YouTube Facebook Twitter RSS
17 Feb 2019, 0

Hukum

KPK Cegah Bos Borneo Lumbung Energi Ke Luar Negeri

Tuesday, 18 September 2018 | View : 162

siarjustisia.com-JAKARTA.

Lembaga antirasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencegah salah satu orang terkaya di Indonesia, bos Borneo Lumbung Energi, Samin Tan untuk bepergian ke luar negeri. Pencegahan ini dilakukan KPK terkait kasus dugaan suap proyek PLTU Riau-1 yang menjerat mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI dari Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) Eni Maulani Saragih dan mantan Sekjen Partai Golongan Karya (Golkar) Dr. Drs. M. Idrus Marham, M.Sc. 

"Dilakukan pencegahan ke luar negeri untuk enam bulan ke depan terhadap saksi Samin Tan dari pihak swasta," kata Febri Diansyah di Gedung KPK, Jl. Kuningan Persada Kavling K4, RT01/RW06, Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin (17/9/2018).

Febri Diansyah menyatakan, pencegahan ini dilakukan lantaran tim penyidik masih membutuhkan keterangan Samin Tan dalam mengusut sengkarut kasus suap proyek PLTU Riau-1. Dengan pencegahan ini, Samin Tan dipastikan berada di Indonesia saat tim penyidik membutuhkan keterangannya.

"Pencegahan ke luar negeri dilakukan untuk membantu proses penyidikan agar saat dibutuhkan keterangan saksi yang bersangkutan tidak sedang berada di luar negeri," kata Febri Diansyah.

Nama Samin Tan bukanlah nama baru dalam bisnis sektor energi, minyak dan batu bara. Dengan perusahaan utama PT. Borneo Lumbung Energy, Samin Tan bahkan tercatat sebagai salah satu orang terkaya di Indonesia versi Forbes 2011 dengan kekayaan 940 juta dolar atau di peringkat ke-28. Belum diketahui secara pasti kaitan Samin Tan dengan kasus suap proyek PLTU Riau-1. Namun, Samin Tan diduga mengetahui banyak hal mengenai sengkarut kasus ini hingga membuatnya dicegah bepergian ke luar negeri.

Dalam mengusut kasus ini, tim penyidik memeriksa Dirjen Minerba Kementerian ESDM, Bambang Gatot Ariyono dan Dirut Pertamina, Nicke Widyawati. Dalam pemeriksaan terhadap Bambang, tim penyidik mengklarifikasi sejumlah hal. Salah satunya mengenai peran Eni Maulani Saragih dalam mengurus proyek PLTU Riau-1.

Sementara untuk Nicke, pemeriksaan hari ini merupakan penjadwalan ulang dari pemeriksaan yang seharusnya dilakukan pada Senin (3/9/2018) lalu. Nicke diperiksa lantaran pernah menjabat Direktur Perencanaan PLN. Untuk itu, dalam pemeriksaan ini, tim penyidik mencecar Nicke mengenai proses perencanaan proyek PLTU Riau-1.

"Kami juga mengklarifikasi adanya dugaan pertemuan antara saksi dengan tersangka EMS (Eni Maulani Saragih) sebelumnya pada proses perencanaan proyek PLTU Riau-1 itu," pungkas Febri Diansyah. (bs)

See Also

KPK Tetapkan Bupati Mesuji Sebagai Tersangka
Bupati Mesuji Ditangkap KPK
KPK Tahan Bupati Mesuji
Dandim 0716/Demak Hadiri Sosialisasi Milenial Road Safety Festival
Polda Metro Jaya Bekuk Guru Penyebar Hoax Surat Suara
PT. NKE Dihukum Denda Rp 85,49 Miliar
Polda Jatim Ingatkan VA Bisa Jadi Tersangka
KPK Tahan 2 Mantan Anggota DPRD Sumatera Utara
Polda Jatim Sebut VA Terima 15 Kali Transfer Uang Dari Muncikari
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Usai Diperiksa Polda Jatim, VA Dan AS Minta Maaf
Polda Jatim Ringkus Muncikari Dua Artis Ibu Kota
Polda Jawa Timur Tetapkan 2 Tersangka Prostitusi Online Artis
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Polres Magelang Kota Dalami Motif Tersangka Perusakan Nisan
Perusak Nisan Di 4 TPU Kota Magelang Ditangkap
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Perusakan Nisan Di TPU Kota Magelang Masih Berlanjut
Polres Magelang Selidiki Perusakan Belasan Nisan Di Pemakaman Umum
Pembelian Alat Sekolah SMK Bernilai Ratusan Miliar Di Dinas Pendidikan Prov Jatim Perlu Diperiksa
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
KPK Tetapkan Dirut PT. Rohde And Schwarz Indonesia Sebagai Tersangka
KPK Akan Segera Periksa Saksi Dan Tersangka Suap KONI
KPK Cekal Robert Tantular Ke Luar Negeri
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.404.413 Since: 07.04.14 | 0.5932 sec