YouTube Facebook Twitter RSS
18 Nov 2018, 0

Hukum

KPK OTT Anggota DPRD Kalteng

Friday, 26 October 2018 | View : 52

siarjustisia.com-JAKARTA.

Lembaga antirasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng).

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan adanya Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Jakarta, Jumat (26/10/2018).

Total ada 14 orang yang diamankan dalam OTT KPK di Jakarta. Belasan orang tersebut terdiri dari anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) dan pihak swasta.

"Ya benar, memang ada kegiatan tangkap tangan yang dilakukan di Jakarta sejak siang ini. Sampai malam ini ada 14 orang yang diamankan dari pihak DPRD Kalteng dan pihak swasta," beber Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan saat dikonfirmasi, Jumat (26/10/2018).

OTT KPK diduga terkait urusan perkebunan. 14 orang itu ditangkap lantaran diduga telah bertransaksi suap terkait dengan pelaksanaan tugas DPRD dalam bidang Perkebunan dan lingkungan hidup.

Dalam OTT ini, tim Satgas KPK juga menyita uang tunai ratusan juta rupiah yang diduga barang bukti suap. Uang ratusan juta diamankan sebagai barang bukti OTT. "Diduga telah terjadi transaksi antara pihak DPRD Kalteng dengan swasta terkait pelaksanaan tugas DPRD dalam bidang perkebunan dan lingkungan hidup. Selain itu ada uang ratusan juta yang diamankan sebagai bagian dari komitmen fee," papar Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan kepada awak media, Jumat (26/10/2018).

Basaria Pandjaitan masih enggan membeberkan secara rinci mengenai identitas para pihak yang diamankan.

Wakil Ketua KPK, Basaria Pandjaitan berjanji bakal menyampaikan secara rinci mengenai OTT ini dalam konferensi pers pada Sabtu (27/10/2018) besok. "Informasi lebih lanjut akan disampaikan nanti setelah status pihak-pihak yang diamankan tersebut sudah ditentukan maksimal dalam waktu 24 jam. Setelah itu akan disampaikan melalui konferensi pers besok Sabtu," jelas Basaria Pandjaitan.

"Kami menduga ada transaksi antara anggota DPRD Kalteng dengan pihak swasta terkait urusan perkebunan," beber Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada awak media, Jumat (26/10/2018).

KPK juga melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Jakarta. Ada beberapa anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) yang diamankan.

"Ya, ada OTT di Jakarta siang ini. Namun terkait kasus daerah. Kami menduga ada transaksi antara anggota DPRD Kalteng dengan pihak swasta," ungkap Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada awak media, Jumat (26/10/2018).

Namun, Febri Diansyah belum menyebutkan siapa nama anggota DPRD Kalteng yang diamankan tersebut.

Total ada 14 orang yang diamankan KPK. Febri Diansyah juga belum menjelaskan berapa orang yang diamankan. Hingga saat ini terdapat 14 orang yang diamankan tim Satgas KPK.

14 orang tersebut dibawa ke kantor KPK untuk menjalani pemeriksaan.

Febri Diansyah tak menyebutkan lokasi penangkapan terjadi.

Para pihak yang terjaring OTT KPK saat ini masih berstatus saksi. Status mereka yang terkena OTT ditentukan maksimal dalam waktu 24 jam. KPK punya waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status mereka.

See Also

KPK Dalami Rekaman Percakapan Idrus Marham Dan Eni Maulani Saragih
Mabes Polri Selidiki Motif Penyerangan Polsek Metro Penjaringan
Sidang Lanjutan Julius Lobiua Mendengarkan 2 Keterangan Ahli
KPK Tahan Wakil Ketua DPR RI
KPK Usut Penggunaan Uang Korupsi Bupati Lampung Selatan
Kasus TPPU Bupati Lampung Selatan, KPK Sita 16 Bidang Tanah
Kronologi OTT DPRD Kalimantan Tengah
Bupati Cirebon Setelah Diperiksa Ditahan KPK
KPK Tetapkan Bupati Cirebon Tersangka
KPK Tangkap Bupati Cirebon
KPK Perpanjang Masa Penahanan Bupati Lampung Selatan Nonaktif
Uang Pengganti E-KTP, KPK Sita Rp 862 Juta Dari Setya Novanto
Keterangan Ahli Ketua DPD KAI DKI Jakarta Pada Sidang Lanjutan Julius Lobiua
TNI AL Ringkus Pelaku Narkoba Di Tanjung Ahus
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 506 Gram Narkoba
Polisi Limpahkan Berkas Perkara Mantan Wali Kota Depok Ke Kejaksaan
Rekayasa Lalin Di KPU Saat Pengundian Nomor Urut Capres Cawapres
KPK Perpanjang Masa Penahanan Idrus Marham
Kombes Pol. Panca Putra Simanjuntak Jadi Direktur Penyidikan KPK
Kapolda Jambi Bongkar Peredaran Narkoba Dari Aceh Ke Kota-kota Di Sumatera Dan Jawa
Kasus Korupsi Massal DPRD Sumut, KPK Sita Lagi Uang Suap
KPK Periksa Dirjen Minerba
KPK Cegah Bos Borneo Lumbung Energi Ke Luar Negeri
Tim Resmob Polda Kalbar Ringkus Preman Penganiaya Penjaga Toko Arloji
Kongres Advokat Indonesia Tuntut Bebaskan Julius Lobiua
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.970.429 Since: 07.04.14 | 0.6296 sec