YouTube Facebook Twitter RSS
21 Sep 2018, 0

Hukum

Densus 88 Antiteror Tahan Satu Keluarga Di Sleman

Thursday, 12 July 2018 | View : 60

siarjustisia.com-SLEMAN.

Tim Detasemen Khusus (Densus) 88/Anti Teror Mabes Polri menangkap satu keluarga di Dusun Bedingin Mlati, Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Rabu (11/7/2018).

Tim Densus 88/Anti Teroro juga menyita barang bukti satu mobil Super Toyota Kijang, satu motor, dua pisau kecil, satu pedang, satu laptop, dua handphone, satu busur dan anak panah serta beberapa dokumen.

Saksi Sumarjono mengatakan, Saefulloh (45 tahun) yang merupakan mantan narapidana teroris bom Thamrin Jakarta adalah warga Banguntapan, Bantul. Dia diamankan bersama istrinya SS (42 tahun) dan empat anaknya, SIF (21 tahun), AFR (19 tahun), GR (6 tahun) dan Khod. "Pada Februari, dia izin mau tinggal di sini, lalu saya minta kartu keluarga dan KTP,” kata Sumarjono yang merupakan Ketua RT05/RW35 Dusun Bedingin Weta Sleman ini, Kamis (12/7/2018).

Namun, tak lama berselang tinggal di wilayahnya itu, Sumarjono mendapatkan informasi dari petugas bahwa Saefulloh merupakan seorang eks napi terorisme. "Infomasi dari petugas, SFH itu dulunya teroris," katanya.

Berdasarkan identitas, satu keluarga tersebut tercatat sebagai warga Banguntapan, Bantul. Adapun SFH merupakan pendatang dari Tegal, Provinsi Jawa Tengah (Jateng). "Kesehariannya berjualan bakso tusuk dan martabak di sekitar sini," terang Sumarjono.

Penangkapan terduga teroris tidak saja terjadi di Kabupaten Sleman, namun juga di Kabupaten Bantul. Tim Densus 88/Anti Teror Mabes Polri menggrebek sebuah rumah di Dusun Mrisi, Desa Tirtonirmolo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sekitar pukul 03.00 WIB dan mengamankan Maryanto alias Teming (41 tahun). Sebelum ditangkap, Maryanto aktif di salah satu ormas di Yogyakarta. Selanjutnya, Maryanto bergabung dengan jaringan yang diduga JAT. Namun oleh keluarga tak disetujui bahkan keluarga sudah melaporkan Maryanto ke polisi.

Seperti penangkapan satu keluarga terduga jaringan teroris di sebuah rumah kontrakan di Mlati, Kabupaten Sleman, aparat kepolisian bungkam.

Kapolda DIY, Brigjen Pol. Drs. H. Ahmad Dofiri, M.Si. saat dikonfirmasi terkait penangkapan ini mengatakan bahwa pihaknya masih dalam proses mengumpulkan informasi. "Saya baru dengar, informasinya belum lengkap," tukas mantan Kapolres Bandung pada tahun 2007 itu.

Mantan Kapolda Banten pada tahun 2016 ini, Brigjen Pol. Drs. H. Ahmad Dofiri, M.Si. menyebutkan personel yang terlibat penangkapan berasal dari tim gabungan dari Mabes Polri. "Di sini kan ada Satgas, kerja sama. Tapi teknisnya nanti, kronologis ke Kabid Humas, jangan sekarang nanti malah salah (memberi keterangan)," jelas mantan Karosunluhkum Divkum Polri pada tahun 2016 tersebut.

See Also

KPK Perpanjang Masa Penahanan Idrus Marham
Kombes Pol. Panca Putra Simanjuntak Jadi Direktur Penyidikan KPK
Kapolda Jambi Bongkar Peredaran Narkoba Dari Aceh Ke Kota-kota Di Sumatera Dan Jawa
Kasus Korupsi Massal DPRD Sumut, KPK Sita Lagi Uang Suap
KPK Periksa Dirjen Minerba
KPK Cegah Bos Borneo Lumbung Energi Ke Luar Negeri
Tim Resmob Polda Kalbar Ringkus Preman Penganiaya Penjaga Toko Arloji
Kongres Advokat Indonesia Tuntut Bebaskan Julius Lobiua
Masyarakat Pulau Pari Kembali Unjuk Rasa PN Jakarta Utara
Penjambret Yang Tewaskan Penumpang Ojol Di Cempaka Putih Terciduk
KPK Geledah Rumah Dinas Gubernur Aceh
Polres Jaktim Terus Buru Penjambret Tewaskan Penumpang Ojol Di Cempaka Putih
Kronologi OTT Gubernur Aceh Dan Bupati Bener Meriah
Gubernur Aceh Ditahan KPK
Gubernur Aceh Jadi Tersangka
KPK Tetapkan Gubernur Aceh Dan Bupati Bener Meriah Sebagai Tersangka
Keppres Pilkada Serentak 27 Juni 2018 Sebagai Hari Libur Nasional
Polda Metro Jaya Kerahkan 41.000 Personel Amankan Pilkada
Jennifer Dunn Divonis 4 Tahun Penjara
Jaksa KPK Tuntut Rita Widyasari Dihukum 15 Tahun Penjara
Densus 88 Antiteror Sergap Terduga Teroris JAD Di Cirebon
Densus 88 Antiteror Lumpuhkan Dua Terduga Teroris Di Depok
Anggota DPRD Kota Bogor Diamankan Polresta Bogor Kota
Polisi Siaga Jaga Sidang Vonis Aman Abdurrahman
Aman Abdurrahman Divonis Hukuman Mati
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.613.131 Since: 07.04.14 | 0.6185 sec