YouTube Facebook Twitter RSS
18 Nov 2018, 0

Olahraga

Hempaskan UEA 1-0, Indonesia U-19 Melaju Ke Perempat Final

Thursday, 25 October 2018 | View : 47

siarjustisia.com-JAKARTA.

Tim Nasional Indonesia U-19 memastikan lolos secara dramatis ke babak perempat final Piala AFC. Langkah ini ditentukan setelah pada laga terakhir grup, tim Garuda Nusantara mengemas kemenangan tipis 1-0 atas Uni Emirat Arab (UEA) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Gelora, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (24/10/2018) malam WIB.

Timnas Indonesia U-19 yang kembali bermain dengan formasi 4-3-3 akhirnya berhasil menembus babak perempat final Piala AFC U-19 2018 setelah meraih kemenangan tipis 1-0 atas Uni Emirat Arab (UEA) di laga terakhir Grup A Piala Asia U-19 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Rabu (24/10/2018) malam.

Kemenangan tipis ini membuat tim Indonesia U-19 memastikan langkah ke babak perempat final Piala Asia U-19 tahun 2018 sebagai runner-up grup dan menantang Jepang. Kemenangan ini membuka asa Indonesia untuk lolos ke putaran final Piala Dunia U-20. Indonesia hanya butuh satu kemenangan lagi atau lolos ke semifinal untuk bisa tampil di Piala Dunia U-20.

Asnawi Mangkualam dan kawan-kawan memenangkan laga krusial melawan timnas UEA U-19 berkat gol tunggal Witan Sulaiman. Kemenangan Indonesia diperoleh melalui gol tunggal Witan Sulaiman pada menit ke-23. Gol kemenangan Indonesia dicetak gelandang Witan Sulaiman di menit 23.

Indonesia bermain apik sepanjang 45 menit pertama. Sejumlah peluang didapat diantaranya Egy Maulana Vikri yang gagal memaksimalkan umpan Witan Sulaiman setelah tendangannya masih bisa dikuasai penjaga gawang UEA Suhail Abdulla di menit 20.

Tiga menit berselang kebuntuan Indonesia berakhir setelah Witan Sulaiman lewat aksi individunya menggiring bola sendirian berhasil menjebol gawang UEA.

Setelah itu sejumlah peluang didapat tim Garuda Nusantara. Diantaranya tendangan bebas Saddil Ramdani di menit 33 yang masih bisa diamankan kiper UEA. Lalu Witan Sulaiman yang gagal memaksimalkan umpan Egy Maulana Vikri setelah tendangannya masih melambung di area penalti di menit 36.

Skor 1-0 untuk Indonesia bertahan sampai turun minum.

Di awal babak kedua, UEA yang tertinggal langsung menekan pertahanan Indonesia.

Ujian Indonesia semakin berat setelah Nurhidayat Haji Haris diganjar kartu kuning kedua. Ini setelah kapten Nurhidayat Haji Haris mendapat kartu kuning kedua di menit 53. Indonesia sempat dibuat cemas, menyusul kartu kuning kedua yang diperoleh Nurhidayat Haji Haris pada menit ke-52 dan harus bermain dengan 10 orang.

Indonesia harus bersusah payah mempertahankan keunggulan karena bermain dengan 10 pemain. Bermain dengan 10 pemain mau tak mau Indonesia bermain bertahan sambil mengandalkan serangan balik.

Pergantian pemain dilakukan dengan menarik keluar Saddil Ramdani dan memainkan bek Indra Mustafa. Ujian semakin berat buat Indonesia setelah Egy Maulana Vikri harus ditarik keluar karena cedera. Dia kemudian digantikan Muhammad Raffi Syaharil di menit 68.

Meski mendapat tekanan, Indonesia beberapa kali mampu melakukan serangan balik yang merepotkan. Diantaranya tendangan keras Muhammad Luthfi Kamal dari jarak jauh yang masih bisa diamankan kiper Suhail Abdulla di menit 79. Beberapa kali aksi Witan Sulaiman dan Todd Rivaldo Ferre mereptotkan pertahanan lawan.

Di masa injury time, Indonesia yaris memperbessar keunggulan lewat kerja sama apik Witan Sulaiman dengan Syahrian Abimanyu. Namun, tendangan Syahrian Abimanyu masih bisa ditepis kiper UEA Suhail Abdulla.

Timnas Indonesia U-19 memastikan kemenangan setelah tak ada gol lagi tercipta di sisa pertandingan. Indonesia memastikan kemenangan setelah mampu mempertahankan keunggulan sampai peluit panjang berbunyi.

"Kerja keras yang luar biasa dari pemain. Saya pikir hasil ini membuat pemain termotivasi main di babak perempat final nanti. Walau kami sempat bermain dengan 10 orang kurang dalam 30 menit, semua bisa dilewati dengan baik," ujar Indra Sjafri usai pertandingan.

Selanjutnya, skuat Garuda Muda akan bertemu Jepang, yang menjadi juara Grup B. Di babak perempat final, Indonesia akan menghadapi Jepang.

Indra sendiri sudah mengetahui Jepang karena sebelumnya pernah bertemu dengan Timnas Indonesia U-19 dan materinya sama. Walau di laga persahabatan kalah (1-4), tentu pihaknya akan menghitung menit ke menit ketika melawan Jepang.

"Saya harus melihat kondisi pemainnya lebih dulu. Skuat saya, pemainnya tinggal siapa saja. Harus menghitung yang cedera, akumulasi kartu, dan yang pasti Nurhidayat tak tampil. Kami masih ada stok pemain. Saya akan melihat sebelum melakukan persiapan dua hari. Tanggal 26 dan 27 (Oktober) kami persiapan dan bikin game plan melawan Jepang," jelas dia.

Terkait kartu merah yang diterima bek sekaligus kapten Nurhidayat Haji Haris pada menit ke-52, Indra tidak mempermasalahkannya. Menurut dia, yang dilakukan oleh Nurhidayat, bek klub Liga 1 Indonesia Bhayangkara FC, bukanlah kesalahan, melainkan sikap bak pahlawan.

"Dia menerima kartu merah karena berjuang untuk Indonesia. Semua pemain sudah berjuang, tidak ada pemain yang salah. Kalaupun salah, itu menjadi evaluasi untuk diperbaiki," tutup Indra Sjafri.

Timnas Indonesia U-19 melewati fase grup dengan mencetak sembilan gol yang dilesakkan lima pemain berbeda, yakni Todd Rivaldo Alberth Ferre (3 gol), Witan Sulaeman (3), Egy Maulana Vikri (1), Luthfi Kamal Baharsyah (1), dan Saddil Ramdani (1).

Todd Rivaldo Alberth Ferre menjadi satu-satunya pemain timnas Indonesia U-19 yang mencetak hattrick pada Piala Asia U-19 2018.

Kali terakhir Timnas Indonesia melewati fase grup Piala Asia U-19 adalah pada tahun 1978. Ketika itu tim Merah Putih kalah 0-2 dari Korea Utara di perempat final. Setelah 1978, Timnas Indonesia lima kali tampil di Piala Asia U-19 (1986, 1990, 1994, 2004, dan 2014) dan selalu gagal melaju ke babak gugur.

Indra Sjafri melampaui catatan yang dibukukannya pada empat tahun lalu di Piala Asia U-19 ketika gagal membawa Evan Dimas dan kawan-kawan lolos dari fase grup.

Kemenangan atas UEA merupakan yang kedua setelah pada laga pertama mengkandaskan Taiwan, sementara kekalahan dialami di laga kedua ketika bertemu Qatar. Anak asuh Indra Sjafri mengumpulkan enam poin dari tiga laga dan berada di peringkat kedua. Qatar, Indonesia, dan UEA semua sama-sama mengemas enam poin. Namun, Indonesia berhak melaju ke perempat final setelah unggul head to head atas UEA.

Menurut aturan konfederasi sepak bola Asia, Timnas Indonesia U-19 menempati peringkat kedua kendati memiliki poin yang sama dengan dua rival di Grup A. Di antara ketiga tim yang berpoin sama, Timnas Indonesia karena memiliki selisih gol yang lebih baik dari UEA namun kalah dari Qatar.

Pada pertandingan lain, timnas U-19 Qatar berhasil menang 4-0 atas timnas U-19 Taiwan. Dengan hasil itu, Qatar berhasil menempati puncak klasemen Grup A.

Hasil akhirnya, Qatar menjadi pemuncak klasemen karena memiliki jumlah tujuh gol. Sementara itu, Indonesia mendapat enam gol sehingga menjadi runner-up, sedangkan UEA meraih posisi ketiga klasemen akhir Grup A karena hanya membukukan dua gol.

Susunan Pemain

Indonesia (4-3-3):

1-Muhamad Riyandi; 3-Asnawi Mangkualam Bahar, 5-Nurhidayat Haji Haris (kapten), 13-Rachmat Irianto 11-Firza Andika; 7-Muhammad Luthfi Kamal Baharsyah, 8-Witan Sulaiman, 17-Syahrian Abimanyu; 15-Saddil Ramdani, 19-Hanis Saghara, 10-Egy Maulana Vikri

Pelatih: Indra Sjafri

Uni Emirat Arab (5-2-3):

17-Suhail Abdulla; 15-Mansor Ibrahim Alharni, 12-A Saleh, 6-Omar Ahmad Saleh, 5-Ahmad Abdulla Suroor, 3-Yousif Ali Almheiri; 19-Majid Rashid Almehrzi, 18-Eid Rashid; 16-Ahmad Fawzi, 23-Abdulla Alnaqbi, 8-Ali Saled Amro

Pelatih: Ludovic Batelli

See Also

Presiden Joko Widodo Dan Petinggi Negara Ikut Pecahkan Rekor Dunia Poco-Poco
Pemecahan Rekor Dunia Poco-Poco
Dandim 0716/Demak Ajak Danramil Beserta Perwira Staf Untuk Bertanding Bola Voli
Kodim 0716/Demak Dan Polres Siap Amankan Pengambilan Api Abadi Di Mrapen
Menko PMK Bilang Manfaatkan Asian Games 2018 Untuk Tingkatkan UKM, Ekonomi, Dan Parawisata
Muhammad Zohri Juarai Lari 100 Meter Putra Kejuaraan Dunia Atletik U-20
Kalahkan Inggris 2-1, Kuda Hitam Kroasia Bikin Kejutan Maju Ke Final
Kalahkan Belgia Skor Tipis 1-0, Prancis Capai Final Piala Dunia 2018
Dandim 0716/Demak Bersama Kapolres Buka Turnamen Usia Dini Se-Jateng Dan DIY
Kento Momota Rebut Gelar Indonesia Terbuka Untuk Kedua Kalinya
Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo Raih Gelar Indonesia Terbuka 2018
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir Juara Indonesia Terbuka 2018
Hempaskan Tuan Rumah 4-3 Lewat Adu Penalti, Kroasia Capai Semi Final
Tekuk Swedia 2-0, Inggris Melaju Ke Semi Final
Tenggelamkan Brazil 2-1, Belgia Maju Ke Semi Final
Prancis Maju Ke Semi Final Setelah Menang Telak 2-0 Atas Uruguay
Kemenpora Sosialisasikan ASIAN Games Di Kudus
TNI-Polri Bersinergi Dengan Bermain Bola Bersama Forkopimcam Dan Lurah Se-Kecamatan Demak
KONI Demak Akan Gelar Lomba Panahan Tingkat Provinsi
Singkirkan Argentina 4-3, Prancis Maju Ke Perempat Final
Belgia Menang Tipis 1-0 Atas Inggris
Tunisia Tundukkan Panama 2-1
Prajurit Kodim 0716/Demak Bina Kemampuan Dengan Lari Jalan
Senegal Takluk Dari Kolombia 0-1
Jepang Lolos Ke Babak 16 Besar Karena Minim Kartu
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.970.404 Since: 07.04.14 | 0.6341 sec