU Saat Pengundian Nomor Urut Capres Cawapres
KPK Perpanjang Masa Penahanan Idrus Marham
Kombes Pol. Panca Putra Simanjuntak Jadi Direktur Penyidikan KPK
Kapolda Jambi Bongkar Peredaran Narkoba Dari Aceh Ke Kota-kota Di Sumatera Dan Jawa
Kasus Korupsi Massal DPRD Sumut, KPK Sita Lagi Uang Suap
KPK Periksa Dirjen Minerba
KPK Cegah Bos Borneo Lumbung Energi Ke Luar Negeri
Tim Resmob Polda Kalbar Ringkus Preman Penganiaya Penjaga Toko Arloji
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.974.334 Since: 07.04.14 | 0.6047 sec