YouTube Facebook Twitter RSS
18 Jun 2019, 0

Internasional

Harun Yahya Tuduh Penangkapan Dirinya Konspirasi Inggris

Wednesday, 11 July 2018 | View : 259

siarjustisia.com-ISTANBUL.

Ilmuwan dan penulis Muslim terkenal asal Turki bernama Adnan Oktar atau yang lebih dikenal sebagai Harun Yahya ditangkap polisi Turki di Istanbul.

Ratusan pengikut Adnan Oktar alias Harun Yahya ditangkap polisi Turki. Para pengikut Harun Yahya ditangkap di berbagai lokasi di Turki.

Dilansir media Turki, Daily Sabah, Rabu (11/7/2018), penangkapan Harun Yahya dilakukan di kawasan Cengelkoy, Istanbul sisi Asia, pada Rabu (11/7/2018) waktu setempat. 

Adapun para pengikutnya ditangkapi polisi Turki di lima provinsi yang berbeda. Laporan Reuters menyebut penangkapan ini terjadi sejak subuh di seluruh Turki.

Pejabat dari seksi kejahatan finansial adalah pihak yang menjalankan penangkapan di lima provinsi ini. Polisi masih menggeledah sejumlah properti terkait Harun Yahya.

Sejauh ini sudah ada 166 orang dari 235 orang yang diduga sebagai pengikut Harun Yahya, yang ditangkap polisi Turki.

Saat ditangkap, Adnan Oktar alias Harun Yahya menuduh penangkapan ini merupakan persekongkolan pihak Inggris. "Ini adalah konspirasi negara dalam negara Inggris," kata Harun Yahya kepada reporter sebagaimana dilansir media Turki, Hurriyet Daily News, Rabu (11/7/2018).

Adnan Oktar alias Harun Yahya yang dikenal dunia sebagai penulis muslim asal Turki tersebut menggunakan istilah 'deep state' alias 'negara dalam negara' atau kekuatan yang mampu mengendalikan negara. Entah siapa yang dia tuduh itu.

Berdasarkan pernyataan Kepala Kantor Kejaksaan Istanbul, Oktar, "Telah ditangkap saat dia berusaha untuk kabur."

Diberitakan Daily Sabah, Oktar alias Harun Yahya sempat berusaha kabur saat akan ditangkap polisi. 

Selanjutnya, dia dikawal polisi menuju Rumah Sakit Negara Haseki di Istanbul untuk pemeriksaan medis.

Diberitakan Daily Sabah, polisi menuduh Adnan Oktar dan para pengikutnya telah melakukan tindak kriminal seperti membentuk geng kriminal, melakukan penipuan, dan penganiayaan seksual.

Ratusan orang itu merupakan orang-orang yang dicurigai terlibat dalam geng bentukan Harun Yahya.

Kantor berita Turki, Anadolu Agency melaporkan, geng Oktar dituduh melakukan banyak tindak kriminal, mulai dari membentuk organisasi dengan niat jahat, melakukan kejahatan seksual anak, melakukan hubungan intim dengan anak di bawah umur, melakukan penculikan, menyekap anak di bawah umur, hingga melanggar aturan hukum soal pajak dan melanggar undang-undang antiteror. (reuters/dailysabah/anadoluagency/hurriyetdailynews)

See Also

Mantan PM Australia Bob Hawke Wafat
Filipina Tarik Dubes Dan Konsul Dari Kanada
17 Tentara Niger Tewas Diserang Teroris
Laut China Selatan Tegang
Presiden AS Pecat Direktur Dinas Rahasia
Kapal China Dekati Pulau Filipina
Pangkalan Militer Yaman Diserang Gerakan Houthi
Penutupan Pelayanan Pemerintah AS
Ketua Bank Sentral AS Ingatkan Dampak Negatif Penutupan Berkepanjangan Pemerintah
Raja Malaysia Mengundurkan Diri
Thailand Dilanda Badai Pabuk
Warga Kelas Menengah Australia Akan Kian Sulit Dapat Kredit Perumahan
Donald Trump Kunjungi Militer AS Di Irak
Kota Surabaya Raih Guangzhou Awards 2018
Dubes Indonesia Untuk Arab Saudi Benarkan Rilis Soal Rizieq Shihab Darinya
Dunia Kembali Dihantui Era Perang Dingin
2 Negara Eropa Kecam Rencana Amerika Serikat Keluar Dari Perjanjian INF
Rusia Tuding Amerika Serikat Bermain Kasar
Presiden AS Batalkan Perjanjian Nuklir 1987 Dengan Rusia
Terlibat Skandal Gratifikasi Seks, Pejabat Imigrasi Singapura Diadili
Teleskop NASA Temukan 2 Planet Baru
Najib Razak Ditahan SPRM
Mantan PM Malaysia Ditahan
Najib Razak Ditahan KPK Malaysia
3 Kapal Perang Jepang Bersandar Di Pelabuhan Tanjung Priok
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.991.823 Since: 07.04.14 | 0.5486 sec