YouTube Facebook Twitter RSS
13 Dec 2019, 0

Internasional

Najib Razak Ditahan SPRM

Wednesday, 19 September 2018 | View : 261

siarjustisia.com-KUALA LUMPUR.

Mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia Dato' Sri Haji Mohammad Najib bin Tun Haji Abdul Razak atau lebih dikenal dengan nama Najib Razak akhirnya resmi ditangkap dan ditahan oleh Suruhanjaya Pencegahan Rasuah Malaysia (SPRM) yang adalah lembaga Komisi Anti-Korupsi Malaysia atau Komisi Anti Korupsi Malaysia (MACC) pada Rabu (19/9/2018) sore sekitar pukul 16.00 waktu setempat.

Penangkapan oleh KPK Malaysia itu dilakukan jelang sidang pembacaan dakwaan terhadap Najib terkait penyelidikan mega korupsi 1Malaysia Development Berhad atau 1MDB. Sidang akan dilaksanakan pada Kamis (20/9/2018) pukul 15.00 waktu setempat, demikian seperti dikutip Channel News Asia, Rabu (19/9/2018).

Mantan PM Malaysia tersebut, Najib Razak diperkirakan akan menghadapi dakwaan berdasarkan Pasal 23 (1) Undang-Undang Anti Korupsi Malaysia 2009 (MACC Act 2009) atas dugaan penyalahgunaan kekuasaan.

Pihak KPK Malaysia mengatakan, pihaknya akan bekerja sama dengan Kepolisian Diraja Malaysia untuk mencatat pernyataan Najib Razak sebelum dia dibawa ke pengadilan pada hari Kamis (20/9/2018).

"Pencatatan itu juga dilakukan untuk membantu penyelidikan Kepolisian yang menginvestigasi Najib dengan dgaan pasal dalam Undang-Undang Anti Pencucian Uang, Pendanaan Anti-Terorisme dan Hasil dari Kegiatan yang Tidak Sah 2001 (AMLA Act 2001)," tambah MACC.

Sebelumnya, pada Senin (10/9/2018), Najib Razak merilis dokumen untuk mendukung klaimnya bahwa dana kontroversial senilai 2,6 miliar ringgit atau sekitar Rp 9,3 trilun yang disetorkan ke rekening banknya adalah sumbangan dari royalti Arab Saudi bukan hasil rasuah dari 1MDB.

Dia menambahkan bahwa dia akan mengungkapkan lebih banyak detail dalam pemeriksaan mendatang.

Mantan PM Malaysia itu, Najib Razak juga menghadapi tujuh dakwaan kriminal terkait dugaan menerima aliran dana dari anak perusahaan 1MDB, SRC International sebesar 42 juta ringgit. Tujuh dakwaan itu terdiri dari: tiga pelanggaran pidana atas tuduhan pelanggaran kepercayaan publik, tiga untuk pencucian uang dan satu untuk penyalahgunaan kekuasaan.

Mantan PM Malaysia itu telah mempertahankan ketidakbersalahannya dan mengatakan persidangannya pada Februari 2019 nanti adalah "kesempatan terbaik" baginya untuk membersihkan namanya.

Pengadilan Tinggi Malaysia akan memulai sidang vonis terhadap mantan Perdana Menteri Najib Razak atas kasus megakorupsi 1MDB pada 2019 mendatang.

Tanggal detail persidangan meliputi; 18-28 Februari, 4-8 Maret, dan 11-15 Maret tahun depan. Total persidangan akan berlangsung selama 19 hari. Demikian seperti dikutip dari The Star Malaysia, Rabu (4 /7/2018). (channelnewsasia/thestarmalaysia)

See Also

PBB Sebut 7 Ribu Demonstran Iran Ditahan Akibat Protes Kenaikan BBM
Raja Arab Saudi Kecam Pelaku Penembakan Di Pangkalan AL Florida
Pejabat AS Sebut Pelaku Penembakan Di Pangkalan AL Florida Anggota AU Arab Saudi
Penembakan Brutal Di Pangkalan AL Florida Tewaskan 4 Orang
Penembakan Di Pangkalan AL Florida
Amerika Serikat Selidiki Motif Penembakan Di Pangkalan AL Florida
Sekelompok Pria Bersenjata Tewaskan 15 Orang Saat Demo Irak
Amerika Serikat Tuduh Iran Bunuh Lebih Dari 1.000 Demonstran BBM
Petugas Pabean Swasta Australia Ditangkap Fasilitasi Penyelundupan Narkoba 1,6 Ton
Turki Pulangkan Militan ISIS Asing Ke Negara Asalnya
Turki Mulai Pulangkan Militan ISIS Asing
Presiden Bolivia Mengundurkan Diri
Jerman Peringati 30 Tahun Jatuhnya Tembok Berlin
Kartel Narkoba Meksiko Bunuh 9 Orang
Negara Bagian Texas Suntik Mati Mantan Bos Geng Supremasi Kulit Putih
Presiden Turki Sebut Istri Abu Bakr Al-Baghdadi Tertangkap
Donald Trump Serukan Perang Lawan Kartel Narkoba
Amerika Serikat Mulai Mundur Secara Resmi Dari Perjanjian Iklim Paris
Negara Bagian South Dakota Suntik Mati Napi Kasus Pembunuhan
Otoritas Turki Umumkan Penangkapan Saudara Perempuan Abu Bakr Al-Baghdadi
39 Jenazah Ditemukan Dalam Truk Dekat London
Pemerintah China Akan Copot Pemimpin Hong Kong Carrie Lam
Gempuran Turki Mengakibatkan 2.300 Orang Mengungsi Dari Suriah Ke Irak
Pria Kurdi Bakar Diri Di Depan Markas Utama Badan Pengungsi PBB
5 Perampok Indonesia Dibekuk Usai Beraksi Di Malaysia
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 8.898.714 Since: 07.04.14 | 0.6921 sec