YouTube Facebook Twitter RSS
16 Feb 2019, 0

Hukum

KPK Perpanjang Masa Penahanan Idrus Marham

Thursday, 20 September 2018 | View : 335

siarjustisia.com-JAKARTA.

Mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golongan Karya (Golkar) Dr. Drs. M. Idrus Marham, M.Sc. nampaknya bakal lebih lama mendekam di sel tahanan Rutan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Lembaga antirasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa penahanan tersangka mantan Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham.

Tim penyidik KPK memutuskan memperpanjang masa penahananan tersangka kasus dugaan suap proyek PLTU Riau-1 tersebut. Idrus Marham merupakan tersangka dalam kasus dugaan suap terkait kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau-1 di Provinsi Riau.

"Penyidik hari ini memperpanjang penahanan terhadap tersangka IM (Idrus Marham)," kata Jubir KPK, Febri Diansyah di Gedung KPK, Jl. Kuningan Persada Kavling K4, RT01/RW06, Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (19/9/2018).

Dikatakan, penahanan Idrus Marham diperpanjang selama 30 hari ke depan terhitung sejak 20 September 2018. Dengan demikian, mantan Menteri Sosial itu bakal mendekam di sel tahanan setidaknya hingga 29 Oktober 2018.

"Perpanjangan penahanan selama 30 hari mulai 20 September 2018 sampai dengan 29 Oktober 2018," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah dalam keterangan tertulis, Rabu (19/9/2018).

Sebelumnya, KPK menetapkan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eni Maulani Saragih sebagai tersangka atas kasus dugaan suap terkait kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau-1 di Provinsi Riau. KPK juga menetapkan seorang pengusaha sekaligus salah satu pemegang saham Blackgold Natural Resources Limited, Johannes Budisutrisno Kotjo, yang diduga menjadi pihak pemberi suap.

Dalam kasus ini, KPK baru menetapkan Eni Maulani Saragih, mantan Sekjen Partai Golkar Idrus Marham dan pemegang saham Blackgold Natural Resources Limited Johannes Budisutrisno Kotjo sebagai tersangka kasus dugaan suap proyek PLTU Riau-1.

Menurut dugaan KPK, Eni Maulani Saragih menerima suap total sebesar Rp 4,8 miliar yang merupakan komitmen fee 2,5 persen dari nilai kontrak proyek pembangkit listrik 35.000 megawatt itu.

KPK menduga suap diberikan agar proses penandatanganan kerja sama terkait pembangunan PLTU Riau-1 berjalan mulus.

Dalam pengembangan, KPK juga menetapkan mantan Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Idrus Marham sebagai tersangka.

Johannes Budisutrisno Kotjo diduga telah memberikan hadiah atau janji kepada Eni Maulani Saragih dan Idrus Marham agar perusahaannya dapat turut menggarap proyek PLTU Riau-1.

Mantan anggota DPR RI periode 2009-2014 tersebut, Idrus Marham diduga mengetahui dan menyetujui pemberian suap kepada Eni Maulani Saragih. Selain itu, Idrus Marham diduga dijanjikan US$ 1,5 juta oleh Johannes Budisutrisno Kotjo. (kom/bs)

See Also

KPK Tetapkan Bupati Mesuji Sebagai Tersangka
Bupati Mesuji Ditangkap KPK
KPK Tahan Bupati Mesuji
Dandim 0716/Demak Hadiri Sosialisasi Milenial Road Safety Festival
Polda Metro Jaya Bekuk Guru Penyebar Hoax Surat Suara
PT. NKE Dihukum Denda Rp 85,49 Miliar
Polda Jatim Ingatkan VA Bisa Jadi Tersangka
KPK Tahan 2 Mantan Anggota DPRD Sumatera Utara
Polda Jatim Sebut VA Terima 15 Kali Transfer Uang Dari Muncikari
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Usai Diperiksa Polda Jatim, VA Dan AS Minta Maaf
Polda Jatim Ringkus Muncikari Dua Artis Ibu Kota
Polda Jawa Timur Tetapkan 2 Tersangka Prostitusi Online Artis
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Polres Magelang Kota Dalami Motif Tersangka Perusakan Nisan
Perusak Nisan Di 4 TPU Kota Magelang Ditangkap
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Perusakan Nisan Di TPU Kota Magelang Masih Berlanjut
Polres Magelang Selidiki Perusakan Belasan Nisan Di Pemakaman Umum
Pembelian Alat Sekolah SMK Bernilai Ratusan Miliar Di Dinas Pendidikan Prov Jatim Perlu Diperiksa
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
KPK Tetapkan Dirut PT. Rohde And Schwarz Indonesia Sebagai Tersangka
KPK Akan Segera Periksa Saksi Dan Tersangka Suap KONI
KPK Cekal Robert Tantular Ke Luar Negeri
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.398.396 Since: 07.04.14 | 0.6138 sec