YouTube Facebook Twitter RSS
18 Nov 2018, 0

Hukum

KPK Perpanjang Masa Penahanan Bupati Lampung Selatan Nonaktif

Wednesday, 24 October 2018 | View : 42

siarjustisia.com-JAKARTA.

Lembaga antirasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa penahanan Bupati Lampung Selatan nonaktif, Zainudin Hasan. Adik dari Ketua MPR RI dan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan itu diketahui menyandang status tersangka kasus suap terkait proyek di Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung.

Kabag Pemberitaan dan Publikasi KPK, Yuyuk Andriati mengatakan, masa penahanan Zainudin Hasan diperpanjang selama 30 hari terhitung sejak 25 Oktober 2018. Dengan demikian, Zainudin Hasan bakal mendekam di sel tahanan setidaknya hingga 23 November 2018.

"Perpanjangan penahanan untuk tersangka ZH (Zainudin Hasan) selama 30 hari mulai 25 Oktober sampai 23 November 2018," papar Yuyuk Andriati di Gedung KPK, Jl. Kuningan Persada Kavling K4, RT01/RW06, Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (23/10/2018).

Selain Zainudin Hasan, penyidik juga memperpanjang masa penahanan terhadap dua tersangka lainnya dalam kasus yang sama, yakni Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Lampung Selatan (PUPR LamSel), Anjar Asmara dan anggota DPRD Provinsi Lampung Agus Bhakti Nugroho. Seperti halnya Zainudin Hasan, masa penahanan Anjar Asmara dan Agus Bhakti Nugroho juga diperpanjang selama 30 hari ke depan.

Diketahui, KPK menetapkan Bupati Lampung Selatan, Zainudin Hasan yang merupakan adik Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait proyek pengadaan barang/jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Tengah.

Tak hanya Zainudin Hasan, status tersangka juga disematkan KPK terhadap pemilik CV 9 Naga, Gilang Ramadhan; anggota DPRD Provinsi Lampung, Agus Bhakti Nugroho; dan Kadis PUPR Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan, Anjar Asmara.

Zainudin Hasan, Agus Bhakti Nugroho, dan Anjar Asmara diduga menerima suap sebesar Rp 600 juta. Diduga suap ini terkait dengan sejumlah proyek barang dan jasa di lingkungan Pemkab Lampung Selatan yang digarap Gilang Ramadhan.

Dalam pengembangan penyidikan kasus ini, KPK menetapkan Zainudin Hasan sebagai tersangka kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Diduga, Zainudin Hasan telah menerima fee hingga Rp 57 miliar terkait sejumlah proyek di Pemkab Lampung Selatan. (sp)

See Also

KPK Dalami Rekaman Percakapan Idrus Marham Dan Eni Maulani Saragih
Mabes Polri Selidiki Motif Penyerangan Polsek Metro Penjaringan
Sidang Lanjutan Julius Lobiua Mendengarkan 2 Keterangan Ahli
KPK Tahan Wakil Ketua DPR RI
KPK Usut Penggunaan Uang Korupsi Bupati Lampung Selatan
Kasus TPPU Bupati Lampung Selatan, KPK Sita 16 Bidang Tanah
Kronologi OTT DPRD Kalimantan Tengah
KPK OTT Anggota DPRD Kalteng
Bupati Cirebon Setelah Diperiksa Ditahan KPK
KPK Tetapkan Bupati Cirebon Tersangka
KPK Tangkap Bupati Cirebon
Uang Pengganti E-KTP, KPK Sita Rp 862 Juta Dari Setya Novanto
Keterangan Ahli Ketua DPD KAI DKI Jakarta Pada Sidang Lanjutan Julius Lobiua
TNI AL Ringkus Pelaku Narkoba Di Tanjung Ahus
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 506 Gram Narkoba
Polisi Limpahkan Berkas Perkara Mantan Wali Kota Depok Ke Kejaksaan
Rekayasa Lalin Di KPU Saat Pengundian Nomor Urut Capres Cawapres
KPK Perpanjang Masa Penahanan Idrus Marham
Kombes Pol. Panca Putra Simanjuntak Jadi Direktur Penyidikan KPK
Kapolda Jambi Bongkar Peredaran Narkoba Dari Aceh Ke Kota-kota Di Sumatera Dan Jawa
Kasus Korupsi Massal DPRD Sumut, KPK Sita Lagi Uang Suap
KPK Periksa Dirjen Minerba
KPK Cegah Bos Borneo Lumbung Energi Ke Luar Negeri
Tim Resmob Polda Kalbar Ringkus Preman Penganiaya Penjaga Toko Arloji
Kongres Advokat Indonesia Tuntut Bebaskan Julius Lobiua
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.970.361 Since: 07.04.14 | 0.5998 sec