YouTube Facebook Twitter RSS
17 Jul 2019, 0

Nusantara

Ahok Tak Takut Tebaran Ancaman Anggota DPRD

siarjustisia.com-JAKARTA.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ir. Basuki Tjahaja Purnama, M.M. yang akrab disapa ‘Ahok’ mengaku tidak takut dengan berbagai ancaman yang ditebar oleh anggota DPRD DKI Jakarta.

Mantan anggota Komisi II DPR RI tersebut bahkan siap tidak mendapat restu dewan untuk jadi Gubernur demi mempertahankan prinsipnya. “Gak usah ditanggapi lah,” kata Basuki Tjahaja Purnama singkat kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (12/9/2014).

Namun, mantan Bupati Belitung Timur itu mengingatkan bahwa pengangkatan dirinya sudah diatur oleh Undang-Undang. Sementara, restu DPRD hanya merupakan formalitas saja. "Kalau saya gak dilantik juga gak apa-apa kok. Saya jadi Plt Gubernur terus juga gak apa-apa, cuma selisih gaji doang dikit," tegasnya.

Dengan gaya ceplas ceplos khasnya, Basuki Tjahaja Purnam malah menantang balik para anggota DPRD yang mengancamnya. "Membinasakan karir? Kita liat aja siapa yang karirnya binasa," pungkas mantan politisi Partai Gerindra itu.

Seperti diketahui, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama menolak mekanisme pemilihan kepala daerah oleh DPRD. Salah satu alasannya karena takut dijadikan sapi perahan oleh anggota dewan.

Pernyataan mantan Bupati Belitung Timur tersebut menuai kecaman sejumlah legislator Ibu Kota. Salah satunya legislator asal PPP, Abraham Lunggana alias Haji Lulung.

"Terus terang pernyataan Ahok dengan menyebut  anggota dewan pemeras sangat menyakitkan kami.  Bayangkan kalau  anak kita baca pernyataan Ahok itu di media,  terus  anak kita tanya kok kerja dewan pemeras. Apa yang kita jawab,” tukas Lulung Lunggana, salah satu anggota DPRD DKI Jakarta, Kamis (11/9/2014) kemarin.

Wakil Ketua DPRD DKI Abraham Lunggana, yang dikenal dengan nama Haji Lulung ini marah dengan pernyataan Basuki Tjahaja Purnama soal DPRD. Haji Lulung bertekad untuk menjegal karier politik Basuki Tjahaja Purnama. Haji Lulung mengancam akan membinasakan karir Basuki Tjahaja Purnama. “Ahok itu harus dibinasakan, binasakan karirnya jadi wakil Gubernur," ketus tokoh muda Betawi asal Tanah Abang, Abraham Lunggana alias Haji Lulung di Gedung DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (11/9/2014).

"Pak Ahok menghina DPRD. DPRD sarang korupsi, pemeras kepala daerah, kemudian dia katakan saya tidak ingin menjadi budak DPRD," imbuh politisi PPP yang kolektor 5 mobil premium termasuk Lamborghini ini.

“Ahok ini harus dikasih peringatan sehingga dia tidak asal melontarkan pernyataan di media. Kalau partai lain tidak bisa memberikan peringatan, biar kami PPP yang ngasih peringatan ke Ahok,” tambah dia usai rapat di Gedung DPRD  DKI Jakarta, Kamis (11/9/2014) kemarin.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DKI Jakarta, Haji Lulung mengatakan, sesuai Undang-undang Nomor 32 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Basuki Tjahaja Purnama seharusnya menjaga norma dan etika sebagai kepala daerah. Dengan segala pernyataannya, Basuki Tjahaja Purnama dinilainya telah menghina DPRD DKI. "Walaupun Pak Ahok menyatakan DPRD seluruh Indonesia, saya yakin yang dimaksud DPRD DKI," cetus Haji Lulung.

Tokoh muda Betawi asal Tanah Abang, Haji Lulung menegaskan tudingan Basuki Tjahaja Purnama  sama sekali tak ada yang tepat.

Pemilik puluhan kios di Pasar Tanah Abang ini bertekad menjegal 'kenaikan pangkat' Ahok sebagai Gubernur DKI. "Kalau dulu saya bilang harus diperiksa kesehatan jiwanya, hari ini terbukti, semua orang bilang dia gila. Makanya saya bilang, saya binasakan kariernya Ahok," tutupnya.

Sepertinya ini akan menjadi perseteruan terbaru Ahok-Lulung. Pada Juli 2013, Haji Lulung yang menyebut Basuki Tjahaja Purnama perlu diperiksa kejiwaannya karena sering berbicara sembarangan tentang PKL di Tanah Abang. Pernyataan ini membuat Haji Lulung panen kritikan.

Senada juga yang diungkapkan anggota DPRD DKI Jakarta, Lulung Lunggana,  rekan satu partai dengan Haji Lulung, anggota DPRD DKI Jakarta yang juga Bendahara DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jakarta, Riano P. Ahmad menyesalkan pernyataan Basuki Tjahaja Purnama yang tendensius tersebut.

Menurut calon anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta periode 2014-2019 dari PPP dengan Nomor urut 2, pernyataan Basuki Tjahaja Purnama bahwa DPRD adalah calo itu melecehkan DPRD sebagai institusi dan profesi anggota dewan yang terhormat. “Tidak seharusnya sebagai seorang pemimpin Ahok berbicara seperti itu. Harusnya beliau bisa menjaga norma-norma,” pungkas Riano P. Ahmad, Kamis (11/9/2014) kemarin.

Karena itu, dia pun mendesak agar Basuki Tjahaja Purnama meminta maaf atas ucapannya yang tidak berdasar sama sekali tersebut. Sebagai anggota DPRD yang dipilih oleh rakyat, dan mewakili rakyat, Riano P. Ahmad merasa tidak terima disebut calo. ”Kami mendesak Ahok meminta maaf,” tandas calon anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta periode 2014-2019 Dapil DKI Jakarta 1 yang meliputi Kec.Cempaka Putih, Kec.Gambir, Kec.Johar Baru, Kec.Kemayoran, Kec.Menteng, Kec.Sawah Besar, Kec.Senen dan Kec.Tanah Abang. (jos)

See Also

Ritme Pekerjaan TMMD Terus Meningkat
Dandim 0716/Demak Matangkan Acara Pembukaan TMMD
Lestarikan Tradisi Leluhur Di TMMD Reg Ke-105 Kodim 0716/Demak
Senyum Bahagia Bapak Nur Rochman Yang Rumahnya Akan Dibedah Di TMMD
Rumahnya Akan Dirobohkan, Mbah Warsini Bahagia
Danramil 01/Demak Kota Terjun Langsung Pasang Patok
Satgas TMMD Beri Motivasi Anak Atlet Sepak Bola
Tentara Akan Ciptakan Bangunan Berkualitas
Jelang Pembukaan TMMD, Bersama Warga TNI Kodim 0716/Demak Gelar Kerja Bhakti Bersama
Datangkan Bego Untuk Permak Lokasi Upacara Pembukaan TMMD Kodim 0716/Demak
Terus Dimatangkan, Persiapan Pembukaan TMMD Kodim 0716/Demak
Penentuan Warga Penerima Rehab RTLH Dijamin Selektif
Dansatgas TMMD Yang Dekat Dengan Warga
Berharap Ada Over Prestasi Di TMMD Kalikondang
Ternyata Pak Tentara Orangnya Ramah
Keakraban Warga Dan Satgas TMMD Terus Meningkat
Jaga Semangat TMMD Masih Panjang
TNI Wartawan Diminta Jaga Kesehatan Saat Handle Berita TMMD
TNI Dan Warga Adu Ilmu Operasional Molen
Demi Sukses TMMD, Ketua RW Rela Jadi Distributor Snack
Rakitan Besi Untuk Jalan TMMD Terus Dipersiapkan
Di Lokasi TMMD, Berat Sama Dipikul TNI Dan Warga
Santri Akan Total Bantu TMMD Hingga Tuntas
Dagangan Bakso Saya Laris Manis Sejak Ada TMMD
Bina Anak-Anak Desa TMMD Saat Berkesenian
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 8.097.448 Since: 07.04.14 | 0.5593 sec