YouTube Facebook Twitter RSS
22 Oct 2018, 0

Internasional

NASA Klaim Planet Proxima Centauri B Bisa Dihuni

Tuesday, 18 September 2018 | View : 17
Tags : Nasa, Planet

siarjustisia.com-WASHINGTON D.C.

Penemuan baru dari The National Aeronautics and Space Administration atau Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) menunjukkan bahwa salah satu exo planet terdekat dari Bumi ternyata mampu memenuhi salah satu syarat dalam mendukung kehidupan di dalamnya. Exoplanet itu bernama Proxima Centauri B. 

The National Aeronautics and Space Administration atau Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) mengklaim Proxima Centauri b sebagai planet yang bisa dihuni karena mendukung kehidupan organisme di dalamnya. Mau tahu lebih banyak soal planet itu?

Baru-baru ini NASA mengumumkan temuan mengenai exoplanet bernama Proxima Centauri b.

Adanya sumber air dalam bentuk cairan jadi aspek penting tersebut. Menurut Badan antariksa Amerika Serikat tersebut, jika planet di luar tata surya itu memiliki kemungkinan menyokong kehidupan organisme melalui kehadiran sumber air di permukannya. Sejatinya, sejak ditemukan pada Agustus 2016, planet berbatu yang memiliki massa 1,3 kali lebih besar dari Bumi ini memang diduga cukup hangat untuk memiliki air di permukaannya.

Hipotesis itu pun tampak semakin mendekati kebenaran. Hipotesis itu pun semakin mendekati kebenarannya setelah para peneliti dari NASA mengobservasinya lebih lanjut. Lewat penelitiannya itu, Proxima Centauri b diperkirakan dapat mempertahankan keberadaan sumber air berbentuk cairan di atas permukaannya.

Kemampuannya itu pun diklaim mampu dilakukan dalam berbagai kondisi. Hal ini tentunya meningkatkan potensinya untuk menjadi tempat tinggal bagi sebuah organisme hidup.

Hasil observasi itu dipublikasikan dalam laporan berjudul Habitable Climate Scenarios for Proxima Centauri b with Dynamic Ocean. Anthony Del Genio, ilmuwan dari NASA Goddard Institute of Space Studies, adalah yang bertanggung jawab memimpin penelitian itu.

"Pesan utama dari simulasi yang kami lakukan adalah terdapat peluang yang baik bagi planet tersebut untuk bisa dihuni," ujar Anthony Del Genio, ilmuwan dari NASA Goddard Institute of Space Studies yang memimpin penelitian tersebut.

Lewat penelitian itu, Proxima Centauri b diklaim dapat mempertahankan keberadaan sumber air berbentuk cairan di atas permukaannya. Kemampuannya itu pun diklaim dapat dilakukan dalam berbagai kondisi, sehingga meningkatkan potensinya untuk menjadi tempat tinggal bagi sebuah organisme hidup.

"Pesan utama dari simulasi yang kami lakukan adalah terdapat peluang yang baik bagi planet tersebut untuk bisa dihuni," ujar Del Genio.

Selain diduga memiliki air berbentuk cairan di permukaannya, exoplanet ini sejatinya memang berada di zona layak huni berdasarkan posisinya terhadap planet yang diorbitnya. Bintang itu sendiri bernama Proxima Centauri, yang berada 4,2 tahun cahaya dari Bumi, atau sekitar 40 triliun km.

Meski demikian, masih banyak yang belum diketahui mengenai Proxima Centauri b. Del Genio sendiri yang mengakui hal tersebut.

"Pertama, kami tidak tahu apakah Prox b memiliki atmosfer. Tanpa itu, kehidupan tidak akan eksis," ucapnya, sebagaimana dikutip dari Universe Today, Senin (17/9/2018).

Lalu, hal yang kedua soal bintang yang diorbit oleh Proxima Centauri b. Proxima Centauri adalah bintang kelas M, atau disebut juga kurcaci merah.

"Bintang ini lebih kecil dan tidak sepanas Matahari, jadi planet harus sangat dekat dengan bintang seperti ini untuk mendapat cahaya demi terbentuknya iklim yang mendukung kehidupan di dalamnya," katanya.

Jaraknya dengan bintang yang diorbitnya pun dianggap terlalu dekat. Walau begitu, jaraknya dengan bintang yang diorbitnya dianggap terlalu dekat. Hal ini membuatnya mendapat gaya tarik yang terlalu besar, sebagaimana dikutip dari Live Science, Senin (17/9/2018).

Akibatnya, hanya sebelah sisinya saja yang akan terus menghadap ke bintangnya dalam waktu yang lama, sedangkan sisi satunya gelap gulita. Hal tersebut juga berlaku pada Bulan terhadap Bumi, sehingga muncul istilah "The Dark Side of the Moon", yang sekaligus menjadi judul salah satu album dari band Pink Floyd.

Menarik untuk ditunggu apakah NASA bisa benar-benar memastikan jika Proxima Centauri b memang bisa dihuni. Terlebih, lokasinya memang relatif sangat dekat dengan Bumi dibanding exoplanet lainnya.

De Genio mengatakan, ia memperkirakan resonansi orbitalnya berada di perbandingan 3:2. Itu berarti, planet tersebut melakukan rotasi hanya sebanyak tiga kali setiap menyelesaikan dua orbit. Untuk satu kali orbit, lamanya hanya sekitar 11 hari di Bumi.

"Ketiga, bintang kelas M cenderung sangat aktif di masa awal kemunculannya, serta sangat panas dan terang. Bisa jadi, jika Prox b sempat bisa dihuni, ia mendapat panas berlebih dan mulai kehilangan air yang dimilikinya sebelum kehidupan mulai terbentuk," tutur De Genio. (universetoday/livescience)

See Also

Terlibat Skandal Gratifikasi Seks, Pejabat Imigrasi Singapura Diadili
Teleskop NASA Temukan 2 Planet Baru
Najib Razak Ditahan SPRM
Mantan PM Malaysia Ditahan
Najib Razak Ditahan KPK Malaysia
3 Kapal Perang Jepang Bersandar Di Pelabuhan Tanjung Priok
Harun Yahya Tuduh Penangkapan Dirinya Konspirasi Inggris
Harun Yahya Ditangkap Kepolisian Turki
Eks Navy Seal Tewas Dalam Evakuasi Tim Sepak Bola Dari Gua Thailan
Pelaku Penembakan Brutal Staf Capital Gazette Ditangkap
Penembakan Staf Koran Capital Gazette
Seorang Ayah Tendang Dan Tinju Anak Sendiri Ditangkap
Turki Adakan Pemilu Hari Ini
Arab Saudi Resmi Mencabut Larangan Perempuan Menyetir
Gempa Guncang Osaka
Inggris Permudah Pengajuan Visa Bagi Pelajar Indonesia
Amerika Serikat Keluar Dari Dewan HAM PBB
PM Malaysia Mahathir Mohamad Umumkan Gaji Menteri Dipangkas 10 Persen
Suriah Berhasil Usir ISIS
Satgas Malaysia Akan Selidiki Skandal Mega Korupsi 1MDB
Malaysia Ringkus 7 Anggota Terduga Jaringan IS
Sekolah Di Ghouta Timur Dihantam Rudal
Pasar Di Suriah Dihantam Roket
Arab Saudi Dan Inggris Tandatangani Kesepakatan Pembelian Jet Tempur
Kementerian Pertanian Cegah Rock Melon Australia Masuk Indonesia
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.803.034 Since: 07.04.14 | 0.6019 sec