YouTube Facebook Twitter RSS
26 May 2019, 0

Hukum

KPK Perpanjang Masa Penahanan Idrus Marham

Thursday, 20 September 2018 | View : 356

siarjustisia.com-JAKARTA.

Mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golongan Karya (Golkar) Dr. Drs. M. Idrus Marham, M.Sc. nampaknya bakal lebih lama mendekam di sel tahanan Rutan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Lembaga antirasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa penahanan tersangka mantan Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham.

Tim penyidik KPK memutuskan memperpanjang masa penahananan tersangka kasus dugaan suap proyek PLTU Riau-1 tersebut. Idrus Marham merupakan tersangka dalam kasus dugaan suap terkait kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau-1 di Provinsi Riau.

"Penyidik hari ini memperpanjang penahanan terhadap tersangka IM (Idrus Marham)," kata Jubir KPK, Febri Diansyah di Gedung KPK, Jl. Kuningan Persada Kavling K4, RT01/RW06, Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (19/9/2018).

Dikatakan, penahanan Idrus Marham diperpanjang selama 30 hari ke depan terhitung sejak 20 September 2018. Dengan demikian, mantan Menteri Sosial itu bakal mendekam di sel tahanan setidaknya hingga 29 Oktober 2018.

"Perpanjangan penahanan selama 30 hari mulai 20 September 2018 sampai dengan 29 Oktober 2018," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah dalam keterangan tertulis, Rabu (19/9/2018).

Sebelumnya, KPK menetapkan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eni Maulani Saragih sebagai tersangka atas kasus dugaan suap terkait kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau-1 di Provinsi Riau. KPK juga menetapkan seorang pengusaha sekaligus salah satu pemegang saham Blackgold Natural Resources Limited, Johannes Budisutrisno Kotjo, yang diduga menjadi pihak pemberi suap.

Dalam kasus ini, KPK baru menetapkan Eni Maulani Saragih, mantan Sekjen Partai Golkar Idrus Marham dan pemegang saham Blackgold Natural Resources Limited Johannes Budisutrisno Kotjo sebagai tersangka kasus dugaan suap proyek PLTU Riau-1.

Menurut dugaan KPK, Eni Maulani Saragih menerima suap total sebesar Rp 4,8 miliar yang merupakan komitmen fee 2,5 persen dari nilai kontrak proyek pembangkit listrik 35.000 megawatt itu.

KPK menduga suap diberikan agar proses penandatanganan kerja sama terkait pembangunan PLTU Riau-1 berjalan mulus.

Dalam pengembangan, KPK juga menetapkan mantan Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Idrus Marham sebagai tersangka.

Johannes Budisutrisno Kotjo diduga telah memberikan hadiah atau janji kepada Eni Maulani Saragih dan Idrus Marham agar perusahaannya dapat turut menggarap proyek PLTU Riau-1.

Mantan anggota DPR RI periode 2009-2014 tersebut, Idrus Marham diduga mengetahui dan menyetujui pemberian suap kepada Eni Maulani Saragih. Selain itu, Idrus Marham diduga dijanjikan US$ 1,5 juta oleh Johannes Budisutrisno Kotjo. (kom/bs)

See Also

Hasil Rapat MK Soal Penerimaan Gugatan Pilpres Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
Susunan Tim Kuasa Hukum Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
Hashim Djojohadikusumo Penanggung Jawab Gugatan Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Ke MK
Anggota Brimob Sipit Yang Dituduh Dari China Tegaskan Asli Indonesia
BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Daftarkan Gugatan Hasil Pilpres Ke MK Malam Nanti
MK Putuskan Gugatan Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Maksimum 14 Hari
Densus 88 Antiteror Tangkap 29 Terduga Teroris Berencana Ledakkan Bom
Sepanjang Tahun 2019, Polri Tangkap 68 Terduga Teroris Jaringan JAD
KPK Geledah Kantor Ditjen PSDKP
KPK Geledah Kantor PT. Daya Radar Utama
KPK Lelang Rumah Mewah Mantan Ketua DPRD Dan Bupati Bangkalan
Dukun Cabul Di Garut Diancam 15 Tahun Bui
Kalapas Dan 13 Petugas Lapas Nusakambangan Dicopot
Ketua Umum AKKMI Pertanyakan KSOP Mengutip PNBP
Keberadaan Lembaga KSOP Dinilai Masih Perlu Payung Hukum
AKKMI Soroti Legalitas Kantor Syahbandar Dan Otoritas Pelabuhan
AKKMI Dan APDHI Selenggarakan Seminar Nasional Pertanyakan Keamanan & Keselamatan Pelayaran
Syahbandar Miliki Peran Penting Dalam Mendukung Keamanan Dan Keselamatan Pelayaran
Pembentukan Syahbandar Utama & KSOP Disoroti
Legalitas KSOP Di Seluruh Pelabuhan Dipertanyakan
KPK Panggil Setya Novanto Sebagai Saksi
KPK Periksa Staf Khusus Menteri Agama
KPK Periksa Direktur SDM Adhi Karya
KPK Tetapkan Mantan Sekda Malang Sebagai Tersangka
Mantan Sekda Malang Ditahan KPK
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.851.725 Since: 07.04.14 | 0.5835 sec