YouTube Facebook Twitter RSS
18 Jan 2019, 0

Hukum

Tim Resmob Polda Kalbar Ringkus Preman Penganiaya Penjaga Toko Arloji

Thursday, 09 August 2018 | View : 664

siarjustisia.com-PONTIANAK.

508 preman di berbagai wilayah Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) diamankan oleh tim Resmob Kalimantan Barat selama periode 6 Juli-6 Agustus 2018. 151 di antaranya ditahan termasuk Sekar Ramaputra (34 tahun), penganiaya penjaga toko arloji di Pontianak, Sudiwino (36 tahun).

Sekar Ramaputra (34 tahun) diringkus oleh tim Resmob Polda Kalbar. Penahanan ini terkait aksi pemukulannya kepada penjaga toko arloji, Sudiwino (36 tahun) di Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar).

Keterangan diperoleh, kasus pemukulan itu sendiri menjadi ramai di publik. Video pemukulan menyebar luas. Kasus penganiayaan itu jadi viral di tengah warga Pontianak, lantaran rekaman video CCTV berdurasi hampir 1 menit itu diunggah ke media sosial. Apalagi, pelaku mengenakan kaos 2019 Ganti Presiden. Tapi yang lebih menjadi sorotan, kaus #2019GantiPresiden yang dikenakan Sekar Ramaputra yang membuat publik heboh.

Peristiwa itu, terjadi Rabu (1/8/2018).

Ditreskrimum Polda Kalbar, merespons. Kapolda Kalbar Irjen Pol. Drs. Didi Haryono, S.H., M.H. yang mendapat laporan dari masyarakat segera memerintahkan anak buahnya bergerak mencari pria pemukul penjaga toko arloji. Sekar Ramaputra akhirnya diciduk di rumahnya di Pontianak. Pelaku, Sekar Ramaputra, ditangkap pada Senin (6/8/2018) dini hari, di rumahnya. Tidak ada perlawanan Sekar Ramaputra saat diciduk kepolisian. "Tim Resmob Polda Kalbar menginterogasi pelaku dan akhirnya mengakui bahwa dia menganiaya korban," jelas mantan Dir Intelkampol Mabes Polri pada tahun 1994, Irjen Pol. Drs. Didi Haryono, S.H., M.H. Penangkapan sendiri dilakukan pukul 03.00 WIB.

Beberapa petugas Resmob berpakaian preman mengetuk pintu rumah Sekar Ramaputra. Dan pelaku sendiri yang membukakan pintu. "Pelaku menyesali perbuatannya," tandas mantan Kabag Wassendak Dit IPP Polda Irja, Irjen Pol. Drs. Didi Haryono, S.H., M.H.

Tapi nasi sudah menjadi bubur. Sekar Ramaputra yang mengaku emosi karena merasa tak dihargai saat menanyakan harga arloji, tetap ditahan.

"Latar belakang kejadian akibat percakapan yang diawali tawar menawar harga jam tangan," beber mantan Kabagstandar Rowabprof DivPropam Polri pada tahun 2011, Irjen Pol. Drs. Didi Haryono, S.H., M.H.

"Pelaku masuk ke dalam toko arloji, lokasinya di Jalan Hasanudin Pontianak. Jadi, pelaku melakukan tawar menawar harga jam tangan," papar Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol. Didi Haryono, S.H., M.H., di MaPolda Kalimantan Barat, di Jl. Ahmad Yani, Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), Kamis (9/8/2018).

Namun, dalam proses tawar menawar, pelaku merasa tersinggung dengan kata-kata penjual. Sehingga pelaku memukul dengan menggunakan tangan kosong. "Pelaku merasa tersinggung dengan kata kata korban tentang harga jam tangan," sambung mantan Kaor Binops Polres Nias Polda Sumut pada tahun 1986 tersebut.

"Itu mengakibatkan luka lebam di wajah (korban), dan korban melapor," tutur mantan Kapolsek Prapat Danau Toba Polda Sumut, Irjen Pol. Drs. Didi Haryono, S.H., M.H.

Mantan Kapolres Kapuas Hulu Polda Kalbar, Irjen Pol. Drs. Didi Haryono, S.H., M.H. tidak menampik kejadian itu memang viral di tengah masyarakat. "Kasus ini viral di media sosial, dan menjadi perhatian publik. Tim Polda melakukan pengungkapan, dan penangkapan tersangka, SR. Sekarang dalam proses sidik," tegas mantan Irwasda Polda Kalbar pada tahun 2014, Irjen Pol. Drs. Didi Haryono, S.H., M.H.

Sekar Ramaputra dibawa ke MaPolda Kalbar dengan barang bukti baju dan juga video cctv. "Tersangka dikenakan Pasal 351 KUHP," ungkap mantan Irwasda Polda Banten pada tahun 2012, Irjen Pol. Drs. Didi Haryono, S.H., M.H.

Pengungkapan kasus penganiayaan penjaga toko jam itu salah satu dari 595 kegiatan pemberantasan premanisme di Kalimantan Barat, selama sebulan terakhir. "Mulai dari kegiatan parkir liar, pemalakan, miras, pungli, sajam, pencurian, penganiayaan dan lain lain," ujar mantan Kabid Humas Polda Kalbar, Irjen Pol. Drs. Didi Haryono, S.H., M.H.

Hasilnya, dari 595 kegiatan, ada 508 orang dilakukan pembinaan, dan 151 orang ditetapkan sebagai tersangka, dan dilakukan proses sidik. "Penegakan hukum, dilakukan secara tegas terhadap para pelaku premanisme yang termasuk dalam ranah pidana. Sedangkan bagi pelaku-pelaku premanisme lainnya, dilakukan pembinaan dan pendataan," pungkas mantan WaKapolda Kepri pada tahun 2016, Irjen Pol. Drs. Didi Haryono, S.H., M.H.

See Also

Polda Metro Jaya Bekuk Guru Penyebar Hoax Surat Suara
PT. NKE Dihukum Denda Rp 85,49 Miliar
Polda Jatim Ingatkan VA Bisa Jadi Tersangka
KPK Tahan 2 Mantan Anggota DPRD Sumatera Utara
Polda Jatim Sebut VA Terima 15 Kali Transfer Uang Dari Muncikari
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Usai Diperiksa Polda Jatim, VA Dan AS Minta Maaf
Polda Jatim Ringkus Muncikari Dua Artis Ibu Kota
Polda Jawa Timur Tetapkan 2 Tersangka Prostitusi Online Artis
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Polres Magelang Kota Dalami Motif Tersangka Perusakan Nisan
Perusak Nisan Di 4 TPU Kota Magelang Ditangkap
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Perusakan Nisan Di TPU Kota Magelang Masih Berlanjut
Polres Magelang Selidiki Perusakan Belasan Nisan Di Pemakaman Umum
Pembelian Alat Sekolah SMK Bernilai Ratusan Miliar Di Dinas Pendidikan Prov Jatim Perlu Diperiksa
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
KPK Tetapkan Dirut PT. Rohde And Schwarz Indonesia Sebagai Tersangka
KPK Akan Segera Periksa Saksi Dan Tersangka Suap KONI
KPK Cekal Robert Tantular Ke Luar Negeri
Artis Kembali Ditangkap Terkait Kasus Narkoba
Tim Resmob Dan Tarsius Bitung Lumpuhkan Pencuri Kambuhan
Polres Metro Jakarta Selatan Gali Motif Pembunuh Perempuan Muda Di Kebagusan City
Polres Metro Jakarta Selatan Tangkap Pembunuh Perempuan Muda Di Kebagusan City
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.249.358 Since: 07.04.14 | 0.6284 sec