YouTube Facebook Twitter RSS
21 Sep 2018, 0

Hukum

Masyarakat Pulau Pari Kembali Unjuk Rasa PN Jakarta Utara

Thursday, 12 July 2018 | View : 66

siarjustisia.com-JAKARTA.

Masyarakat Pulau Pari kembali berbondong-bondong melakukan aksi demo di depan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara, Gedung PN Jakarta Utara, Jalan Gajah Mada No.17, Petojo Utara, Gambir, Jakarta Pusat. Sejumlah masyarakat Pulau Pari membentangkan poster dan spanduk saat berkumpul melakukan aksi di depan PN Jakarta Utara, Gedung PN Jakarta Utara, Jalan Gajah Mada No.17, Petojo Utara, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (12/7/2018).

Puluhan masyarakat Pulau Pari berbondong-bondong mendatangi PN Jakarta Utara untuk melakukan demonstrasi menolak kriminalisasi terhadap Ketua RW Pulau Pari Sulaiman dalam kasus penyerobotan lahan.

Sebelumnya, masyarakat Pulau Pari juga telah berunjuk rasa di depan Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Gedung PN Jakarta Utara, Jalan Gajah Mada No.17, Petojo Utara, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (8/5/2018).

Untuk menolak kriminalisasi nelayan, masyarakat Pulau Pari menggeruduk PN Jakarta Utara. Selain mendesak agar kriminalisasi nelayan dihentikan, mereka juga meminta supaya warga yang ditangkap terkait sertifikat maladministrasi di Pulau Pari segera dibebaskan. Dalam aksinya, mereka menuntut penghentian kriminalisasi terhadap nelayan serta pembebasan warga yang ditangkap terkait sertifikat maladministrasi di Pulau Pari.

Seperti dikabarkan sebelumnya, sejumlah warga Pulau Pari pernah melakukan aksi demo di depan Balai Kota DKI Jakarta, Jl. Medan Merdeka Selatan Blok B No.8-9, RT011/RW002, Gambir, Kota Jakarta Pusat, Senin (30/4/2018).

Aksi warga Pulau Pari tersebut meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk menyelesaikan sengketa lahan. Dalam aksinya, masyarakat Pulau Pari menuntut Pemprov DKI membantu warga yang bersengketa dengan pihak swasta. Mereka juga meminta Pemprov DKI segera mencabut sertifikat tanah yang diberikan kepada PT. Bumi Pari Asri, yang dinilai cacat prosedur dan maladministrasi. Denyut kehidupan warga Pulau Pari di tengah kasus sengketa tanah. Terlihat aktivitas warga lokal saat membuat jala di tengah wisatawan yang berkunjung ke Pulau Pari, Kepulauan Seribu, Jakarta, Minggu (29/4/2018). Di tengah gonjang-ganjing kasus sengketa tanah dengan PT. Bumi Pari Asri, aktivitas warga di Pulau Pari tetap berjalan normal meski ada sedikit pemandangan berbeda di sejumlah tembok rumah yang dipenuhi coretan protes yang dibuat penduduk setempat. (lip/mer/jos)

See Also

KPK Perpanjang Masa Penahanan Idrus Marham
Kombes Pol. Panca Putra Simanjuntak Jadi Direktur Penyidikan KPK
Kapolda Jambi Bongkar Peredaran Narkoba Dari Aceh Ke Kota-kota Di Sumatera Dan Jawa
Kasus Korupsi Massal DPRD Sumut, KPK Sita Lagi Uang Suap
KPK Periksa Dirjen Minerba
KPK Cegah Bos Borneo Lumbung Energi Ke Luar Negeri
Tim Resmob Polda Kalbar Ringkus Preman Penganiaya Penjaga Toko Arloji
Kongres Advokat Indonesia Tuntut Bebaskan Julius Lobiua
Densus 88 Antiteror Tahan Satu Keluarga Di Sleman
Penjambret Yang Tewaskan Penumpang Ojol Di Cempaka Putih Terciduk
KPK Geledah Rumah Dinas Gubernur Aceh
Polres Jaktim Terus Buru Penjambret Tewaskan Penumpang Ojol Di Cempaka Putih
Kronologi OTT Gubernur Aceh Dan Bupati Bener Meriah
Gubernur Aceh Ditahan KPK
Gubernur Aceh Jadi Tersangka
KPK Tetapkan Gubernur Aceh Dan Bupati Bener Meriah Sebagai Tersangka
Keppres Pilkada Serentak 27 Juni 2018 Sebagai Hari Libur Nasional
Polda Metro Jaya Kerahkan 41.000 Personel Amankan Pilkada
Jennifer Dunn Divonis 4 Tahun Penjara
Jaksa KPK Tuntut Rita Widyasari Dihukum 15 Tahun Penjara
Densus 88 Antiteror Sergap Terduga Teroris JAD Di Cirebon
Densus 88 Antiteror Lumpuhkan Dua Terduga Teroris Di Depok
Anggota DPRD Kota Bogor Diamankan Polresta Bogor Kota
Polisi Siaga Jaga Sidang Vonis Aman Abdurrahman
Aman Abdurrahman Divonis Hukuman Mati
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.613.183 Since: 07.04.14 | 0.5972 sec