YouTube Facebook Twitter RSS
17 Oct 2019, 0

Internasional

Harun Yahya Tuduh Penangkapan Dirinya Konspirasi Inggris

Wednesday, 11 July 2018 | View : 318

siarjustisia.com-ISTANBUL.

Ilmuwan dan penulis Muslim terkenal asal Turki bernama Adnan Oktar atau yang lebih dikenal sebagai Harun Yahya ditangkap polisi Turki di Istanbul.

Ratusan pengikut Adnan Oktar alias Harun Yahya ditangkap polisi Turki. Para pengikut Harun Yahya ditangkap di berbagai lokasi di Turki.

Dilansir media Turki, Daily Sabah, Rabu (11/7/2018), penangkapan Harun Yahya dilakukan di kawasan Cengelkoy, Istanbul sisi Asia, pada Rabu (11/7/2018) waktu setempat. 

Adapun para pengikutnya ditangkapi polisi Turki di lima provinsi yang berbeda. Laporan Reuters menyebut penangkapan ini terjadi sejak subuh di seluruh Turki.

Pejabat dari seksi kejahatan finansial adalah pihak yang menjalankan penangkapan di lima provinsi ini. Polisi masih menggeledah sejumlah properti terkait Harun Yahya.

Sejauh ini sudah ada 166 orang dari 235 orang yang diduga sebagai pengikut Harun Yahya, yang ditangkap polisi Turki.

Saat ditangkap, Adnan Oktar alias Harun Yahya menuduh penangkapan ini merupakan persekongkolan pihak Inggris. "Ini adalah konspirasi negara dalam negara Inggris," kata Harun Yahya kepada reporter sebagaimana dilansir media Turki, Hurriyet Daily News, Rabu (11/7/2018).

Adnan Oktar alias Harun Yahya yang dikenal dunia sebagai penulis muslim asal Turki tersebut menggunakan istilah 'deep state' alias 'negara dalam negara' atau kekuatan yang mampu mengendalikan negara. Entah siapa yang dia tuduh itu.

Berdasarkan pernyataan Kepala Kantor Kejaksaan Istanbul, Oktar, "Telah ditangkap saat dia berusaha untuk kabur."

Diberitakan Daily Sabah, Oktar alias Harun Yahya sempat berusaha kabur saat akan ditangkap polisi. 

Selanjutnya, dia dikawal polisi menuju Rumah Sakit Negara Haseki di Istanbul untuk pemeriksaan medis.

Diberitakan Daily Sabah, polisi menuduh Adnan Oktar dan para pengikutnya telah melakukan tindak kriminal seperti membentuk geng kriminal, melakukan penipuan, dan penganiayaan seksual.

Ratusan orang itu merupakan orang-orang yang dicurigai terlibat dalam geng bentukan Harun Yahya.

Kantor berita Turki, Anadolu Agency melaporkan, geng Oktar dituduh melakukan banyak tindak kriminal, mulai dari membentuk organisasi dengan niat jahat, melakukan kejahatan seksual anak, melakukan hubungan intim dengan anak di bawah umur, melakukan penculikan, menyekap anak di bawah umur, hingga melanggar aturan hukum soal pajak dan melanggar undang-undang antiteror. (reuters/dailysabah/anadoluagency/hurriyetdailynews)

See Also

Akademisi Asing Ditahan Otoritas Iran
Alumnus Universitas Top Australia Peroleh Gaji Lebih Kecil
Permintaan Suaka Australia Lewat Udara Capai Rekor Tertinggi
China Akan Pamerkan Rudal Nuklir Dalam Parade Militer
Petani Australia Kesulitan Cari Pekerja
Arab Saudi Terbitkan Visa Turis Untuk 49 Negara
Pengawal Raja Arab Saudi Tewas Ditembak
Gempa Guncang Chile 6,8 SR
Ratusan Keluarga Di Queensland Mengungsi
Topan Faxai Hantam Jepang
Gelombang Panas Di Prancis Menelan Hampir 1.500 Korban
Rusia Bikin Lagi Rudal Jarak Menengah
Presiden AS Harap Presiden China Temui Pendemo Hong Kong
Hong Kong Menghangat
Uskup Melbourne Peter Comensoli Pilih Masuk Penjara Dibanding Bocorkan Pengakuan Dosa Jemaat
Survei Sebut Advokat Australia Dan Selandia Baru Alami Kecemasan Dan Depresi
Jerman Bersiap Dihantam Gelombang Panas
Perempuan Lempar Telur Ke PM Australia Dihukum Kerja Sosial 18 Bulan
Kelompok Triad Hong Kong Diduga Terlibat Penyerbuan Stasiun MRT Yuen Long
Boris Johnson Terpilih Sebagai PM Inggris Baru
Menlu Inggris Ancam Iran
Michelle Obama Terpilih Sebagai Wanita Paling Dikagumi Di Dunia
Mantan PM Australia Bob Hawke Wafat
Filipina Tarik Dubes Dan Konsul Dari Kanada
17 Tentara Niger Tewas Diserang Teroris
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 8.578.613 Since: 07.04.14 | 0.6284 sec