YouTube Facebook Twitter RSS
16 Jul 2019, 0

Hukum

KPK OTT Anggota DPRD Kalteng

Friday, 26 October 2018 | View : 146

siarjustisia.com-JAKARTA.

Lembaga antirasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng).

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan adanya Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Jakarta, Jumat (26/10/2018).

Total ada 14 orang yang diamankan dalam OTT KPK di Jakarta. Belasan orang tersebut terdiri dari anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) dan pihak swasta.

"Ya benar, memang ada kegiatan tangkap tangan yang dilakukan di Jakarta sejak siang ini. Sampai malam ini ada 14 orang yang diamankan dari pihak DPRD Kalteng dan pihak swasta," beber Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan saat dikonfirmasi, Jumat (26/10/2018).

OTT KPK diduga terkait urusan perkebunan. 14 orang itu ditangkap lantaran diduga telah bertransaksi suap terkait dengan pelaksanaan tugas DPRD dalam bidang Perkebunan dan lingkungan hidup.

Dalam OTT ini, tim Satgas KPK juga menyita uang tunai ratusan juta rupiah yang diduga barang bukti suap. Uang ratusan juta diamankan sebagai barang bukti OTT. "Diduga telah terjadi transaksi antara pihak DPRD Kalteng dengan swasta terkait pelaksanaan tugas DPRD dalam bidang perkebunan dan lingkungan hidup. Selain itu ada uang ratusan juta yang diamankan sebagai bagian dari komitmen fee," papar Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan kepada awak media, Jumat (26/10/2018).

Basaria Pandjaitan masih enggan membeberkan secara rinci mengenai identitas para pihak yang diamankan.

Wakil Ketua KPK, Basaria Pandjaitan berjanji bakal menyampaikan secara rinci mengenai OTT ini dalam konferensi pers pada Sabtu (27/10/2018) besok. "Informasi lebih lanjut akan disampaikan nanti setelah status pihak-pihak yang diamankan tersebut sudah ditentukan maksimal dalam waktu 24 jam. Setelah itu akan disampaikan melalui konferensi pers besok Sabtu," jelas Basaria Pandjaitan.

"Kami menduga ada transaksi antara anggota DPRD Kalteng dengan pihak swasta terkait urusan perkebunan," beber Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada awak media, Jumat (26/10/2018).

KPK juga melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Jakarta. Ada beberapa anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) yang diamankan.

"Ya, ada OTT di Jakarta siang ini. Namun terkait kasus daerah. Kami menduga ada transaksi antara anggota DPRD Kalteng dengan pihak swasta," ungkap Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada awak media, Jumat (26/10/2018).

Namun, Febri Diansyah belum menyebutkan siapa nama anggota DPRD Kalteng yang diamankan tersebut.

Total ada 14 orang yang diamankan KPK. Febri Diansyah juga belum menjelaskan berapa orang yang diamankan. Hingga saat ini terdapat 14 orang yang diamankan tim Satgas KPK.

14 orang tersebut dibawa ke kantor KPK untuk menjalani pemeriksaan.

Febri Diansyah tak menyebutkan lokasi penangkapan terjadi.

Para pihak yang terjaring OTT KPK saat ini masih berstatus saksi. Status mereka yang terkena OTT ditentukan maksimal dalam waktu 24 jam. KPK punya waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status mereka.

See Also

Hasil Rapat MK Soal Penerimaan Gugatan Pilpres Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
Susunan Tim Kuasa Hukum Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
Hashim Djojohadikusumo Penanggung Jawab Gugatan Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Ke MK
Anggota Brimob Sipit Yang Dituduh Dari China Tegaskan Asli Indonesia
BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Daftarkan Gugatan Hasil Pilpres Ke MK Malam Nanti
MK Putuskan Gugatan Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Maksimum 14 Hari
Densus 88 Antiteror Tangkap 29 Terduga Teroris Berencana Ledakkan Bom
Sepanjang Tahun 2019, Polri Tangkap 68 Terduga Teroris Jaringan JAD
KPK Geledah Kantor Ditjen PSDKP
KPK Geledah Kantor PT. Daya Radar Utama
KPK Lelang Rumah Mewah Mantan Ketua DPRD Dan Bupati Bangkalan
Dukun Cabul Di Garut Diancam 15 Tahun Bui
Kalapas Dan 13 Petugas Lapas Nusakambangan Dicopot
Ketua Umum AKKMI Pertanyakan KSOP Mengutip PNBP
Keberadaan Lembaga KSOP Dinilai Masih Perlu Payung Hukum
AKKMI Soroti Legalitas Kantor Syahbandar Dan Otoritas Pelabuhan
AKKMI Dan APDHI Selenggarakan Seminar Nasional Pertanyakan Keamanan & Keselamatan Pelayaran
Syahbandar Miliki Peran Penting Dalam Mendukung Keamanan Dan Keselamatan Pelayaran
Pembentukan Syahbandar Utama & KSOP Disoroti
Legalitas KSOP Di Seluruh Pelabuhan Dipertanyakan
KPK Panggil Setya Novanto Sebagai Saksi
KPK Periksa Staf Khusus Menteri Agama
KPK Periksa Direktur SDM Adhi Karya
KPK Tetapkan Mantan Sekda Malang Sebagai Tersangka
Mantan Sekda Malang Ditahan KPK
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 8.095.486 Since: 07.04.14 | 0.8182 sec