YouTube Facebook Twitter RSS
22 Oct 2018, 0

Hukum

KPK Cegah Bos Borneo Lumbung Energi Ke Luar Negeri

Tuesday, 18 September 2018 | View : 48

siarjustisia.com-JAKARTA.

Lembaga antirasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencegah salah satu orang terkaya di Indonesia, bos Borneo Lumbung Energi, Samin Tan untuk bepergian ke luar negeri. Pencegahan ini dilakukan KPK terkait kasus dugaan suap proyek PLTU Riau-1 yang menjerat mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI dari Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) Eni Maulani Saragih dan mantan Sekjen Partai Golongan Karya (Golkar) Dr. Drs. M. Idrus Marham, M.Sc. 

"Dilakukan pencegahan ke luar negeri untuk enam bulan ke depan terhadap saksi Samin Tan dari pihak swasta," kata Febri Diansyah di Gedung KPK, Jl. Kuningan Persada Kavling K4, RT01/RW06, Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin (17/9/2018).

Febri Diansyah menyatakan, pencegahan ini dilakukan lantaran tim penyidik masih membutuhkan keterangan Samin Tan dalam mengusut sengkarut kasus suap proyek PLTU Riau-1. Dengan pencegahan ini, Samin Tan dipastikan berada di Indonesia saat tim penyidik membutuhkan keterangannya.

"Pencegahan ke luar negeri dilakukan untuk membantu proses penyidikan agar saat dibutuhkan keterangan saksi yang bersangkutan tidak sedang berada di luar negeri," kata Febri Diansyah.

Nama Samin Tan bukanlah nama baru dalam bisnis sektor energi, minyak dan batu bara. Dengan perusahaan utama PT. Borneo Lumbung Energy, Samin Tan bahkan tercatat sebagai salah satu orang terkaya di Indonesia versi Forbes 2011 dengan kekayaan 940 juta dolar atau di peringkat ke-28. Belum diketahui secara pasti kaitan Samin Tan dengan kasus suap proyek PLTU Riau-1. Namun, Samin Tan diduga mengetahui banyak hal mengenai sengkarut kasus ini hingga membuatnya dicegah bepergian ke luar negeri.

Dalam mengusut kasus ini, tim penyidik memeriksa Dirjen Minerba Kementerian ESDM, Bambang Gatot Ariyono dan Dirut Pertamina, Nicke Widyawati. Dalam pemeriksaan terhadap Bambang, tim penyidik mengklarifikasi sejumlah hal. Salah satunya mengenai peran Eni Maulani Saragih dalam mengurus proyek PLTU Riau-1.

Sementara untuk Nicke, pemeriksaan hari ini merupakan penjadwalan ulang dari pemeriksaan yang seharusnya dilakukan pada Senin (3/9/2018) lalu. Nicke diperiksa lantaran pernah menjabat Direktur Perencanaan PLN. Untuk itu, dalam pemeriksaan ini, tim penyidik mencecar Nicke mengenai proses perencanaan proyek PLTU Riau-1.

"Kami juga mengklarifikasi adanya dugaan pertemuan antara saksi dengan tersangka EMS (Eni Maulani Saragih) sebelumnya pada proses perencanaan proyek PLTU Riau-1 itu," pungkas Febri Diansyah. (bs)

See Also

Polisi Limpahkan Berkas Perkara Mantan Wali Kota Depok Ke Kejaksaan
Rekayasa Lalin Di KPU Saat Pengundian Nomor Urut Capres Cawapres
KPK Perpanjang Masa Penahanan Idrus Marham
Kombes Pol. Panca Putra Simanjuntak Jadi Direktur Penyidikan KPK
Kapolda Jambi Bongkar Peredaran Narkoba Dari Aceh Ke Kota-kota Di Sumatera Dan Jawa
Kasus Korupsi Massal DPRD Sumut, KPK Sita Lagi Uang Suap
KPK Periksa Dirjen Minerba
Tim Resmob Polda Kalbar Ringkus Preman Penganiaya Penjaga Toko Arloji
Kongres Advokat Indonesia Tuntut Bebaskan Julius Lobiua
Masyarakat Pulau Pari Kembali Unjuk Rasa PN Jakarta Utara
Densus 88 Antiteror Tahan Satu Keluarga Di Sleman
Penjambret Yang Tewaskan Penumpang Ojol Di Cempaka Putih Terciduk
KPK Geledah Rumah Dinas Gubernur Aceh
Polres Jaktim Terus Buru Penjambret Tewaskan Penumpang Ojol Di Cempaka Putih
Kronologi OTT Gubernur Aceh Dan Bupati Bener Meriah
Gubernur Aceh Ditahan KPK
Gubernur Aceh Jadi Tersangka
KPK Tetapkan Gubernur Aceh Dan Bupati Bener Meriah Sebagai Tersangka
Keppres Pilkada Serentak 27 Juni 2018 Sebagai Hari Libur Nasional
Polda Metro Jaya Kerahkan 41.000 Personel Amankan Pilkada
Jennifer Dunn Divonis 4 Tahun Penjara
Jaksa KPK Tuntut Rita Widyasari Dihukum 15 Tahun Penjara
Densus 88 Antiteror Sergap Terduga Teroris JAD Di Cirebon
Densus 88 Antiteror Lumpuhkan Dua Terduga Teroris Di Depok
Anggota DPRD Kota Bogor Diamankan Polresta Bogor Kota
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.803.060 Since: 07.04.14 | 0.5232 sec