YouTube Facebook Twitter RSS
18 Jan 2019, 0

Hukum

KPK Perpanjang Masa Penahanan Bupati Lampung Selatan Nonaktif

Wednesday, 24 October 2018 | View : 139

siarjustisia.com-JAKARTA.

Lembaga antirasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa penahanan Bupati Lampung Selatan nonaktif, Zainudin Hasan. Adik dari Ketua MPR RI dan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan itu diketahui menyandang status tersangka kasus suap terkait proyek di Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung.

Kabag Pemberitaan dan Publikasi KPK, Yuyuk Andriati mengatakan, masa penahanan Zainudin Hasan diperpanjang selama 30 hari terhitung sejak 25 Oktober 2018. Dengan demikian, Zainudin Hasan bakal mendekam di sel tahanan setidaknya hingga 23 November 2018.

"Perpanjangan penahanan untuk tersangka ZH (Zainudin Hasan) selama 30 hari mulai 25 Oktober sampai 23 November 2018," papar Yuyuk Andriati di Gedung KPK, Jl. Kuningan Persada Kavling K4, RT01/RW06, Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (23/10/2018).

Selain Zainudin Hasan, penyidik juga memperpanjang masa penahanan terhadap dua tersangka lainnya dalam kasus yang sama, yakni Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Lampung Selatan (PUPR LamSel), Anjar Asmara dan anggota DPRD Provinsi Lampung Agus Bhakti Nugroho. Seperti halnya Zainudin Hasan, masa penahanan Anjar Asmara dan Agus Bhakti Nugroho juga diperpanjang selama 30 hari ke depan.

Diketahui, KPK menetapkan Bupati Lampung Selatan, Zainudin Hasan yang merupakan adik Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait proyek pengadaan barang/jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Tengah.

Tak hanya Zainudin Hasan, status tersangka juga disematkan KPK terhadap pemilik CV 9 Naga, Gilang Ramadhan; anggota DPRD Provinsi Lampung, Agus Bhakti Nugroho; dan Kadis PUPR Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan, Anjar Asmara.

Zainudin Hasan, Agus Bhakti Nugroho, dan Anjar Asmara diduga menerima suap sebesar Rp 600 juta. Diduga suap ini terkait dengan sejumlah proyek barang dan jasa di lingkungan Pemkab Lampung Selatan yang digarap Gilang Ramadhan.

Dalam pengembangan penyidikan kasus ini, KPK menetapkan Zainudin Hasan sebagai tersangka kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Diduga, Zainudin Hasan telah menerima fee hingga Rp 57 miliar terkait sejumlah proyek di Pemkab Lampung Selatan. (sp)

See Also

Polda Metro Jaya Bekuk Guru Penyebar Hoax Surat Suara
PT. NKE Dihukum Denda Rp 85,49 Miliar
Polda Jatim Ingatkan VA Bisa Jadi Tersangka
KPK Tahan 2 Mantan Anggota DPRD Sumatera Utara
Polda Jatim Sebut VA Terima 15 Kali Transfer Uang Dari Muncikari
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Usai Diperiksa Polda Jatim, VA Dan AS Minta Maaf
Polda Jatim Ringkus Muncikari Dua Artis Ibu Kota
Polda Jawa Timur Tetapkan 2 Tersangka Prostitusi Online Artis
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Polres Magelang Kota Dalami Motif Tersangka Perusakan Nisan
Perusak Nisan Di 4 TPU Kota Magelang Ditangkap
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Perusakan Nisan Di TPU Kota Magelang Masih Berlanjut
Polres Magelang Selidiki Perusakan Belasan Nisan Di Pemakaman Umum
Pembelian Alat Sekolah SMK Bernilai Ratusan Miliar Di Dinas Pendidikan Prov Jatim Perlu Diperiksa
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
KPK Tetapkan Dirut PT. Rohde And Schwarz Indonesia Sebagai Tersangka
KPK Akan Segera Periksa Saksi Dan Tersangka Suap KONI
KPK Cekal Robert Tantular Ke Luar Negeri
Artis Kembali Ditangkap Terkait Kasus Narkoba
Tim Resmob Dan Tarsius Bitung Lumpuhkan Pencuri Kambuhan
Polres Metro Jakarta Selatan Gali Motif Pembunuh Perempuan Muda Di Kebagusan City
Polres Metro Jakarta Selatan Tangkap Pembunuh Perempuan Muda Di Kebagusan City
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.249.327 Since: 07.04.14 | 0.5422 sec