YouTube Facebook Twitter RSS
21 Jul 2018, 0

Hukum

Fachri Albar Divonis 7 Bulan Rehabilitasi

Tuesday, 10 July 2018 | View : 11

siarjustisia.com-JAKARTA.

Kasus penyalahgunaan narkoba yang menyeret aktor Fachri Albar akhirnya diputus oleh Hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, hari ini.

Dalam putusannya, Ketua Majelis Hakim, Asiadi Sembiring menjatuhkan hukuman 7 bulan menjalani rehabilitasi kepada suami Renata Kusmanto itu karena dianggap melanggar Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, serta Pasal 60 ayat (5) Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1997 tentang psikotropika.

"Menghukum terdakwa Fachri Albar untuk memerintahkan menjalani rehabilitasi medis dan sosial selama tujuh bulan di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO), Cibubur, Jakarta Timur," ujar Ketua Majelis Hakim, Asiadi Sembiring dalam putusannya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl. Ampera Raya No.133, RT05/RW10, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (10/7/2018).

Majelis Hakim juga memerintahkan agar barang bukti yang didapatkan saat penangkapan Fachri Albar yakni satu kotak plastik bekas permen karet yang di dalamnya terdapat satu buah puntung ganja sisa pakai seberat 0,125 gram, 1 bungkus klip transparan berisikan narkotika jenis sabu-sabu seberat 0,55 gram, dan 13 butir psikotropika jenis nitrazepam dan satu butir psikotropika jenis aprazolam agar segera dimusnahkan.

"Memerintahkan kepada pihak yang berwajib tentang barang bukti yang diamankan dirampas untuk dimusnahkan. Membebankan biaya perkara kepada terdakwa sebesar Rp 5000," tandasnya.

Putusan Fachri Albar sendiri lebih ringan ketimbang tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang meninginkan Majelis Hakim menghukum Fachri Albar dengan hukuman 9 bulan rehablitasi potong masa tahanan.

Fachri Albar sendiri ditangkap di kediamannya di Serenia Hills, Cirendeu, Ciputat Timur, Tangerang Selatan pada 14 Pebruari 2018. Dari tangan putra legenda rock, Ahmad Albar itu, polisi mengamankan satu klip sabu seberat 0,32 gram, satu klip ganja seberat 0,32 gram, 1 calmlet, 13 dumolid, dan alat isap. (bs)

See Also

Masyarakat Pulau Pari Kembali Unjuk Rasa PN Jakarta Utara
Densus 88 Antiteror Tahan Satu Keluarga Di Sleman
Penjambret Yang Tewaskan Penumpang Ojol Di Cempaka Putih Terciduk
KPK Geledah Rumah Dinas Gubernur Aceh
Polres Jaktim Terus Buru Penjambret Tewaskan Penumpang Ojol Di Cempaka Putih
Kronologi OTT Gubernur Aceh Dan Bupati Bener Meriah
Gubernur Aceh Ditahan KPK
Gubernur Aceh Jadi Tersangka
KPK Tetapkan Gubernur Aceh Dan Bupati Bener Meriah Sebagai Tersangka
Keppres Pilkada Serentak 27 Juni 2018 Sebagai Hari Libur Nasional
Polda Metro Jaya Kerahkan 41.000 Personel Amankan Pilkada
Jennifer Dunn Divonis 4 Tahun Penjara
Jaksa KPK Tuntut Rita Widyasari Dihukum 15 Tahun Penjara
Densus 88 Antiteror Sergap Terduga Teroris JAD Di Cirebon
Densus 88 Antiteror Lumpuhkan Dua Terduga Teroris Di Depok
Anggota DPRD Kota Bogor Diamankan Polresta Bogor Kota
Polisi Siaga Jaga Sidang Vonis Aman Abdurrahman
Aman Abdurrahman Divonis Hukuman Mati
Polres Manggarai Barat Bekuk Pemerkosa 2 Turis Mancanegara
Babinsa Kodim 0716/Demak Evakuasi Sosok Mayat Berhelm Yang Gantung Diri
Kapolres Bogor Larang Anggotanya Ambil Jatah Libur
Dana BOS Malah Dipakai Beli Buku Yang Jauh Lebih Mahal Daripada Buku Resmi
6 Saksi Penting Kasus BLBI Kembali Dicekal
Buku Penerbit Yang Di Black List Pemerintah Malah Dibagikan Ke Sekolah-sekolah Di Jombang
Dua Bos First Travel Dituntut 20 Tahun Penjara
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.306.088 Since: 07.04.14 | 0.4961 sec