YouTube Facebook Twitter RSS
16 Jul 2019, 0

Hukum

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Musnahkan 5 Kg Sabu Dan Ribuan Ekstasi

Thursday, 12 July 2018 | View : 170

siarjustisia.com-JAKARTA.

Polres Pelabuhan Tanjung Priok bersama Badan Narkotika Nasional (BNN), Kejaksaan Negeri (Kejari) dan Pengadilan Negeri Jakarta Utara melakukan pemusnahan barang bukti narkotika 5 kg sabu dan 18.000 butir pil ekstasi, Kamis (12/7/2018).

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Eko Hadi Santoso, S.I.K. menyebutkan pengungkapan penyelundupan narkotika di Pelabuhan Tanjung Priok menjadi atensi karena banyak kurir menjadi penumpang kapal yang bersandar di pelabuhan. "Ini sebagai bahan pembelajaran untuk anggota dan masyarakat agar lebih mengawasi kapal penumpang yang dimanfaatkan pelaku membawa narkotika," ujar AKBP Eko Hadi Santoso, S.I.K., usai pengujian lab keabsahan narkotika di halaman MaPolres Pelabuhan Tanjung Priok, Jl. Pelabuhan Nusantara II No.1, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (12/7/2018).

Kasat Narkoba AKP Alrasyidin Fajri Gani, S.H., S.I.K. menyebutkan barang bukti tersebut berasal dari tiga kasus berbeda dan dapat menyelamatkan generasi muda sebanyak 43.000 jiwa. "4 kg sabu kita amankan dari tersangka FE saat turun dari kapal Pelni KM Lawit asal Pontianak. Narkotika disembunyikan dalam tas jinjing yang dibungkus dalam kardus mi instan," ujar AKP Alrasyidin Fajri Gani, S.H., S.I.K.

Adapun kasus 4 kg sabu ini berasal dari jaringan Banjarmasin, Tanjung Pinang, dan Jakarta.

Kemudian pengungkapan 1.000 gram sabu pada 21 April dari tersangka HA dengan penyelidikan kasus lintas provinsi mengingat narkotika sudah disebarkan ke Bandung dan Pekalongan. "Terakhir 18.000 butir pil ekstasi dengan tersangka MAA, MR, AP, dan ABR yang diselundupkan dengan modus disisipkan dalam korset serta di bagian alat kelamin," ungkap mantan Kanit Kriminal Umum Polres Metro Jakarta Barat, AKP Alrasyidin Fajri Gani, S.H., S.I.K.

Para pelaku dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana penjara minimal 6 tahun atau maksimal 20 tahun. (sp)

See Also

Hasil Rapat MK Soal Penerimaan Gugatan Pilpres Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
Susunan Tim Kuasa Hukum Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
Hashim Djojohadikusumo Penanggung Jawab Gugatan Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Ke MK
Anggota Brimob Sipit Yang Dituduh Dari China Tegaskan Asli Indonesia
BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Daftarkan Gugatan Hasil Pilpres Ke MK Malam Nanti
MK Putuskan Gugatan Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Maksimum 14 Hari
Densus 88 Antiteror Tangkap 29 Terduga Teroris Berencana Ledakkan Bom
Sepanjang Tahun 2019, Polri Tangkap 68 Terduga Teroris Jaringan JAD
KPK Geledah Kantor Ditjen PSDKP
KPK Geledah Kantor PT. Daya Radar Utama
KPK Lelang Rumah Mewah Mantan Ketua DPRD Dan Bupati Bangkalan
Dukun Cabul Di Garut Diancam 15 Tahun Bui
Kalapas Dan 13 Petugas Lapas Nusakambangan Dicopot
Ketua Umum AKKMI Pertanyakan KSOP Mengutip PNBP
Keberadaan Lembaga KSOP Dinilai Masih Perlu Payung Hukum
AKKMI Soroti Legalitas Kantor Syahbandar Dan Otoritas Pelabuhan
AKKMI Dan APDHI Selenggarakan Seminar Nasional Pertanyakan Keamanan & Keselamatan Pelayaran
Syahbandar Miliki Peran Penting Dalam Mendukung Keamanan Dan Keselamatan Pelayaran
Pembentukan Syahbandar Utama & KSOP Disoroti
Legalitas KSOP Di Seluruh Pelabuhan Dipertanyakan
KPK Panggil Setya Novanto Sebagai Saksi
KPK Periksa Staf Khusus Menteri Agama
KPK Periksa Direktur SDM Adhi Karya
KPK Tetapkan Mantan Sekda Malang Sebagai Tersangka
Mantan Sekda Malang Ditahan KPK
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 8.095.479 Since: 07.04.14 | 0.5511 sec